122 research outputs found
Pemanfaatan Tepung Limbah Ikan Gabus Pasir (Butis amboinensis) Sebagai Substitusi Tepung Ikan dalam Ransum Terhadap Kualitas Telur Itik Lokal Umur 35 Minggu
NOVIKA SARI, 2015: “ Utilization of Gabus Pasir (Butis amboinensis)Waste Meal
In Ration Against Egg Quality of Laying Duck 35th
This research was conducted at Desa Lama Kecamatam Hamparan Perak
Kabupaten Deli Serdang from Mart to June 2015. This study aimed to determine the
effect of Gabus Pasir waste meal in the ration on haugh unit, yolk index and
thickness egg shell. The design used in this research is completely randomized design
(CRD) with three treatments and 6 replications, each replication consisted of 4
laying ducks. Treatmen consists of P
Week of Age”, guided by
ARMYN HAKIM DAULAY and R. EDHY MIRWANDHONO.
0 (feed without Gabus Pasir waste meal); P1
(feed with Gabus Pasir waste meal as much as 5%); P2
The results showed the average of values haugh unit such as 91,68; 92,00
and 92,71, respectivly. Yolk index such as 0,43; 0,44 dan 0,44, respectivly. Thickness
egg shell such as 0,44; 0,44 and 0,45, respectivly. The results showed that the
treatment was not significant effect on haugh unit, yolk index and thickness egg shell.
The conclusion that Gabus Pasir waste meal can be used in ration to the level of
10%.38 HalamanSkripsi Sarjan
PENGARUH LAMA PERENDAMAN BENDA UJI AC-WC TERHADAP NILAI STABILITAS DAN NILAI KELELEHAN (FLOW) DENGAN BERDASARKAN SPESIFIKASI BINA MARGA 2018
Risqita Novika Ambar Sari. 2021. “Pengaruh Lama Perendaman Benda Uji
AC-WC Terhadap Nilai Stabilitas dan Nilai Kelelehan (Flow) dengan
Berdasarkan Spesifikasi Bina Marga 2018”. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh waktu perendaman akan dapat memberikan dampak positif
atau dampak negatif untuk perkerasan jalan. Dengan mencari nilai stabilitas dan
nilai kelelehan (flow) dengan menggunakan alat marshall compression machine
dan dengan berdasarkan Spesifikasi Bina Marga 2018. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen yaitu dengan pengujian campuran beraspal
panas (Hot Mix) dengan metode Marshall. Penelitian ini terdiri dari 3 Varian dan
masing-masing varian menggunakan waktu perendaman antara lain, 30 menit, 24
jam dan 48 jam. Dan setiap waktu dibuat masing-masing 3 sample benda uji.
Pelaksanaan penelitian dilakukan di Laboratarium PT.Nisajana Hasna Rizqy.
Slawi. Tahapan dimulai dari pembuatan benda uji campuran beton aspal dan
pengujiaan stabilitas dan flow. Hasil uji kinerja karakterisitik Marshall didapat
waktu perendaman 30 menit dan hasil rata stabilitas Marshall 1.516,5 kg, nilai
rata Flow (kelelehan) 2,93 mm. Waktu perendaman 24 jam dan hasil rata stabilitas
Marshall 1.413,1 kg, nilai rata Flow (kelelehan) 3,33 mm. waktu perendaman 48
jam dan hasil rata stabilitas Marshall 977,1 kg, nilai rata Flow (kelelehan) 3,76
mm. Kesimpulan semakin lama waktu perendaman maka stabilitas akan semakin
menurun, dan juga semakin lama waktu perendamannya maka akan semakin
meningkat nilai flownya. Pengaruh stabilitas dan flow pada perkerasan jalan, bisa
diibaratkan saat musim hujan perkerasan jalan terendam oleh air, yang
mempengaruhi kinerja perkerasan aspal khususnya masalah ketahanan, keawetan
dan kemampuan menerima beban.
Kata Kunci: Aspal , Agregat, Waktu Perendaman, Stabilitas, Kelelehan
Penggunaan Idiom Pada Akun Media Sosial Instagram @Tempodotco.
ABSTRAK
Novika sari.“Penggunaan Idiom pada Akun Media Sosial Instagram @Tempodotco” Skripsi.Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, 2020. Pembimbing I. Prof. Dr. Nadra, M.S.. Pembimbing II. Dra. Noviatri, M.Hum..
Pada penelitian ini dikaji jenis-jenis idiom, kategori kata unsur pembentuk, dan makna masing-masing idiom yang digunakan dalam akun media sosial instagram @Tempodotco.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis idiom yang digunakan dalam akun media sosial instagram @Tempodotco, kategori kata unsur pembentuk, dan makna masing-masing idiom tersebut.
