591 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN FISIK (SERVICESCAPE) DAN PERSEPSI HARGA DENGAN KEPUASAN PELANGGAN ROPISBAK GHIFARI JALAN PEMUDA RAWAMANGUN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TATA NIAGA DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    Full text link
    AZIZ SUMARLIN, The Correlation between Servicescape and Price Perception with The Costumer Satisfaction Ropisbak Ghifari Rawamangun in The Commerce Education Student in State University of Jakarta. Study Program of Commerce Education, Faculty of Economics, State University of Jakarta. This research was conducted in The Study Program of Commerce Education Student in State University of Jakarta, for four months, starting from January 2017 to Juny 2017. The purpose of this study is to determine correlation between servicescape with costumer satisfaction and corelation between price perception with costumer satisfaction Ropisbak Ghifari in The Commerce Education Student in State University of Jakarta. The research method used is survey method with the correlational approach, population used are all student in The Study Program of Commerce Education in State University of Jakarta. The sampling technique used technique of Purposive sampling as many as 113 people. The resulting regression equation is Ŷ = 49,18 + 0,45

    PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DI ERA KEPEMIMPINAN MENPAN J.B. SUMARLIN (1973-1983)

    Full text link
    ABSTRAK Puji Restu Camilla. Pendayagunaan Aparatur Negara di Era Kepemimpinan MENPAN J.B. Sumarlin (1973-1983). Skripsi. Jakarta. Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta. 2022. Skripsi ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika Pendayagunaan Aparatur Negara di Indonesia, khususnya pada periode dimana Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dijabat oleh J.B. Sumarlin, tepatnya pada tahun 1973-1983. Metode yang digunakan dalam proses penelitian skripsi ini adalah metode sejarah yang melalui empat langkah penelitian yakni heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Proses heuristik dilakukan penulis melalui sumber primer maupun sekunder yang relevan dengan tema penelitian yang dikaji. Data dan fakta sejarah yang telah terkumpul melalui proses heuristik tersebut selanjutnya diverifikasi melalui kritik intern dan ekstern, sehingga data yang telah diverifikasi atau diuji keakuratannya tersebut dapat diinterpretasi oleh penulis untuk dapat masuk ke tahap selanjutnya yaitu tahap historiografi. Adapun penulisan skripsi ini dijabarkan dengan pendekatan deskriptif-naratif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa kegiatan Pendayagunaan Aparatur Negara ketika dipimpin oleh J.B. Sumarlin menunjukkan peningkatan yang progresif. Secara keseluruhan, pada periode kepemimpinannya sebagai MENPAN (1973-1983), telah berhasil dikembangkan sistem administrasi serta tata usaha kepegawaian dan penertiban tatanan kelembagaan menjadi ke arah yang lebih rapi. Data dan jumlah kepegawaian juga telah dapat tersusun dengan baik melalui program sensus pegawai yang dilakukan pada tahun 1973-1974, sehingga kemudian berdampak pada peningkatan kesejahteraan pegawai melalui kenaikan gaji, tertatanya proses pengadaan atau pengangkatan pegawai, perbaikan program diklat, program merit-system, dan lain sebagainya. Kegiatan pengawasan dan penertiban di kalangan aparatur negara telah berhasil dikonkritkan melalui; peningkatan fungsi Inspektorat Jenderal, pelaksanaan sidak oleh Sumarlin sebagai “Pak Sidik” sejak tahun 1976; pelaksanaan Operasi Tertib sejak tahun 1977; pembentukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan pada tahun 1983; dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut menunjukkan keseriusan Sumarlin dalam mengemban amanah sebagai MENPAN sekaligus dalam menjalankan kewajibannya dalam pelaksanaan pendayagunaan aparatur negara di Indonesia. Kata Kunci: Pendayagunaan Aparatur Negara, MENPAN, J.B. Sumarlin. ABSTRACT Puji Restu Camilla. Empowerment of State Apparatus in the Leadership Era of MENPAN J.B. Sumarlin (1973-1983). Bachelor Thesis. Jakarta. History Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University. 2022. This thesis aims to describe the dynamics of the Empowerment of State Apparatus in Indonesia, especially in the period when the Minister of Administrative Reform was held by JB Sumarlin, in 1973-1983 to be exact. The method used in the research process of this thesis is the historical method through four research steps, namely heuristics, verification, interpretation, and historiography. The heuristic process is carried out by the author through primary and secondary sources that are relevant to the research theme being studied. The historical data and facts that have been collected through the heuristic process are then verified through internal and external criticism, so that the data that has been verified or tested for accuracy can be interpreted by the author to be able to enter the next stage, namely the historiography stage. The writing of this thesis is described by a descriptive-narrative approach. This study shows the results that the activities of the Utilization of State Apparatus when led by JB Sumarlin showed a progressive increase. Overall, during his leadership period as MENPAN (1973-1983), he has successfully developed an administrative system as well as personnel administration and controlling the institutional order in a more orderly direction. Data and the number of staffing have also been well structured through the employee census program conducted in 1973-1974, which then had an impact on improving employee welfare through salary increases, organized recruitment or recruitment processes, improvement of education and training programs, merit-system programs, and so on. Supervision and control activities among the state apparatus have been successfully concreted through; improving the function of the Inspectorate General, carrying out inspections by Sumarlin as "Pak Sidik" since 1976; implementation of Order Operations since 1977; the establishment of the Financial and Development Supervisory Agency in 1983; and so forth. These things show Sumarlin's seriousness in carrying out his mandate as MENPAN as well as in carrying out his obligations in implementing the utilization of the state apparatus in Indonesia. Keywords: Empowerment of State Apparatus, MENPAN, J.B. Sumarlin

