346 research outputs found
Pendugaan Cadangan Karbon di Hutan Rawa Gambut Tripa Kabupaten Nagan Raya Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam
SUSILO SUDARMAN. Estimating Carbon Stock in Tripa Peat Swamp Forest
District Nagan Raya Nanggroe Aceh Darussalam Province. Under the direction of
EDY BATARA MULYA SIREGAR and BUDI UTOMO.
Above and bellow ground carbon stock in vegetation and peat soil at tripa
peat swamp forest Nagan Raya District was estimated on November 2007. The
allometric relation was use to estimated biomass and above ground carbon stock
with sample area large 30,8 ha, a non destructive method are used with diameter
as a measure parameter. Bellow ground carbon stock are estimated by field
assessment, measuring bulk density (BD) and persentation of C-organic in
laboratory. The average of above ground carbon stock is 187,47 ton/ha and bellow
ground carbon stock is 1.280 ton/ha. The result of this research showed that the
total of above and bellow ground carbon stock were amounted 3,01 Mt and
238,36 Mt, total carbon stock in this area is 241,37 Mt.83 halamanSkripsi Sarjan
Perkembangan Organisasi Budi Utomo dan Pengaruhnya Bagi Pergerakan Nasional Tahun 1908
Budi Utomo lahir sebagai bentuk keprihatinan bagi rakyat Nusantara yang dalam kesengsaraan akibat penjajahan Belanda maupun penjajahan bangsa asing lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan organisasi Budi Utomo dan pengaruhnya bagi pergerakan Nasional Tahun 1908. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Sejarah. Dalam metode penelitian Sejarah dilalui dengan pengumpulan sumber, kritik sumber, memilah sumber dan menuliskannya menjadi sebuah karya ilmiah yang dapat ditelaah dalam dunia pendidikan. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini, meliputi: perkembangan organisasi Budi Utomo semakin besar seiring dengan berkembangnya zaman. Organisasi Budi Utomo menjalankan kegiatannya dalam bidang pendidikan. Tujuan berdirinya organisasi tersebut dalam upaya mengangkat pendidikan masyarakat pribumi Nusantara. Hal ini jelas karena adanya pendidikan bagi masyarakat pribumi dapat membuka jalan bagi kemajuan rakyat nusantara. Pola pikir yang semakin berkembang dan maju tersebut akan membawanya pada semangat nasionalisme yang besar yang kemudian bersama-sama menyusun kemerdekaan. Simpulannya adalah organisasi Budi Utomo memberikan jalan bagi perjuangan dalam mengangkat derajat masyarakat pribumi melalui bidang pendidikan. Setelah kemunculan organisasi Budi Utomo, semangat perjuangan untuk mengangkat kemerdekaan semakin besar dengan hadirnya organisasi-organisasi lainnya
Gender Differences in Physical Fitness and Personal Ressilience in Vovational Students Indonesia
Although it is often a topic of discussion, it turns out that there has been no in-depth research on physical fitness and personal resilience in Indonesia.This study poses a problem: does the physical fitness and personal resilience of vocational students in Indonesia meet the predetermined good criteria, compares the physical fitness and personal resilience of vocational students in Indonesia based on gender, and is there a relationship between physical fitness and personal resilience of vocational students in Indonesia? This study used data from the Center for Physical and Sports Literacy Studies, Master of Sports Education, IKIP Budi Utomo Malang. The population is infinite because the distribution of the questionnaire uses the snowball sampling technique. The total sample is 1713 vocational students in Indonesia, consisting of 872 male students and 825 female students.Data were analyzed with a single mean test with criteria, two different test means, and a correlation test. It was concluded that the physical fitness of vocational high school students, both male and female, in Indonesia did not meet the predetermined good criteria; there was no difference in the physical fitness of male and female vocational high school students in Indonesia. The personal resilience of vocational high school students, both male and female, and women in Indonesia have met the predetermined good criteria; there is no difference in the personal resilience of male and female vocational students in Indonesia; there is a relationship between physical fitness and the personal resilience of vocational students in Indonesia