Ada tiga metode dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1) metode dan teknik penyediaan data, 2) metode dan teknik analisis data, 3) metode dan teknik penyajian hasil analisis data. Untuk penyediaan data digunakan metode simak dengan teknik dasar berupa teknik sadap dan teknik lanjutannya Teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC).Untuk menganalisis data digunakan metode padan.Teknik dasar yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu (PUP), sedangkan teknik lanjutannya mennggunakan teknik hubung banding membedakan.Selain itu juga digunakan metode agih dengan teknik dasar teknik Bagi Unsur Langsung (BUL).Untuk menyajikan hasil analisis data digunakan metode formal dan informal.
Berdasarkan hasil analisis terhadap idiom yang digunakan dalam akun media sosial instagram @Tempodotco, ditemukandua jenis idiom, idiom penuh dan idiom sebagian.Idiom penuh ada 25 bentuk dan idiom sebagian 21 bentuk. Berdasarkan maknanya, idiom ada yang bermakna gramatikal dan kontekstual.Berdasarkan kategori kata pembentuk unsur-unsurnya, idiom yang digunakan dalam akun media sosial instagram @Tempodotco terdiri atas beberapa unsur kategori, yaitu 1) KK+KB, 2) KK+KK, 3) KB+KB, 4)KS+KB, 5) KB+KK, 6) KB+KS, 7) KK+KS, 8) KB+Adj, 9) KK+KK+KB, 10) KK+KBil+KB, dan 11) KK+KB+Adj.
Kata Kunci : idiom, media sosial, kategori kata, dan makn
English Conversation Classes at SMA Negeri 8 Malang
ABSTRAK Sari, Novika Purnama. 2012. Kelas Percakapan Bahasa Inggris di SMA Negeri 8 Malang. Skripsi Sarjana, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing: Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D. Kata kunci: kelas percakapan bahasa inggris, ruang lingkup materi, evaluasi. Kelas percakapan bahasa Inggris adalah kelas khusus yang berfokus pada pengembangan kemampuan berbicara. Kelas percakapan ini memberikan lingkungan belajar khusus dimana semua siswa diharapkan dapat berbicara dan merespon kegiatan di dalam kelas menggunakan bahasa Inggris tanpa ada rasa takut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelas percakapan bahasa Inggris yang ada di SMA Negeri 8 Malang, berfokus pada ruang lingkup materi dan evaluasi materi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Terdapat 89 murid dari beberapa kelas tertentu (X5, XI IPA 2, XI IPS 5) yang terpilih sebagai subjek penelitian. Kelas-kelas tersebut dipilih berdasarkan rekomendasi para guru kelas percakapan. Untuk memperoleh data, penelitian ini menggunakan beberapa instrumen; dokumen sekolah, panduan wawancara, dan kuesionaire. Data dari penelitian bertujuan untuk mengetahui ruang lingkup materi yang digunakan dan bagaimana pengevaluasiannya. Data dikumpulkan pada bulan Maret 2012. Data dari penelitian ini dianalisis dengan cara pengkategorian, pendeskripsian, dan pengkombinasian. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa materi yang digunakan di kelas percakapan bahasa Inggris dikembangkan berdasarkan ruang lingkup berbasis topik, yaitu topik ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial. Topik-topik ilmu pengetahuan alam untuk kelas IPA, topik-topik ilmu pengetahuan sosial untuk kelas IPS. Evaluasi materi dilaksanakan oleh setiap guru dari setiap kelas. Pada dasarnya, belum ada pertemuan khusus dalam pengevaluasian materi yang telah dibuat. Pendapat para siswa terhadap materi yang digunakan pada umumnya positif dan pada umumnya mengatakan bahwa kelas percakapan bahasa Inggris sangat berguna untuk mata pelajaran lain di sekolah. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada para guru untuk mengadakan pertemuan kerja mengumpulkan materi yang bagus menjadi sebuah modul bagi para murid. Di samping itu, para guru seharusnya mengadakan sebuah pertemuan evaluasi paling tidak satu kali dalam sebulan. Pertemuan tersebut akan berguna sebagai media komunikasi diantara guru kelas percakapan bahasa Inggris.
ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP DI YAYASAN SAURI MITRA MEDAN
Pengelolaan arsip yang efektif sangat penting untuk mendukung operasional dan akuntabilitas di lembaga non-profit, termasuk Yayasan Sauri Mitra Medan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengelolaan arsip di yayasan tersebut, mengidentifikasi permasalahan yang ada, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip di Yayasan Sauri Mitra Medan masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya sistem pengarsipan yang terstruktur, minimnya pelatihan bagi staf, dan rendahnya kesadaran tentang pentingnya pengelolaan arsip. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar yayasan mengembangkan sistem pengelolaan arsip yang lebih terintegrasi, melakukan pelatihan rutin bagi staf, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya arsip sebagai sumber informasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan pengelolaan arsip di Yayasan Sauri Mitra Medan serta menjadi referensi bagi yayasan lain dalam praktik pengelolaan arsip
Analisis gaya bahasa personifikasi novel jejak kala karya Anindita S.Thayf
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan bentuk gaya bahasa
personifikasi yang terdapat dalam Novel Jejak Kala Karya Anindita S.Thayf. 2)
Mendeskripsikan makna gaya bahasa personifikasi yang terdapat dalam Novel
Jejak Kala Karya Anindita S.Thayf. Penelitian ini dikembangkan dengan metode
kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data menggunakan metode
simak dan catat. Metode simak penelitian ini menyimak novel Jejak Kala karya
Anindita S.Thayf untuk mencari bentuk dan makna gaya bahasa personifikasi.
Teknik catat dalam penelitian ini digunakan untuk mencatat hasil menyimak novel
Jejak Kala karya Anindita S.Thayf berupa bentuk dan makna gaya bahasa
personifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa hal yang perlu
disajikan. Bentuk gaya bahasa personifikasi yang terdapat dalam Novel Jejak
Kala Karya Anindita S.Thayf yaitu sebanyak 30 data, masing-masing data gaya
bahasa personifikasi dalam Novel Jejak Kala Karya Anindita S.Thayf
menggambarkan keindahan alam, keadaan latar dan kejadian dari alur cerita.
Makna gaya bahasa personifikasi yang terdapat dalam Novel Jejak Kala Karya
Anindita S.Thayf yaitu untuk menciptakan nilai keindahan cerita dalam novel
yang mengiaskan benda-benda mati bertindak, berbuat, berbicara seperti manusia
sehingga cerita dalam novel lebih menarik dan indah
Pengembangan Standar Kompetensi Menerapkan Budaya Hidup Sehat melalui multimedia interaktif berbasis komputer untuk siswa kelas IV sekolah dasar
ABSTRAK Sari, Novika. 2011. Pengembangan Standar Kompetensi Menerapkan Budaya Hidup Sehat melalui Multimedia Interaktif Berbasis Komputer untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar . Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Wasis Djoko Dwiyogo, M.Pd. (2) Drs. Heru Widijoto, M.S. Kata kunci: Pengembangan, Menerapkan Budaya Hidup Sehat, Mutimedia Interaktif, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Menerapkan budaya hidup sehat merupakan salah satu standar kompetensi yang ada pada kelas IV Sekolah Dasar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Berdasarkan analisis kebutuhan di tiga sekolah dasar yaitu di SDN Percobaan 1 Malang, SDN Klojen Malang dan SDN Madyopuro 5, referensi yang digunakan sangat kurang khususnya tentang kesehatan dan hanya menggunakan buku paket 1996-1997 dan LKS Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan. Kurangnya perhatian siswa tentang kebersihan lingkungan terlihat saat siswa membuang sampah sembarangan di halaman sekolah padahal di tempat tersebut terdapat banyak slogan-slogan tentang kebersihan dan di lacilaci bangku terdapat sampah kertas dan bungkus jajan. Kurangnya referensi tentang kesehatan dan kurangnya perhatian siswa tentang kebersihan lingkungan maka dibutuhkan media pembelajaran tentang budaya hidup sehat khususnya kebersihan lingkungan yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami konsep dan contoh tentang kebersihan lingkungan. Budaya hidup sehat merupakan standar kompetensi yang terdapat di kelas IV khususnya tentang kebersihan lingkungan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Berdasarkan hasil pengamatan terlihat siswa kelas IV sangat senang dengan pembelajaran yang berhubungan dengan komputer, oleh karena itu peneliti mengembangkan standar kompetensi menerapkan budaya hidup sehat melalui multimedia interaktif berbasis komputer untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk mengembangkan standar kompetensi menerapkan budaya hidup sehat melalui multimedia interaktif berbasis komputer untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar yang diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami konsep dan contoh. Dalam metode penelitian dan pengembangan ini, peneliti menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall (1983:775), peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah. Adapun prosedur penelitian dan pengembangan sebagai