116 research outputs found

    Peranan KH Sholeh Qosim dalam memajukan Pondok Pesantren Bahauddin Al-Ismailiyah di Ngelom Taman Sidoarjo Tahun 2000-2018 M

    Full text link
    Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah historis deskriptif, dimana penulis berusaha mendeskripsikan biografi Kiai Sholeh Qosim mulai dari asal dan awal kelahirannya hingga pada masa ia menjadi pengasuh pesantren Bahauddin al�Ismailiyah di Ngelom Sepanjang Taman serta perannya dalam memajukan pesantren tersebut. Selain itu teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran oleh Soerjono Soekanto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang didalamnya mencakup beberapa tahap yaitu: heuristic, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa, yang Pertama Kiai Sholeh Qosim dilahirkan di Bangil Pasuruan pada tanggal 1 Januari 1930 dan meninggal di Ngelom pada tanggal 18 Mei 2018. ia merupakan putra dari Kiai Qosim dan Nyai Fatihah. Ia merupakan pengasuh dari pesantren Bahauddin al-Ismailiyah periode 2000-2018. KeduaPesantren Bahauddin al-Ismailiyah didirikan tahun 1958. Tokoh yang berperan dalam pendirian pesantren adalah Kiai Chamzah Ismail dan Kiai Imron Chamzah. Pada saat pesantren pertama berdiri masih menerima santri putri dan seiring berjalannya waktu pesantren mulai membuka beberapa sekolah formal dan asrama baru untuk pesantren putra. Yang ketiga Kiat-kiat KH. Sholeh Qosim dalam memajukan pondok pesantren Bahauddin Al-Ismailiyah setidaknya ada 2 yaitu kiat-kiat dalam menark calon santri dan kiat-kiat dalam menjaga mutu santri, pesantren dan tenaga pengajar. Selain itu ada juga faktor penghambat dalam perkembangan pesantren

    Festival Anak Sholeh Indonesia untuk Menciptakan Generasi Muda yang Religius dan Berakhlakul Karimah

    Full text link
    Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk peningkatan pemahaman anak-anak dalam makhorijul huruf ketika membaca alqur’an memperluas wawasan ilmu mereka tentang ilmu tajwid. Dari permasalahan yang kami lihat di lingkungan sekitar desa Sumbersari, maka dari itu kami ingin meningkatkan kemampuan membaca al-quran anak-anak di TPQ Desa Sumbersari melalui pendampingan berupa pelatihan dan pendampingan membaca Al-Qur’an. Tujuannya agar mengetahui potensi anak-anak dan akan disalurkan melalui program Festival Anak Sholeh Indonesia. Metode pelaksanaan yang diterapkan dalam Festival Anak Sholeh di mulai dengan metode pembekalan, pelatihan, dan praktek. Metode pembekalan disini bermaksud untuk memberikan pembekalan, berupa materi kepada anak-anak yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan dan aturan dalam program Festival Anak Sholeh, metode pelatihan dilaksanakan pada saat anak-anak mengikuti TPQ. Metode pelatihan disini bermaksud untuk mengetahui seberapa besar kemampuan daya tangkap anak-anak Desa Sumbersari setelah diberikan pembekalan, selain itu metode pelatihan ini juga dilakukan untuk mempersiapkan kesiapan anak- anak Desa Sumbersari dalam mengikuti serangkaian kegiatan Festival Anak Sholeh, metode ini dilaksanakan pada saat kegiatan belajar mengajar di TPQ di Desa Sumbersari. Metode praktek disini dilakukan pada saat kegiatan Festival Anak Sholeh berlangsung, dimana anak-anak yang sebelumnya sudah diberikan pembekalan dan pelatihan nantinya akan menunjukkan kemampuannya dengan cara mengikuti lomba-lomba dalam kegiatan Festival Anak Sholeh tersebut. Dapat disimpulkan bahwa respon anak-anak memberikan respon positif terhadap kegiatan festival anak sholeh ini namun ada juga yang tidak mengikuti kegiatan festival anak sholeh ini walaupun sudah diberi pembekalan dan pelatihan. Untuk lebih meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca al-qur’an serta paham hukum tajwidnya maka dibutuhkan tenaga pengajar yang lebih banyak lag

