1,721,171 research outputs found
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL BUKU CERITA BERGAMBAR SARI BULAN DAN DATU PANDAI
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL BUKU CERITA BERGAMBAR SARI BULAN DAN DATU PANDAI
ANALISIS SALURAN PEMASARAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT DI DESA SARI BULAN KECAMATAN AIR DIKIT KABUPATEN MUKOMUKO
Penelitian ini dilakukan Di Desa Sari Bulan Kecamatan Air Dikit Kabupaten
Mukomuko Provinsi Bengkulu. Penelitian ini dimulai pada 25 Februari 2021 dan selesai
pada 31 Maret 2021. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive (sengaja), dengan
pertimbangan bahwa Desa Sari Bulan merupakan desa yang masyarakatnya mayoritas
berprofesi sebebagai petani kelapa sawit.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana saluran pemasaran
kelapa sawit yang dilakukan oleh petani kelapa sawit masyarakat, untuk menganalisis
margin dan keuntunmgan pemasaran tandan buah segar kelapa sawit dan mengalisis
tingkat efisiensi pemasaran di tiap-tiap saluran kelapa sawit di Desa Sari Bulan. Penelitian
ini merupakan penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Dimana data primer merupakan
data yang diperoleh di lapangan, hasil wawancara, serta pengisian kuisioner yang
dilakukan oleh peneliti yang dijawab langsung oleh masyarakat Desa Sari Bulan.
Penentuan responden dialkukan secara Stratified Random Sampling terhadap petani kelapa
sawit. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sebanyak 45 orang petani kelapa sawit
diantaranya yaitu: dikelompokkan kedalam 3 strata 1. Dekat (10 – 15 Km) berjumlah 40
petani 2. Sedang (25 Km) berjumlah 80 petani 3. Jauh (50 Km) berjumlah 30 petani. Dan 5
orang pedagang pengumpul (toke) dengan metode Sensus penentuan sampel semua
populasi diambil sebagai responden.
Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa petani kelapa sawit Di Desa Sari Bulan
Sistem saluran pemasaran kelapa sawit di desa Sari Bulan Kec. Air Dikit Kab. Mukomuko
memiliki dua saluran distribusi: Saluran Pemasaran I terdiri dari petani-pedagang
pengumpul-pabrik. Sistem saluran pemasaran tingkat II hanya melibatkan petani-pabrik.
Dari hasil yang didapat bahwa di saluran pemasaran I didapat margin sebesar 198/Kg. Dan
saluran pemasaran II tidak memiliki margin pemasaran dikarenakan saluran II para petani
yang bereda di desa Sari Bulan langsung menjual hasil produksi kebunnya ke pabrik.
Efisiensi pemasaran kelapa sawit pada setiap saluran pemasaran yang ada di Desa Sari
Bulan tergolong efisien, hal ini karena nilai EP ≤ 50%. Pada saluran pemasaran yang
pertama, jumlah nilai EP yang di dapat ialah sebesar 6,25%, sedangkan pada saluran
pemasaran yang kedua nilai EP yang di dapat sebesar 13,25 persen. Namun dari hasil
penelitian yang dilakukan di Desa Sari Bulan ini pada saluran pemasaran tingkat I
dianggap lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran tingkat II, hal ini
disebabkan jumlah nilai EP saluran pemasaran yang tingkat I yang lebih kecil dari saluran
pemasaran tingkat II.