berikut: 1) riset dan pengumpulan informasi dalam melakukan penelitian awal atau analisis kebutuhan dengan angket yang ditujukan kepada 3 orang guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dan pengamatan kepada siswa kelas IV, 2) pengembangan rancangan produk, 3) evaluasi para ahli dengan menggunakan 1 ahli pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, 1 ahli kesehatan dan 1 ahli media, yang menghasilkan berupa produk awal, 4) revisi rancangan produk berdasarkan ii evaluasi para ahli (hasil rancangan produk berupa produk awal) dan uji coba lapangan pada kelompok kecil dengan menggunakan 6 subyek kelas IV, 5) revisi hasil dari uji coba lapangan pada kelompok kecil, 6) uji coba lapangan pada kelompok besar menggunakan 45 subyek kelas IV, 7) revisi dari hasil uji coba lapangan pada kelompok besar kemudian menjadi produk akhir berupa budaya hidup sehat melalui multimedia interaktif berbasis komputer untuk siswa kelas IV Sekoalah Dasar. Hasil pengembangan produk berupa multimedia interaktif dengan standar kompetensi menerapkan budaya hidup sehat untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pengembangan produk standar kompetensi menerapkan budaya hidup sehat melalui multimedia interaktif berbasis komputer menggunakan aplikasi Microsoft Office Powerpoint sebanyak 169 slide yang berisi 4 kompetensi dasar yaitu kompetensi dasar pertama “menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekolah” terdapat di slide 3 sampai slide ke-61. Kompetensi dasar kedua “membiasakan membuang sampah pada tempatnya” terdapat di slide 62 sampai slide ke-119. Kompetensi dasar ketiga “mengenal berbagai upaya dalam menjaga kebersihan lingkungan” terdapat di slide 120 sampai slide ke-141. Kompetensi dasar keempat “menjaga kebersihan lingkungan terhadap sumber penularan penyakit seperti nyamuk dan unggas” terdapat di slide 142 sampai slide ke-168. Hasil pengembangan melalui multimedia interaktif menerapkan budaya hidup sehat ini memenuhi kriteria baik dan dapat digunakan dengan hasil uji coba lapangan awal terhadap efektivitas multimedia interaktif menerapkan budaya hidup sehat mencapai 92%, hasil uji coba lapangan terhadap efektivitas multimedia interaktif menerapkan budaya hidup sehat mencapai 94%. Untuk hasil uji coba lapangan awal terhadap efisiensi multimedia interaktif menerapkan budaya hidup sehat mencapai waktu 81 menit 3 detik, untuk hasil uji coba lapangan terhadap efisiensi multimedia interaktif menerapkan budaya hidup sehat mencapai waktu 80 menit 8 detik. Untuk hasil uji coba lapangan awal terhadap daya tarik multimedia interaktif menerapkan budaya hidup sehat mencapai 100%, untuk hasil uji coba lapangan terhadap daya tarik multimedia interaktif menerapkan budaya hidup sehat mencapai 100%. Berdasarkan hasil analisis data uji coba lapangan awal terhadap 6 orang siswa dan uji coba lapangan terhadap 45 orang siswa kelas IV di SDN Percobaan 1 Malang, SDN Klojen Malang, dan SDN Madyopuro 5 multimedia interaktif berbasis komputer menerapkan budaya hidup sehat untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar dinyatakan baik dan dapat digunakan. Peneliti memiliki beberapa saran terhadap produk pengembangan standar kompetensi menerapkan budaya hidup sehat melalui multimedia interaktif berbasis komputer untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar yaitu bagi sekolah dapat membantu dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, disesuaikan dengan keadaan sekolah yang akan dituju agar dapat digunakan dengan maksimal. Dapat digunakan baik siswa maupun guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan sebagai salah satu media pembelajaran. Dengan semakin banyak media yang dikembangkan dan lebih menarik maka pembelajaran akan lebih menyenangkan dan diharapkan dengan media pembelajaran multimedia interaktif siswa akan lebih mudah dalam memahami pelajaran
Pola Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling untuk Mengoptimalkan Kemampuan Anak Autis di Sekolah Dasar
Anak dengan spektrum autis memiliki masalah perkembangan yang cukup berat. Namun mereka memiliki hak yang sama dalam pendidikan, sehingga tidak jarang kita temui mereka di sekolah-sekolah, baik di sekolah luar biasa maupun sekolah umum (inklusi). Anak autis membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam mengoptimakan kemampuannya. Perkembangan anak autis tidak seperti anak pada umumnya, mereka sering membentuk pola tertentu dan membutuhkan konsistensi yang tinggi. Oleh karena itu sekolah melalui bimbingan konseling memerlukan kerjasama dengan berbagai pihak terutama keluarga yang memiliki intensitas interaksi sangat tinggi bersama anak. Dengan adanya kerjasama sekolah dan keluarga melalui bimbingan dan konseling, juga akan memudahkan dan membantu keluarga terutama orangtua dalam membangun hubungan serta melakukan intervensi yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dari berbagai sumber mutakhir yang sesuai. Kajian ini menghasilkan sebuah pola pelaksanaan bimbingan dan konseling secara umum yang melibatkan keluarga terutama