RE-DESIGN KEMASAN KERIPIK PISANG MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING. (STUDI KASUS : UPPKS SUSILO UTOMO)
UPPKS Susilo Utomo merupakan Home Industry yang memproduksi makanan ringan berupa keripik yaitu keripik pisang dan keripik singkong. Produk yang dihasilkan dipasarkan di kawasan Grobogan dan sekitarnya. Kemasan yang digunakan saat ini menggunakan kemasan plastik dan penambahan label pada umumnya. Kemasan juga tidak bisa di tutup kembali setelah dibuka, sehingga isi di dalam kemasan tidak bisa bertahan lama. Selain itu bentuk label saat ini masih kurang menarik karena bagian belakang terlihat kosong atau putih polos, selain itu tidak ada keterangan berat isi, belum tercantum tanggal kadaluarsa (Expired) produk dan informasi lainnya tentang produk yang dianggap mampu mempengaruhi minat konsumen untuk membeli produk keripik pisang. Pada penelitian saat ini akan dilakukan redesign kemasan menggunakan metode Kansai Engineering. Kansei Engineering (KE) adalah metode untuk memastikan bahwa suatu produk atau jasa memenuhi tanggapan emosional yang diinginkan. Metode Kansei Engineering merupakan metode untuk menganalisa atribut produk melalui analisa hasil kuesioner yang nantinya memiliki output berupa kansei word. Kansei word didapatkan melalui analisa kuesioner. Dari hasil pemilihan konsep diperoleh luaran berupa konsep desain terpilih dengan melihat nilai total score terbesar. Maka dari hasil total score terbesar terpilih konsep desain A (desain kemasan dengan warna merah dan putih) dengan total score sebesar 3,78. Sedangkan untuk perbandingan biaya pembuatan pada kemasan usulan memerlukan biaya sebesar Rp. 3.100/pcs sedangkan untuk biaya kemasan saat ini memerlukan biaya sebesar Rp. 1.420/pcs.
Kata Kunci : Keripik pisang, Kansai Engineering, Re-Design Kemasa
A EFEKTIVITAS PENGAJARAN MENULIS TEKS RECOUNT DENGAN MENGGUNAKAN TIKTOK UNTUK SISWA KELAS SEPULUH SMA HASANUDDIN WAJAK
EFEKTIVITAS PENGAJARAN MENULIS TEKS RECOUNT DENGAN MENGGUNAKAN TIKTOK UNTUK SISWA KELAS SEPULUH SMA HASANUDDIN WAJAK
Ulfatul Khasanah1, Enis Fitriani2, Jasuli3
1Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Budi Utomo Malang
e-mail : [email protected]
2 Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Budi Utomo Malang
e-mail : [email protected]
3 Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Budi Utomo Malang
e-mail : [email protected]
Informasi Artikel
ABSTRACT
Submit : 06-08-2022
Diterima : xx-xx-2022
Dipublikasikan : xx-xx-2022
This research is aimed to determine whether classes taught using Tiktok have better results than classes taught without using Tiktok. Students today are familiar with Tiktok because of its easy and flexible access. By using Tiktok students can create their writings so that they are more interesting to read and can be seen by many people. This is a quasi-experimental research. The experimental group was taught using Tiktok and the control group was taught without using Tiktok. The author used a pre-test to find out that both groups had relatively the same background knowledge in the research variables and a post-test to find an increase in scores as a measure of achievement. The author uses tests to calculate and hypothesize.
