1,727,807 research outputs found

    APLIKASI PENGELOLAAN STOK BARANG MENGGUNAKAN ZXING QR-CODE PADA ANDROID STUDI KASUS APOTEK SETYA BUDI

    No full text
    Aplikasi Stok Apotek Setya Budi merupakan aplikasi android yang digunakan untuk membantu pengelolaan stok di Apotek Setya Budi. Dimana dalam prakteknya, aplikasi stok android ini digunakan untuk mempercepat memasukkan dan mengeluarkan barang. Sementara terdapat sisi server yang digunakan untuk melihat laporan stok mutasi, laporan kartu persediaan barang maupun melakukan transaksi pemasukkan dan pengeluaran barang yang lebih rinci. Dalam penelitian aplikasi ini, digunakan teknologi Zebra Crossing atau sering disebut dengan ZXING. Teknologi ini merupakan sebuah library open-source multi-format 1D/2D barcode image processing yang diimplementasikan pada Java, dengan port untuk bahasa lain. Hasil dari skripsi ini adalah dibangunnya aplikasi android pengelolaan stok barang di Apotek Setya Budi dengan mengimplementasikan library ZXING untuk membantu proses pemasukkan dan pengeluaran barang dari dan ke gudang yang digunakan untuk mengetahui data mutasi, membantu mengetahui stok barang serta mengetahui data pemasukkan dan pengeluaran barang di Apotek Setya Budi. Kata kunci : ZXING, JSON, CodeIgniter, FIF

    Tari Berthema"Setya Hapeas Rubeda"

    No full text
    Tari Berthema"Setya Hapeas Rubeda" Penyaji: Martini, Ujian penyajian tugas akhir jur, tari, Pendapa ISI Surakart

    Konstruksi Berita Setya Novanto di Harian Kompas (Analisis Framing Pemberitaan Setya Novanto dalam Kasus Korupsi KTP Elektronik di Harian Kompas)

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Konstruksi Berita Setya Novanto di Harian Kompas (Analisis Framing Pemberitaan Setya Novanto dalam Kasus Korupsi KTP elektronik di Harian Kompas).” Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana surat kabar harian Kompas mengontruksi berita mengenai pemberitaan pembatalan status tersangka Setya Novanto dan penetapan sebagai tersangka serta penangkapan Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP-el dan untuk mengetahui keberpihakan surat kabar harian Kompas dalam pemberitaannya. Penelitian ini menggunakan teori-teori Komunikasi Massa, faktor-faktor yang mempengaruhi isi berita dan analisis Framing. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Framing model Robert Entman. Objek dari penelitian ini adalah Pembatalan status tersangka serta Penetapan dan Penangkapan Setya Novanto sebagai tersangka kasus Korupsi KTP-el sedangkan subjek penelitian ini adalah surat kabar Harian Kompas. Terdapat sebanyak dua belas berita yang diteliti. Analisis Framing model Robert Entman menekankan seleksi isu dan penonjolan aspek tertentu dari suatu isu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya keberpihakan Harian Kompas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi yang merupakan pihak yang berlawanan dengan Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP elektronik ini dapat dilihat dari hasil analisis pembingkaian yang dilakukan oleh harian Kompas lebih menonjokan KPK daripada Setya Novanto dalam kasus ini. Hal tersebut dapat dilihat dari penempatan berita, pemilihan kata-kata yang digunakan, pemilihan narasumber yang diwawancarai, isu yang ditonjolkan, dan foto pendukung berita.The entitled of this reaserch is “News Construction of Setya Novanto on The Daily Newspaper Kompas (Framing Analysis on the news of Setya Novanto on electronic indentity card corruption case in the Daily Newspaper Kompas). The aim of this study is to determine how was Kompas Daily framing the news regarding the news of the cancellation of suspect status Setya Novanto and determination as a suspect and arrest of suspects Setya Novanto on electronic indentity card corruption case and then to know the aligment of the Daily Newspaper Kompas in the news. Theories of Mass Communication, the factors that influence the news content and framing analysis model by Robert Entman. The object of this study was the cancellation of suspect status Setya Novanto and determination as a suspect and arrest of suspects Setya Novanto on electronic indentity card corruption case. While the subject of this study is the Daily Newspaper Kompas. Twelve news are investigated by using framing analysis Robert Entman thet emphasize the issue selection and outgrowth of certain aspects from an issue. The result of this study shows that there is an indication of the alignment of Kompas daily to the corruption eradication commission which is the opposite of Setya Novanto on electronic indentity card corruption case. The alignments can be seen from the results of framing analysis that is conducted by Kompas Daily that further highlight the corruption eradication commission that Setya Novanto. The highlight can be seen from the placement, the selction of resource persons interviewed, the diction used, the issues and pictures that support the news.Skripsi Sarjan

