1,721,928 research outputs found
ANTARA MIMPI DAN VALIDASI: ANALISIS PENGALAMAN KEAGAMAAN SYEKH SHOLAHUDDIN FAKHRY PERSPEKTIF WILLIAM JAMES
This study aims to discuss the religious experiences experienced by Sheikh Sholahuddin Fakhry based on the thoughts of William James. This research method is qualitative through literature study and content analysis. The results and discussion of this study include the religious experience of Sheikh Sholahuddin Fakhry, the theory of religious experience according to William James, and the validation of Sheikh Sholahuddin Fakhry's religious experience based on the thoughts of William James. This study concludes that Sheikh Sholahuddin Fakhry's religious experience fulfills three criteria of truth according to William James, namely direct understanding, philosophical plausibility, and moral usefulness
KLASIFIKASI AKTIVITAS FISIK BERBASIS DATA ACCELEROMETER ACTIVPAL DAN ACTIGRAPH: Metode Analisis dengan Machine Learning
Abstrak
Aktivitas fisik secara teratur dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan pada semua golongan usia. Saat ini sudah banyak penelitian terkait pengukuran aktivitas fisik yang diakukan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) salah satunya menggunakan machine learning dalam mengklasifikasi aktivitas fisik. Studi ini bertujuan menganalisis klasifikasi aktivitas fisik menggunakan machine learning dengan sumber data accelerometer ActivPAL dan ActiGraph GT3X. Partisipan dalam penelitian ini 105 siswa Sekolah Menengah Atas berusia antara 17-19 Tahun. Penelitian ini menggunakan algoritma Machine learning Decision tree. Hasil analisis data menunjukan akurasi sebesar 56,25% pada instumen ActivPAL dan 93,33% pada instrumen ActiGraph. Performa akurasi decision tree sangat baik dalam mengklasifikasi aktivitas fisik yang bersumber dari data accelerometer ActiGraph dibandingkan dengan accelerometer ActivPAL. Selain waktu aktivitas fisik dan sedentary, jenis kelamin merupakan predictor lain untuk mengklasifikasi aktif atau tidaknya seseorang
Korelasi Kurikulum Pondok Pesantren DARUSSALAM Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Di MA SHOLAHUDDIN
Penyelenggaraan pola pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren di Madrasah Aliyah Sholahuddin Kerangkulon Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, menjadi alasan peneliti mengambil judul “Korelasi Kurikulum Pondok Pesantren Darussalam Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Sholahuddin Kerangkulon Wonosalam Demak Tahun 2019†dengan harapan kajian ini dapat dipakai bahan pemikiran untuk mengembangkan pola Korelasi Kurikulum Madrasah Dan Pondok Pesantren dalam keberhasilan penyampaian Pendidikan Agama Islam dan penanaman Akhlakul Karimah di lembaga pendidikan tersebut. Jenis penelitian yang dimaksudkan disini adalah jenis penelitianlapangan (Field Research). Yang dimaksud dengan jenis penelitian lapangan ialah penelitian yang dilakukan di lapangan (kancah) atau di medan terjadinya gejala-gejala, tidak berdasarkanliteratur. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Dari perhitungan dapat diketahui bahwa Korelasi Kurikulum Pondok Pesantren serta Pengaruhnya terhadap Prestasi Belajar Agama Islam di MA Sholahuddin karena dari hasil perhitungan menunjukan bahwa anakpesantren yang sekolah di MA Sholahuddin itu nilainya bagus dibuktikan dengan hasil perhitungan positif, ini menunjukan bahwa ada korelasi positif antara kurikulum pondok pesantren terhadap mata pelajaran PAI di MA SholahuddinKata Kunci: Korelasi, Madrasah, Prestasi, peneltian, kuantitati
Revitalisasi Nilai-nilai Musyawarah pada Mahasiswa Uns (Studi Komparatif antara Pmii Komisariat Kentingan dan Kammi Komisariat Sholahuddin Al-ayyubi)
The research aims to know: (1) the implementation of musyawarahin campus extra organization in PMII Komisariat Kentingan and KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi; (2) the inhibitor and incentive factors in the revitalization of musyawarah values which are done byPMII Komisariat Kentingan and KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi: (3) the revitalization strategy of musyawarah values byPMII Komisariat Kentingan and KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi.This research used qualitative research method and case study research approach. Sampling technique which was used was purposive sampling. The technique of collecting data was through observation, interview and documentation. The data validity used triangulation data and triangulation method. The data analysis technique which was used was interactive analysis model include data collection, data reduction, data presentation and conclusion.The research findings show that (1) The implementation that was done in both organizations have shown the efforts in performing musyawarah values by doing a program or activity like discussion, meeting implementation and chairman election. The specific implementation which was done byPMII Komisariat Kentingan was by forum contract in mapabaand LSO discussion, meanwhile the specific implementation which was done by KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubiwas through TEKAD and Daurah Marhalah. (2) the inhibitor factors in musyawarah values revitalization generally cover:Lack of confidence,lack of reading habits, time problem,the administrators and members are busy, study oriented and negative feels toward campus extra organization. The incentive factors inPMII Komisariat Kentingan cover, Human Resources, interesting materials, good relations with outsidersand support from the lecturer. The incentive factors in KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubicover: spirit, interesting topics, high criticality, good adaptation and alumnus who contribute. (3) The strategies which were done byPMII Komisariat Kentingancover: a) Faculty discussion; b) Reviving kader; c) Forming a community; d) Inserting humor in the forum; e) Utilizing da'wah field with cultural approach in religion and education; f) PKM corner; g) Absorbing aspiration; h) Training of basic and aswaja; i) Focus Group Discussion (FGD).Meanwhile, the strategies which were done by KAMMI Komisariat Sholahuddin Al-Ayyubi cover: a) Trial program and BPO socialization; b) Dwi pekanan discussion; c) MK Khos and MK Klasikal; also e) Making creation