Keywords : Writing, Recount Text, Tiktok
Penerbit
ABSTRAK
IKIP Budi Utomo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kelas yang diajarkan menggunakan Tiktok memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan Tiktok. Siswa pada era sekarang banyak mengenal Tiktok karena aksesnya yang mudah dan fleksibel. Dengan menggunakan Tiktok siswa dapat mengreasikan hasil tulisannya agar lebih menarik untuk dibaca dan dapat dilihat banyak orang. Ini adalah penilitian quasi eksperimen. Kelompok eksperimen diajar dengan menggunakan Tiktok dan kelompok kontrol diajar tanpa menggunakan Tiktok. Penulis menggunakan pre-test untuk mengetahui bahwa kedua kelompok mempunyai latar belakang pengetahuan yang relatif sama dalam variable penelitian dan post-test untuk menemukan peningkatan nilai sebagai ukuran prestasi. Penulis menggunakan test untuk menghitung dan menghipotesis.
Kata Kunci : Menulis, Teks Recount, Tiktok
 
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI DI KABUPATEN PATI TAHUN AJARAN 2012-2013
SUSILO SETYO UTOMO. NIM: S861202020. 2013. The Effect of Group
Investigation and Teams Games Tournament (TGT) Types of Learning Method
on Critical Thinking Viewed from Student Learning Creativity in History
Learning in the XI Graders of Public Senior High Schools in Pati Regency in the
school year of 2012-2013. THESIS. First Counselor: Prof. Dr. Sri Yutmini, M.Pd,
Second Counselor: Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd, History Education Study Program,
Surakarta Sebelas Maret University.
The objective of research was to find out: 1) the effect of GI and TGT
learning method types on the student’s critical thinking in history learning in
Public Senior High Schools in Pati Regency, 2) the effect of learning creativity on
the student’ critical learning in history learning in Public Senior High Schools in
Pati Regency, and 3) the effect of interaction between learning method and
creativity level on the student’ critical learning in history learning in Public Senior
High Schools in Pati Regency.
The population of research was the XI graders of Public Senior High
Schools in Pati Regency in the school year of 2012-2013. The sample of research
was the XI IS 2 graders of SMA N 1 Tayu and the XI IS 3 graders of SMA N 1
Batangan. The sampling technique used was multi stage cluster random sampling
with the following stages: 1) out of all Public Senior High Schools in Pati
Regency, 2 schools were selected randomly: SMA N 1 Tayu and SMA N 1
Batangan. 2) out of those public senior high schools the XI grades were selected
randomly. 3) out of two grades the XI IS 2 SMA N 1 Tayu and XI IS 3 SMA N 1
Batangan were taken randomly.
The research method used in this research was an experimental method
with a 2 x 2 factorial design. The data obtained, particularly of GI and TGT
method application, learning creativity and critical thinking in history learning
were analyzed using a two-way anava.
Based on the result of research, it could be concluded:
1) There was a significant effect of GI and TGT method uses on the student’s
critical thinking in history learning. The result of research showed that the
student’s critical thinking ability in history learning using GI method, the
students obtained better mean score (mean = 71.83) than that of those using
TGT method did (mean = 65.36).
2) There was a significant effect of high and low student learning creativity on
the student’s critical thinking in history learning. The students with high
creativity had higher mean score of critical thinking (mean = 72.03) than those
with low critical thinking had (mean = 64.93).
3) There was no significant interaction of effect between learning method and
student creativity to improve the student’s critical thinking ability in history
learning.
