1,720,990 research outputs found

    GERAKAN PEMBARUAN PENDIDIKAN AL ITTIHADIYAH DI SUMATERA TIMUR, 1935-1975

    Full text link
    Abstrak: Studi ini mengkaji gagasan pendidikan Al Ittihadiyah meliputi bidang pendidikan dan metode pendidikan. Studi ini dilatarbelakangi oleh kelangkaan referensi tentang organisasi asal Sumatera Timur ini, terutama gerakan dan gagasan Al Ittihadiyah dalam bidang pendidikan. Studi ini merupakan hasil penelitian kualitatif. Data diperoleh dari kegiatan studi dokumen yang dianalisis dengan metode analisis isi dan diperkaya dengan menggunakan teknik wawancara. Kajian ini mengajukan temuan bahwa Al Ittihadiyah berkontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam di Sumatera Timur, dimulai dari era Kolonial sampai pasca kemerdekaan. Sebagaimana organisasi Islam pembaharu lain, Al Ittihadiyah sebelum masa kemerdekaan telah melakukan pembaruan kurikulum dan metode pendidikan, sehingga organisasi ini berperan dalam memperbaiki kualitas pendidikan kaum Muslim di Nusantara. Tetapi belakangan ini, terlihat organisasi ini relatif kurang memainkan peran dalam pengembangan pendidikan Islam mengingat lembaga-lembaga pendidikan tidak lagi dikelola oleh organisasi secara sentralistis.Abstract: Al Ittihadiyah Education Modernisation Movement in East Sumatra, 1935-1975. This study examines the ideas of Al Ittihadiyah’s education in the fields of education and education methods. This study was motivated by the scarcity of references about organizations from East Sumatra, especially Al Ittihadiyah’s movements and ideas in the field of education. This study is the result of qualitative research. Data obtained from document study activities which was then analyzed by the method of content analysis and enriched using interview techniques. This study proposes findings that Al Ittihadiyah contributed to the development of Islamic education in East Sumatra, starting from the Colonial era to post-independence. As with other reforming Islamic organizations, Al Ittihadiyah prior to independence had carried out reforms in curriculum and educational methods, so that this organization played a role in improving the quality of education of Muslims in the archipelago. However, in the latest development, it appears that this organization has relatively little role to play in the development of Islamic education since educational institutions are no longer managed by organizations centrally.Kata Kunci: Al Ittihadiyah, pendidikan, Sumatera Timur, Melayu</p

    Manajemen Baznas dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Untuk Berzakat di Kabupaten Langkat

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengurus BAZNAS Kabupaten Langkat menjadikan masyarakat lebih sadar akan kewajiban zakatnya. Penelitian ini menemukan bahwa BAZNAS telah berhasil melaksanakan fungsi manajemen, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi. Studi ini menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Langkat telah berhasil menerapkan manajemen yang efisien untuk pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah. Dengan persiapan yang matang, kerja sama yang baik, pelaksanaan yang kuat, dan pengawasan yang ketat, BAZNAS Langkat berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan komitmen zakat. Program sosialisasi yang direncanakan menggabungkan berbagai latihan, yang dilaksanakan secara berkala untuk menjamin kelangsungannya. Penilaian hasil observasi digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar zakat, sehingga secara tegas berdampak pada bantuan pemerintah daerah setempat di Rezim Langkat

    Manajemen Kua dalam Mengatasi Perilaku Manggampang di Kalangan Remaja Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan

    Full text link
    Perilaku manggampang di kalangan remaja sudah banyak terjadi dalam lingkungan masyarakat. Perilaku manggampang atau perilaku seksual merupakan perilaku seksual yang dilakukan lawan jenis dalam bentuk bersenggama yang biasanya dilakukan dengan pasangan atau lawan jenis tanpa adanya ikatan pernikahan yang akan berdampak hamil diluar nikah. Di Kecamatan Torgamba sudah sering terjadi hal seperti itu yang akan berakibat melakukan pernikahan di bawah umur. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dipilihnya lokasi ini karena data awal yang saya dapat dari KUA Kecamatan Torgamba soal pergaulan bebas terhadap perilaku manggampang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi fenomologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen KUA dalam mengatasi perilaku manggampang di Kecamatan Torgamba

    Implementasi Fungsi Manajemen Dakwah Dalam Pembinaan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Generasi Muda Di Majelis Qur’an Hj. Supiah