Kata kunci : Kelapa Sawit, Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Keuntungan
Pemasaran, Efisiensi Pemasaran
MANAJEMEN PENGELOLAAN OBJEK WISATA TORANG SARI BULAN SEBAGAI WISATA HALAL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
ABSTRAK
Nama : Ressa Azhara Joneva Nim :12040421284
Judul : Strategi Pengelola Objek Wisata Torang Sari Bulan Sebagai Wisata Halal di Kabupaten Lima Puluh Kota
Potensi wisata halal sangat menjanjikan di dunia pariwisata Indonesia karena banyaknya destinasi wisata halal yang tanpa kita sadari sudah lama dimiliki namun belum terlalu diterapkan dan dikembangkan. Salah satunya di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pengelola Objek Wisata Syar’i Torang Sari Bulan sebagai Wisata Halal di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, tentunya mengetahui strategi apa yang digunakan pengelola objek wisata syari’i yaituTorang Sari Bulan sebagai wisata halal yang lebih unggul di Kabupaten Lima Puluh Kota. Proses menjadikan wisata halal tentunya berdasarkan aturan yang sudah ada salah satunya Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Implementasi Pengembangan Wisata Halal secara daring, oleh karena itu pemerintah menggencarkan adanya program wisata halal untuk mengembangkan objek wisata Sariah yang sudah ada dan aka nada nantinya. Pengelola objek wisata harus memiliki manajemen pengelolaan yang lebih baik dan matang untuk bersaing di dunia pariwisata.
Kata kunci : Strategi, Wisata Halal, Kabupaten Lima Puluh Kota
PENGEMBANGAN MEDIA LARPOLI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA (MAHARAH KALĀM) PADA SANTRI KELAS II KMI PONDOK MODERN AL ISLAH DOROWATI KEBUMEN TAHUN AJARAN 2018 / 2019
Sari Bulan, Pengembangan Media “LARPOLI” Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara (Maharah Kalām) Pada Santri Kelas II KMI Pondok Modern Al Islah Dorowati Kebumen. Skripsi. Yogyakarta : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian RnD (Research and Development ) yang meliputi Analys, Design, Develop, Implementation, Evaluation . Produk ini ditinjau oleh dosen pembimbing, ahli media, ahli materi dan direspon oleh 19 santri kelas II KMI PP Modern Al Islah. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dan nontes yang berupa angket untuk penilaian kualitas produk oleh tim ahli dan test lisan untuk mengukur efektivitas produk, serta angket respon santri kelas II KMI PP Modern Al Islah terhadap produk media pembelajaran LARPOLI. Hasil penelitian dan respon berupa data kualitatif dan kuantitatif kemudian dianalisis dengan kriteria penilaian dan persentase keidealan untuk menentukan kualitas produk.
Hasil penelitian pengembangan berupa media LARPOLI. Berdasarkan hasil penelitian, menurut ahli media persentase keidealan produk adalah 95% dengan kategori sangat baik, dan menurut ahli materi memperoleh skor 90% dengan kategori sangat baik. Adapun respon yang oleh 19 santri yaitu 87% (sangat baik). Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media LARPOLI ini layak dan dapat dijadikan sebagai medai pembelajaran
ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN PAYAKUMBUH SELATAN KOTA PAYAKUMBUH (Studi Kasus: Usaha Penggemukan Abe Farm Sari Bulan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis : (1) penerapan aspek teknis usaha penggemukan Abe Farm Sari Bulan (2) performan produksi sapi potong dan (3) pendapatan usaha penggemukan sapi potong Abe Farm Sari Bulan di Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 13 Maret 2017 sampai 13 April 2017. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus (case study) dengan melakukan wawancara dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aspek teknis usaha penggemukan pada Abe Farm Sari Bulan untuk sapi Simmental dan sapi Brahman cross relative sama dalam jenis pakan (hijauan segar dan konsentrat), frekuensi (hijauan 3 kali/hari dan konsentrat 2 kali/hari) kecuali dalam jumlah pemberian pakan, dimana sapi Simmental: hijauan 20 kg/hari dan konsentrat 3 kg/hari sedangkan sapi Brahman cross: hijauan 15 kg/hari dan konsentrat 5 kg/hari. Pemilihan bakalan umumnya sapi Brahman cross, tatalaksana sistem pemeliharaan intensif, pencegahan penyakit dengan menjaga kebersihan kandang dan pemasaran sapi potong menggunakan pemasaran tidak langsung. dan menggunakan saluran pemasaran tidak lansung yaitu ( peternak pedagang pengumpul pedagang pengencer konsumen. Performan produksi