1,721,590 research outputs found

    Sukarni dan actie Rengasdengklok

    No full text
    Siapakah di antara pemuda yang berada di balik Peristiwa Rengasdengklok? Salah satu di antara pemuda yang berperan penting dalam peristiwa tersebut bernama Sukarni atau Bung Karni. Beberapa jam setelah Peristiwa Rengasdengklok, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pun diikrarkan. Revolusi Indonesia pun bermula di mana Bung Karni mengambil bagian di dalam pergulatan revolusi Indonesia

    SUKARNI KARTODIWRJO: PEMUDA PRIBUMI NASIONALIS PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG

    No full text
    Nama Sukarni Kartodiwirjo tidak bisa dilepaskan dari pergerakan pemuda yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sukarni merupakan sosok yang konsekuen dengan ucapan dan tindakannya. Inilah yang menjadikan dirinya berbeda dari tokoh-tokoh pemuda lainnya. Dalam penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah. Pertama, bagaimana pemikiran Sukarni tentang konsep kemerdekaan. Kedua, bagaimana aktualisasi perjuangan politik Sukarni menuju kemerdekaan Indonesia. Ketiga, bagaimana kontribusi Sukarni pada masa kependudukan Jepang. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan empat tahapan yang terdiri atas heuristik, verifikasi, interpretasi, dan histiog rafi. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan. Pertama, pemikiran Sukarni mengenai konsep kemerdekaan dimulai ketika Sukarni berusia 18 tahun. Pemikiran-pemikiran Sukarni dipengaruhi oleh faktor keturunan. Melihat dari garis keturunannya menjadikan Sukarni sebagai sosok yang kuat, militan, kreatif, berani melawan penjajah, dan berani mendobrak status quo untuk kemerdekaan Indonesia. Kedua, aktualiasasi perjuangan politik Sukarni menuju kemerdekaan Indonesia dimulai dari Indonesia Muda pada tahun 1931, Asrama Pemuda Menteng Raya 31 pada tahun 1934, dan terlibat dalam aksi Rengasdengklok pada tahun 1945. Ketiga, kontribusi Sukarni pada masa kependudukan Jepang terlihat dalam keterlibatannya ketika menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok, mengusulkan naskah proklamasi ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta, dan membentuk Committee van Actie. Kata Kunci : nasionalis; pergerakan nasional; sukarni kartodiwirjo

    Peran Sukarni dalam perjuangan proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1930-1945

    Full text link
    Peristiwa proklamasi kemerdekaan merupakan peristiwa yang penting dalam catatan sejarah Indonesia, karena proklamasi kemerdekaan adalah puncak perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tokoh- tokoh yang terlibat dalam peristiwa ini adalah kaum muda dan kaum tua, akan tetapi peran kaum muda dalam catatan sejarah proklamasi tidak begitunmuncul, padahal secara fakta sejarah peristiwa ini tidak terlepas dari peranan tokoh-tokoh muda pejuang kemerdekaan yang diantaranya adalah Sukarni Kartodiwirdjo. Sukarni adalah pemuda yang ikut berperan dalam memperjuangkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran politik Sukarni sebelum dan sesudah kemerdekaan Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab masalah yang terdapat pada rumusan masalah dan bisa memberi manfaat pengetahuan bagi peneliti dan pembaca. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi Heuristik,kritik, interpretasi, dan historiografi. Adapun teori yang digunakan adalah teori Big Bang, dimana dalam teori tersebut dikatakan bahwa ntuk menjadi seorang pemimpin tidak harus terlahir dari keturunan berdarah biru, dan tidak hanya merupakan warisan, bawaan atau bakat seseorang dari sejak lahir, melainkan terlahir dari adanya peristiwa besar yang menjadikan seseorang menjadi pemimpin.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Sukarni dalam perjuangan proklamasi kemerdekaan sangatlah besar, Jiwa nasionalis dan revolusioner yang terbangun dalam diri Sukarni dimulai dari latar belakang pendidikan hingga aktivitas kegiatan dalam berbagai organisasi yang dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda sampai zaman penjajahan Jepang. Gerakan perjuangan Sukarni dimulai sejak masuk organisasi Ikatan Muda pada zaman pemerintah Belanda, sampai ketika saat pemerintahan Jepang, Sukarni menjadi ketua Asrma menteng yaitu tempat berkumpulnya pemuda-pemuda revolusioner hingga akhirnya menjelang Proklamasi Indonesia Sukarni mampu menjadi orang yang ikut berperan didalamnya.Kesimpulan dari penelitian ini adalah latar belakang pendidikan, sosial, dan politik Sukarni mampu mempengaruhi pemikiran dan membentuk jiwa Sukarni yang sadar akan kepentingan Bangsanya. Karena kesadaran itulah yang membuat Jiwa Sukarni rela mengorbankan segalanya