    The influence of religiosity towards productivity and cultivation of Islamic values as moderator variable: Study at Rabbani Factory Cileunyi, CV. Suho Garmindo, Bandung

    Full text link
    Company human resources owned social beings and is also religious beings. Religiosity may able to increase working with good productivity. Therefore, the author is interested in studying this case, to determine the extent of the influence of Religiosity towards Productivity, so this factor can be used as a reference as an alternative to increase the Productivity of employees. Then the author added a moderator variable, namely Cultivation of Islamic Values. The study was conducted at the Rabbani company which is the market leader of Muslim Fashion in Indonesia, more precisely in Rabbani Factory Cileunyi, CV. Suho Garmindo, Bandung. The use of these Cultivation of Islamic Values variable in this research is appropriate and relevant, because it turns out Rabbani Factory applying these variables in programs that already well systemic. Rabbani achievement is supported by a qualified Productivity of employees, whom in their daily activities continuously forged and shaped by the Cultivation of Islamic Values. In this research we will find out about the relationship and the influence of these three variables through a model of moderation

    PERBANDINGAN MODEL LSTM DAN GRU UNTUK MEMPREDIKSI HARGA MINYAK GORENG DI INDONESIA

    Full text link
    Cooking oil, a food ingredient used for cooking, has increased in price in Indonesia. Based on the Indonesian Strategic Food Price Center data, cooking oil reached twice the regular price at the beginning of 2022. Long Short-Term Memory and Gated Recurrent Units are several ways to predict time domain data. The data set for prediction is cooking oil price data for the last three years in the Indonesian Strategic Food Price Center data. The data taken is pre-processed by changing the data type and filling in the blank day data with the previous day's value. Data that has been pre-processed is modeled using Long Short-Term Memory and Gated Recurrent Units. Modeling obtained Error, Loss, and selection of the best unit and dropout model parameters in making predictions for both types of models. As a result, this research compared the prediction results of the Long Short-Term Memory model and the Gated Recurrent Unit on the cooking oil data set and predict price changes that will occur during the following year

    ANALISIS KONTRASTIF ABREVIASI DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA 日本語とインドネシア語の略語の対象分析

    Full text link
    ABSTRACT Bilal, Mochammad. 2017. “Contrastive Analysis of Abbreviation in Japanese Language and Indonesian Language”. Undergraduate Japanese Literature thesis. University of Diponegoro. The first thesis supervisor is Drs. Surono, S.U. The second thesis supervisor is Lina Rosliana, S.S, M.Hum. This thesis discusses “Contrastive Analysis of abbreviation in Japanese Language and Indonesian Language”. The reason behind the choose of title by the author is due to lack of discussion about the comparasion between Japanese and Indonesian language. Furthermore, author had interested to discuss the form of abbreviation in bahasa Indonesia and Japanese language. The data in this research are attained from written sources, such as; internet articles from asahi.com and kompas.com. Whilst the method used in the analysis is “bagi unsur langsung”, later the data are analyzed by contrastive method to compared the data which are divide into two steps, those are description and and comparasion of the results of data analysis. Abbreviation of Japanese and Indonesian booth have 8 similarities, namely on booth have abbreviation who is not be read in its entirety, abbreviation who spell entirety, abbreviation who take 2, 3 or 4 first letters, abbreviation who take first letter from every syllables, abbreviation who had partial deletion, abbreviation who combine with foreign word, abbreviation with combination of syllables, and abbreviation who had changes in written form. The diffrences in meanwhile, abbreviation who are not found in Japanese language has 25 forms and abbreviation who are not found in Indonesian language has 2 forms. . Keywords: contrastive, abbreviation, Indonesian Language, Japanese Language

