116 research outputs found
PENGARUH CASH HOLDING, DEBT TO ASSET RATIO, RETURN ON ASSET, DAN KEPEMILIKAN MANAJERIALTERHADAP MANAJEMEN LABA PADA SEKTOR CONSUMER CYCLICAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2023
Annisa Sulis Setiawati, 2024, Pengaruh Cash Holding, Debt To Asset Ratio, Return On Asset, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Manajemen Laba Pada Sektor Consumer Cyclical Yang Terdaftar di BEI Periode 2019-2023.
Sektor consumer cyclical merupakan sektor barang konsumsi atau sekunder yang mencakup bisnis yang membuat atau mendistribusikan produk dan jasa. Nilai rata-rata Return On Assetpada perusahaan sektor consumer cyclical mengalami kenaikan dan penurunan pada tahun 2019-2023. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Cash Holding, Debt To Asset Ratio, Return On Asset, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Manajemen Laba Pada Sektor Consumer Cyclical Yang Terdaftar di BEI Periode 2019-2023.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini yang di ambil yaitu perusahaan sektor consumer cylical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 151 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling berjumlah 16 perusahaan. Dalam penelitian ini alat analisis menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25 for Windows.
Hasil penelitian ini adalah Cash Holdingberpengaruh terhadap Manajemen Laba, Debt to Asset Ratio berpengaruh terhadap Manajemen Laba, Return on Asset berpengaruh terhadap Manajemen Laba, Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh terhadap Manajemen Laba. Cash Holding, Debt to Asset Ratio, Return on Asset, dan Kepemilikan Manajerial secara simultan berpengaruh terhadap Manajemen Laba.
Kata Kunci: Cash Holding, Debt To Asset Ratio, Return On Asset, Manajemen
Laba
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS DITINJAU DARI MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMPN 2 TULANG BAWANG TENGAH
ABSTRAK
Pengaruh Model Pembelajaran Search, Solve, Create And Share Terhadap Kemampuan Literasi Sains Ditinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik Kelas
VIII Pada Mata Pelajaran IPA Di SMPN 2 Tulang Bawang Tengah
Oleh
Sulis Setiawati Dwi Rahayu
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi sains yang juga rendahnya minat belajar peserta didik akan mata pelajaran IPA. Hal ini disebabkan salah satunya karena proses pembelajaran dalam kelas masih cenderung teacher center, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang efektif sehingga mengakibatkan kurangnya perkembangan kemampuan literasi sains. Sehingga dibutuhkan inovasi baru dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan literasi sains.
Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment, desain penelitian menggunakan Posttest Only Control Groub Desain. Penelitian dilaksanakan diSMPN 2 Tulang Bawang Tengah, dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling dengan 2 kelas yang terdiri Kelas VIII A kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran SSCS dan kelas VIII B kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Pengambilan data berupa tes, dengan menggunakan instrumen soal untuk mengukur literasi sains dan angket untuk mengukur minat belajar, setelah data tes objektif dikumpulkan pengolahannya dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji daya beda, tingkat kesukaran, dan pengecoh.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil hipotesis F1-2 ditolak, F1-3 ditolak, dan F2-3 diterima. Dengan hasil analisis < yang dapat disimpulkan bahwa pada pedelitian ini 1. Terdapat pengaruh model pembelajaran SSCS terhadap kemampuan literasi sains, 2. Terdapat pengaruh minat belajar tinggi, sedang, rendah terhadap kemampuan literasi sain, 3. Tidak ada pengaruh perlakuan model dan kategori minat belajar terhadap kemampuan literasi sains.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Search, Solve, Create And Share (SSCS),
Literasi Sains, Minat Belajar
Wage Dispersion and Equilibrium Search Models: Some Evidence from Italy
This paper provides a structural estimation of an equilibrium search model with on-the-job search and heterogeneity in firms' productivities using a sample of Italian male workers. Results indicate that arrival rates of offers for workers are higher when unemployed than when employed and firms exploit their monopsony power when setting wages. As a result, workers earn far less than their marginal product. The model is then used to study regional labour market differentials in Italy. Wide variation in frictional transition parameters across areas helps to explain persistent unemployment and wage differentials. Copyright 2008 The Author. Journal compilation 2008 CEIS, Fondazione Giacomo Brodolini and Blackwell Publishing Ltd..