    Pakeliran padat"Wirata parwa"

    No full text
    Pakeliran padat"Wirata parwa" Penyaji: Sukarni, Lomba dalang dalam rangka dies natalis STSI Surakarta, Pendopo ISI Surakart

    Keterlibatan Sukarni dalam Peristiwa Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Tahun 1945

    Full text link
    This article discusses Sukarni\u27s involvement in the events leading up to the proclamation of independence in 1945. Sukarni Kartodiwirdjo was a movement figure from young people or groups who had a nationalist spirit and played an active role in the Indonesian independence process. Sukarni was also one of the youth cadres formed directly by Soekarno so that he became a militant youth. The purpose of this article is to see Sukarni\u27s involvement as a youth leader in the events leading up to the reading of the text of the proclamation of Indonesian independence in 1945. This article uses historical research methods consisting of heuristics, criticism, interpretation and historiography. The primary source was obtained from an interview with Emalia Iragiliati (daughter of Sukarni). The data obtained is presented in a narrative-descriptive way. The results showed that Sukarni played a major role in the youth movement leading up to the proclamation of independence, starting from the Menteng youth movement up to the proclamation of Indonesian independence. Debate due to differences in views of opinion occurred between the older and the younger groups regarding the time of reading the text of the proclamation. The young people led by Sukarni wanted to declare Indonesia\u27s independence as soon as possible, this was also the background for the kidnapping of Soekarno-Hatta by the young people. Meanwhile, the elderly are being careful while coordinating with the Gunseikanbu or high-ranking Japanese military officials

    Kesehatan keluarga dan lingkungan/ Sukarni

    No full text
    x, 208 hal.: tab.; 21 cm

    Sukarni Kartodiwirjo: hidup bersahaja sepanjang hayat

    No full text
    Pembuatan buku cerita tentang tokoh-tokoh yang hadir pada saat perumusan naskah proklamasi salah satunya adalah Sukarni Kartodiwirjo

    A Holistic Needs Analysis for Developing Critical Reading Material to Enhance EFL Reading Proficiency

    Full text link
    This study delves into the development of critical reading material for English as a Foreign Language (EFL) reading classes through a comprehensive need analysis. Employing the Four D model encompassing defining, designing, developing, and disseminating, the research process unfolded in distinct phases. The initial phase involved a preliminary investigation at the English Language Education Department of Muhammadiyah Purworejo University to discern students' challenges within real-time learning contexts. Subsequently, a prototype of the needs analysis was formulated based on the findings from the preliminary study. Validation of this needs analysis occurred through consultation with two experts and field testing to ascertain the questionnaire's efficacy. The validation process revealed a high feasibility rate (85%) in assessing students' needs. Additionally, a preliminary field test involving 30 students from the English Language Education Department at Muhammadiyah Purworejo University was conducted to evaluate the questionnaire's practicality. The outcomes of the needs analysis served as a foundational framework for the development of critical reading materials, subsequently utilized in EFL reading classes.    