    Pengaruh penggunaan metode demonstrasi dengan menggunakan media YouTube pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam perolehan belajar siswa di MAN 1 Tuban

    Full text link
    INDONESIA: Metode demonstrasi adalah metode di mana seorang pendidik secara eksplisit mempragakan sesuatu, yang kemudian direplikasi oleh siswa agar pengetahuan atau kemampuan yang ditampilkan lebih mudah diingat oleh setiap siswa. Media youtube merupakan sebuah layanan yang menyediakan video yang disediakan oleh Google yang mana pengguna dapat mengakses video sesuka hati pengguna secara cuma-cuma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan penggunaan metode demontrasi dengan menggungunakan media youtube dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam berpengaruh pada perolehan belajar siswa kelas XI MIPA IV MAN 1 Tuban. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif jenis Pre-Eksperimental dengan desain The One Group Prettest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI MIPA IV MAN 1 Tuban. 31 siswa kelas XI MIPA IV dipilih sebagai sampel penelitian dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode pretest-posttest untuk melihat hasil tindakan terhadap pengaplikasian metode demonstrasi degan media youtobe melalui hasil nilai belajar siswa, observasi dan dokumentasi untuk mengumpulkan informasi tentang seberapa baik penerapat metode demontrasi dengan media youtube dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Hasil pre-test dan post-test yang diberikan kepada 31 responden berdasarkan interval 75%-100% menunjukkan bahwa penggunaan metode demontrasi dengan memadukan media youtube ini sangat baik dengan persentase SKI 80.09% Al-Qur’an Hadis 100% Fiqih 100% Akidah Akhlak 93.54%. 2) Analisis uji-t sampel berpasangan dengan temuan t-hitung > t-Tabel (SKI 7.106/Al-Qur’an Hadis 10.147/Fiqih 9.296/Akidah Akhlak 6.778 > 2.0423) dan sig. (2-tailed) sebesar sebesar 0,000 atau < 0,05 maka ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan demonstrasi tanpa menggunakan media youtube maupun menggunakan media Youtube didalam mata pelajaran pendidikan agama Islam. 3) Analisis uji-f didapatkan nilai f SKI 10.231 Al-Qur’an Hadis 26.869 Fiqih 13.310 Akidah Akhlak 29.081 lebih dari nilai f tabel sebesar 4.19 dengan tingkat signifikan 0,000 atau, < 0,05 maka secara berpengaruh metode demontrasi dengan media youtube secara signifikan terhadap pendidikan agama Islam. ENGLISH: The demonstration method is a method in which an educator explicitly demonstrates something, which is then imitated by students so that the knowledge or skills displayed are more easily remembered by each student. Youtube media is a service that provides videos provided by Google where users can access videos at will for free. The purpose of this study was to determine whether the use of demonstration methods using Youtube media in Islamic religious education subjects affects the learning gains of students in class XI MIPA IV MAN 1 Tuban. In this study, researchers used a quantitative approach of Pre-Experimental type with The One Group Prettest-Posttest Design. The population in this study were students of class XI MIPA IV MAN 1 Tuban. A total of 31 students of class XI MIPA IV were selected as research samples with purposive sampling technique. This research uses the pretest-posttest method to see the results of the action on the application of the demonstration method with YouTube media through the results of student learning scores, observation and documentation to collect information about how well the application of the demonstration method with YouTube media in Islamic religious education subjects. The results of this study indicate that 1) The results of the pre-test and post-test given to 31 respondents based on the 75%-100% interval show that the use of the demonstration method by combining YouTube media is very good with a percentage of SKI 80.09% Al-Qur'an Hadith 100% Fiqh 100% Akidah Akhlak 93.54%. 2) Paired sample t-test analysis with the findings of t-count> t-Table (SKI 7.106 / Al-Qur'an Hadith 10.147 / Fiqh 9.296 / Akidah Akhlak 6.778> 2.0423) and sig value. (2-tailed) of 0.000 or <0.05, it is concluded that there is a significant difference between the application of demonstration without using Youtube media and using Youtube media in Islamic religious education subjects. 3) The f test analysis obtained the value of f SKI 10.231 Al-Qur'an Hadith 26.869 Fiqh 13.310 Akidah Akhlak 29.081 is greater than the value of f table 4.19 with a significant level of 0.000 or, <0.05, then there is an effect of the demonstration method with Youtube media significantly on Islamic religious education subjects. ARABIC: منهج التعليم التوضيحي هو منهج يقوم فيها المعلم بتوضيح شيء ما، ثم يكراّره الطلاب ليتذكر كل طالب المعرفة المعروضة بسهولة. وسائل يوتيوب هو المنصات تمدّ مقاطع فيديو تقدمها غوغل حيث يمكن للمستخدمين الوصول إلى مقاطع الفيديو كما يرغبون فيها مجانًا. الهدف من هذا البحث هو لمعرفة تأثير منهج التعليم التوضيحي بااستخدام وسائل اليوتيوب في تعليم مادة التربية الإسلامية للصف الحادي عشر MIPA IV في المدرسة العالية الحكومية 1 توبان. استخدم الباحث في هذا البحث المنهج الكمي قبل التجريبي (Pre-Eksperimental) مع التصميم The One Group Prettest-Posttest Design. كان المستجيبون في هذه البحث من الطلاب في الصف الحادي عشر MIPA IV في المدرسة العالية الحكومية 1 توبان. تم اختيار 31 طالبًا من طلاب الصف الحادي عشر MIPA IVكعينات بحثية باستخدام تقنية أخذ العينات الهادفة (purposive sampling). استخدم الباحث طريقة الاختبار القبلي والبعدي لمعرفة نتائج الإجراءات المتعلقة بتطبيق منهج التعليم التوضيحي باستخدام وسائل يوتيوب من خلال نتائج درجات تعلم الطلاب والملاحظة والتوثيق لجمع معلومات حول مدى فعّالية تطبيق منهج التعليم التوضيحي باستخدام وسائل يوتيوب في مادة التربية الإسلامية. أما نتائج هذا البحث فهو 1) أنّ نتائج الاختبار القبلي والاختبار البعدي لـواحد وثلاثين مستجيباً على فترات 75٪ -100٪ تدلّ أن استخدام منهج التعليم التوضيحي بوسائل يوتيوب جيد جدًا مع نسبة لمادة تاريخ الإسلام 80,09٪ ولمادة القرآن والحديث 100٪ ولمادة الفقه 100٪ ولمادة العقيدة والأخلاق 93.54٪. 2) تحليل اختبار لعينة "ت" مقترنة مع نتائج حساب "ت" 0,05 فيمكن الإستنتاج أن هناك اختلافاً ذا دلالة إحصائية بين تطبيق منهج التعليم التوضيحي بدون استخدام وسائل يوتيوب وبين تطبيقها باستخدام وسائل يوتيوب في مادة التربية الإسلامية. 3) لتحليل اختبار f حصل على نتيجة f تاريخ الإسلام 10.231 مادة القرأن والحديث 26.869 مادة الفقه 13.310 مادة العقيدة والأخلاق 29.081 أعلى من قيمة f 4.19 بمستوى دلالة 0.000 أو> 0.05. لذا فإن منهج التعليم التوضيحي باستخدام وسائل يوتيوب له تأثير كبير لتعليم مادة التربية الإسلامي