    Full text link
    This study aims to examine the implementation of the function of da'wah management in fostering the ability to read the Qur'an of the young generation at the Hj. Supiah Qur'an Assembly Using a qualitative descriptive case study approach. Data collection techniques include in-depth interviews, participatory observation, and documentation of students' tilawah values. The results of the study indicate that the implementation of these functions can significantly improve the competence of students in reading the Qur'an, both in terms of tajwid, makhraj, and tilawah rhythm, as evidenced by evaluation scores that are in the "good" to "very good" categories. In addition, coaching also has an impact on strengthening manners, learning motivation, and parental involvement in the education process. This study offers a community-based da'wah management model that can be replicated in similar institutions, and emphasizes the importance of integrating da'wah strategies in strengthening non-formal Islamic education

    Youtube as a Da'wah Media: Study of Analysis of Ustadzah Halimah Alaydrus' Da'wah Methods

    Full text link
    Da'wah in the context of Islamic teachings is the obligation of religion which is imposed on its adherents to invite and remind each other to uphold patience and truth. In conveying da'wah messages, of course, various methods are needed, so that the message conveyed is well received by mad'u. As in this study, trying to find out the da'wah method of an ustadzah Halimah Alaydrus in conveying da'wah messages to his mad'u with a qualitative descriptive research method. The results of the study show that there are 4 methods, namely: First bil-hikmah, namely wisely, a clean heart, a broad chest attracts people's attention to the belief or religion of Allah. Wisdom can attract people whose intelligence is not yet advanced and cannot be denied by those who are smarter. Second, mau'idzah hasanah which means good messages or good teachings, which are conveyed as advice. Third, targhib and tarhib which are messages of glad tidings and warnings and fourth, the method of telling stories which is the delivery of stories in the Al-Quran revolving around historical events

    PERENCANAAN DAKWAH NAHDLATUL ULAMA (NU) DALAM MENANGKAL RADIKALISME DI KABUPATEN DELI SERDANG

    No full text
    AbstractRadicalism poses a significant threat to diversity and social stability, necessitating well-structured da'wah planning to mitigate its spread. This study aims to analyze the da'wah planning conducted by Nahdlatul Ulama (NU) in combating radicalism in Deli Serdang Regency. Employing a qualitative field research approach, data collection was conducted through observation, interviews, and document analysis. Primary data were gathered from interviews with key informants, including the Deputy Secretary and the Head of Religious Affairs of PCNU Deli Serdang Regency. Secondary data were sourced from relevant academic journals and books. The findings revealed NU's structured da'wah planning involves: (1) implementing PKPNU (Education for NU Cadres), (2) strengthening Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) values, (3) promoting Harokah Nahdiyah (NU movements), (4) conducting Aswaja-based da'wah, (5) organizing the Ramadan Safari team with Aswaja-oriented clerics, (6) facilitating Friday sermons with Aswaja scholars, and (7) adopting educational approaches to disseminate NU teachings. This research highlights the importance of comprehensive da'wah planning that integrates religious teachings with social and educational aspects, providing practical recommendations for religious organizations to foster inclusive community harmony against radicalism.AbstrakRadikalisme merupakan ancaman nyata terhadap keberagaman dan stabilitas sosial sehingga diperlukan perencanaan dakwah yang terstruktur untuk menanggulanginya. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan dakwah Nahdlatul Ulama (NU) dalam menangkal radikalisme di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data primer diperoleh dari wawancara informan kunci yaitu Wakil Sekretaris dan Ketua Bidang Keagamaan PCNU Kabupaten Deli Serdang, sementara data sekunder didapatkan dari jurnal dan buku relevan. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan dakwah NU meliputi: (1) pelaksanaan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU), (2) penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja), (3) Harokah Nahdiyah, (4) penerapan dakwah berbasis Aswaja, (5) Tim Safari Ramadhan dengan ustadz berfaham Aswaja, (6) pengajian khatib Jumat oleh ulama Aswaja, dan (7) pendekatan pendidikan dalam penyebaran ajaran NU. Penelitian ini menegaskan bahwa perencanaan dakwah yang efektif tidak hanya terfokus pada aspek keagamaan semata, tetapi juga memperkuat dimensi sosial dan pendidikan untuk menjaga keharmonisan masyarakat secara berkelanjutan dalam menghadapi radikalisme

    Strategi Dakwah Majelis Sirojul Mukhlisin Dalam Membentengi Remaja Dari Pergaulan Bebas di Desa Napa Kecamatan Batangtoru

