1,721,054 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI BERBAGAI BAHAN PANGAN DARI PEMBELIAN OLEH RUMAH TANGGA PETANI DI DESA TAHAN DAN RAWAN PANGAN

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi berbagai bahan pangan dari pembelian oleh rumahtangga petani di desa tahan dan rawan pangan. Penelitian dilakukan di dua lokasi yang memiliki kategori ketahanan pangan yang berbeda, yaitu di desa Kepuh Kembeng Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang (desa tahan pangan) dan di desa Curah Tatal Kecamatan Arjasa kabupaten Situbondo (desa rawan pangan). Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) konsumsi serealia dari pembelian di kedua lokasi penelitian secara nyata dipengaruhi oleh jumlah produksi padi dan jumlah anggota rumah tangga; (2) konsumsi ubi-ubian dari pembelian di kedua lokasi penelitian secara nyata dipengaruhi oleh faktor jumlah anggota rumahtangga; (3) konsumsi pangan hewani dari pembelian di desa rawan pangan dipengaruhi secara nyata oleh pengetahuan ibu dan pendapatan, sedangkan di desa tahan pangan hanya dipengaruhi secara signifikan oleh pengetahuan ibu; (4) konsumsi kacangkacangan dari pembelian di daerah tahan pangan hanya dipengaruhi secara nyata oleh jumlah anggota rumahtangga, sedangkan di daerah rawan pangan selain dipengaruhi oleh jumlah anggota rumahtangga juga dipengaruhi oleh pengetahuan ibu (5) konsumsi sayuran dari pembelian di kedua lokasi penelitian dipengaruhi secara nyata oleh variabel jumlah anggota rumahtangga dan pengetahuan, sedangkan variabel pendapatan hanya berpengaruh secara signifikan di desa rawan pangan (6) konsumsi buah-buahan dari pembelian di kedua lokasi penelitian dipengaruhi secara nyata oleh variabel pendapatan, sedangkan variabel pengetahuan ibu hanya nyata di daerah tahan pangan (7) konsumsi lemak dari pembelian di kedua lokasi penelitian secara nyata dipengaruhi oleh jumlah anggota rumah tangga sedangkan variabel pendapatan hanya berpengaruh nyata di daerah rawan pangan (8) konsumsi gula dari pembelian di kedua lokasi sama-sama dipengaruhi secara nyata oleh jumlah anggota rumah tangga

    PENGGUNAAN INPUT DALAM PRODUKSI PADI OLEH RUMAH TANGGA PETANI DI DAERAH AGROEKOSISTEM LAHAN SAWAH DAN KERING

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang mempengaruhi penggunaan input dalam produksi padi oleh rumahtangga petani di daerah dengan agroekosistem yang berbeda. Penelitian dilakukan di desa kepuh kembeng kecamatan peterongan Kabupaten Jombang yang merupakan daerah dengan agroekosistem lahan sawah dan desa Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo yang merupakan daerah dengan agroekosistem lahan kering. Penelitian ini menggunakan sistem persamaan simultan dan dianalisis menggunakan syslin 2SLS dan program SAS/ETS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan input tenaga kerja dalam rumah tangga untuk produksi padi di kedua daerah penelitian sama-sama dipengaruhi secara nyata oleh variabel luas area padi, sedangkan jumlah anggota hanya berpengaruh signifikan di agroekosistem lahan kering. Penggunaan input pupuk urea untuk produksi padi secara signifikan dipengaruhi oleh luas area padi, sedangkan biaya pendidikan rumah tangga petani tidak memiliki pengaruh yang signifikan di kedua daerah penelitian. Rata-rata penggunaan pupuk urea di lahan sawah lebih tinggi (380.59 kg/ha) dibandingkan di lahan kering (364.63 kg/ha). Produksi padi di kedua daerah penelitian sama-sama dipengaruhi secara signifikan oleh tenaga kerja dan penggunaan pupuk urea. Sedangkan jumlah pupuk TSP hanya berpengaruh signifikan di agroekosistem lahan sawah