    AMPAK JUDI TOGEL TERHADAP MASYARAKAT DESA (Kasus Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa)

    Full text link
    2014ABSTRAK \ud \ud SUMARLIN, E 411 10 901, Dampak Judi Togel Terhadap Masyarakat \ud Desa (Kasus Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten \ud Gowa) dibimbing oleh Maria E Pandu dan M. Darwis. \ud Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak judi \ud togel terhadap masyarakat desa di Desa Rappolemba, Kecamatan \ud Tompobulu, Kabupaten Gowa. Kegunaan penelitian ini diharapkan dapat \ud memberi gambaran mengenai bagaimana dampak judi togel terhadap \ud masyarakat desa di Desa Rappolemba. Penelitian ini menggunakan \ud pendekatan kuantitatif dengan dasar penelitian survei, dan teknik \ud pengumpulan datanya dengan menggunakan kuesioner. \ud Populasi dalam penelitian adalah masyarakat yang terlibat dalam \ud permainan judi togel di Desa Rappolemba. Dan juga menggunakan \ud wawancara serta observasi untuk memperkuat hasil penelitian ini. \ud Hasil dari penelitian ini, keseluruhan responden berpendapat \ud bahwa dampak positif judi togel adalah menghasilkan uang. Begitupun \ud sebaliknya, keseluruhan responden menjawab atau berpendapat bahwa \ud dampak negatif judi togel tidak ad

    KONTRIBUSI KELENTUKAN TOGOK KEBELAKANG, DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP HASIL BELAJAR KEMAMPUAN MENYUNDUL BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA MURID SD INPRES MACCINIAYO KABUPATEN GOWA.

    Full text link
    ABSTRAK Sumarlin, 2019. Kontribusi kelentukan togok ke belakang, daya ledak tungkai dan kekuatan otot perut terhadap hasil belajar kemampuan menyundul bola dalam permainan sepakbola pada murid SD Inpres Macciniayo Kabupaten Gowa. Skripsi. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan penelitian ”korelasional”. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui; (1) Apakah ada kontribusi kelentukan togok ke belakang terhadap hasil belajar kemampuan menyundul bola dalam permainan sepakbola pada murid SD Inpres Macciniayo Kabupaten Gowa; (2) Apakah ada kontribusi daya ledak tungkai terhadap hasil belajar kemampuan menyundul bola dalam permainan sepakbola pada murid SD Inpres Macciniayo Kabupaten Gowa; (3) Apakah ada kontribusi kekuatan otot perut terhadap hasil belajar kemampuan menyundul bola dalam permainan sepakbola pada murid SD Inpres Macciniayo Kabupaten Gowa; (4) Apakah ada kontribusi kelentukan togok ke belakang, daya ledak tungkai dan kekuatan otot perut secara bersama-sama terhadap hasil belajar kemampuan menyundul bola dalam permainan sepakbola pada murid SD Inpres Macciniayo Kabupaten Gowa. Populasinya adalah keseluruhan murid SD Inpres Macciniayo Kabupaten Gowa. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 30 orang. Teknik penentuan sampel adalah dengan pemilihan secara acak (simple random sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis koefisien korelasi pearson product moment (r), dan hasil analisis korelasi ganda (R) pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada kontribusi yang signifikan antara kelentukan togok ke belakang terhadap hasil belajar kemampuan menyundul bola dalam permainan sepakbola pada murid SD Inpres Macciniayo Kabupaten Gowa

    LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN PADA PT KERETA API INDONESIA (Persero) DAERAH OPERASI 1 JAKARTA

    Full text link
    LEMBAR EKSEKUTIF AZIZ SUMARLIN, 8135132228, Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta : Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini disusun berdasarkan pengalaman praktikan melakukan Praktikan melaksanakan Prakter Kerja Lapangan (PKL) di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta selama satu bulan mulai 6 Juni 2016 sampai 5 Juli 2016 dan di tempatkan di bagian Sumber Daya Manusia dan Umum (SDMU).Tujuan utama PKL adalah untuk meningkatkan wawasan pengetahuan, pengalaman, kemampuan, dan keterampilan mahasiswa. Bidang kerja yang dilakukan praktikan selama PKL adalah menginput data pegawai ke dalam e-office PT Kereta Api Indonesia (Persero), memasukan berkas – berkas pegawai ke dalam box file pegawai, mengarsipkan data pegawai, membuat surat menyurat mengenai kebutuhan pegawai, membantu proses requitment pegawai baru. Kendala yang dihadapi praktikan yaitu minimnya sarana dan prasarana dalam tempat praktikan melakukan tugas. Kesulitan ketika ingin mencetak dokumen atau surat karena mesin pencetak dokumen yang disediakan kantor tidak banyak, sehingga praktikan harus bergantian dengan pegawai lain jika ingin mencetak dokumen. Selain itu ketika ingin memperbanyak dokumen terkadang mesin memperbanyak dokumen tidak bisa digunakan karena rusak. Cara mengatasi jika tidak bisa mencetak dokumen, praktikan mencopy file di flashdik yang ingin di cetak kemudian mencetak dokumen secara bergantian dengan karyawan lain. Jika pada saat ingin memperbanyak dokumen kemuadian mesin memperbanyak dokumen rusak, praktikan meminta tolong bantuan kepada karyawan untuk membantu membetulkan mesinnya. Penulisan laporan ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat akademik untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta. Dengan adanya PKL, praktikan dapat mengambil kesimpulan bahwa PKL merupakan proses pembelajaran nyata dan dapat menambah wawasan praktikan guna menghadapi dunia kerja yang nyata di masa yang akan datang

    Pengaruh Pemasaran Internal terhadap Motivasi Kerja Karyawan di RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah

    Full text link
    Universitas Diponegoro Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit 2014 ABSTRAK Sumarlin Pengaruh Pemasaran Internal terhadap Motivasi Kerja Karyawan di RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah xvi + 139 halaman + 29 tabel + 9 gambar + 7 lampiran Menurunnya kualitas pelayanan umum di RSUD Kelet menyebabkan meningkatnya keluhan pelanggan yang disertai dengan menurunnya kunjungan pasien dalam empat tahun terakhir (2009-2012). Kualitas pelayanan dipengaruhi oleh pemasaran internal. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh pemasaran internal terhadap motivasi kerja karyawan di RSUD Kelet. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan cross sectional. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Pemilihan subyek dilakukan secara purposive pada karyawan lini depan Bidang Pelayanan Umum RSUD Kelet sebanyak 122 orang. Variabel terikat : motivasi kerja karyawan, variabel bebas : pendidikan dan pelatihan, pemberdayaan karyawan, komunikasi internal dan penghargaan (reward). Analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank dan regresi logistik sederhana. Analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden sebagian besar memiliki tingkat pendidikan D-III (73,8%), profesi perawat (54,1%), pendapatan di atas UMR Kab Jepara (84,4%), status kepegawaian honorer (52,5%), masa kerja rata-rata 6 tahun dan berumur rata-rata 31 tahun. Subyek yang memiliki persepsi yang baik tentang motivasi kerja 62,3%, pendidikan dan pelatihan 65,6%, pemberdayaan karyawan 63,9%, komunikasi internal 62,3% dan penghargaan (reward) 50,8%. Ada hubungan antara pendidikan dan pelatihan (r=0,718; p=0,0001), pemberdayaan karyawan (r=0,895; p=0,0001) komunikasi internal (r=0,337; p=0,0001) dengan motivasi kerja karyawan. Tidak ada hubungan antara penghargaan (reward) (r=0,080; p=0,379) dengan motivasi kerja karyawan. Ada pengaruh antara pendidikan dan pelatihan (Exp (B)=42), pemberdayaan karyawan (Exp (B)=388,5), komunikasi internal (Exp (B)=4,3) terhadap motivasi kerja karyawan. Terdapat pengaruh secara bersama-sama pemberdayaan karyawan, komunikasi internal, pendidikan dan pelatihan terhadap motivasi kerja karyawan sebesar 87,4%. Disarankan kepada manajemen RSUD Kelet untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan dengan memberikan pelatihan karyawan secara berkelanjutan, melibatkan karyawan dalam upaya untuk memajukan RSUD Kelet. Selain itu agar melakukan sosialisasi kebijakan baru dan menyediakan sarana untuk komunikasi internal, misalnya milis group, tabloid dan radio internal. Kata Kunci : Pemasaran Internal, Motivasi Kerja Karyawan, Rumah Sakit Pustaka : 56 (1980-2013) Diponegoro University Faculty of Public Health Master’s Program in Public Health Majoring in Hospital Administration 2014 ABSTRACT Sumarlin The influence of Internal Marketing to Work Motivation of Employees at Kelet Public Hospital in Province of Central Java xvi + 139 pages + 29 tables + 9 figures + 7 enclosures The decrease of general service quality at Kelet Public Hospital accounted for the increase of customers’ complaints followed by the decrease of patient visit during the past four years (2009-2012). The service quality was influenced by internal marketing. This research aimed to analyze the influence of the internal marketing to work motivation of employees at the Hospital. This was observational-analytic research using cross-sectional approach. Data were collected by interview using a structured questionnaire. Number of subjects was 122 persons selected purposively among employees worked at frontline of general service department at the Hospital. Work motivation of employees was as a dependent variable. Meanwhile, factors of education and training, empowerment of employees, internal communication, and reward were as independent variables. Furthermore, data were analyzed using analyses of bivariate (Spearman’s Rank correlation and Simple Logistic Regression tests) and multivariate (Multiple Logistic Regression test). The results of this research showed that mostly respondents graduated from Diploma III (73.8%), worked as a nurse (54.1%), had income upper than Regional Minimum Salary in Jepara District (84.4%), worked as honorary employees (52.5%), had average of work period equal to 6 years, and had average age equal to 31 years old. In addition, most of them had good work motivation (62.3%), good education and training (65.6%), good empowerment of employees (63.9%), good internal communication (62.3%), and good reward (50.8%). Variables of education and training (r=0.718; p=0.0001), empowerment of employees (r=0.895; p=0.0001), internal communication (r=0.337; p=0.0001) significantly related to work motivation of employees. In contrast, variable of reward was not significant (r=0.080; p=0.379). Furthermore, variables of education and training (Exp (B)=42), empowerment of employees (Exp (B)=388.5), and internal communication (Exp (B)=4.3) jointly influenced work motivation of employees. The variables of empowerment of employees, internal communication, and education and training had a probability to jointly influence work motivation of employees equal to 87.4%. The hospital manager needs to improve work motivation of employees by sustainably providing training for them and involve them in developing the hospital. In addition, the manager also needs to socialize new policies and provide media to make internal communication, e.g. a group email list, tabloid, and internal radio. Key Words : Internal Marketing, Work Motivation of Employees, Hospital Bibliography : 56 (1980-2013

