19 research outputs found
Model Pengembangan Terpadu Petani Salak
Buku kategori pertanian yang berjudul Model Pengembangan Terpadu Petani Salak merupakan buku karya dari Subeni dan Sukoco. Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi mendatang. Pembangunan berkelanjutan digunakan untuk mengartikan perbaikan mutu kehidupan manusia dengan tetap berusaha tidak melampaui kemampuan ekosistem yang mendukung kehidupannya. Pembangunan adalah upaya untuk mengubah keadaan, dari kondisi tradisional ke modern, dari terbelakang ke arah kemajuan, tanpa mengingkari arti penting dari nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan utama pembangunan. Dengan kata lain,pembangunan merupakan wahana bagi manusia untuk mencapai peradaban baru yang bersendikan pada nilai-nilai yang khas manusiawi. Pendayagunaan sumber daya alam sebagai modal pokok pembangunan harus dilakukan secara terencana, rasional, optimal, bertanggungjawab dan sesuai dengan kemampuan daya dukungnya dengan mengutamakan kemakmuran rakyat serta memperhatikan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup bagi pembangunan yang berkelanjutan
PENGARUH PERSEPSI HARGA, FITUR LAYANAN, DAN KELOMPOK REFERENSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN LAYANAN NETFLIX (Studi Pada Generasi Z di Kota Pekanbaru)
ABSTRAK
PENGARUH PERSEPSI HARGA, FITUR LAYANAN, DAN KELOMPOK REFERENSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN LAYANAN NETFLIX
(Studi Pada Generasi Z di Kota Pekanbaru)
Oleh:
MACK DILAN ADITYA SUBENI
NIM : 12070113010
Keputusan pembelian adalah keputusan final konsumen untuk membeli atau tidaknya suatu barang dan jasa dengan membandingkan banyak pertimbangan. Ketika melakukan keputusan pembelian, seringkali terdapat beberapa pilihan antara dua atau lebih alternatif. Ada pun tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Persepsi Harga, Fitur Layanan, dan Kelompok Referensi terhadap Keputusan Pembelian pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil uji secara simultan dapat diketahui bahwa variabel Persepsi Harga, Fitur Layanan, dan Kelompok Referensi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian layanan Netflix pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Kemudian uji secara parsial, dapat diketahui bahwa variabel Persepsi Harga, Fitur Layanan, dan Kelompok Referensi. masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil Koefisien Determinasi (R2) menunjukkan bahwa besarnya pengaruh dari ketiga variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikatnya sebesar 68,5% dan sisanya sebesar 31,5% merupakan variabel lain yang tidak diteliti kedalam penelitian ini.
Kata Kunci: Persepsi Harga, Fitur Layanan, Kelompok Referensi, dan Keputusan Pembelia
PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA PADA USAHA MIKRO ROSOK DI KABUPATEN PATI
Sejak 2014 Bapak Subeni menekuni usaha rosok yang dikelola bersama istrinya di Jakenan Kabupaten Pati dengan berfokus pada plastik dan botol minuman kemasan. Usaha tersebut lambat laun terus berkembang dan memiliki volume usaha yang terus meningkat. Usaha rosok tersebut didukung oleh istri Bapak Subeni yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru SD di Jakenan Kabupaten Pati. Usaha rosok yang semula dikelola sendiri saat ini menggunakan sistem ambil dimana ketika jaringan Bapak Subeni memberikan informasi tersedianya rosok maka Bapak Subeni akan segera mengambilnya. Usaha tersebut telah memberikan kontribusi finansial yang cukup besar bagi keluarga Bapak Subeni yang saat ini telah memiliki beberapa bidang tanah hasil dari usaha rosok. Semakin bertumbuhnya volume usaha, kompleksitas arus kas dan berbagai beban usaha membutuhkan sistem pembukuan yang terintegrasi agar seluruh aset yang dimiliki tercatat dengan baik. Usaha rosok tersebut membutuhkan Sistem Informasi Akuntansi guna meintegrasikan berbagai sumber daya seperti bahan baku, harga pokok penjualan, biaya operasional, biaya overhead dan berbagai sumber daya lain agar going concern usaha tersebut dapat terjaga. Sistem Informasi Akuntansi terintegrasi akan membantu pemilik melihat kondisi usaha secara real time dan mengambil keputusan secara cepat dan tepat serta dapat melihat persediaan barang dagangan sesuai stock opname. Aset dapat dicatat dengan baik sesuai usia pakainya sehingga penggunaanya dapat dimaksimalkan.