    Struktur Biaya, Pendapatan dan Nilai Tambah Agroindustri Emping Melinjo Skala Rumah Tangga di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur biaya, pendapatan serta nilai tambah agroindustri emping melinjo skala rumah tangga. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalanmulai bulan Maret-Mei 2017. Struktur biaya dan pendapatan dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif kuantitatif, sedangkan nilai tambah dianalisis menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi emping melinjo adalah sebesar Rp 5.906.486 per bulan. Biaya variabel memiliki kontribusi sebesar 98,28% sisanya biaya tetap sebesar 1,72%. Komposisi biaya variabel didominasi oleh biaya bahan baku sebesar 73.65%, sedangkan biaya tenaga kerja sebesar 26,35%. Rata-rata Pendapatan agroindustri emping mlinjo skala rumah tangga sebesar Rp693.514per bulan yang nilainya jauh lebih rendah dari rata-rata upah minimum kabupaten Bangkalan.Nilai tambah emping melinjo sebesar Rp 13,922/kg

    Pengaruh penerapan metode Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam materi wakaf: Penelitian quasi eksperimen di SMK Al-Madani Pontianak

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya permasalahan aktivitas belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik yang masih berkategori rendah, hal tersebut karena pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional yang berpusat pada pendidik sehingga pembelajaran menjadi kurang menarik. Dengan demikian, perlu adanya inovasi pembelajaran yang dapat berpengaruh dalam meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam materi wakaf dengan menggunakan metode Contextual Teaching Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: a) Penerapan metode Contextual Teaching Learning (CTL) pada pembelajaran PAI materi wakaf di SMK Al-Madani Pontianak, b) Aktivitas belajar peserta didik yang menggunakan metode Contextual Teaching Learning (CTL) dengan metode konvensional pada pembelajaran PAI materi wakaf di SMK Al-Madani Pontianak, c) Hasil belajar kognitif peserta didik yang menggunakan metode Contextual Teaching Learning (CTL) dengan metode konvensional pada pembelajaran PAI materi wakaf di SMK Al-Madani Pontianak, d) Respon peserta didik terhadap metode Contextual Teaching Learning (CTL) pada pembelajaran PAI materi wakaf di SMK Al-Madani Pontianak. Penelitian ini berdasarkan pada asumsi teoritis yang menyatakan bahwa salah satu faktor yang dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran PAI materi wakaf dengan digunakannya metode contextual teaching learning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian quasi eskperimen, rancangan penelitian yang digunakan dalam eskperimen ini adalah the non-equivalent grup design. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini yaitu tes, angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa, 1) Penerapan metode CTL pada pembelajaran PAI materi wakaf sudah sesuai dengan pedoman RPP yang dibuat oleh guru; 2) Aktivitas belajar peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan metode CTL memperoleh nilai rata-rata 83,04 dengan kategori tinggi. Sedangkan peserta didik kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional memperoleh nilai sebesar 65,04 dengan kategori cukup; 3) Hasil belajar kognitif peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan metode CTL memperoleh nilai rata-rata 86,88 dengan kategori tinggi. Sedangkan peserta didik kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional memperoleh nilai sebesar 62,52 dengan kategori cukup atau sedang. Respon peserta didik terhadap penerapan metode CTL pada pembelajaran PAI materi wakaf dapat disimpulkan bahwa skor mean sebesar 71,24 termasuk kategori tinggi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Transactional leadership on employee performance: job satisfaction as a moderating variables

    Full text link
    The purpose of this study is to see how transactional leadership affects employee performance using work satisfaction as a moderating variable. The methodologies used in this investigation are quantitative. The participants in this study were 100 employees of the Malang Regency's Kepanjen tax office. The sampling technique used a probability sampling technique with an accidental sampling approach. The sample used is 80 employees. Collecting data using questionnaires and interviews. Partially Least-Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM) was utilized to analyze the data in this study. Transactional leadership has a good and significant effect on employee performance, according to the findings. Job satisfaction can moderate the impact of transactional leadership on employee performance at the Malang district tax servic

    Pengaruh Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di PT Surya Indah Food Multirasa Jombang

    Full text link
    This study aims to examine and obtain information about: 1. The effect of employee motivation on employee performance, 2. The effect of job satisfaction on employee performance, 3. The effect of work ethic on employee performance, and 4. Simultaneous effect of work motivation, job satisfaction and ethos work on employee performance. This study uses a method with a quantitative approach and the instrument is a questionnaire. The object of this research is PT Surya Indah Food Multirasa Jombang with a total sample of 80 employees who are also respondents in this study. The analysis technique used is multiple linear regression analysis. By using the SPSS statistical test tool, the results of this study provide evidence that: 1. There is a positive and significant effect of employee work motivation on employee performance, 2. There is a positive and insignificant effect of job satisfaction on employee performance, 3. There is a positive and significant influence on ethos work on employee performance, and 4. Simultaneously there is a significant effect of work motivation, job satisfaction and work ethic on employee performance
    corecore