Retorika Dakwah Guru Ammy Sholahuddin Di Channel Youtube Barkatul Musthofa Official Kota Banjarbaru
Pada era digital, sosial media seperti youtube menjadi salah satu sarana dakwah
yang efektif dan memiliki jangkauan yang luas. Guru Ammy Sholahuddin sebagai
pendakwah atau da’i mampu mengkolaborasikan penyampaian materi dakwah
dengan gaya yang khas, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa
gaya retorika dakwah yang digunakan oleh Guru Ammy Sholahuddin dalam
menyampaikan pesan – pesan dakwah melalui channel youtube Barkatul Musthofa
official di kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif, dan merupakan penelitan pustaka (library research). Data
diperoleh melalui observasi terhadap tiga konten video terpopuler dari Channel
tersebut, serta dokumentasi yang mendukung. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan teori retorika dari Aristoteles, khususnya pada aspek style (Gaya)
yang mencakup pemilihan bahasa berdasarkan kata, nada, kalimat, dan gerak tubuh
yang didukung oleh konsep Gorys Keraf. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa
Guru Ammy Sholahuddin menggunakan berbagai gaya retorika seperti gaya bahasa
tidak resmi dan percakapan, gaya bahasa berdasarkan nada sederhana dan
menengah, gaya bahasa berdasarkan kalimat antitetis dan repitisi serta komunikasi
non – verbal gerak tubuh seperti ekspresi wajah, sikap, pakaian yang mudah
diterima oleh jamaah sebagai data pelengkap. Dengan demikian, dakwah yang
disampaikan melalui media digital dapat tetap mempertahankan nilai keislaman,
sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat moder
Desain Taman Edukasi berbasis Aktivitas Pelajar di Sekolah Dasar Islam Terpadu Sholahuddin Bogor
Sekolah Dasar Islam Terpadu Sholahuddin merupakan sekolah yang terletak
di kawasan perkotaan padat penduduk di Kota Bogor, menyebabkan kurang
kondusifnya lingkungan pembelajaran. Tujuan utama dari penelitian ini adalah
untuk menciptakan suatu lingkungan sekolah yang mampu mengakomodasi
kegiatan siswa dan mampu memberi pengaruh baik pada performa akademi siswa
sehingga siswa dapat terhindar dari stress yang ditimbulkan akibat lamanya waktu
yang dihabiskan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti
keadaan lanskap dan manfaat di kawasan sekolah yang dipengaruhi oleh aktivitas
penggunanya. Metode yang digunakan pada penelitian ini di antaranya yaitu
survei lapang, kegiatan analisis, sintesis, preliminary desain, dan desain. Kegiatan
survei lapang dilaksanakan untuk memperoleh data primer dan untuk mengetahui
kegiatan serta kebutuhan siswa terhadap lingkungan sekolah. Hasil dari penelitian
ini berupa siteplan yang dilengkapi dengan gambar potongan tampak dan detil
penjelasannya. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi rekomendasi desain bagi
Sekolah Dasar Islam Terpadu Sholahuddin sehingga mampu menciptakan
kawasan sekolah yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan siswa sekolah
Penentuan interval perawatan mesin produksi untuk meningkatkan availability dengan analisis keandalan/ Sholahuddin
65 hal.; 30 c
Kepemimpinan dakwah KH. M. Sholahuddin Humaidullah dalam meningkatkan kualitas santri di pondok pesantren salaf APIK Kaliwungu Kendal
Sebelum Indonesia merdeka, lembaga Pesantren telah hadir lama di Indonesia, dimulai dari masjid sebagai pusat pembelajaran agama. Peningkatan kualitas santri di Pondok Pesantren Salaf APIK di Kota Kendal dijamin melalui peran utama pemimpin pondok sebagai agen perubahan. Proses ini melibatkan perbaikan dalam pengembangan kelembagaan, program, personel, sarana prasarana, dan perubahan sistemik. Pemimpin Pondok Pesantren, dalam hal ini KH. M. Sholahuddin Humaidullah, diharapkan dapat menciptakan santri yang memiliki kualitas tinggi dan pengetahuan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini menggali peran kepemimpinan dakwah KH. M. Sholahuddin Humaidullah dalam meningkatkan kualitas santri di Pondok Pesantren Salaf APIK Kaliwungu dan strategi yang diterapkan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepemimpinan dakwah KH. M. Sholahuddin Humaidullah dalam meningkatkan kualitas santri di Pondok Pesantren Salaf APIK Kaliwungu dan untuk mengetahui strategi kepemimpinan dakwah yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menggunakan triangulasi data untuk memastikan keabsahan informasi.
Strategi kepemimpinan KH. M. Sholahuddin Humaidullah secara efektif melibatkan pendekatan yang bersifat halus, pembiasan untuk mengarahkan santri pada nilai-nilai keislaman, pemberian motivasi melalui komunikasi lisan yang inspiratif, dan pelatihan ceramah (Bil Khitobah) untuk meningkatkan keterampilan dakwah santri. Prinsip strategi kepemimpinan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan implikasi atau dampak diintegrasikan dengan baik dalam setiap tahapan strategi yang diterapkan. Analisis SWOT mengungkapkan kekuatan dan peluang strategi dakwah, juga mengidentifikasi tantangan dan ancaman yang perlu diatasi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman kepemimpinan dakwah di lingkungan pesantren dan memberikan dasar untuk pengembangan strategi kepemimpinan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas santri dan memberikan dampak positif pada masyarakat
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