usaha penggemukan Abe Farm Sari Bulan yaitu Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH) sapi Simmental 1,04 kg/hari dan Brahman cross 1,26 kg/hari. Penerimaan total sebesar Rp. 2.640.332.600. terdiri dari penerimaan tunai sebesar Rp. 2.609.205.000, dan penerimaan non tunai sebesar Rp. 31.127.600, biaya produksi yang dikeluarkan selama 9 bulan periode produksi sebesar Rp. 2.371.776.995, yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp. 52.123.750, biaya variabel sebesar Rp. 2.312.153.245, pendapatan selama 9 bulan produksi sebesar Rp. 268.555.605, atau Rp. 29.839.551,66/bulan, atau Rp. 994.650,38/hari atau Rp. 2.376.598,27/ekor dengan nilai R/C Rasio : 1,11 (R/C rasio > 1)
The Role of Management Information Systems in Making Production Decisions at PTPN Ill (Persero) Medan
65 HalamanSistem informasi manajemen bukan hanya merupakan konsep ataupun
teori saja, tetapi merupakan suatu sistem atau prosedur operasional yang
melaksanakan berbagai fungsi untuk mengolah, menyediakan dan menyalurkan
data beserta inf ormasi yang dibutuhkan oleh direktur maupun manajer produksi
sebagai pengambil keputusan dalam kegiatan operasionalnya. Sistem informasi
manajemen menjadi penting bagi manajer produksi karena menyediakan data
sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian
yang dilakukan penulis adalah untuk memperdalam pengetahuan penulis
mengenai sejauh mana peran sistem informasi manajemen dalam pengambilan
keputusan produksi pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan. Jenis
penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian deskriptif. Untuk
memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan, maka penulis menggunakan
metode pengumpulan data melalui pengamatan dan wawancara. Berdasarkan hasil
dan pembahan atas penelitian yang dilakukan penulis pada PT. Perkebunan
Nusantara III (Persero) Medan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa sistem
informasi manajemen punya peranan yang sangat besar untuk mendukung
direktur/manajer produksi dalam pengambilan keputusan produksi sebagai media
yang dapat digunakan untuk menyalurkan informasi jarak jauh melalui sistem
informasi komputer dengan dukunganjaringan internet. Management information systems are not just a concept or
theory only, but is a system or operational procedure that
carry out various functions to process, provide and distribute
data and information needed by directors and production managers
as a decision maker in its operational activities. Information Systems
management becomes important for production managers because it provides data
as a consideration in decision making. Research purposes
what the author does is to deepen the author's knowledge
regarding the extent of the role of management information systems in decision making
production decisions at PT. Nusantara Plantation III (Persero) Medan. Type
research used by the author is descriptive research. For
obtain the data and information needed, the authors use
data collection methods through observation and interviews. Based on the results
and discussion of the research conducted by the author at PT. Plantation
Nusantara III (Persero) Medan, it can be concluded that the system
Information management has a very big role to support
production director/manager in making production decisions as a media
that can be used to funnel remote information through the system
computer information with the support of the internet network
KONSEP GENDER MENURUT NASARUDDIN UMAR DALAM BUKU ARGUMEN KESETARAAN JENDER PERSPEKTIF AL QURAN
SRI SARI BULAN LUBIS (2021) : KONSEP GENDER MENURUT NASARUDDIN UMAR DALAM
BUKU ARGUMEN KESETARAAN JENDER PERSPEKTIF
AL QURAN
Penelitian ini membahas tentang konsep jender menurut Nasaruddin Umar di dalam
bukunya yaitu Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al Quran , dimana penelitian
ini di latar belakangi dengan keresahan, mengenai masih adanya masyarakat yang
masih menyamakan pengertian sex dan jender. Kesalahan dalam pengertian ini dapat
membuat kedudukan perempuan disalah posisikan. Ketidaksetaraan jender membuat
perempuan berada dalam kondisi terdiskriminasi .Nasaruddin Umar salah satu
cendikiawan yang memperjuangkan hak-hak kesetaraan terhadap perempuan. Tujuan
penelitian ini ialah mengupas pandangan Nasaruddin Umar dalam Konsep Jender
yang terdapat di dalam buku Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al Qur’an.
