63 research outputs found

    Analisis Potensi Demand pada Sekolah serta Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) pada Batik Solo Trans (BST) Koridor Empat di Surakarta

    Get PDF
    Muhammad Suryo Atmojo, 2016, Analisis Potensi Demand Pada Sekolah Serta Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) Pada Batik Solo Trans (BST) Koridor Empat Di Surakarta, Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kota Surakarta memiliki perkembangan kota yang cukup tinggi. Hal ini membawa konsekuensi pada peningkatan pelayanan transportasi kotanya. Pemerintah kota melalui Dishubkominfo berencana mengimplementasikan bus BST di koridor selanjutnya. Untuk mendukung pengoperasiannya, diperlukan analisis potensi demand pada koridor BST. Agar kelangsungan penggunaan BST yang bekelanjutan, maka diperlukan analisis tarif. Hal ini dimaksudkan agar tarif tidak memberatkan pengguna jasa maupun operator. Tempat yang dianggap memiliki potensi demand yang cukup besar adalah sekolah dan perguruan tinggi. Data penelitian dibagi menjadi 2 yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan penyebaran kuisioner kepada pelajar dan mahasiswa dan data sekunder berdasarkan dari data penelitian sebelumnya dan data dari instansi-intansi terkait. Data kemudian dianalisis untuk mengetahui potensi demand dan nilai ATP dan WTP. Potensi demand pada sekolahan di rute BST korider empat sebanyak 68% dari populasi. Selain itu, potensi demand pada sekolah menghasilkan 9.006 perjalanan dan pada perguruan tinggi menghasilkan 20,084 perjalanan dalam satu hari. Nilai Ability To Pay pada pelajar sebesar Rp 3.248,00 , dan pada mahasiswa sebesar Rp 3.592,00. Nilai Willingness To Pay pada pelajar sebesar Rp 2.481,00 dan nilai pada mahasiswa Rp. 3.493,00. Kata kunci: Potensi Demand, Ability To Pay, Willingness To Pay

    PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR TEKNIK DASAR BOLABASKET UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    No full text
    Keterbatasan waktu pembelajaran Penjasorkes di sekolah menuntut siswa untuk belajar mandiri di luar kegiatan belajar mengajar. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk media belajar bolabasket untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Prosedur pengembangan dalam penelitian ini adalah; (1) Pendahuluan, yaitu menentukan mata pelajaran, analisis kebutuhan, dan materi. (2) Pengembangan Desain Pembelajaran. (3) Pengembangan Desain Software, (4) Evaluasi Produk, Tahap evaluasi antara lain, evaluasi tahap I, yaitu tahap validasi oleh Ahli materi dan Ahli media, analisis I, dan revisi I. Evaluasi tahap II, yaitu uji coba satu lawan satu, analisis II, dan revisi II. Evaluasi III, yaitu tahap uji coba kelompok kecil, analisis III, dan dilakukan revisi III. Evaluasi tahap IV, yaitu uji coba kelompok besar, analisis IV, Revisi IV. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini berupa angket. Teknik analisis data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif prosedural, yang berupa pernyataan Sangat Kurang, Kurang, Cukup, Baik, Sangat Baik, yang diubah menjadi data kuantitatif dengan skala 5, yaitu dengan penskoran dari angka 1 sampai dengan 5. Hasil penelitian dan pengembangan berupa CD pembelajaran teknik dasar bolabasket untuk media belajar siswa Sekolah Menengah Pertama. Prosedur penelitian telah melewati validasi dari dua ahli, yaitu ahli materi dan ahli media. Data hasil validasi menurut ahli materi adalah “Sangat Baik” dengan rerata skor 4,73. Menurut ahli media adalah “Sangat Baik” dengan rerata skor 4,44. Sedangkan penilaian siswa secara keseluruhan adalah “Baik” dengan rerata skor untuk setiap aspek penilaian adalah: pada aspek tampilan memiliki rerata 3.76, aspek isi/materi memiliki rerata skor 3.77, dan aspek pembelajaran memiliki rerata skor 4.00. Kesimpulan secara keseluruhan penilaian siswa adalah 3.84 termasuk kriteria “Baik”. Kata kunci: media belajar, teknik dasar bolabasket

    Studi Normaliasi Sungai Pacal untuk Penanggulangan Banjir Menggunakan Aplikasi HEC-RAS