Analisis Kesalahan Berbahasa Unsur Ejaan dalam Media Cetak Koran.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan ejaan dalam hal
pemakaian huruf, penulisan kata dan pemakaian tanda baca dalam media cetak koran.
Adapun, media cetak yang penulis jadikan sebagai objek analisis adalah isi berita dan
artikel dalam koran Analisa edisi 25 Agustus 2017.Teknik analisis data dilakukan
dengan teknik pustaka. Pendekatan yang digunakan dalam analisis ini ialah
pendekatan kualitatif, sedangkan jenis analisisnya adalah analisis dokumen. Data
dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif dari segi penyajiannya. Metode isi
dari segi analisis. Hasil analisis berupa kutipan penggalan kalimat berita atau artikel
dan perbaikan kesalahan penggunaan bahasa yang telah dianalisis pada bagian
pembahasan. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kesalahan berbahasa yang
ditemukan dalam media cetak koran Analisa berupa: (a)Pemakaian huruf. Bentuk
kesalahan dalam pemakaian huruf terdiri dari pemakaian huruf, huruf vokal, huruf
kapital, dan huruf miring. (b)Penulisan kata. Bentuk kesalahan dalam penulisan kata
berupa gabungan kata. (c)Pemakaian tanda baca. Bentuk kesalahan dalam
penggunaan tanda baca berupa penggunaan tanda titik, tanda koma, tanda hubung.
Ada beberapa upaya untuk mengatasi kesalahan berbahasa Indonesia dalam media
cetak koran, upaya tersebut adalah peningkatan penguasaan kompetensi kaidah
bahasa Indonesia yang kompleks, peningkatan pengguasaan ejaan bahasa Indonesia
yang baik dan benar, dan peningkatan kesadaran upaya pembinaan dan
pengembangan bahasa Indonesia
Measuring students'assessemnts on university course quality using mixed-effects models
In this work a generalized Item Response Model has been considered in order
to analyze students’ perceived quality of university course. The approach allows the
author to pursue several tasks in the estimation of item and person parameters. Namely:
(i) it allows to jointly model students’ answers to the whole set of indicator items; (ii)
it considers the dimensionality of the items composing the test by explicitly specifying
more than one latent trait; (iii) it evaluates the effect of significant characteristics on students’
perception of the latent traits; (iv) it takes into account the ‘intra-cluster’ variability
which affect ratings at course level. Moreover, by moving from the posterior estimates at
individual and course level, it has been possible to make pairwise comparisons between
courses and students on the bases of their levels of perceived quality
Penggunaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (Kbbi) Dalam Pembelajaran Kosakata Baku Dan Tidak Baku Pada Siswa Kelas IV SD
Kamus adalah sebuah karya yang berfungsi sebagai referensi dan sumber belajar. Kamus pada umumnya berupa senarai kata yang disusun secara alfabetis. Selain itu, disertakan pula informasi mengenai ejaan, pelafalan, kelas kata, makna kata, kadangkala sejarah kata, dan contoh pemakaian kata dalam kalimat. Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah salah satu sumber belajar yang dapat digunakan siswa dan guru dalam pembelajaran kosakata baku dan tidak baku.Ragam bahasa baku dapat dibatasi dengan beberapa sudut pandang, di antaranya: (1) sudut pandang kebakuan bahasa yang digunakan, (2) sudut pandang informasi, dan (3) sudut pandang pengguna bahasa
KOMPOSISI DAN STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON PADA KEDALAMAN YANG BERBEDA DI DANAU DIATAS KABUPATEN SOLOK SUMATERA BARAT
Penelitian tentang komposisi dan struktur komunitas zooplankton pada kedalaman yang berbeda di Danau Diatas, Solok Sumatera Barat telah dilakukan pada bulan April sampai September 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan strukur komunitas zooplankton pada kedalaman yang berbeda di Danau Diatas Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metoda stratified sampling. Sampel dikoleksi pada 3 kedalaman yaitu 0-2 m, 4-6 m dan 8-10 m di empat stasiun. Sampel Zooplankton diambil menggunakan pompa air Alkon dan disaring menggunakan plankton net. Zooplankton yang didapatkan 44 spesies dengan komposisi Protozoa 5 spesies, Rotifera 22 spesies, Cladocera 13 spesies, dan Copepoda 4 spesies. Kepadatan berkisar 1629,4-1903,5 ind/l. Kepadatan tertinggi pada kedalaman 4-6 meter dan terendah pada kedalaman 8-10 meter. Indeks diversitas berkisar 1,35-1,40, Indeks equitabilitas berkisar 0,38-0,40, dan indeks similaritas berkisar 55,7-77,40 %.