Kata Kunci: Rosok, Persediaan, Harga Pokok Penjualan, Sistem Informasi Akuntansi
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN BAGI PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA CIGANJENG KECAMATAN PADAHERANG KABUPATEN PANGANDARAN
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pendapatan dari pemanfaatan lahan pekarangan, faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan dan mengetahui apakah pemanfaatan lahan pekarangan dapat meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Ciganjeng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian ditentukan dengan sengaja, teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling, sebanyak 30 responden. Menggunakan metode analisi regresi linier dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan per tahun sebesar Rp 386.742,67. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan pemanfaatan lahan pekarangan yaitu luas lahan dan biaya pupuk. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan pemanfaatan lahan pekarangan dapat meningkatkan pendapatan keluaraga. Kata kunci : Pendapatan, dampak, pemanfaatan lahan pekaranga
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS JASMANI DENGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 2 KRETEK KABUPATEN BANTUL TAHUN AJARAN 2017/2018
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas jasmani dengan kesegaran jasmani peserta didik kelas VIII SMP N 2 Kretek Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Berdasarkan jumlah variabel yang ada, peneliti menggunakan statistik koefisien korelasi bivariat. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP N 2 Kretek Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018 sejumlah 109 peserta didik. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Total sampel sebanyak 27 peserta didik. Intrumen yang digunakan adalah Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A) (validitas= 0.474, reliabilitas=0.622) dan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia untuk remaja umur 13-15 tahun (validitas pa=0.950 dan pi=0,923, reliabilitas pa=0,960 dan pi=0,804). Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment (Karl Pearson).
Berdasarkan hasil analisis data, deskripsi, pengujian hasil penelitian, dan hasil analisis korelasi Pearson Product Moment (Karl Pearson) dengan SPSS 16 yaitu rxy = 0.571 dengan nilai signifikansi 0.006, sedangkan harga kritik korelasi Pearson Product Moment r tabel (N-1) dengan level signifikansi 0.05 adalah sebesar 0.374. Karena harga rxy = 0.571 > r tabel (N-1) = 0.374, maka dapat diambil kesimpulan
bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas jasmani dengan kesegaran jasmani peserta didik kelas VIII SMP N 2 Kretek Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PRODUK SAYURAN ORGANIK
Increasing public awareness of the importance of quality of life and health has become a business opportunity for organic food products. Organic food provider business units must develop their business through marketing mix management. This research aims to determine the effect of the marketing mix, including development, price, place, and promotion, on consumer satisfaction of Tani Organik Merapi's organic vegetables. This research is descriptive research with a quantitative approach. The sampling technique used snowball sampling with a sample size of 80 respondents. The data collection technique uses an online questionnaire, and the analysis method uses multiple linear regression. The research results show that product, location, and promotion variables positively affect consumer satisfaction with TOM organic vegetables, while the price variable has no effect. To increase consumer satisfaction with organic vegetables, TOM as a business unit can increase the variety of Tani Organik Merapi's organic vegetable products according to consumer needs and desires, optimize promotions through online media, and expand the collaboration network with supermarkets and other stores that have locations that strategic, comfortable, and accessible to consumers. Keywords: marketing mix, organic vegetables, consumer satisfaction INTISARIMeningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas hidup dan kesehatan menjadi peluang bisnis produk pangan organik. Penting bagi unit bisnis penyedia pangan organik untuk mengembangkan bisnisnya melalui pengelolaan bauran pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, promosi