317 research outputs found
Genetika Roman Panglipur Wuyung
Roman panglipur wuyung secara ideologis menggambarkan keinginan yang diidam- kan hadir di dunia nyata. Kota adalah tempat yang ideal untuk memperolehnya. Sebaliknya, de- sa adalah dunia sepi, miskin, dan serba kekurangan. Meskipun demikian, kesadaran akan keter- asingan di kota tidak dapat dimiliki oleh para tokoh cerita yang umumnya didominasi para re- maja. Dunia nyata yang ada di kota inilah yang diidamkan dalam cerita roman panglipur wu- yung. Kesenangan dan kekayaan adalah hal ideal yang diimpikan, yang dicita-citakan, dan yang harus hadir di dunia nyata ini. Genetika sosial roman berasal dari masyarakat kapitalisme semu.

Abstract: 
The romance of Panglipur wuyung ideologically describes an ideal aspiration emerges in the real world. A city is basically an ideal place to get it. Conversely, a country is a quiet, poor world, and lack of anything. The consciousness of alienation in the city, however, cannot be possessed by the characters generally dominated by teenagers in this roman. The city is the real world which is dreamt, aspired in the romance. The social genetics of romance originates from a pseudo-capitalism society.

Key Words: genetics; ideology; real world</jats:p
Relasi dan Negosiasi Ideologis dalam Naga Sasra dan Sabuk Inten Karya S.H. Mintardja
Naga Sasra dan Sabuk Inten--the silat story-- is built based on various ideological confrontation. It is assumed that this text has a close relation with extra situation because in outside the text, the political and social situation was facing similar ideological confrontations. Th eproblems are how ideology play in the artistic structure of the text and how are the relation and negotiation pattern of the ideologies. An artistic space is constructed by semantic fields and a place for seedbed of various ideologies. The dominant odeology is feodalism in a text. Negotiation and relation for ideology can be a way to grashep hegemonic ideology. The myth is the medium to relate capitalistic ideology. In extra-textual, capitalism is hegemonic ideology. The genetics of the text originates from capitalism class
KEARIFAN LOKAL DALAM SASTRA INDONESIA
The Goal of this research is to identify and to discribe (1) the work of the classical Indonesian literature still oriented to the local wisdom (2) the work of modern Indonesian literature-period 2000 th still oriented to the local wisdom. The data were taken by using random sampling. Using the structural-semiotics method and dialectics method can be found (1) the work of the classical Indonesian literature still oriented to the local wisdom. The character values are still looked after by the writers. in 2000-th, the writers are still loyalty to the local wisdom. The research implicate that the works of modern Indonesian literature, aspecially in 1980s until 2000 period are good for the material of the teaching literature in school. The Balai Pustaka period can be said the cutting period, when we put the history of Indonesian literature on the orientation system of local genus. So that, the history of Indonesian literature which began from the classical period arose in 1980s.
Abstrak
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsi (1) apakah karya sastra Indonesia klasik berorientasi pada kearifan lokal? (2) apakah karya sastra Indonesia modern periode 2000-an berorientasi pada kearifan lokal. Data penelitian ini diambil secara random. Melalui metode struktural-semiotik serta dialektik didapat hasil penelitian sebagai berikut. Teks sastra klasik, terutama dalam sastra Jawa klasik sarat dengan muatan kearifan lokal, yang memelihara nilai-nilai karakter. Pada era tahun 2000an, sikap menjunjung kearifan lokal ternyata masih ditampilkan. Implikasi lain, karya sastra Indonesia periode 1980-an sampai periode 2000-an layak digunakan sebagai materi pengajaran sastra Indonesia. Era tradisi Balai Pustaka merupakan era pemenggalan sejarah sastra Indonesia, jika dilihat pada sistem orientasi kearifan lokal. Dengan demikian, perjalanan sejarah sastra Indonesia yang dimulai dari sastra Indonesia klasik yang berorientasi pada kearifan lokal muncul kembali pada era 1980-an
Erratum to “Gender Equality in Oil Palm Plantations (A Study on The Role of Gender Committees) Kabupaten Pelalawan, Riau.” [KnE Social Sciences, Volume 2024, Issue no. 23, pp. 395-401]
This note aims to correct an error that occurred on page 395, where the authors’ names were incorrectly captured as “Kabupaten Pelalawan, Riau, Risdayati*, Yesi, Hesti Ariwandari, Teguh Widodo”. The correct author names are “Risdayati*, Yesi, Hesti Aswandari, and Teguh Widodo”. We apologize for any inconvenience this may have caused." The online version of the article has been updated on 14 August, 2025 and is available at https://doi.org/10.18502/kss.v9i23.1674
BACK MATTERS: Publication Ethics, Author Guidelines, Paper Template, Back Cover
It comprises Publication Ethics, Author Guidelines, Paper Template, Back Cove
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN OPTIMALISASI BARANG DENGAN ALGORITMA GREEDY PADA PT SENTRALINDO TEGUH GEMILANG
AbstractThe purpose of this research is to optimize the preparation of goods into trucks so that time and energy are not wasted on PT. Sentralindo Teguh Gemilang engaged in shipping goods. In preparing goods at PT. STG uses experts. But in the preparation of the goods, I guess I will use a type of truck where all items will be included. This makes the company need more time and money. To solve this, the author uses the Greedy algorithm to make the preparation of items more efficient. And apply it to the decision support system. The results of this application show a decrease in time and energy in the preparation of goods or in other words there is an optimization of energy and time in the preparation of goods. Keywords: item preparation optimization, Greedy algorithm, penyusunan barang, preparation of goods ,  PT  Sentralindo Teguh Gemilan
PERBEDAAN PRAKTIK MENGELUARKAN DAHAK PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN PENYULUHAN DI BP4 KOTA TEGAL
Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi dan menular. Diagnosis pasti tuberkulosis paru dengan diketemukannya BTA di dalam dahak penderita. Namun jumlah BTA positif yang ditemukan sangat rendah, hal ini salah satunya disebabkan karena dahak yang dikumpulkan tidak berkualitas. Penyuluhan merupakan bagian dari pendidikan kesehatan yang merupakan suatu usaha terhadap faktor-faktor yang berpengaruh kepada perilaku seseorang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan praktik mengeluarkan dahak pada tersangka tuberkulosis paru sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan.
