22 research outputs found
Analisis Pengembangan Model Tingkat Keberhasilan Dosen Mengajar Dengan Menggunakan Fuzzy Database Tahani
In this research, fuzzy database is constructed in order to manipulate ambiguous
data of a lecturer’s classroom accomplishment and for this purpose, fuzzy database
model is used. The variables used are the score of the student and the score of the
questionnaires. Both the scores linguistically granted are very poor, poor, sufficient,
good and very good (excellent). The linguistics model is represented by using set of
fuzzy with shoulder curve and triangle curve. The membership function of the two
variables is determined from the set of fuzzy variables student scores and
questionnaire scores. And from the two variables, twenty five rules as an output of
this fuzzy database system is obtained. With the availability of this fuzzy database, a
more accurate information about the lecturer’s classroom accomplishment is
detected, rather than using a regular database model.Pada penelitian ini, dibangun sebuah sistem fuzzy database yang bertujuan untuk
melakukan manipulasi data-data keberhasilan dosen mengajar yang bersifat ambigu.
Model fuzzy database tahani digunakan untuk keperluan tersebut. Variabel yang
digunakan adalah nilai mahasiswa dan nilai kuesioner. Nilai mahasiswa dan nilai
kuesioner diberikan secara linguistik, yaitu buruk sekali, buruk, cukup, baik dan baik
sekali. Bentuk linguistik direpresentasikan dengan menggunakan himpunan fuzzy
dengan kurva bahu dan kurva segitiga. Dari himpunan fuzzy variabel nilai mahasiswa
dan nilai kuesioner, ditentukan fungsi keanggotaan dari kedua variabel. Dari kedua
variabel, dihasilkan dua puluh lima aturan (rule) yang merupakan output dari sistem
fuzzy database ini. Dengan adanya sistem fuzzy database ini, dapat dihasilkan
informasi keberhasilan dosen mengajar yang lebih akurat dibandingkan dengan
menggunakan model database biasa.76 HalamanTesis Magiste
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN PENERIMA BEASISWA DENGAN FUZZY SUGENO
AMIK Tunas Bangsa memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi, yang berasal dari pemerintah. Beasiswa yang diberikan adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM). Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, ada beberapa kriteria yang telah ditetapkan, yaitu : indeks prestasi akademik (IPK), penghasilan orang tua dan jumlah tanggungan orang tua. Sistem pendukung keputusan (SPK) sangat diperlukan agar dapat membantu memberikan rekomendasi penerima beasiswa secara objektif berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Sehingga dapat meningkatkan kualitas keputusan dan mempersingkat waktu penyeleksian. Metode yang digunakan adalah fuzzy sugeno dengan hasil akhir sistem pendukung keputusan yang dapat merekomendasikan atau tidak merekomendasikan mahasiswa untuk menerima beasiswa
FUZZY MAMDANI DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN DOSEN MENGAJAR
Permasalahn yang timbul di dunia ini terkadang sering sekali memiliki jawaban yang tidak pasti, logika fuzzy merupakan salah satu metode untuk melakukan analisis system yang tidak pasti. Paper ini berisi tentang penggunaan metode logika fuzzy mamdani dalam menentujkan tingkat keberhasilan dosen mengajar pada AMIK Tunas Bangsa Pematangsiantar. Masalah yang diselesaikan adalah cara menentukan tingkat keberhasilan dosen mengajar jika hanya menggunakan dua variable input, yaitu dosen dan nilai. Langkah pertama penyelesaian masalah tingkat keberhasilan dosen mengajardengan menggunakan metode fuzzy mamdani yaitu menentukan variable input dan output yang merupakan himpunan tegas. Langkah kedua yaitu mengubah variable input menjadi himpunan fuzzy dengan proses fuzzifikasi, selanjutnya langkah ketiga adalah pengolahan datahimpunan fuzzy dengan metode maksimum. Dan langkah terakhir atau keempat adalah mengubah output menjadi himpunan tegas dengan proses defuzzifikasi dengan metode centroid, sehingga akan diperoleh hasil yang diinginkan pada variable output. Hasil dari perhitungan dengan menggunakan metode fuzzy mamdani dari tingkat keberhasilan dosen mengajar untuk nilai variable dosen 55 dan nilai variable nilai 65 adalah 80