pada kepuasan konsumen sayuran organik Tani Organik Merapi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online, dan metode analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produk, lokasi, dan promosi berpengaruh positif pada kepuasan konsumen sayuran organik TOM, sedangkan variabel harga tidak berpengaruh. Untuk meningkatkan kepuasan konsumen sayuran organik, TOM sebagai unit bisnis dapat melakukan peningkatan variasi produk sayuran organik Tani Organik Merapi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, optomalisasi promosi melalui media online, serta memperluas jaringan kerjasama dengan supermarket, swalayan, maupun toko lainnya yang memiliki lokasi strategis, nyaman, dan dapat dijangkau oleh konsumen.Kata Kunci : bauran pemasaran, sayuran organik, kepuasan konsume
Penerapan Konsep Accelerated Teaching Model MASTER untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Luwu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan yang berarti antara motivasi belajar fisika siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu sebelum dan setelah diterapkan konsep accelerated teaching model MASTER tahun ajaran 2017/2018.Jenis penelitian ini termasuk kategori jenis penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pre Test-Post Test Design.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu yang terdiri dari sebelas kelas dengan jumlah siswa 384. Adapun sampel penelitian diambil dengan cara acak yaitu kelas X MIA 1 dengan jumlah siswa 34 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar fisika yang diukur menggunkan angket ARCS yang meliputi aspek perhatian (attention) berjumlah 12 nomor, pada aspek keterkaitan (relevance) berjumlah 12 nomor, pada aspek percaya diri (confidence) berjumlah 10 nomor, pada aspek kepuasan (satisfaction) berjumlah 4 nomor. Selanjutnya data yang diperoleh dari tes motivasi belajar dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata motivasi belajar fisika siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu sebelum diterapkan konsep accelerated teaching model master adalah 116.67 dan setelah diterapkan konsep accelerated teaching model MASTER motivasi belajar fisika siswa adalah 140.97. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan antara motivasi belajar fisika siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu.Kata kunci: Konsep Accelerated Teaching, Motivasi Belajar FisikaThis study aims to find out whether there is a significant improvement between the students' physics learning motivation of class X MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu before and after applied the concept of accelerated teaching model MASTER 2017/2018 academic year. This type of research includes the type of research type of pre- experiment with research design used is One-Group Pre-Test Post Test Design.Population in this research is all student of class X MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu consisting of eleven class with amount of student 384. The sample of research taken by random that is class X MIA 1 with a total of 34 students. The instrument used in this research is a questionnaire of physics learning motivation that is measured using the ARCS questionnaire which includes the attention aspect (number) of 12 numbers, on the aspect of relevance of 12 numbers, on the confidence of 10 numbers, on the satisfaction aspect is 4 numbers. Furthermore, the data obtained from the test of learning motivation is analyzed by using descriptive analysis. The result of descriptive analysis shows that the average score of physics learning motivation of class X students MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu before applied the concept of accelerated teaching master model is 116.67 and after applied the concept of accelerated teaching model MASTER student physics learning motivation is 140.97. This shows that there is a significant improvement between physics learning motivation of class X students MIA 1 SMA Negeri 4 Luwu.Keywords: The Concept Of Accelerated Teaching, Motivation To Learn Physic
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS JASMANI DENGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 2 KRETEK KABUPATEN BANTUL TAHUN AJARAN 2017/2018