    No full text
    Sungai merupakan tempat dan wadah serta jaringan pengaliran air mulai dari mata air sampai muara dengan dibatasi kanan dan kirinya. Serta sepanjang pengalirannya dibatasi oleh garis sempadan yang mengalir dari daerah dataran tinggi ke daerah dengan tempat yang lebih rendah dan bermuara menuju danau atau sungai yang lebih besar. Sungai dapat dibedakan menjadi tiga bagian diantaranya yaitu bagian hulu, bagian tengah dan bagian hilir. Demikian halnya dengan Sungai Pacal yang merupakan anak sungai Bengawan Solo yang berada di Kabupaten Bojonegoro. Sungai Pacal memiliki Panjang 66 km dan luas area 366,12 km², Kondisi Sungai Pacal pada saat ini sangat memprihatinkan, hal ini dikarenakan di daerah hulu banyak area yang semula adalah resapan air di alih fungsikan menjadi pemukiman dan perumahan warga. Pertumbuhan dan perkembangan penduduk yang pesat telah menyebabkan perubahan penggunaan lahan. Luapan banjir sungai Pacal sudah menjadi bencana yang setiap tahunnya selalu menggenangi wilayah Kabupatan Bojonegoro, yang meliputi Kecamatan Sukosewu, Kecamatan Balen, dan beberapa kecamatan lainnya yang menjadi jalur aliran Sungai Pacal. Ketika terjadi luapan Sungai Pacal, tidak hanya merendam pemukiman penduduk tapi juga daerah pertanian warga sekitar yang terendam hingga berhari-hari yang selalu merugikan masyarakat sekitar dan juga sektor pertaniannya. Hasil dari normalisasi Sungai Pacal ini dengan perencanaan normalisasi dimensi penampang sungai dengan simulasi Hec-Ras. Cara alternatif utuk pengendalian banjir pada Sungai Pacal dengan membuat banguan tanggul pada sepanjang stasiun sungai yang mengalami limpasan banjir, dan perhitungan analisa stabilitas terhadap kelongsoran lereng menggunakan perhitungan 1 : 1,5 aman terhadap kelongsoran. Dari hasil perencanaan dimenensi penampang Sungai Pacal, didapatkan hasil perhitungan galian dan timbunan dengan volume total galian sebesar 48577,73 m³ dan volume total timbunan sebesar 52417,11m³ Kata Kunci : Bojonegoro, Normalisasi, Stabilitas Tanggul

    Implementasi Metode Importance-Performance Matrix Untuk Evaluasi Dan Peningkatan Pelayanan Jasa Care Cleaners

    Get PDF
    Kualitas merupakan tonggak utama dari industri bidang jasa, karena kualitas akan sangat mempengaruhi tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap konsumsi jasa yang di sediakan. “ABC” care cleaners merupakan franchise yang menyediakan layanan dan penyediaan jasa personal care dalam pencucian serta penyetrikaan pakaian. Untuk penentuan strategi pelayanan, maka di lakukan analisa terhadap loyalitas pelanggan (kepuasan), serta penilaian terhadap performa pelayanan perusahaan (kinerja). Analisa dilakukan pada sampling kuisioner terhadap 100 responden dengan materi 45 atribut atau variabel yang saling berpengaruh. Dari hasil pengolahan data menggunakan Importance-Performance Matrix, diperoleh nilai NIKi (importance) adalah sebesar 3.34 dan nilai NIKp (performance) sebesar 3.16. Hal ini menunjukkan bahwa pelanggan memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap performa pelayanan perusahaan, sehingga harus ada perbaikan dan peningkatan pada variabel yang saling berpengaruh pada performa pelayanan. Dari hasil pemetaan diagram kartesius Importance-Performance Matrix, diperoleh 6 variabel yang harus ditingkatkan kualitasnya pada “ABC” care cleaners. Sehingga peneliti mengusulkan beberapa langkah yang dapat diambil oleh manajemen sebagai upaya dalam peningkatan layanan terhadap pelanggan.</jats:p

    OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI LOGISTIK PRODUK DESA WISATA MENGGUNAKAN ALGORITMA BEE COLONY OPTIMIZATION (BCO)