orangtua guna mengoptimalkan kemampuan anak. Di dalam pola terdapat tiga proses yaitu (1) identifikasi merupakan pelaksanaan asesmen untuk mengetahui kondisi anak autis, baik masalah maupun potensi yang dimilikinya; (2) Solusi atau rancangan program bimbingan dan konseling berdasarkan hasil asesmen agar memberikan fokus yang jelas terhadap kemampuan anak yang akan di optimalkan.; dan (3) pelaksanaan. Pada proses yang terakhir yaitu pelaksanaan terjadi kerjasama antara (1) konselor dan anak, (2) konselor dan orangtua, serta (3) konselor terhadap hubungan orangtua dan anak. Dengan adanya pola pelaksanaan umum ini maka akan memudahkan sekolah dalam membantu siswa autis untuk mengoptimalkan kemampuannya. Sekolah dasar dipilih karena pada usia-usia inilah sekolah melalui bimbingan dan konseling mengenal anak secara utuh dari berbagai aspek serta mulai membangunnya menjadi pribadi dan perilaku serta perkembangan yang lebih optimal
RANCANG BANGUN LOKAL SERVER UNTUK LAYANAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN LINUX UBUNTU PADA LABORATORIUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI
Communications laboratory data is one of laboratory facilities supporting activities lecturing activities, especially for students of Telecommunications Engineering Polytechnic of Sriwijaya. As supporting facilities for lectures, laboratory should be icon for handling all lab activities. Especially for communications laboratory data, the learning process is still done manually, for example if you want to learn communication data lesson the student should be photocopied data communication module as a material to conduct lab. And students often forget to bring the material so that it can make the learning process is not effective. Material processing should use a particular application, so data communication materials can be obtained and viewed quickly and efficiently. Material or information processing applications can facilitate the inputting of material and in search of material. Different when such materials in the process is still manual input course it will be difficult let alone the amount of material that is not a bit of each chapter. So, Telecommunications Laboratory Polytechnic of Sriwijaya need for material processing applications to help students in the learning process. And the author intends to make a material processing applications using PHP and MySQL on Telecommunications laboratory and provide a local server to a website that can provide data communications services learning materials.
Keywords: MySQL, PHP and Linux-based server
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PQ4R UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa kelas IV SD dalam memahami isi dan makna teks bacaan. Hal ini disebabkan kurangnya aktivitas pra baca dan pasca baca. Permasalahan tersebut peneliti atasi dengan menerapkan metode pembelajaran PQ4R. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran PQ4R untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis Taggart yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Partisipan dalam penelitian ini adalah 31 siswa kelas IV dari salah satu SDN di Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan tes. Pengolahan data kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman. Sedangkan pengolahan data kuantitatif dengan menghitung rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP yang disusun dengan baik mengimplikasikan peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata keterampilan membaca pemahaman siswa meningkat dari 72,41 pada siklus I menjadi 84,11 pada siklus II. Begitu pula dengan ketuntasan klasikal, pada siklus I 54,83% menjadi 87,09% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan keterampilan membaca pemhaman siswa kelas IV SD.-- This research is based on the low skill of fourth grade students of elementary school in understanding the content and meaning of the text of reading. This is due to lack of pre-reading and post-reading activities. The problem, the researcher overcome by applying PQ4R learning method. This study aims to describe the application of PQ4R learning method to improve reading comprehension skills of fourth graders of elementary school. The research method used is Classroom Action Research with Taggart Kemmis Model and implemented as many as 2 cycles. Participants in this study were 31 fourth graders from one of the public elementary schools in Coblong Subdistrict, Bandung City. Data were collected using observations and tests. Qualitative data processing using Miles and Huberman model. While the quantitative data processing by calculating the average and percentage. The results showed that well-structured lesson plan implies an increase in learning activities and student learning outcomes. The average student score increased from 72.41 to 84.11 with classical completeness in cycle I 54.83% to 87.09% in cycle II. This shows that the application of PQ4R learning method can improve reading skill of fourth grade students of elementary school
- …