Heterogeneous Vehicle Routing Problem dengan Mempertimbangkan Stasiun Pengisian Ulang
In the company's distribution chain, transportation is the most important part. Transportation in this context refers to the movement of products from companies to consumers. Transportation activities require substantial costs, consisting of drivers, fuel, vehicle maintenance, vehicle and equipment procurement capital, as well as administrative activities. The vehicle routing problem (VRP) represents the distribution of a logistics company, which aims to minimize the total distribution distance so that a minimum total cost is achieved. In VRP, all vehicles have the same payload capacity. But in reality the company has vehicles with different capacities. Therefore, a variant of VRP was born, namely the heterogeneous vehicle routing problem (HVRP). HVRP is VRP with vehicles that have different capacities. Transportation is a source of pollution, therefore electric vehicles are starting to replace fossil fuel vehicles. However, there are still a few electric vehicle recharging stations, especially in Indonesia. Therefore the authors build a model of heterogeneous vehicle routing problem by considering the recharging station83 HalamanDisertasi Dokto
Analisis Pengembangan Model Tingkat Keberhasilan Dosen Mengajar Dengan Menggunakan Fuzzy Database Tahani
In this research, fuzzy database is constructed in order to manipulate ambiguous
data of a lecturer’s classroom accomplishment and for this purpose, fuzzy database
model is used. The variables used are the score of the student and the score of the
questionnaires. Both the scores linguistically granted are very poor, poor, sufficient,
good and very good (excellent). The linguistics model is represented by using set of
fuzzy with shoulder curve and triangle curve. The membership function of the two
variables is determined from the set of fuzzy variables student scores and
questionnaire scores. And from the two variables, twenty five rules as an output of
this fuzzy database system is obtained. With the availability of this fuzzy database, a
more accurate information about the lecturer’s classroom accomplishment is
detected, rather than using a regular database model.Pada penelitian ini, dibangun sebuah sistem fuzzy database yang bertujuan untuk
melakukan manipulasi data-data keberhasilan dosen mengajar yang bersifat ambigu.
Model fuzzy database tahani digunakan untuk keperluan tersebut. Variabel yang
digunakan adalah nilai mahasiswa dan nilai kuesioner. Nilai mahasiswa dan nilai
kuesioner diberikan secara linguistik, yaitu buruk sekali, buruk, cukup, baik dan baik
sekali. Bentuk linguistik direpresentasikan dengan menggunakan himpunan fuzzy
dengan kurva bahu dan kurva segitiga. Dari himpunan fuzzy variabel nilai mahasiswa
dan nilai kuesioner, ditentukan fungsi keanggotaan dari kedua variabel. Dari kedua
variabel, dihasilkan dua puluh lima aturan (rule) yang merupakan output dari sistem
fuzzy database ini. Dengan adanya sistem fuzzy database ini, dapat dihasilkan
informasi keberhasilan dosen mengajar yang lebih akurat dibandingkan dengan
menggunakan model database biasa.76 HalamanTesis Magiste
FUZZY MAMDANI DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN DOSEN MENGAJAR
Permasalahn yang timbul di dunia ini terkadang sering sekali memiliki jawaban yang tidak pasti, logika fuzzy merupakan salah satu metode untuk melakukan analisis system yang tidak pasti. Paper ini berisi tentang penggunaan metode logika fuzzy mamdani dalam menentujkan tingkat keberhasilan dosen mengajar pada AMIK Tunas Bangsa Pematangsiantar. Masalah yang diselesaikan adalah cara menentukan tingkat keberhasilan dosen mengajar jika hanya menggunakan dua variable input, yaitu dosen dan nilai. Langkah pertama penyelesaian masalah tingkat keberhasilan dosen mengajardengan menggunakan metode fuzzy mamdani yaitu menentukan variable input dan output yang merupakan himpunan tegas. Langkah kedua yaitu mengubah variable input menjadi himpunan fuzzy dengan proses fuzzifikasi, selanjutnya langkah ketiga adalah pengolahan datahimpunan fuzzy dengan metode maksimum. Dan langkah terakhir atau keempat adalah mengubah output menjadi himpunan tegas dengan proses defuzzifikasi dengan metode centroid, sehingga akan diperoleh hasil yang diinginkan pada variable output. Hasil dari perhitungan dengan menggunakan metode fuzzy mamdani dari tingkat keberhasilan dosen mengajar untuk nilai variable dosen 55 dan nilai variable nilai 65 adalah 80