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang fenomena tersebut melibatkan kegiatan tidak sehat seperti konsumsi minuman keras, berjudi, narkoba, balap-balapan liar, merokok, dan pergaulan bebas, menimbulkan kecemasan di kalangan orang tua dan masyarakat  Desa Napa Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi dampak Strategi Dakwah Majelis Sirojul Mukhlisin di Kecamatan Batagtoru terhadap remaja, dengan harapan dapat membentengi mereka dari perilaku negatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik  observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah tersebut mendapat respon positif dari remaja, dengan implikasi positif seperti peningkatan pengetahuan, ketenangan jiwa, pemikiran yang jernih, dan kontrol perilaku. Hal ini tercermin dalam penurunan aktivitas balap-balapan, pengurangan konsumsi rokok, dan peningkatan partisipasi dalam kegiatan positif seperti hadrah dan wisata religi. Meskipun tidak dapat menjamin perubahan sepenuhnya pada seluruh remaja, setidaknya sebagian dari mereka tergerak hatinya untuk berubah.  Abstract:     This study discusses the phenomenon involving unhealthy activities such as alcohol consumption, gambling, drug abuse, street racing, smoking, and free mixing, causing anxiety among parents and the community of Napa Village, Batangtoru District, South Tapanuli Regency. The research aim is to explore the impact of the Dakwah Strategy of Sirojul Mukhlisin Assembly in Batagtoru District on adolescents, with the hope of fortifying them against negative behaviors. The research methodology employs a qualitative approach with observation, interviews, and documentary studies. The findings indicate that the dakwah receives positive responses from adolescents, leading to positive implications such as increased knowledge, inner peace, clear thinking, and behavioral control. This is reflected in the decrease in street racing activities, reduction in cigarette consumption, and increased participation in positive activities such as hadrah and religious tourism. Although it cannot guarantee a complete change in all adolescents, at least some of them are moved to change their ways

    Implementation of Da'wah Management Principles in the Development of the Taklim Council of 'Aisyiyah Branch, Andam Dewi District

    Full text link
    The lack of trained and qualified preachers or preachers is often an obstacle to implementing effective da'wah. Apart from that, there is a lack of planning, evaluation and monitoring. This also includes the lack of adaptation of preaching to technology which is still a problem at Masjlis Taklim Aisyiyah Branch. This research aims to find out how the principles of da'wah management are implemented by the 'Aisyiyah branch, what are the inhibiting factors in implementing the principles of da'wah management, and what is the development of the application of da'wah management principles in coaching the taklim assembly in Andam Dewi District. The method used in this research uses a qualitative field research approach, such as interviews, observation and documentation. The results of the research show that the 'Aisyiyah Branch in Andam Dewi District has succeeded in implementing the principles of da'wah management in coaching the taklim assembly. However, there are several challenges that need to be overcome, including a lack of trained and qualified preachers, as well as the need for improvements in planning, evaluation and technology adaptation. This research provides valuable insights for improving the effectiveness of da'wah management in majlis taklim and can be a guide for other da'wah organizations in optimizing their performance

    Strategi Dakwah Lembaga Ad-Dakwah Sumatra Utara pada Masyarakat Minoritas

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Lembaga Ad-Dakwah dalam menerapkan strategi dakwah pada masyarakat minoritas muslim khususnya pada Desa Buah Raya Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan sajian deskriptif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan kurang lebih selama dua bulan didesa Buah Raya Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo dengan jumlah 10 orang responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini dihasilkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi lainnya terkait strategi dakwah yang dilakukan oleh Lembaga Ad-Dakwah Sumatera Utara pada masyarakat minoritas muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga Ad-Dakwah dapat menerapkan strategi dakwahnya pada masyarakat minoritas muslim dengan menggunakan metode dakwah Rasulullah yaitu dengan metode hikmah,mau’idzah dan mujadallah. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil pengabdian para da’i dan da’iah setiap tahunnya. Strategi dakwah yang dilakukan lembaga ad-dakwah memiliki pengaruh&nbsp; yang baik bagi minoritas muslim dipedalaman khususnya Desa Buah Raya Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. lembaga ad-dakwah menerapkan startegi dakwahnya kepada masyarakat minoritas muslim kabupaten karo dengan melakukan beberapa hal yaitu 1) meningkatkan pemahaman tentang tauhid 2) menerapkan hubungan masyarakat yang baik , atau tidak membeda-bedakan antara suku agama dan ras 3) mengembangkan pendidikan agama islam dikabupaten karo
    corecore