Penelitian ini merupakaan penelitian kepustakaan (Library Research). Dengan
menggunakan literatur dan karya-karya Nasaruddin Umar. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini, penulis membaca karya-karya tentang
Gender Nasaruddin Umar. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan
(Content Analysis) atau analisis isi yang diambil dari karya-karya Nasaruddin Umar
tentang kesetaraan gender.Namun disini penulis lebih memfokuskan terhadap buku
Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al Qur’an. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa konsep gender adalah suatu perbedaan genetis antara laki-laki dan perempuan
yang tidak hanya dipahami sebagai suatu kodrat melainkan suatu konsep yang
digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan dilihat dari segi
sosial-budaya. menurut Nasaruddin Umar konsep gender di dalam al Quran ialah
setiap laki-laki dan perempuan sama-sama sebagai hamba, laki-laki dan perempuan
sama-sama sebagai khalifah di bumi, ketiga laki-laki dan perempuan sam-sama
menerima perjanjian Primordial, Adam dan Hawa sama-sama di ciptakan di surga
dan laki-laki dan perempuan berpotensi meraih prestasi.
Kata Kunci : Pemikiran, Konsep Gender, Nasaruddin Uma
INVESTIGATING STUDENTS’ RESPONSES ON THE USE OF GAMES IN TEACHING SPEAKING (A Case Study at Language Development Centre of UIN SYAHADA Padangsidimpuan)
ABSTRAK
Nondang Sari Bulan Lubis (2023): Menginvestigasi Respon-Respon Mahasiswa tehadap Penggunaan Permainan dalam Pembelajaran Berbicara (Studi Kasus di Pusat Pengembangan Bahasa UIN SYAHADA Padangsidimpuan)
Penelitian kualitatif ini dilakukan untuk menginvestigasi respon-respon mahasiswa tehadap penggunaan permainan dalam pembelajaran berbicara di Pusat Pengembangan Bahasa UIN SYAHADA Padangsidimpuan. selanjutnya, secara khusus penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab dua pertanyaan penelitian: 1) Apa tanggapan siswa tentang penggunaan permainan dalam pengajaran berbicara? 2) Mengapa siswa memberikan tanggapan tersebut pada penggunaan permainan dalam pengajaran berbicara? Pesertanya adalah mahasiswa bahasa Inggris semester pertama di ruang 1, 2, dan 12 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti melakukan observasi kelas dan wawancara terbuka. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan tanggapan siswa tentang penggunaan permainan dalam pengajaran berbicara dan untuk menggali alasan siswa dalam memberikan tanggapan tersebut tentang penggunaan permainan dalam pengajaran berbicara. Hasil analisis menyimpulkan bahwa siswa memberikan tanggapan yang beragam terhadap penggunaan permainan dalam pengajaran khususnya dalam pengajaran berbicara. Mereka cenderung memberikan respon positif terhadap penggunaan game jika game tersebut menarik dan mereka memberikan respon negatif jika game tersebut tidak menarik. Siswa terkadang merasa tidak tertarik, lelah, dan cemas dengan penggunaan permainan dalam pengajaran berbicara. Hal ini mereka rasakan karena permainan terkadang kekanak-kanakan, guru sering mengulang permainan yang sama tanpa memberikan variasi, guru tidak menjelaskan aturan dengan jelas, dan mereka lelah pada saat itu. Dengan adanya penggunaan permainan membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran berbicara dan siswa dapat mempraktekkan materi yang dipelajari dengan perasaan yang jelas. Selain itu, dengan adanya permainan siswa dapat meningkatkan daya ingat terhadap materi yang dipelajari, permainan dapat membuat belajar menjadi lebih mudah, tidak membosankan, dan lebih menyenangkan. Temuan dari penelitian ini memberikan wawasan dan rekomendasi untuk otoritas terkait serta membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut tentang tanggapan siswa yang menyelidiki penggunaan permainan dalam pengajaran berbicara dan konteks serupa lainnya.