Jenis penelitian ini adalah explanatory dengan metode penelitian praexperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah analisis hasil pengukuran pada pasien yang sama sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan. Sampel penelitian adalah jumlah tersangka tuberkulosis paru baru pada bulan Agustus sebanyak 123 orang. Analisis data secara bivariat diskriptif dan uji Komparatif Wilcoxon.
Hasil penelitian secara statistik ada perbedaan yang signifikan pengetahuan (p=0,019), sikap (p=0,026) dan praktek (p=0,000) sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan.
Disarankan perlunya penyuluhan yang lebih intensif kepada penderita tuberkulosis paru pada saat periksa dan kontrol melalui media poster, lembar balik dan penyuluhan oleh petugas. Petugas laboratorium agar selalu memeriksa kualitas dahak yang diberikan pasien dan bila kurang memenuhi syarat diminta penderita mengambil dahak lagi.
Kata Kunci: Tuberkulosis, tersangka, dahak, penyuluhan
THE DEFFEREN IN THE PRACTICING ON SPUTUMS EXCRETION ON THE PATIENTS WITH PULMONARY TUBERCULOSIS BEFORE AND AFTER PROVIDING HEALTH EDUCATION IN BP4 TEGAL METROPOLITY
Tuberculosis represent infection and contagious disease. Sure diagnosis of lung tuberculosis with discovered BTA in patient sputum. But, sum of positive BTA which was founded is very low, this one of them is be caused by collected sputum not with quality. Counseling represent the part of health education representing an effort to factors what having an effect on to somebody behavior. The destination of this research is knowing practicing on sputum excretion difference of pulmonary tuberculosis suspect before and after the counseling gift.
The research type is explanatory by research method of pre experimental. Used research design is analysis result of measurement at same patient before and after the counseling gift. Sample of the research is amount of new lung tuberculosis suspect at August as much 123 peoples. Data analysis in bivariat descriptive and Wilcoxon's Comparative test.
Result of research statistically there is significant difference : knowledge (p=0,019),attitude (p=0,026)and practice (p=0,000) before and after the counseling gift.
Recommended by the importance of more intensive counseling to patient of lung tuberculosis at the checking and control through poster media, return sheet and counseling by worker. Laboratory worker in order to always check given phegm quality from the patient and when less be asked for up to standard, patient take phlegm again.
Keyword: Tuberculosis, suspect, sputum, counseling
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA TANI DESA MANDIRI PANGAN DI KECAMATAN KARANGGEDE KABUPATEN BOYOLALI
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketahanan rumah tangga tani Desa Mandiri Pangan di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali dan (2) mengetahui perbedaan tingkat ketahanan pangan anatara rumah tangga tani ikut program Desa Mandiri Pangan dan tidak ikut program Desa Mandiri Pangan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara langsung dengan mengajukan daftar pertanyaan. Data yang digunakan yaitu 87 sampel secara random dari 654 petani di Desa Karanggede sebagai salah satu lokasi program Desa Mandiri Pangan binaan Badan Ketahanan Pangan Provinsi JawaTengah. Dari seluruh jumlah petani, 141 ikut program Desa Mandiri Pangan dan 513 tidak ikut program Desa Mandiri Pangan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda model logit, selanjutnya diselesaikan menggunakan metode Maximum Likehood Estimation (MLE) yang meliputi Likehood Ratio Index (LRI) setara dengan koefisien determinasi (R2), Likehood Ratio (LR) setara dengan uji F,uji Wald (Z) setara dengan uji t pada OLS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan, pendidikan Kepala Keluarga, kemampuan memenuhi kebutuhan keuangan (simpanan) berpengaruh terhadap tingkat ketahanan pangan dengan tingkat signifikasi 10%. Nilai McFadden R-Squared 0,5653. Pendapatan, pendidikan Kepala Keluarga berpengaruh positif, sedangkan kemampuan memenuhi kebutuhan keuangan (simpanan) berpengaruh negatif terhadap tingkat ketahanan pangan. Nilai LR Statistik 62,6053 mempunyai nilai probabilitas 0,0000 pada signifikasi 10%, artinya secara bersama-sama variabel independen berpengaruh terhadap tingkat ketahanan pangan. Nilai Z statistik maka semua variabel Independen secara individu berpengaruh terhadap tingkat ketahanan pangan, kecuali variabel Umur Kepala Keluarga. Berdasarkan uji Independent Sample T Test menunjukkan nilai F hitung 29,96 dengan nilai probabilitas 0,006. Prob <0,10 artinya terdapat perbedaan rata-rata pangsa pengeluaran pangan antara rumah tangga yang ikut dan tidak program Demapan yaitu 46,83%, dan 52,13%
- …