Keywords: GI Method, Creativity, Critical Thinking
SUSILO SETYO UTOMO. NIM: S861202020. 2013. Pengaruh
Penggunaan Metode Pembelajaran Tipe Group Investigation (GI) dan Teams
Games Tournament (TGT) Terhadap Berpikir Kritis Ditinjau dari Kreativitas
Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Pada Siswa Kelas XI SMA N di
Kabupaten Pati Tahun Ajaran 2012-2013. TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Sri
Yutmini, M.Pd, II: Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd Program Studi Pendidikan Sejarah,
Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pengaruh metode
pembelajaran GI dan TGT, terhadap berpikir kritis siswa dalam pembelajaran
sejarah di SMA N di Kabupaten Pati. 2) Pengaruh kreativitas belajar terhadap
berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri di Kabupaten
Pati. 3) Pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dan tingkat kreativitas
terhadap berpikir kritis siswa dalam pemelajaran sejarah di SMA Negeri di
Kabupaten Pati.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N di Kabupaten
Pati Tahun ajaran 2012-2013. Sebagai sampel dalam penelitian ini adalah siswa
kelas XI IS 2 SMA N 1 Tayu dan siswa kelas XI IS 3 SMA N 1 Batangan. Teknik
pengambilan sampel dengan multi stage cluster random sampling dengan
tahapan: 1) dari semua SMAN di Kab. Pati diperoleh secara random 2 sekolah
SMAN yaitu SMA N 1 Tayu dan SMA N 1 Batangan. 2)dari 2 SMAN tersebut
masing-masing diperoleh secara random kelas XI. 3) dari 2 kelas tersebut
diperoleh secara random kelas XI IS 2 SMA N 1 Tayu dan XI IS 3 SMA N 1
Batangan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
eksperimen dengan desain faktorial 2 X 2. Data yang diperoleh khususnya
mengenai data penerapan metode GI dan TGT, Kreativitas belajar dan berpikir
kritis dalam pembelajaran sejarah kemudian dianalisis dengan menggunakan
anava dua jalan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan:
1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan metode GI dan TGT
terhadap berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran
sejarah dengan menggunakan metode GI, siswa memperoleh rata-rata nilai
yang lebih baik (mean = 71,83) dibandingkan dengan pencapaian kemampuan
berpikir kritis siswa dengan menggunakan metode TGT (mean = 65,36).
2) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan kreativitas belajar siswa tinggi dan
rendah terhadap berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah. Pada siswa yang
memiliki kreativitas tinggi memiliki nilai rata-rata berpikir kritis yang lebih
tinggi (mean = 72,03) dibanding dengan rata-rata nilai berpikir kritis siswa
yang memiliki kreativitas belajar rendah (mean = 64,93).
3) Tidak ada interaksi pengaruh yang signifikan antara metode pembelajaran dan
kreativitas siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam
pembelajaran sejarah.
Kata kunci: Metode GI, Kreativitas, Berpikir Kriti
Pengembangan Buku Ajar Ilmu Gizi Olahraga pada Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang: Studi Ketrampilan Berpikir Kritis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi IKIP Budi Utomo Malang pada pengembangan buku ajar Ilmu Gizi Olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan buku ajar Ilmu Gizi OLahraga. Pengembangan buku ajar Ilmu Gizi Olahraga ini mengacu pada model 4D yang dikembangkan olehThiagarajan, dkk. (1974) yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Development, dan Disseminate, dimodifikasi untuk disesuaikan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku ajar Ilmu Gizi Olahraga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi IKIP Budi Utomo Malang
Personal Awareness, Group Norms, Social Support and Active Participation in Sport for Madrasah Tsanawiyah Students
Regular physical activity has a positive effect on human health, one of which can make our bodies fit. This study aims to determine the relationship between personal awareness, group norms, social support and active participation in sports for Madrasah Tsanawiyah students. This secondary research discusses and processes data provided by the Center for the Study of Physical Literacy and Sports Education at the IKIP Budi Utomo Malang Graduate School. The population of this study is unlimited because obtained by snowball sampling technique. While the sample is 343 Madrasah Tsanawiyah students in 2021. Data analysis techniques use correlation tests and path analysis tests. The results of this study indicate that: 1) there is a relationship between personal awareness and the norms of group sports, 2) there is a relationship between personal awareness and social support for sports both directly and indirectly through the norms of the Madrasah Tsanawiyah student groups, 3) there is a relationship between awareness personal and active participation in sports both directly and indirectly through group norms and social support. The conclusion of this study is that personal awareness, group sports norms, and social support contribute positively to the active sports participation of Madrasah Tsanawiyah students
- …
