816 research outputs found
Pesan dakwah dalam bideo segmen beropini: Analisis wacana terhadap akun youtube Gita Savitri Devi
Media sosial merupakan salah satu media yang saat ini mulai banyak di banyak digandrungi dan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Tak hanya untuk hiburan, media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai media dakwah, salah satunya adalah dengan memberikan pandangan terhadap nilai-nilai islam yang ada pada akun youtube Gita Savitri Devi. Dimana dalam kontennya terselip pesan dakwah untuk penontonnya.
Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana wacana struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro pada video segmen beropini dalam akun youtube Gita Savitri Devi. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana Teun A. Vandijk.
Langkah-langkah penelitian yang dugunakan dalam penelitian ini adalah a) menetukan objek penelitian yakni video segmen beropini dalam akun youtube Gita Savitri Devi; b) Menentukan metode penelitian yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana untuk memgkaji isi melalui data dokumentasi; c) Menentukan jenis dan sumber data yakni sumber data primer yang didapatkan dari video beropini dalam akun youtube Gita Savitri Devi dan sumber data sekunder sebagai sumber pendukung; d) Menentukan teknik pengumpulan data yakni dengan cara observasi dan dokumentasi e) Menganalisis data yang sudah diperoleh.
Berdasarkan hasil penelitian, pesan dakwah yang berada pada video segmen beropini dalam akun youtube Gita Savitri Devi adalah tentang bagaimana pemuda islam meneguhkan keimanannya dalam menjalankan agama serta patuh terhadap perintah Allah, salah satunya adalah menutup aurat bagi perempuan untuk menggunakan kerudung. Gita Savitri Devi dalam akun youtubenya disegmen beropini mengutarakan gagasan dan pandangannya terhadap nilai-nilai islam dan fenomena terkini baik didalam dan luar negeri. Dan hal tersebut diharapkan dapat terserap dengan baik oleh para pengikut dan penontonnya dalam menerapkan ajaran islam.
Kata kunci: Pesan Dakwah, Youtube, Gita savitri Dev
Analisis Judul Konten Video Wacana Informasional di Kanal YouTube Gita Savitri Devi
Skripsi ini berjudul “Analisis Judul Konten Video Wacana Informasional di Kanal YouTube Gita Savitri Devi”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana berupa judul konten video di kanal YouTube milik Gita Savitri Devi menggunakan teori analisis wacana melalui pendekatan mikrostruktural dan makrostruktural.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan objek berupa judul konten video yang diperoleh dari kanal YouTube Gita Savitri Devi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode simak dengan teknik dasar berupa teknik sadap dan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data menggunakan metode agih untuk menganalisis wacana melalui pendekatan mikrostruktural dan metode padan untuk untuk menganalisis wacana melalui pendekatan makrostruktural. Hasil analisis data disajikan secara formal dan informal.
Berdasarkan hasil analisis mikrostruktural pada data wacana judul konten video di kanal YouTube Gita Savitri Devi, ditemukan aspek kohesi gramatikal yang terdiri dari pengacuan (referensi), pelesapan (elipsis), dan perangkaian (konjungsi). Kohesi leksikal yang ditemukan terdiri dari repetisi (pengulangan) dan kolokasi (sanding kata). Hasil analisis makrostruktural pada data wacana judul konten video di kanal YouTube Gita Savitri Devi ditemukan prinsip penafsiran personal, prinsip penafsiran lokasional, prinsip penafsiran temporal, dan prinsip analogi
CHILDFREE PERSPEKTIF MAQASID AL-‘USRAH : STUDI ATAS PANDANGAN GITA SAVITRI DEVI
Childfree is a person's decision to exercise their full rights by living freely without children. The concept of childfree is not widely discussed in Indonesia because in general, with the increasing age of marriage, people in Indonesia have an orientation towards having children. The decision to be childfree is not a simple decision. Gita Savitri Devi is the first public figure who dared to speak out about her decision to be childfree. The childfree decision has various points of view. All points of view have their respective legal legitimacy. The debate about the decision to live childfree or childfree has given rise to various views among Muslim scholars. Some see it as a personal decision that is not prohibited in Islam. This view refers to the childfree law, the same as the 'azl law. Meanwhile, other views consider that reproduction is a human nature given by God, and assume that the purpose of marriage is regeneration. In this thesis the author will discuss and critically discuss aspects that have not been discussed, namely childfreedom in the view of Gita Savitri Devi from the perspective of Maqāṣid al-'Usrah Jamāl ad-Dīn 'Aṭiyyah.