    Get PDF
    Efisiensi distribusi logistik di kawasan desa wisata menghadapi tantangan unik: kebutuhan untuk meminimalkan biaya transportasi seringkali berbenturan dengan kenyamanan wisatawan akibat lalu lintas kendaraan pengangkut. Hal ini tentu saja emmbutuhkan satu solusi terintegrasi seperti implementasi Algoritma Artificial Bee Colony (ABC) dalam mengoptimalkan rute dengan tetap mempertimbangkan dampak gangguan terhadap aktivitas wisata (Crowd Disturbance). Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengembangkan model Bee Colony Optimization (BCO) Multi-Objektif yang mengintegrasikan "Penalti Keramaian" (Crowd Penalty) ke dalam fungsi tujuannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi oleh Algoritma BCO menghasilkan efisiensi 40.6% pada biaya distribusi, dan efisiensi sebesar 4.4% pada totak jarak tempuh dengan mempertimbangkan penggunaan armada dan kondisi lalu lintas

    Perbandingan Metode Holt Eksponential Smoothing dan Winter Eksponential Smoothing Untuk Peramalan Penjualan Souvenir

    Get PDF
    UD. Fajar Jaya is a trading business unit engaged in the supply of souvenirs. But in the management of the business there are some problems of which are UD. Fajar Jaya can not predict how the optimal number of souvenirs that must be provided to customers on every item souvenirs are sold. This causes the service to consumers less than the maximum, especially at certain moments sales of souvenirs (example: glass souvenirs) jumped dramatically from the number of average sales. To overcome the above, the authors propose to forecast the level of sales of souvenirs using Holt and Winter methods that exist in the development of Exponential Smoothing (ES) method. From the application of the two methods, then will make comparison of effectiveness of method which measured through actual data accuracy and forecasting result by knowing forecast error level. From the research results obtained forecasting results for Holt Double Exponential Smoothing method in July of 2017 is amounted to 599 items that may be sold with MAD forecasting error rate of 10.54 and MAPE of 3.70%. As for forecasting using Winter Exponential Smoothing method in July of 2017 is 549.6 items that may be sold with MAD 0.02 and MAPE error rate of 2.55%. The conclusion that can be drawn from the research that has been done on sales data souvenirs on UD. Fajar Jaya is that the Winter Exponential Smoothing method is more suitable to be applied in case study of souvenir sales in UD. Fajar Jaya is more than Holt Double Exponential Smoothing method.UD. Fajar Jaya merupakan unit usaha dagang yang bergerak pada bidang penyediaan souvenir. Namun dalam pengelolaan bisnis tersebut terdapat beberapa masalah di antaranya adalah UD. Fajar Jaya tidak dapat memprediksi berapa jumlah optimal souvenir yang harus di sediakan untuk pelanggan pada setiap item souvenir yang dijual. Hal ini menyebabkan pelayanan kepada konsumen kurang maksimal, apalagi pada saat-saat tertentu penjualan souvenir (contoh: souvenir gelas) melonjak drastis dari jumlah penjualan rata-rata. Untuk mengatasi hal tersebut diatas, maka penulis mengusulkan untuk melakukan peramalan terhadap tingkat penjualan souvenir dengan menggunakan metode Holt dan Winter yang ada pada pengembangan metode Exponential Smoothing(ES). Dari penerapan kedua metode tersebut, kemudian akan dibuat perbandingan efektifitas metode yang di ukur melalui akurasi data aktual dan hasil peramalan dengan cara mengetahui tingkat kesalahan peramalan. Dari hasil penelitian diperoleh hasil peramalan untuk metode Holt Double Eksponential Smoothing bulan Juli tahun 2017 adalah sebesar 599 item yang mungkin akan terjual dengan tingkat kesalahan peramalan MAD sebesar 10.54 dan MAPE sebesar 3.70%. Sedangkan untuk peramalan menggunakan metode Winter Eksponential Smoothing pada bulan Juli tahun 2017 adalah sebesar 549.6 item yang mungkin akan terjual dengan tingkat kesalahan MAD 0.02 dan MAPE sebesar 2.55%.&nbsp; Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian yang telah dilakukan terhadap data penjualan souvenir pada UD. Fajar Jaya adalah bahwa metode Winter Eksponential Smoothing lebih cocok diaplikasikan pada studi kasus penjualan souvenir di UD. Fajar Jaya ini daripada metode Holt Double Eksponential Smoothing

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISIPLIN KERJA PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL (Studi Pada Kec. Mlonggo, Kec. Bangsri DAN Kec. Pakis Aji)