Kata kunci: Danau Diatas, Kedalaman, Stratified Sampling, Zooplankto
ASPEK KOHESI KONJUNGSI DALAM WACANA OPINI PADA MAJALAH TEMPO DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Opinion discourse that contained in a rubric of mass media can become an alternative media of bahasa Indonesia learning in schools, especially in opinion discourse material . One of the elements which need to be researched in opinion discourse is cohesion aspect. Cohesive subject of discourse can be determined by grammatical and lexical aspect. Grammatical cohesion aspect is characterized by the conjunction, ellipsis, substitution, and the reference. Lexical cohesion among other aspects of the reiteration and collocation. In order to get maximum results, these studies only focuses on one of grammatical cohesion aspect, i.e. conjunction aspect. Based on the analysis of the data that has been carried out, from 16 opinion discourse, there is 48 paragraph of samples with 95 pairs of adjacent obtained the result that 10 pairs were using grammatical cohesion in the form of the conjunction is around 10.5% and 85 pairs of adjacent sentences that not use the cohesion in the form of the conjunction is about 89,4%. However, it doesn’t mean that the adjecent pair is not cohesive in grammatical basis, considering there were still 3 other factors grammatical cohesion forming beside the conjunction, i.e., reference, substitution and ellipsis
The Phenomenon of Using the Word Anjing as a Slang Word for in Daily Communication of Teenagers in Jakarta: A Study of Language and Culture
Teenagers play an important role in the development of slang words. Words that were once considered very harsh when spoken in public were now common among teenagers. This study used a qualitative method with a descriptive approach. The main benefit of the results of this study was to provide knowledge about the development of teenage slang today so that educators and parents can further encourage their children to use language that is good and has positive nuances so that they can create a good language culture in social life. Based on the research findings, the words anjay, anjas, anjir, anjrit, jing/njing, and nying are derived from the root word ‘anjing’ (dog) which were softened by sound. Based on the results of the analysis, the seven slang words were often used by adolescents to express admiration, surprise, and resentment or anger.
Keywords: Slang Words, Anjing, Teenagers, Communication/Teenagers play an important role in the development of slang words. Words that were once considered very harsh when spoken in public were now common among teenagers. This study used a qualitative method with a descriptive approach. The main benefit of the results of this study was to provide knowledge about the development of teenage slang today so that educators and parents can further encourage their children to use language that is good and has positive nuances so that they can create a good language culture in social life. Based on the research findings, the words anjay, anjas, anjir, anjrit, jing/njing, and nying are derived from the root word ‘anjing’ (dog) which were softened by sound. Based on the results of the analysis, the seven slang words were often used by adolescents to express admiration, surprise, and resentment or anger.
Keywords: Slang Words, Anjing, Teenagers, Communicatio
COMMUNICATING IN TEAMS AND ORGANIZATION
Resume Mata kuliah Perilaku organisasi dengan judul Communicating in teams and Organizatio
- …