Through a philosophical historical approach, this research will explore the background and reasons for Gita Savitri Devi choosing to live freely without children or what is called childfree. This research is a type of netnographic research, namely analyzing Gita Savitri Devi through social media about her decision to be childfree. This research is also exploratory in nature which aims to deepen Gita Savitri Devi's decision to be childfree in more depth. The primary data source in this research is the YouTube video of Gita Savitri Devi's interview on the Kick Andy program, as well as secondary data using books, scriptures, scientific journals with the theme of childfree and Maqāṣid al-'Usrah.
This research shows that Gita Savitri Devi Devi and Paul Andreas Partohap Andreas Partohap decided to live childfree because in their opinion having children is not an obligation in a marriage. The big decision to choose a childfree life is a discussion that both parties have agreed on, that defining happiness in marriage does not lie in having children. The main principles of Maqāṣid al-'Usrah are the values that must be realized in a family. including: Tanẓīm al-'Ilaqah Baina al-Jinsayn, Ḥifẓ al-Nasl, Taḥqīq as-Sakan, wa al Mawaddah wa ar-Raḥmah, Ḥifẓ al-Nasab, Tanẓīm al-Janib al-Mu'assisiy li al-'Usrah, Tanẓīm al-Janib al-Māliy li al-'Usrah. The agreement to be childfree between Gita Savitri Devi Devi and Paul Andreas Partohap Andreas Partohap is part of this couple's efforts to achieve Sakīnah, Mawaddah, Raḥmah in their household. However, in the childfree decision of Gita Savitri Devi and Paul Andreas Partohap, the motives and reasons for not being able to realize certain aspects. Such as Ḥifẓ al-Nasl, Ḥifẓ al-Nasab, and Ḥifẓ al-Tadayyun fii al-‘Usrah
Kajian Sosiolinguistik: Alih Kode dan Campur Kode dalam Video Youtube Gita Savitri Devi
Bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dan atau alat interakssi dicirikan dengan symbol atau lambang yang bersifat abitrer. Tuturan seseorang dalam proses berbicara menimbulkan berbagai alih kode dan campur kode. Salah satunya adalah dalam video yang diunggah oleh Gita Savitri Devi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa yang digunakan oleh Gita Savitri Devi dalam video yang diunggah oleh Gita Savitri Devi dengan judul “Don’t Lose Hope | Beropini eps. 18” dengan alih kode dan campur kode. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Dari analisis tersebut terdapat dua bahasa yang digunakan dalam video tersebut antara lain bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Adanya penggunaan dua bahasa tersebut ditemukan ungkapan-ungkapan yang merupakan alih kode dan campur kode. Ada sepuluh alih kode dan ada tiga campur kode. Alih kode dan campur kode dalam video youtube tersebut disebabkan adanya latar belakang si penutur yang dapat menggunakan dua bahasa atau lebh, suasana bicara, dan tempat bicara
Pesan dakwah Minoritas dalam vlog: Analisis isi terhadap Channel Youtube Gita Savitri Devi
Pemanfaatan media sosial seperti YouTube saat ini bukan hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media dakwah, yaitu melalui kegiatan vlog. Salah satu vlogger yang telah memanfaatkan vlog sebagai media dakwah tersebut adalah Gita Savitri Devi. Gita memanfaatkan vlog untuk mendeskripsikan kondisi umat Islam sebagai minoritas di Jerman dan menyisipkan pesan dakwah dalam kontennya.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pesan dakwah minoritas tentang akidah, syariah, dan akhlak yang terdapat dalam vlog akun YouTube Gita Savitri Devi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori pesan dakwah dari Wahyu Ilaihi yaitu akidah, syariah dan akhlak dan teori fiqh minoritas dari Yusuf Al-Qardhawi.