    NILAI-NILAI KEPENDIDIKAN DALAM SIKAP KEPAHLAWANAN SUKARNI PADA MASA KEMERDEKAAN TAHUN 1937-1966

    No full text
    RINGKASAN Sukarni adalah seorang putra Indonesia yang telah ikut menghiasi sejarah bangsa dan negaranya. Merupakan anak kelima dari Kartodiwirjo dan Supiah yang lahir pada tanggal 14 Juli 1916 di Blitar Jawa Timur. Sejalan dengan tersebut, makna Sukarni mengandung berbagai dimensi, tergantung dari sudut mana menelaahnya. nama Sukarni diketahui secara samar melalui peristiwa Rengasdengklok 1945, namun sebagian lagi tak mengetahuinya sama sekali. Sukarni sudah ditetapkan menjadi pahlawan Nasional pada pemerintahan Joko Widodo. Meskipun demikian, khalayak umum masih belum begitu mengetahui tentang pahlawan satu ini yang mempunyai andil besar dalam pembentukan RI Indoneisa Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Latar belakang kehidupan Sukarni pada masa pra kemerdekan sampai masa kemerdekaan Indonesia (2) Aktifitas politik Sukarni di Indonesia pada masa kolonial sampai masa Pendudukan Jepang dan (3) Nilai-nilai kepahlawanan Sukarni bagi pendidikan di Indonesia Penelitianinimenggunakanmetodesejarah seperti yang dinyatakan oleh Kuntowijoyo (2013) yang diawali dengan pemilihantopik. Pemilihan topik tersebut berdasarkan kedekatan emosional dan kedekatan intelektual. Langkah selanjutnya adalahheuristik, dimana penulismengumpulkan data mulaidaribuku-buku (contoh: Sukarni Dalam Kenangan Teman-temanya, Sukarni & Actie Rengasdengklok), ARSIP (Conroh: Surat keputusan presiden bahwa sukarni menjadi Duta Besar Luar Biasa untuk RRT), danmelakukansejarahlisan (Sekertaris Pribadi dan Putri Bungsu Sukarni). Langkah ke Tiga yaituverivikasi, pada tahap ini terdapat dua langkah yaitu kritik interen dan eksteren. Langkah tersebut membandingkan antara sumber satu dengan sumber lainya.Selanjutnya langkah ke empat adalahintepretasi, pada tahap ini penulis mengintepretasikan sosok sukarni yang mempunya nilai-nilai kepahlawan yang dapat di adopsi pada dunia pendidikan. Langkah selanjutnyaadalah historiografi, dimana tahap ini merupakan langkah terakhir. Pada proses penulisan ini saling menghubungkan fakta-fakta yang sudah di kumpulkan dan selanjutnya memaparkan apa yang sudah terjadi dari tahun ketahun. Berdasarkan Hasilpenelitian yang diperolehyaitu (1) Sukarni terlahir pada masa Kolonial Belanda tepatnya tanggal 14 Juli 1916 di Blitar Jawa Timur.Berbagai pendidikan formal telah ditempuhnya. Sukarni bisa menyelesaikan pendidikannya hingga perguruan tinggi. Sukarni juga aktif dalam berbagai organisasi-organisi yang ada seperti Perhimpunan Pemuda, PPPI, PPK, Persatuan Perjuangan, dan partai MURBA (2) Pada masa penjajahan kolonial Belanda dan Jepang Sukarni mempunyai peran yang sangat penting seperti, tergabung dalam kelompok partai, mendirikan Persatuan Pemuda Kita,mengerahkan masa untuk melawan penjajah, dan yang tidak kalah penting Sukarni berbagi ilmu untuk memajukan bangsanya. Peran-peran Sukarni semata-mata untuk mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan rakyat Indonesia. (3) Sukarni memiliki nilai-nilai kepahlawanan yang bisa diadopsi dan diterapkan oleh pendidikan Indonesia saat ini. Nilai-nilai tersebut seperti rela berkorban, tanggung jawab, disiplin dsb. Nilai-nilai tersebut bisa diterapkan dalam pendidikan karakter di Indonesia. Saran dari peneliti: bagi peneliti yang berencana untuk membahas tokoh lokal maupun nasional di Indonesia masih banyak yang belum terbahas. Banyak tokoh-tokoh lokal yang mempunyai perjuangan yang sangat besar untuk memperjuangkan Indoneisa tetapi masih kurang diapresiasi oleh masyarakat Indoneisa

    Sukarni dan actie Rengasdengklok

    No full text
    corecore