Kata kunci: Respon Mahasiswa, Permainan, Pengajaran Speakin
Pemertahanan Tradisi Lisan Tak Oyai Masyarakat Nagari Salido Sari Bulan Kabupaten Pesisir Selatan.
Penelitian ini membahas pemertahanan tradisi tak oyai yang ada di Nagari Salido Sari Bulan Kecamatan IV Jurai. Bentuk pemertahanan yang dilakukan oleh masyarakat membuat tradisi lisan tak oyai tetap hidup sampai saat ini. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni mendokumentasikan dan menjelaskan bentuk-bentuk pemertahanan tradisi tak oyai oleh masyarakat Nagari Salido Sari Bulan, dokumentasi pada bagian prosesi dan dendang serta pantun pantun dalam tradisi tak oyai. Sementara penjelasan bentuk pemertahanan dilakukan dengan metode etonografi. Tahapan- tahapan dalam kajian etnografi pada penelitian ini meliputi tahap pengumpulan data dengan observasi, menetapkan informan, wawancara dan pencatatan, hingga tahap pengolahan data dan pelaporan.
Hasil penelitian didapatkan jenis-jenis pantun dan dendang tak oyai. Pantun yang dinyanyikan memiliki beberapa tema yaitu kabungo, kaburuang, kalawik, karimbo, dan paruntuangan. Dendang yang yang digunakan yaitu dendang tak oyai, ayo dampiang dan sikambang aia tajun dan sikambang lagam serta Raun Sabalik. Bentuk pemertahanan tradisi lisan tak oyai yang dilakukan oleh beberapa perempuan dapat disimpulkan pada tiga bentuk yaitu pewarisan teks, transformasi bentuk, dan transmisi serta perubahan fungsi
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi atas Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sistem informasi
akuntansi yang diterapkan perusahaan dan untuk mengetahui sejauh mana
penerimaan dan pengeluaran kas pada PT. Perkebunan Nusantara IV (persero) Medan
ini. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi
adalah Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi atas Penerimaan dan Pengeluaran Kas
pada PT. Perkebunan Nusantara IV (persero) Medan dan sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Penerimaan dan Pengeluaran Kas tahun 2015 dan 2016
yang ada di PT. Perkebunan Nusantara IV (persero), Medan. Jenis data yang
digunakan peneliti dalam melakukan penelitian ini adalah data kualitatif dan data
kuantitatif. Dan sumber data yang digunakan penulis adalah dokumen-dokumen yang
diperlukan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis
dalam melakukan penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dan dokumentasi.
Metode analisis yang digunakan penulis adalah metode penelitian deskriptif
kualitatif. Hasil penelitian menunjukan perlakuan sistem informasi akuntansi telah
dilaksanakan secara ekfektif dalam rangka Penerimaan dan Pengeluaran Kas.The purpose of this study was to determine the effectiveness of accounting
information systems implemented by the company and to determine the extent of cash
receipts and disbursements at PT. This Medan Nusantara Plantation (Persero)
Medan. This type of research is descriptive. In this study the population is the
Effectiveness of Accounting Information Systems on Cash Receipts and Expenditures
at PT. Perkebunan Nusantara IV (persero) Medan and the sample used in this study
is Cash Receipts and Expenditures for 2015 and 2016 at PT. Perkebunan Nusantara
IV (persero), Medan. The type of data used by researchers in conducting this
research are qualitative data and quantitative data. And the data sources used by the
authors are the documents needed in this study. Data collection techniques conducted
by the author in conducting this research are observations, interviews, and
documentation. The analytical method used by the author is a qualitative descriptive
research method. The results of the study show that the treatment of accounting
information systems has been carried out effectively in the context of Cash Receipts
and Expenditures
- …