Adapun langkah-langkah penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) Menentukan objek penelitian yaitu vlog Gita Savitri Devi; 2) Menentukan metode penelitian yaitu memakai pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk mengungkap isi melalui data dokumentasi; 3) Menentukan jenis dan sumber data yaitu sumber data primer yang diperoleh langsung dari vlog Gita Savitri Devi dan sumber sekunder yaitu sebagai sumber pendukung; 4) Menentukan tehnik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan dokumentasi; 5) Menganalisis data yang sudah didapatkan.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pesan dakwah yang terdapat dalam vlog Gita Savitri selama bulan Maret 2016 hingga bulan Juni 2019 yaitu sebanyak 22 video dengan 32 tema yaitu; Pesan dakwah minoritas tentang akidah yang terdapat dalam vlog Gita Savitri itu ditemukan pesan tentang keimanan kepada Allah dan kepada Kitab Allah, sedangkan pesan dakwah minoritas tentang syariah yang terdapat dalam vlog Gita Savitri itu ditemukan pesan tentang ibadah shalat, ibadah puasa, tentang makanan halal, dan mengenakan hijab, adapun Pesan dakwah minoritas tentang akhlak yang terdapat dalam vlog Gita Savitri itu ditemukan pesan tentang akhlak terhadap manusia dan pesan tentang sedekah.
Pesan dakwah minoritas tentang akidah, syariah dan akhlak tersebut berkontribusi dalam menggambarkan masyarakat minoritas di Jerman sekaligus juga menjadi alternatif tontonan bagi masyarakat muslim di sana dalam menghadapi permasalahan hidup sebagai Muslim minoritas
Alih Kode dan Campur Kode dalam Video Youtube Gita Savitri Devi
Bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dan atau alat interakssi dicirikan dengan symbol atau lambang yang bersifat abitrer. Tuturan seseorang dalam proses berbicara menimbulkan berbagai alih kode dan campur kode. Salah satunya adalah dalam video yang diunggah oleh Gita Savitri Devi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa yang digunakan oleh Gita Savitri Devi dalam video yang diunggah oleh Gita Savitri Devi dengan judul “Don’t Lose Hope | Beropini eps. 18” dengan alih kode dan campur kode. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Dari analisis tersebut terdapat dua bahasa yang digunakan dalam video tersebut antara lain bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Adanya penggunaan dua bahasa tersebut ditemukan ungkapan-ungkapan yang merupakan alih kode dan campur kode. Ada sepuluh alih kode dan ada tiga campur kode. Alih kode dan campur kode dalam video youtube tersebut disebabkan adanya latar belakang si penutur yang dapat menggunakan dua bahasa atau lebh, suasana bicara, dan tempat bicara
CHILDFREE SEBAGAI PILIHAN HIDUP DALAM PERSPEKTIF MAQASID ASY-SYARI‘AH (STUDI ANALISIS KONTEN GITA SAVITRI DEVI)
Continuing the lineage or having children is one of the goals of marriage in Islam. However, with the emergence of the childfree phenomenon, it has become a new or contemporary problem in the field of family law. Childfree became known in Indonesia when several public figures dared to voice their choice to be childfree, including one of them, Gita Savitri Devi, who is a content creator. His choice to be childfree gave rise to pros and cons reactions from society. This problem is the basis of this research, focusing on childfree as a life choice made by Gita Savitri Devi and analyzed based on maqāşid asy-syarī'ah.
This research is library research (library research), which is descriptive analysis. The primary data source for this research is Gita Savitri Devi's YouTube video which discusses childfree, while the secondary data sources for this research are the Koran, hadith, books, journals and previous research. The data collection techniques use documents and library data. The data analysis used is data collection, data reduction, data presentation, data interpretation, and drawing conclusions. Then the data obtained is explained using a normative approach and maqāşid asy-syarī'ah theory.
The results of childfree research conducted by Gita Savitri Devi analyzing maqāşid asy-syarī'ah, there are two conclusions. First, Gita Savitri Devi and her husband decided to be childfree for six main reasons, all of which are personal and general reasons that are used as reasons for someone to choose childfree. Second, childfree carried out by Gita Savitri Devi at the level of urgency of maqāşid asy-syarī'ah has not yet reached the level of ḍarūriyyāt and is contrary to the objectives contained in maqāşid asy-syarī'ah, namely maintaining religion ( حفظ الدين ), maintaining offspring ( حفظ النسل ), and maintaining property ( حفظ المال )
Partikel pun dalam Novel Rentang Kisah Karya Gita Savitri Devi: Kajian Aspek Gramatikal dan Semantis
This research examines the grammatical and semantic aspects of particles in the novel of Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The purpose of this research is to describe the grammatical and semantic aspects of the particles pun in the novel Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The approach in this research uses a qualitative approach. The researchers obtained 30 sentences that contain particles pun in the novel Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The research result, namely: grammatical aspects of 19 findings include, (1) conjunction 15 data (50%), and (2) parallelism 4 data (13.33%). Semantic aspects as many as 11 findings include, (1) the relationship between the additive in terms of time 4 data (13.33%), (2) the additive relationship that is not related to time 2 data (6.67%), and (3) the contention relationship 5 data (16.67%)
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM FILM RENTANG KISAH KARYA GITA SAVITRI DEVI (Deskripsi terhadap Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Media Film)
Penelitian ini berjudul “Kesantunan Berbahasa dalam Film Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi (Deskripsi terhadap Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Media Film). Latar belakang penelitian ini yaitu film yang tidak memerhatikan aspek kebahasaan. Berdasarkan hal tersebut, penulis mengkaji karakteristik kesantunan berbahasa dalam film Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan film Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik telaah Pustaka, teknik simak, teknik dokumentasi dan teknik analisis. Adapun teknik analisis data yang digunakan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian menujukan bahwa karakteristik kesantunan berbahasa tuturan dalam film Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi ditemukan (1) adanya pematuhan prinsip kesantunan berbahasa, (2) adanya pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi bahan ajar di sekolah jenjang SMA/SMK/MA. Kata Kunci: Kesantunan berbahasa, pematuhan, pelanggaran.