    Aransemen Lagu Caping Gunung Dalam Grup Campursari Setya Hati

    Get PDF
    Keberadaan Setya Hati di desa Singosaren Banguntapan Bantul Yogyakarta, memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat Yogyakarta pada bidang seni campursari. Grup Setya Hati pada awalnya bernama Bondo Aji. Grup Bondo Aji bubar eiring berjqlan.nya waktu dan diganti dengM nama Setya Bati, Grup Setya Hati dalam mengaransemen lagu-lagu campursari, termasuk lagu Caping Gunung, dilakukan melalui berbagai tahapan yaitu melakukan persiapan sebelum latihan seperti menyiapkan instrumen yang akan dipergunakan serta menyiapkan berbagai kebutuhan untuk instrumen elektrik seperti bas, keyboard, dan gitar. Proses latihan yang dilakukan sangat serius, cepat, dan teliti dahm setiap pencarian ide musikalnya.Hasil aransemen Grup Setya Hati cenderung lebih bebas, tidak berpatokan pada garap tradisi. Ciri khas lainnya adalah mengaransemen lagu tanpa mengubah syair dan lagu aslinya. Oalam penggarapan lagu, Setya Hati menonjolkan banyak andegan di setiap gongan, isen-isen, irama lebih sigrak atau tempo lebih cepat dari lagu aslinya. Lagu Caping Gunung digarap oleh Setya Hati bernuansa musik Barat, seperti pop, bossas, dan dangdut jaipong, serta dinyanyikan oleh putra dan putri secara bergantian. Selain itu, Setya Hati cenderung lebih banyak menggunakan kendang jaipong dari pada menggunakan kendang Jawa (batangan). Adanya peralatan yang mendukung, dan keterampilan dari masing-masing personil yang cepat dalam melakukan latihan, merupakan bagian dari keberhasilan garapannya. Selain itu, keberadaan Doyok Wardoyo sebagai pengendang sekaligus penggarap, memberikan warna terhadap hasil garapan lagu campursari dalam Grup Setya Hati

    Aransemen lagu caping gunung dalam grup campusari Setya Hati

    No full text
    Dalam tulisan ini disebutkan bahwa hasil aransemen Grup Setya Hati cenderung lebih tegas, tidak berpatokan pada garap tradisi. Ciri khas lainnya adalah mengaransemen lagu tanpa mengubah syair dan lagu aslinya. Dalam penggarapan lagu, Setya Hati menonjolkan banyak andegan di setiap gongan, isen-isen, irama lebih sigrak atau tempo lebih cepat dari lagu aslinya. Lagu caping gunung digarap oleh Setya Hati bernuansa musik barat, seperti pop, bossas, dan dangdut jaipong, serta dinyanyikan oleh putra dan putri secara bergantian. Selain itu, Setya Hati cenderung lebih banyak menggunakan kendang jaipong daripada kendang Jawa (batangan)