    Analisis Penerapan Personal Selling Pada Usaha Supplier (Studi Pada Bangga Supplier Di Kota Malang)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan terkait dengan strategi personal selling, menganalisis strategi promosi personal selling usaha Bangga Supplier dan memberikan usulan strategi promosi personal selling. Dasar dari perumusan strategi personal selling yang digunakan adalah kondisi internal usaha dan preferensi pasar. Obyek dalam penelitian ini adalah Bangga Supplier yang merupakan usaha supplier di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, perolehannya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa (1) Strategi promosi personal selling yang dilakukan oleh Bangga Supplier masih memiliki beberapa permasalahan, (2) Terdapat sedikit perbedaan antara preferensi konsumen dan calon konsumen dengan strategi promosi personal selling Bangga Supplier saat ini, (3) Permasalahan pada pada tahap pendekatan, tahap presentasi dan demonstrasi, tahap mengatasi keberatan, tahap penutupan, tahap tindaklanjut dan pemeliharaan, (4) Strategi promosi personal selling yang dapat dilakukan adalah pada tahap pendekatan (meningkatkan rasa percaya diri), tahap presentasi (memperhatikan durasi presentasi), tahap mengatasi keberatan (mengenali keberatan yang tersembunyi), tahap penutupan (memberikan calon konsumen jeda waktu), tahap tindak lanjut (meluangkan waktu menanyakan kepastian kerjasama dan tetap menjaga hubungan baik), serta digencarkan dalam melakukan kegiatan pemasaran personal selling