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas jasmani dengankesegaran jasmani peserta didik kelas VIII SMP N 2 Kretek Kabupaten Bantul tahun ajaran2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Berdasarkan jumlah variabel yang ada,peneliti menggunakan statistik koefisien korelasi bivariat. Populasi penelitian ini adalah peserta didikkelas VIII SMP N 2 Kretek Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018 sejumlah 109 peserta didik.Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Total sampel sebanyak 27 peserta didik.Intrumen yang digunakan adalah Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A)(validitas= 0.474, reliabilitas=0.622) dan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia untuk remaja umur 13-15tahun (validitas pa=0.950 dan pi=0,923, reliabilitas pa=0,960 dan pi=0,804). Analisis datamenggunakan korelasi Pearson Product Moment (Karl Pearson). Berdasarkan hasil analisis data, deskripsi, pengujian hasil penelitian, dan hasil analisiskorelasi Pearson Product Moment (Karl Pearson) dengan SPSS 16 yaitu rxy = 0.571 dengan nilaisignifikansi 0.006, sedangkan harga kritik korelasi Pearson Product Moment r tabel (N-1) denganlevel signifikansi 0.05 adalah sebesar 0.374. Karena harga rxy = 0.571 r tabel (N-1) = 0.374, makadapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas jasmani dengankesegaran jasmani peserta didik kelas VIII SMP N 2 Kretek Kabupaten Bantul tahun ajaran2017/2018.Kata kunci: aktivitas jasmani, kesegaran jasmani, peserta didik kelas VII
Distribusi Hasil Fotosintesis pada Tanaman Sawi akibat Pemberian Pupuk Organik Cair pada Sistem Hidroponik
Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi pupuk organik cair terhadap distribusi hasil fotosintesis pada berbagai umur tanaman sawi sistem hidroponik. Penelitian telah dilakukan di kebun pertanian terpadu Fakultas Pertanian Universitas Janabadra yang terletak di Trini Trihanggo Gamping Sleman, mulai bulan Juni hingga September 2021. Pelaksanaan penelitian dirancang dengan penempatan perlakuan secara acak menurut Rancangan Acak lengkap, yang terdiri dari 2 faktor, yaitu konsentrasi pemberian pupuk organik cair (P), yang terdiri dari 5 level, yaitu : P1 : 0 cc/liter; P2 : 2 cc/liter; P3 : 4 cc/liter; P4 : 6 cc/liter dan P5: 8 cc/liter; serta dengan Varietas tanaman sawi (V), yang terdiri 2 level, yaitu V1: varietas sawi sendok/Pakcoy) dan V2: Sawi sayur/Caisin . Sehingga akan didapatkan 10 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak menunjukkan adanya perbedaan yang nyata dari seluruh variabel yang diamati pada berbagai umur tanaman, baik untuk variabel bobot basah maupun untuk variabel bobot kering. Namun demikian untuk distribusi fotosintat yang ditunjukkan oleh rasio bobot basah tunas dengan akar dan rasio bobot kering tunas dengan akar, pada awalnya menunjukkan pertumbuhan ke arah tunas, dan semakin bertambahnya umur menunjukkan pertumbuhan kearah akar.Kata Kunci: distribusi; fotosintat; hidroponi
MOTIVATION OF FARMER GROUP MEMBERS IN CULTIVATING ORGANIC VEGETABLES
The increasing demand for organic vegetables is a business opportunity. Organic farmer groups use this opportunity to supply organic vegetables in the Yogyakarta area. This study aims to determine farmers' motivation level in organic vegetable cultivation and the relationship between internal and external factors with farmer motivation. This research is descriptive. The study focused on the Tranggula Farmers Group and the Merapi Organic Farmers Group as farmer groups that supply organic vegetables in several supermarkets in the Special Region of Yogyakarta. The analysis method uses class intervals and Spearman correlation. The motivations in this study include economic, social, and self-actualization motivations. The results showed that farmers' motivation for actualization is a priority in cultivating organic vegetables. There are 63.3% of farmers who have very high actualization motivation, 26.7% of farmers who have very high social motivation, and 16.7% of farmers who have a very high economic motivation. Farmers' motivation level in organic vegetable cultivation is in the high category of 60% and very high at 40%. The experience of farmers has a weak and contradictory relationship with the motivation of farmers to cultivate organic vegetables. Meanwhile, other internal factors, namely age, education, and external factors consisting of the provision of production facilities, assistance, and market guarantees, have no relationship with the motivation of farmers to cultivate organic vegetables