    Setya

    No full text
    Karya tari yang berjudul "Setya" ini adalah garapan tari yang bertemakan "keteguhan" Bisma akan sumpahnya. Adapun kisah ini terdapat dalam cerita Mahabharata bagian Adiparwa, yaitu bagian yang mengandung asal-usul keturunan keluarga Barata. Alur cerita dalam karya tari ini hanya merupakan pendorong untuk menuangkan emosi, imajinasi dan ide. Yang menjadi fokus garapan adalah kejadian/suasana dari cerita yang ditampilkan, tanpa menghadirkan kronologi kejadian yang ada dalam cerita itu. Penojolan penari tertentu yang seolah-olah menggambarkan kehadiran seorang tokoh dalam cerita, dimaksudkan tidak sebagai figur tokoh yang sebenarnya, melainkan hadir mewakili sifat, jiwa, suasana dan kejadian yang ada pada diri tokoh yang diekspresikan

    Pemberitaan Serangan Balik Setya Novanto Kepada KPK Pada Tribunnews.com (Analisis Framing Ronert M. Entman mengenai Serangan Balik Setya Novanto pada Tribunnews.com Edisi 7 November 2017)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberitaan ��serangan balik�� Setya Novanto kepada KPK pada Tribunnews.com. Untuk mengetahuinya, peneliti menggunakan empat kategori yang dijadikan sub fokus yaitu pendefinisian masalah, memperkirakan penyebab masalah, membuat keputusan moral, dan menekankan penyelesaian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan metodologi kualitatif dengan model analisis framing Robert N. Entman. Model ini digunakan untuk mengetahui bagaimana media massa mengkonstruksikan suatu realitas. Pendefinisian masalah dalam pemberitaan ��Serangan Balik�� Setya Novanto kepada dua pimpinan KPK menjadi perbincangan dalam portal berita Tribunnews.com. Masalah ini merupakan sebuah kasus hukum dalam pemberitaan Tribunnews.com. Karena upaya Setya Novanto melaporkan dua pimpinan KPK Agus dan Saut ke Bareskim Polri. Agus dan Saut dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan membuat surat palsu dan menyalahgunakan wewenang membuat masalah ini semakin panjang dan akan dikasuskan kembali ke pengadilan. Memperkirakan penyebab masalah pmberitaan ��serangan balik�� Setya Novanto kepada KPK pada Tribunnews.com adalah Awal masalah muncul karena Frederich Yunadi membantah adanya sprindik (Surat Perintah Penyidikan) dan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) atas nama Setya Novanto. Membuat keputusan moral yang disampaikan oleh Tribunnews.com, bahwa berita yang diturunkan oleh Tribunnews.com hanyalah sebuah bentuk polemik dari Setya Novanto dengan dua pimpinan KPK yaitu Agus Rahardjo dan Saut Situmorang. Disini Setya Novanto tidak terima dengan surat yang dilayangkan oleh KPK mengenai Surat Perintah Penyidikan atas nama Setya Novanto yang berakibat dilarangnya Setya Novanto ke luar negeri oleh KPK. Menekankan penyelesaian yang dilakukan dalam pemberitaan ini adalah dilakukannya penyidikan kepada kedua petinggi KPK Agus Rahardjo dan Saut Situmorang. Penyidikan ini sebagai penyelesaian dari kasus penyerangan balik yang dilakukan oleh Setya Novanto karena dugaan penyalahgunaan wewenang yang telah dilakukan oleh kedua petinggi KPK tersebut terhadap Setya Novanto. Kesimpulan Setya novanto melakukan manuever terhadap dua pimpinan KPK sekaligus. Tidak terima atas perlakuan KPK yang membuat surat palsu pelarangan pergi keluar negeri terhadap dirinya, akhirnya setya melaporkan agus dan saut ke bareskrim polri. Atas pelaporan ini citra dari KPK menjadi tercoreng dimata masyarakat indonesia