    PENANGANAN MUATAN GAS ALAM CAIR (LNG) DALAM PROSES BONGKAR MUAT DI KAPAL LNG/C TANGGUH JAYA

    Full text link
    ABSTRAKSI Sumarlin saleh, 2017, ”Penanganan Muatan Gas Alam Cair (LNG) Dalam Proses Bongkar Muat Dikapal LNG/C Tangguh Jaya”, skripsi Program Studi Nautika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: capt. Bambang Purnomo, M.Mar, Pembimbing II: Ir Fitri Kensiwi. Semakin berkembangnya penggunaan Gas Alam Cair (LNG), membuat pengoperasian kapal LNG/C semakin dibutuhkan. Penulis mengangkat rumusan masalah sebagai berikut: 1). Bagaimana penanganan muatan LNG yang benar untuk pelaksanaan bongkar muat yang aman dan efisien. 2). Bagaimana kendala-kendala yang mungkin terjadi pada saat pemuatan LNG serta cara mengatasi kendala-kendala tersebut. 3). Apakah tindakan yang harus di lakukan ketika proses bongkar muat terjadi kebocoran pada pipa di atas kapal. Metode penelitian yang digunakan oleh Penulis di dalam menyampaikan masalah adalah deskriptif kualitatif antara lain dengan cara observasi, wawancara oleh beberapa responden dan dokumentasi untuk menggambarkan dan menguraikan objek yang diteliti. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa di atas Kapal LNG/C Tangguh Jaya 1). Pelaksanaan penanganan muatan di atas kapal yaitu penanganan LNG yang disamakan antara kapal MOSS Type dan Membrane Type, tangki muat belum siap, pemasangan Manifold yang tidak sesuai, keselamatan tidak sesuai dengan ISGOTT. 2). Kendala yang terjadi adalah personil penanganan muatan, peralatan penanganan muatan. Sedangkan pembahasan masalahnya adalah 1). Mengetahui bahaya yang terjadi apabila penanganan muatan tersebut tidak sesuai dengan prosedur yang benar serta mengetahui penanganan muatan secara aman dan efisien. 2). Mengetahui kendalayang terjadi pada saat proses pemuatan LNG dan bagaimana mengatasinya. 3). Mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika proses bongkar muat terjadi kebocoran pada pipa di atas kapal. Akhirnya penulis dapat mengambil simpulan pada penanganan muatan, yaitu a) seperti apa pelaksanaan penanganan muatan LNG yang tidak sesuai dengan Cargo Handling Guidance dan ISGOTT di atas kapal LNG/C Tangguh Jaya. b) Kendala yang terjadi adalah berupa personil dan peralatan dalam penanganan muatan yang belum maksimal. c). Ketika proses bongkar muat terjadi kebocoran pada pipa muatan. Untuk itu saran yang diberikan yaitu sebaiknya meningkatkan disiplin dan sosialisasi tentang penanganan muatan yang sesuai prosedur serta pemberian pelatihan khusus. Kata kunci: Gas Alam Cair (LNG), penangana

    Penerapan Pendekatan Lingkungan dengan Model Numbered Heads Together (NHT) pada Materi Plantae Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Batu

    No full text
    ABSTRAK   Agustin, Sumarlin Ika. 2014. Penerapan Pendekatan Lingkungan dengan Model Numbered Heads Together (NHT) pada Materi Plantae Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Batu. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Masjhudi, M.Pd,  (II) Drs. Triastono Imam P, M.Pd.   Kata Kunci: Pendekatan Lingkungan, Numbered Heads Together, Aktivitas, Hasil Belajar Biologi Pembelajaran pada kurikulum 2013 berfokus pada pengalaman belajar siswa dalam mengembangkan kompetensinya agar mampu memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, begitu pula dengan pembelajaran biologi. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran biologi bermacam-macam, yaitu pendekatan tujuan pembelajaran, pendekatan konsep, pendekatan lingkungan, dan pendekatan keterampilan proses (Rustaman, 2005). Pembelajaran yang menggunakan Kurikulum 2013 ini akan dapat diterapkan dengan efektif dan lancar jika pendekatan dan model pembelajaran yang digunakan tepat. Hasil observasi di SMA Negeri 2 Batu kelas X MIA 1 aktivitas belajar masih rendah, begitu pula dengan hasil belajar pada Ujian Akhir Semester (UAS) hanya sebesar 65% siswa yang tuntas. Untuk itu perlu dilakukan penelitian dengan menerapkan pendekatan lingkungan yang dipadukan dengan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas X lebih tepatnya pada materi Plantae dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data dalam penelitian ini ada 3, yaitu keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas dan hasil belajar siswa. Data keterlaksanaan pembelajaran diperoleh dari hasil observasi menggunakan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Data aktivitas belajar diperoleh dari lembar observasi aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran. Data hasil belajar siswa meliputi 2 ranah, yaitu ranah kognitif dan afektif. Data hasil belajar kognitif diperoleh dari hasil tes akhir siklus, data hasil belajar afektif diperolah dari lembar observasi ranah afektif siswa pada saat diskusi dan presentasi selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan lingkungan dengan model Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas Belajar siswa meningkat dari 57% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif meningkat dari 65% siswa yang tuntas menjadi 75% pada siklus I dan 93% siswa pada sisklus II. Hasil belajar ranah afektif juga meningkat, untuk diskusi dari 82% pada siklus I meningkat menjadi 100% pada siklus II, untuk presentasi dari 89% pada siklus I meningkat menjadi 96% pada siklus II
    corecore