    Get PDF
    Kedisiplinan pada dasarnya merupakan suatu hal yang mutlak harus dijalankan setiap organisasi, karena tanpa dukungan disiplin kerja pegawai yang baik, sulit bagi instansi atau organisasi untuk mewujudkan tujuannya. Kedisiplinan sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan para pegawai guna menunjang perubahan sikap para pegawai yang berdasarkan motivasi untuk berprestasi di dalam suatu organisasi. Kedisiplinan juga merupakan faktor utama untuk meningkatkan produktivitas kerja pegawai dalam organisasi disamping faktor-faktor atau sumber daya yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompensasi, teladan pimpinan, aturan yang pasti, keberanian pimpinan, pengawasan pimpinan, perhatian pimpinan terhadap disiplin kerja pegawai secara parsial maupun simultan. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, yang berlandaskan pada filsafah positifisme, digunakan untuk meneliti pada populasi dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan dimana Subjek Penelitian ini adalah pegawai di Kecamatan. Mlonggo, Kecamatan. Bangsri dan Kecamatan. Pakis Aji. Hasil Penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh faktor kompensasi berpengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai dengan nilai t tabel sebesar 1,680 dan nilai signifikansinya sebesar 0,097. (2) Terdapat pengaruh faktor Teladan Pimpinan berpengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai dengan nilai t tabel sebesar 1.689 dan nilai signifikansinya sebesar 0,096 (3) Terdapat pengaruh faktor aturan yang pasti berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja pegawai dengan nilai t tabel sebesar 2.866 dan nilai signifikansinya sebesar 0,005. (4) Terdapat pengaruh faktor keberanian pimpinan berpengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai dengan nilai t tabel sebesar 2.866 dan nilai signifikansinya sebesar 0,005. (5) Terdapat pengaruh faktor pengawasan pimpinan berpengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai dengan nilai t tabel sebesar 1.992 sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 1,664 dan nilai signifikansinya sebesar 0,05. (6) Terdapat pengaruh faktor perhatian pimpinan berpengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai dengan nilai t tabel sebesar 1.773 sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 1,664 dan nilai signifikansinya sebesar 0.081. (7) Terdapat pengaruh faktor budaya kerja serta komunikasi antar individu berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Hal ini terlihat dari nilai F hitung > F tabel (63.430 >2.22) dan nilai signifikansinya lebih kecil dari taraf signifikansinya (0,000 < 0,05) maka hipotesis diterima, artinya variabel kompensasi (X1), teladan pimpinan (X2), aturan yang pasti (X3), keberanian pimpinan (X4), pengawasan pimpinan (X5), perhatian pimpinan (X6). terhadap disiplin kerja Pegawai (Y

    ANALISIS WEB LEMBAGA PENJAMINMUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TENGAH MENGGUNAKAN KERANGKA COBIT 5 (MEA02)

    Get PDF
    LPMP Jawa Tengah sebagai instansi pemerintahan yang menangani tentang pendidikan dan pelatihan guru se-Jawa Tengah. Dengan begitu banyaknya informasi yang harus diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,LPMP menggunakan sebuah sistem agar semua informasi tersebut dapat diterima oleh pengguna. Pada penelitian ini LPMP Jawa Tengah mempunyai sebuah sistem berupa web yang berfungsi menyebarkan informasi kepada masyarakat yang mencari informasi tentang hal yang berkaitan dengan informasi pendidikan. Terdapat permasalahan pada proses pengelolaan dan pembaruan informasi sehingga informasi yang disampaikan kurang sesuai dengan apa yang diharapkan. Dengan permasalahan tersebut akan dilakukan analisa berdasarkan domain Monitor,Evaluate and assess(MEA02) dengan mengumpulkan data melalui studi dokumen,wawancara dan kuesioner. Setelah dilakukan analisa tingkat kapabilitas maka diperoleh hasil sebesar 81,41% atau sebanding dengan 2,81 dengan status Large Achived dimana proses pengelolaan dan pembaruan informasi web belum sepenuhnya dikelola dengan baik. Untuk mencapai kapabilitas level 3,maka LPMP Jawa Tengah perlu strategi perbaikan dari level 1 hingga