    KARAKTERISTIK KARYA BATIK LUKIS SETYA DAN BATIK MAHKOTA LAWEYAN SURAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Objek penelitian adalah batik lukis yang ada di Kampung Batik Laweyan yaitu karya Batik Setya dan Batik Mahkota. Penelitian ini menggunakan pendekatan estetika dari A.A.M Djelantik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis interactive model oleh Miles dan Huberman. Pembahasan penelitian Karakteristik Karya Batik Lukis Setya dan Batik Mahkota Laweyan Surakarta ini meliputi: (1) Latar belakang berdirinya Batik Lukis Setya dan Batik Mahkota Laweyan Surakarta (2) Identifikasi proses kreatif dan teknik pembuatan batik lukis (3) Mendeskripsikan Karakteristik batik lukis motif pewayangan dari karya Batik Setya dan Batik Mahkota. Semua data didapatkan melalui studi Pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validasi data yang dilakukan dengan triangulasi dan ketekunan pengamatan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dapat mengetahui dua home industry yang memproduksi batik lukis yang bertema pewayangan, yaitu Batik Setya dan Batik Mahkota. Mengetahui keunikan yang terdapat pada identifikasi proses kreatif, berupa proses pembuatan karya dengan teknik penguasan dan teknik gelap terang. Mengetahui karakteristik batik lukis motif pewayangan dari karya Batik Setya dan Batik Mahkota, yang sudah melalui proses sampling data. Terdapat persamaan dan juga perbedaan karya batik lukis dari kedua home industry di Kampung Batik Laweyan tersebut, keduanya memiliki keunikan dan juga ciri khasnya masing-masing. Kata kunci : Karakteristik, Karya, Batik Lukis, Laweya

    Langgam Setya Asih

    Get PDF
    Langgam Setya Asih dalam upacara resepsi pernikahan digunakan sebagai gendhing selingan. isi syair dari gendhing ini berupa rasa asmara seorang pria yang jatuh hati kepada wanita yang akhirnya keduanya saling mencintai, walaupun kadang kala bertengkar namun keduanya tetap rukun dan bahkan mereka berjanji suka dan duka akan dijalani bersama

    CITRA TUBUH PEREMPUAN DALAM LUKISAN KARYA LUNA DIAN SETYA

    Get PDF
    Subject matters perempuan dalam karya seni lukis terus hadir dalam wacana yang berbeda-beda, wacana yang satu melengkapi dan menguatkan wacana yang lainnya. Tubuh perempuan dalam beragam citra bagaikan magnet yang mendorong pelukis untuk terus menghadirkannya dalam lukisan yang dihasilkannya. Perspektif pelukis laki-laki dan perempuan tentunya berbeda pada saat mengkonstrksi citra perempuan yang diekpose dalam lukisannya. Luna dian Setya merupakan salah satu pelukis perempuan di Surakarta yang terus menghadirkan tubuh perempuan dalam lukisannya dengan beragam citra. Bertolak dari paparan tersebut maka dapat dirumuskan permasalahan penelitian sebagai berikut; 1) Apa yang menjadi latar belakang Luna Dian Setya dalam mengkonstruksi citra tubuh perempuan dalam lukisan?; 2) Citra tubuh perempuan bagaimana yang dihadirkan Luna Dian Setya pada lukisan. Berpijak pada permaasalahan tersebut, penulis menggunakan teori citra untuk mengungkap berbagai citra perempuan yang dihadirkan Luna Dian Setya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat dikemukakan bahwa keinginan Luna Dian Setya dalam menghadirkan tubuh perempuan pada lukisan didorong keinginan untuk mengkontekstualkan berbagai nilai kehidupan dalam cerita rakyat agar relevan dengan semangat jaman sekarang, serta upaya untuk melakukan resistensi dominasi para pelukis laki-laki yang mengangkat tubuh perempuan pada lukisan dalam citra erotis, vulgar dan sensual. Luna Dian Setya pada lukisannya menghadirkan tubuh perempuan yang bercitra keibuan, penyabar, tenang, lembut, penuh kasih sayang
    corecore