    Upaya Penanggulangan Banjir dengan Menerapkan Beton Non Pasir Untuk Sumur Resapan di RT. 04/RW. 02 Kelurahan Beji Timur Depok

    Full text link
    Kelurahan Beji Timur memiliki wilayah topografi dataran rendah bergelombang dengan kemiringan sampai 20 %, sehingga terdapat daerah cekungan. Jika intensitas hujan cukup tinggi, daerah cekungan ini sering kebanjiran. Penyebabnya antara lain adanya kiriman air dari daerah yang lebih tinggi. Sementara tanah sebagai peresapan air banyak yang sudah tertutupi oleh beton dan aspal akibat semakin padatnya pemukiman penduduk.  Air dalam jumlah yang banyak dan deras yang tidak bisa tertampung lagi oleh drainase menggenang dan mengakibatkan banjir dan hal ini terjadi setiap tahun. Tentu saja banjir sangat merugikan bagi masyarakat yang bermukim di daerah itu. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mencoba berpartisipasi menanggulangi banjir dengan membuat sumur resapan. Sumur resapan memberikan banyak keuntungan antara lain mengurangi aliran permukaan dan mencegah terjadinya genangan air, mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air tanah. Sumur resapan ini menggunakan material beton non pasir yang merupakan inovasi teknologi beton ringan. Beton non pasir yang bersifat mudah dilalui air karena tidak menggunakan agregat halus (pasir) sangat cocok digunakan sebagai material untuk sumur resapan. Sumur resapan yang akan dibuat sebanyak 3 (tiga) buah dan mempunyai diameter 100 cm. Lokasi yang dipilih untuk penempatannya adalah daerah yang lebih tinggi dari daerah cekungan, dan merupakan daerah tangkapan hujan yaitu RT 04/RW 02 Kelurahan Beji Timur. Sehingga dengan dibuatnya sumur resapan diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir dan dapat menjaga persediaan air tanah pada waktu musim kemarauKelurahan Beji Timur memiliki wilayah topografi dataran rendah bergelombang dengan kemiringan sampai 20 %, sehingga terdapat daerah cekungan. Jika intensitas hujan cukup tinggi, daerah cekungan ini sering kebanjiran. Penyebabnya antara lain adanya kiriman air dari daerah yang lebih tinggi. Sementara tanah sebagai peresapan air banyak yang sudah tertutupi oleh beton dan aspal akibat semakin padatnya pemukiman penduduk.  Air dalam jumlah yang banyak dan deras yang tidak bisa tertampung lagi oleh drainase menggenang dan mengakibatkan banjir dan hal ini terjadi setiap tahun. Tentu saja banjir sangat merugikan bagi masyarakat yang bermukim di daerah itu. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mencoba berpartisipasi menanggulangi banjir dengan membuat sumur resapan. Sumur resapan memberikan banyak keuntungan antara lain mengurangi aliran permukaan dan mencegah terjadinya genangan air, mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air tanah. Sumur resapan ini menggunakan material beton non pasir yang merupakan inovasi teknologi beton ringan. Beton non pasir yang bersifat mudah dilalui air karena tidak menggunakan agregat halus (pasir) sangat cocok digunakan sebagai material untuk sumur resapan. Sumur resapan yang akan dibuat sebanyak 3 (tiga) buah dan mempunyai diameter 100 cm. Lokasi yang dipilih untuk penempatannya adalah daerah yang lebih tinggi dari daerah cekungan, dan merupakan daerah tangkapan hujan yaitu RT 04/RW 02 Kelurahan Beji Timur. Sehingga dengan dibuatnya sumur resapan diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir dan dapat menjaga persediaan air tanah pada waktu musim kemara