ANALISIS KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL RENTANG KISAH KARYA GITA SAVITRI DEVI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
ABSTRAK
Ayuningtyas, Dinda 2025. Karakter Tokoh Utama Pada Novel Rentang Kisah Karya Gita Savitri Devi dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal.
Pembimbing I : Dr. Tri Mulyono, M.Pd.
Pembimbing II : Afsun Aulia Nirmala, M.Pd.
Kata kunci: Karakter tokoh utama, novel, implikasi pembelajaran
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakter tokoh utama pada novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi dan implikasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Sumber data pada penelitian ini adalah Novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi dengan tebal halaman 208.
Menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Wujud data berupa kalimat-kalimat atau kutipan yang menggambarkan karakter tokoh utama pada novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi literatur. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi peneliti menemukan 17 data jenis karakter dengan menggunakan teori karakter Santo Budiono dalam buku Karakter Menentukan Masa Depan Bangsa (2018:109-110). Dari data tabel dapat diketahui, bahwa setelah melihat data-data dari karakter tokoh utama novel Rentang Kisah yaitu memiliki karakter kejujuran, karakter keberanian, karakter tanggung jawab, karakter disiplin, dan karakter berbagi/sharing. Jika menggunakan angka dapat dipersentasekan karakter kejujuran 23%, karakter keberanian 30%, karakter tanggung jawab 18%, karakter disiplin 6%, dan karakter berbagi/sharing 23%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa karakter yang paling menonjol dari tokoh utama adalah karakter keberanian. Hasil penelitian diimplikasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas XII yang divariasi sebagai bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) pada KD 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel.
ABSTRACT
Ayuningtyas, Dinda 2025. Characters of the Main Characters in the Novel Range of Stories by Gita Savitri Devi and Their Implications for Indonesian Language Learning in High School Thesis, Indonesian Language and Literature Education Study Program. Faculty of Teacher Training and Education. Pancasakti University Tegal.
First Advisor : Dr. Tri Mulyono, M.Pd.
Second Advisor : Afsun Aulia Nirmala, M.Pd.
Keywords: Main characters, novel, learning implications
The aim of this research is to analyze the character of the main character in the novel Rentang Stories by Gita Savitri Devi and the implications for Indonesian language learning in high school. The data source in this research is the novel Rentang Tales by Gita Savitri Devi with a thickness of 208 pages.
Using a qualitative descriptive approach method. The data is in the form of sentences or quotes that describe the character of the main character in the novel Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The data collection technique uses literature study techniques. The data analysis technique uses content analysis techniques.
The results of the research show that in the novel Rentang Tales by Gita Savitri Devi, researchers found 17 data on character types using Santo Budiono's character theory in the book Character Determines the Nation's Future (2018:109-110). From the table data, it can be seen that after looking at the data on the characters of the main character of the novel Rentang Story, they have the character of honesty, the character of courage, the character of responsibility, the character of discipline, and the character of sharing. If you use numbers, the percentage of honesty character can be 23%, courage character 30%, responsibility character 18%, discipline character 6%, and sharing character 23%. The results of this research prove that the most prominent character of the main character is the character of courage. The research results have implications for class XII Indonesian language learning which are varied as teaching materials for the Merdeka Curriculum which are adapted to Learning Achievements (CP) in KD 3.9 Analyzing the content and language of the novel
- …