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BENCANA GEMPA BUMI DENGAN PENDEKATAN PGA UNTUK MITIGASI BENCANA

    Get PDF
    AbstrakIndonesia termasuk daerah kegempaan aktif dimana tercatat dari tahun 1996 hingga 2018 bulan oktober tercatat sudah terjadi 5625 kejadian dengan magnitude minimal 5.0 SR. Berdasarkan siaran pers pada tanggal 7 agustus 2018 oleh BNPB Nasional dari laporan Posko Penanganan Gempabumi Lombok Utara, dampak gempabumi ini telah merenggut 105 jiwa sebanyak 78 jiwa dari Kabupaten Lombok Utara, 2 jiwa dari Kabupaten Lombok Tengah, 3 jiwa dari Kabupaten Lombok Timur, 16 jiwa dari Kabupaten Lombok Barat, 4 jiwa dari Kota Mataram dan 2 jiwa dari Provinsi Bali. Semua korban jiwa adalah WNI yang tertimpa karena runtuhan bangunan. Selain itu, data sementara tercatat sebanyak 236 orang yang mengalami luka-luka dan ribuan masyarakat berada pada Pos Pengungsian. Berdasarkan informasi BNPB pada tanggal 28 September 2018 Telah terjadi gempa dengan kekuatan 7,7 dengan pusat gempa 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah pada 28/9/2018 pukul 17.02 WIB.  Sumber gempa berasal dari Sesar Palu Karo. BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami pada 28/9/2018 pukul 17.07 WIB. Berdasarkan kejadian gempa bumi yang terjadi di Indonesia maka diperlukan peta analisis risiko bencana dalam skala detail untuk keperluan perencanaan wilayah dan pembangunan infrastruktur yang berbasiskan informasi potensi bencana yang memadai. Kata Kunci:  Gempa, Sistem, SIG, Bencana AbstractIndonesia is one of the active seismic regions where from October 1996 to 2018 October 5625 was recorded with a minimum magnitude of 5.0 SR. Based on a press release on August 7, 2018 by BNPB precisely the North Lombok Earthquake Handling Post, the earthquake impact claimed 105 lives as many as 78 people from North Lombok District, two from Central Lombok District, three from East Lombok District, sixteen from District West Lombok, four people from the city of Mataram and two from the province of Bali. All of the fatalities were Indonesian citizens who were crushed because of the building collapse. Besides preliminary data, there were 236 people who were injured and thousands of people were in the Evacuation Post. Based on BNPB information on September 28, 2018 an earthquake with a magnitude of 7.7 with an epicenter of 10 km on 27 km Northeast of Donggala, Central Sulawesi on 28/9/2018 at 17.02 WIB. The source of the earthquake came from the Palu Karo Fault. BMKG has activated the tsunami early warning on 28/9/2018 at 17.07 WIB. Based on the earthquake events that occurred in Indonesia, it is necessary to map a disaster risk analysis in a detailed scale for the purposes of regional planning and infrastructure development based on adequate information on potential disasters. Keywords: Earthquake, System, GIS, Disaste

    UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH CEREMAI (Phyllanthus acidus (L.) Skeels TERHADAP Candida albicans dan Trichophyton rubrum

    Get PDF
    Jamur merupakan salah satu penyebab infeksi penyakit terutama di negara- negara tropis. Penyakit kulit akibat jamur merupakan penyakit yang sering muncul di tengah masyarakat Indonesia. Jamur yang dapat menyebabkan infeksi antara lain Candida albicans dan Trichophyton rubrum. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah tanaman Phyllanthus acidus (L) Skells. Berdasarkan penelitian sebelumnya tanaman ceremai mempunyai khasiat sebagai hepatoprotective, antibakteri, dan antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur buah ceremai terhadap Candida albicans dan Trichophyton rubrum serta untuk mengetahui kandungan senyawa kimia yang terdapat pada ekstrak etil asetat buah ceremai. Ekstrak etil asetat buah ceremai diperoleh dengan cara maserasi dengan penyari etil asetat. Uji aktivitas antijamur menggunakan metode dilusi padat untuk memperoleh Kadar Bunuh Minimum (KBM) dengan seri konsentasi 4%; 4,5%; 5%; 5,5%; 6% untuk Candida albicans dan 2%; 2,5%; 3%; 3,5%; 4% untuk Trichophyton rubrum. Kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam ekstrak etil asetat buah ceremai dianalisis dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dengan fase diam silika gel GF 254 dan fase gerak etanol : kloroform (1:9) v/v. Hasil uji antijamur menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat buah ceremai mempunyai aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dan Trichophyton rubrum dengan Kadar Bunuh Minimum (KBM) berturut-turut sebesar 6% dan 4%. Hasil analisis KLT menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat buah ceremai mengandung polifenol
    corecore