    RANCANG BANGUN MEJA KALIBRASI 3 DOF DENGAN PENGATURAN SUDUT SEMI OTOMATIS BERBASIS ARDUINO SEBAGAI PENUNJANG PERANGKAT 3D SCANNER

    Full text link
    ABSTRACT3D scanner calibration process is the process of positioning the camera against the reference coordinates. Position the camera against this coordinate which will be used as a reference as a measurement of objects during the scanning process takes place. Calibration is done manually by adjusting the angle of rotation, the angle of the slope and the height of the calibration board in accordance with the position instructed in the software. Determination of rotation angle, slope angle and the height of the calibration board is considered less efficient because of the many movements performed.Seeing these problems then needed a tool of the calibration process in the form of a tilting swivel table that is able to adjust the angle of rotation, the angle of the slope and the distance of height with the control settings. Tilt turntable made 3 DOF, according to calibration requirement. The control system uses inputs in the form of a compass sensor for rotation, gyro sensor for slope and ultrasonic sensor for arduino mega archiino-controlled height with DC motor drive. The movement of a DC motor is adjusted to meet the needs of the angle of the calibration process and the need for scanning process angles. The change in turn angle can not be fulfilled due to failure to read data on the compass sensor. Change angle of inclination every 1º with tolerance ± 1 ° and change of height distance every 1cm with tolerance ± 1cm. A tilt rotating table top is made of a long rectangle each side that has a size of 40 [cm] and the size of the table is not bigger than 60 x 60 x 100 [cm] with a maximum load is 1 [kg]Keywords: 3D Scanner, Calibration, Tilting Rotary TableABSTRAKProses kalibrasi 3D scanner merupakan proses penentuan posisi kamera terhadap koordinat referensi. Posisi kamera terhadap koordinat ini yang nantinya akan dijadikan acuan sebagai pengukuran benda saat proses pemindaian berlangsung. Kalibrasi dilakukan secara manual dengan mengatur sudut putaran, sudut kemiringan serta jarak ketinggian papan kalibrasi sesuai dengan posisi yang diintruksikan pada software. Penentuan sudut putar, sudut kemiringan serta jarak ketinggian papan kalibrasi ini dinilai kurang efisien karena banyaknya gerakan yang dilakukan.Melihat permasalahan tersebut maka dibutuhkan alat bantu proses kalibrasi berupa meja putar kemiringan yang mampu mengatur sudut putaran, sudut kemiringan serta jarak ketinggian dengan pengaturan kontrol. Meja putar kemiringan dibuat 3 DOF, sesuai dengan kebutuhan proses kalibrasi. Sistem kontrolnya menggunakan input berupa sensor kompas untuk putaran, sensor gyro untuk kemiringan dan sensor ultrasonic untuk ketinggian yang diatur mikrokontroller arduino mega dengan penggerak motor DC. Pergerakan motor DC diatur agar memenuhi kebutuhan sudut proses kalibrasi serta kebutuhan sudut proses pemindaian. Perubahan sudut putar tidak dapat terpenuhi karena gagalnya pembacaan data pada sensor kompas. Perubahan sudut kemiringan dikendalikan setiap 1º dengan toleransi ± 1° dan perubahan jarak ketinggian dikendalikan setiap 1cm dengan toleransi ± 1cm.Kata Kunci: 3D Scanner, Kalibrasi, Meja putar kemiringa
    corecore