Analisis Pengembangan Model Tingkat Keberhasilan Dosen Mengajar dengan Menggunakan Fuzzy Database Tahani
In this research, fuzzy database is constructed in order to manipulate ambiguous
data of a lecturer’s classroom accomplishment and for this purpose, fuzzy database
model is used. The variables used are the score of the student and the score of the
questionnaires. Both the scores linguistically granted are very poor, poor, sufficient,
good and very good (excellent). The linguistics model is represented by using set of
fuzzy with shoulder curve and triangle curve. The membership function of the two
variables is determined from the set of fuzzy variables student scores and
questionnaire scores. And from the two variables, twenty five rules as an output of
this fuzzy database system is obtained. With the availability of this fuzzy database, a
more accurate information about the lecturer’s classroom accomplishment is
detected, rather than using a regular database model.Pada penelitian ini, dibangun sebuah sistem fuzzy database yang bertujuan untuk
melakukan manipulasi data-data keberhasilan dosen mengajar yang bersifat ambigu.
Model fuzzy database tahani digunakan untuk keperluan tersebut. Variabel yang
digunakan adalah nilai mahasiswa dan nilai kuesioner. Nilai mahasiswa dan nilai
kuesioner diberikan secara linguistik, yaitu buruk sekali, buruk, cukup, baik dan baik
sekali. Bentuk linguistik direpresentasikan dengan menggunakan himpunan fuzzy
dengan kurva bahu dan kurva segitiga. Dari himpunan fuzzy variabel nilai mahasiswa
dan nilai kuesioner, ditentukan fungsi keanggotaan dari kedua variabel. Dari kedua
variabel, dihasilkan dua puluh lima aturan (rule) yang merupakan output dari sistem
fuzzy database ini. Dengan adanya sistem fuzzy database ini, dapat dihasilkan
informasi keberhasilan dosen mengajar yang lebih akurat dibandingkan dengan
menggunakan model database biasa.76 HalamanTesis Magiste
Heterogeneous Vehicle Routing Problem dengan Mempertimbangkan Stasiun Pengisian Ulang
In the company's distribution chain, transportation is the most important part. Transportation in this context refers to the movement of products from companies to consumers. Transportation activities require substantial costs, consisting of drivers, fuel, vehicle maintenance, vehicle and equipment procurement capital, as well as administrative activities. The vehicle routing problem (VRP) represents the distribution of a logistics company, which aims to minimize the total distribution distance so that a minimum total cost is achieved. In VRP, all vehicles have the same payload capacity. But in reality the company has vehicles with different capacities. Therefore, a variant of VRP was born, namely the heterogeneous vehicle routing problem (HVRP). HVRP is VRP with vehicles that have different capacities. Transportation is a source of pollution, therefore electric vehicles are starting to replace fossil fuel vehicles. However, there are still a few electric vehicle recharging stations, especially in Indonesia. Therefore the authors build a model of heterogeneous vehicle routing problem by considering the recharging station83 HalamanDisertasi Dokto
MODEL JARINGAN SYARAF TIRUAN MEMPREDIKSI PRODUKSI EKSPOR BATU BARA MENURUT NEGARA TUJUAN UTAMA DALAM MENDORONG LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI
Prediction is a process for estimating how many needs in the future. This study aims to predict the amount of coal exports according to the country the main goal in driving the pace of economic growth. The role of the agricultural sector in the national economy is very important and strategic. Coal is one of the fossil fuels. The general definition is a sedimentary rock that can burn, formed from organic deposits, mainly the remains of plants and formed through the process of pembatubaraan. The main elements consist of carbon, hydrogen and oxygen. Domestic production makes the government continue to implement coal export policies according to the state's main goal in driving the pace of economic growth in Indonesia. By using Artificial Neural Networks and backpropagation algorithms, architectural models will be sought to predict the amount of coal exports according to the state's main goal in driving the pace of economic growth to determine steps to assist the government in exporting coal based on the main destination country. This study uses 12 input variables with 1 target. Using 4 architectural models to test the data to be used for prediction, namely models 12-8-1, 12-16-1, 12-32-1 and 12-64-1. The best architectural model results obtained are 12-16-1 architectural models with 100% truth accuracy, the number of epoch 2602 and MSE is 0.0032. By using this model, predictions of coal exports are in accordance with the main destination countries with 100% accuracy.Keywords: Coal, Exports, predictions, backpropagation, Artificial Neural Networks Prediksi adalah proses untuk memperkirakan berapa banyak kebutuhan di masa depan. Studi ini bertujuan untuk memprediksi jumlah ekspor batubara menurut negara tujuan utama dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Peran sektor pertanian dalam ekonomi nasional sangat penting dan strategis. Batubara adalah salah satu bahan bakar fosil. Definisi umum adalah batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, terutama sisa-sisa tanaman dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Unsur utama terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Produksi dalam negeri membuat pemerintah terus menerapkan kebijakan ekspor batubara sesuai dengan tujuan utama negara dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan dan algoritma backpropagation, model arsitektur akan dicari untuk memprediksi jumlah ekspor batubara sesuai dengan tujuan utama negara dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi untuk menentukan langkah-langkah untuk membantu pemerintah dalam mengekspor batubara berdasarkan negara tujuan utama . Penelitian ini menggunakan 12 variabel input dengan 1 target. Menggunakan 4 model arsitektur untuk menguji data yang akan digunakan untuk prediksi, yaitu model 12-8-1, 12-16-1, 12-32-1 dan 12-64-1. Hasil model arsitektur terbaik yang diperoleh adalah model arsitektur 12-16-1 dengan akurasi 100%, jumlah zaman 2602 dan MSE adalah 0,0032. Dengan menggunakan model ini, prediksi ekspor batubara sesuai dengan negara tujuan utama dengan akurasi 100%.Kata kunci: Batubara, Ekspor, prediksi, backpropagation, Jaringan Syaraf Tirua
Data Mining Algoritma C4.5 menentukan Kelayakan Penerima Bantuan Covid 19
Dampak dari Pandemi COVID 19 dapat dilihat dari terpuruknya ekonomi masyarakat, khususnya pada masyarakat nagori Sitalasai tempat dilakukannya penelitian ini. Data dari Dinas Kelurahan menjelaskan bahwa hampir seluruh masyarakat merasakan sulitnya menjalankan roda perekonomian. Dalam mengatasi permasalahan ini pemerintah membuat program pemberian bantuan khusus bagi masyarakat yang layak. Untuk menentukan kelayakan penerimaan bantuan Covid 19 ini dibutuhkan model atau aturan agar tepat pada sasaran. Saat ini pihak kelurahan hanya memiliki data yang bersumber dari Dinas Sosial dan tidak semua masyarakat masuk kedalam daftar tersebut sehingga banyak masyarakat yang seharusnya layak menerima bantuan tidak masuk kedalam daftar penerima bantuan. Data mining dengan algoritma C4.5 merupakan salah satu metode didalam ilmu komputer untuk memecahkan permasalahan klasifikasi. Dengan algoritma C4.5 variabel untuk mengukur faktor-faktor kelayakan penerima bantuan ini dikorelasikan untuk menghasilkan aturan. Hasil yang akan dicapai pada penelitian ini adalah aturan pohon keputusan kelayakan penerima bantuan Covid 19. Dengan metode pemecahan permasalahan ini menggunakan data mining algoritma C4.5 dapat mengklasifikasikan kelayakan penerima bantuan Covid19 sehingga data yang diolah valid dan tepat sasara
