78 research outputs found
GAYA BAHASA SINDIRAN KIKY SAPUTRI DALAM PLATFORM YOUTUBE SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR MENULIS TEKS ANEKDOT KELAS X DI SMA NEGERI 2 TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Gaya Bahasa Sindiran Kiky Saputri dalam Platform YouTube sebagai Alternatif Bahan Ajar Menulis Teks Anekdot Kelas X di SMA Negeri 2 Trenggalek” ditulis oleh Camelia Marlita Faizatuzzakya, NIM 126210213133, pembimbing Lilis Anifiah Zulfa, M.Pd.
Kata kunci: Gaya Bahasa Sindiran, Platform YouTube Kiky Saputri, Pembelajaran Teks Anekdot
Gaya bahasa sindiran adalah bentuk gaya bahasa yang rangkaian kata-katanya berlainan dari apa yang dimaksudkan dan bersifat menyindir lawan bicara. Gaya bahasa tersebut juga digunakan oleh konten kreator YouTube, salah satunya pada platform YouTube Kiky Saputri. Gaya bahasa sindiran yang digunakan oleh Kiky Saputri bertujuan untuk menyampaikan fakta dan kritikan terhadap tingkah laku seseorang. Oleh karena itu, penelitian ini mendeskripsikan bentuk gaya bahasa sindiran Kiky Saputri dalam platform YouTubenya, lalu dikaitkan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi teks anekdot untuk kelas X di SMA Negeri 2 Trenggalek yang kurang memahami penggunaan gaya bahasa sindiran dalam materi tersebut.
Dalam penelitian ini, digunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Tarigan terkait gaya bahasa sindiran. Data dalam penelitian ini adalah gaya bahasa sindiran yang digunakan oleh Kiky Saputri dalam platform YouTubenya. Sumber datanya berasal dari kritik yang diungkapkan oleh Kiky Saputri dalam lima belas video yang telah dipilih melalui platform YouTube. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentas analisis konteni, teknik simak, dan teknik cacat. Data dianalisis dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data yang tidak relevan, memaparkan data, dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan konsep triangulasi teori.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam platform YouTube Kiky Saputri terdapat gaya bahasa sindiran yang digunakan dalam setiap momen. Gaya bahasa tersebut meliputi sinisme, satire, ironi, innuendo, dan sarkasme. Adapun bentuk gaya bahasa sindiran yang banyak ditemukan adalah gaya bahasa sindiran sarkasme. Hasil penelitian ini juga menunjukkan jika penggunaan gaya bahasa sindiran yang telah dipaparkan di atas dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran teks anekdot di jenjang SMA pada kelas X. Hal tersebut dikarenakan dalam platform YouTube Kiky Saputri memuat penggunaan gaya bahasa sindiran yang merupakan salah satu unsur dari kebahasaan dalam teks anekdot
METODE PENGOLAHAN HIDANGAN PANCAKE DI DEMANDAILING CAFÉ SURABAYA
The purpose of this writing is to find out how the processing of pancake desserts at Demandailing cafe Surabaya. The author observes the processing of pancakes at the Demandailing Cafe. The author can conclude that the processing of pancake desserts at Demandailing Café Surabaya is as follows: Processing of pancakes is done according to existing standard recipes. Thus, pancakes have the same shape and taste
Branding Politik Caleg Perempuan dari Partai Islam: Studi Kasus Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief di Kota Bekasi
Elections of 2019 are simultaneous elections. Elections 2019 require candidates to do a number of things to win the elections. Political branding is the common way of legislature candidates. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief are candidates for legislative members in Bekasi City from the Prosperous Justice Party (PKS). Interestingly, Lilis Nurlia used a success team while Eka Widyani Latief did not use a successful team in facing the 2019 election. Lilis Nurlia does her political branding through face-to-face media and social media and carries the name of the party on every occasion. This study aims to look at the political branding of Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief in facing the 2019 election in Bekasi City because there are still few studies that discuss political branding, especially in female legislative candidates. This research uses Kapferer political branding theory to analyze the experience of political branding implemented Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief. This research uses qualitative research with a case study approach. The author obtained primary data from the results of semi structure in-depth interviews and secondary data from article documents, journals, document archives, and so on. The results of the study obtained that Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief were legislative candidates with sequence number 1. Lilis Nurlia does political branding with various activities mainly through tabloids. Lilis Nurlia also uses a group approach to approach the community, while Eka Widyani Latief also carries out various activities, especially gatherings and social relations approached to approach society. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief also introduced themselves and shared the activity on social media.Penelitian ini membahas tentang branding politik dari calon anggota legislatif perempuan dari Partai Islam dengan menganalisis Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif di Kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menariknya, Lilis Nurlia menggunakan tim sukses sementara Eka Widyani Latief tidak menggunakan tim sukses dalam menghadapi pemilu 2019. Lilis Nurlia melakukan branding politiknya melalui media tatap muka dan media sosial serta membawa nama partai pada setiap kesempatannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat branding politik Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief dalam menghadapi pemilu 2019 di Kota Bekasi dikarenakan masih sedikit penelitian yang membahas mengenai branding politik khususnya calon legislatif perempuan. Penelitian ini menggunakan teori branding politik Kapferer untuk menganalisis pengalaman branding politik yang diimplementasikan Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penulis memperoleh data primer dari hasil wawancara mendalam semistruktur dan data sekunder dari dokumen artikel, jurnal, arsip dokumen, dan sebagainya. Hasil penelitian diperoleh bahwa Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif dengan nomor urut 1. Lilis Nurlia melakukan branding politik dengan berbagai kegiatan terutama melalui tabloid. Lilis Nurlia juga menggunakan pendekatan kelompok untuk mendekati masyarakat, sementara Eka Widyani Latief juga melakukan berbagai kegiatan terutama silaturahmi dan pendekatan hubungan sosial untuk mendekati masyarakat. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief juga memperkenalkan dirinya dan membagikan kegiatan di media sosial
A Descriptive Qualitative Study on The Analysis of Narrative Texts Produced by The Students of Animal Husbandry Diploma of Jenderal Soedirman University in Academic Year 2022/2023
The research deals with the analysis of students’ narrative texts in term of the generic structures, language features and scores. This research aims to find out the implementation of generic structures, the implementation pf language features and the scores of narrative texts produced by the students of Animal Husbandry Diploma of Jenderal Soedirman University in academic year 2022/2023. This research applied a descriptive qualitative design with content analysis method. Fourty narrative texts which were written by the students of class G became the population. While, the samples were four narrative texts which were chosen using purposive sampling method. The data collecting technique was documentary study. This research revealed that all of the narrative texts had implemented both generic structures and language features. Three out of four narrative texts implemented four generic structures that included orientation, complication, sequence of events, and resolution. Meanwhile, the other narrative text implemented five generic structures namely orientation, complication, sequence of events, resolution, and coda. In addition, all the narrative texts had implemented the language features of narrative text. They were the using of past time, the using of third or first personal pronoun, the using of time conjunction and the using of action verbs. However, the narrative texts still needed an improvement in term of the using of past time since the researcher found that the most of the narrative texts still used present tense instead of past time. Afterwards, relating to the scores of narrative texts, three narrative texts obtained “Excellent” predicate with the score of 81, 80 and 80 points. Whereas the other obtained the final score of 75 points which was given a “Good” predicate. The researcher suggests the students to be more careful while producing the narrative texts by paying attention to the generic structures and language features. So that, the narrative texts will be produced properly as they should be and obtain the maximum scores
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA SMKS-PP STABAT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan penalaran matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain penelitian pretest and postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMKS-Pertanian Pembangunan Putra Jaya Stabat, sedangkan sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas. Sampel pada kelompok eksperimen berjumlah 35 orang, dan sampel pada kelompok kontrol juga berjumlah 35 orang. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji regresi sederhana. Rata-rata tes kemampuan penalaran matematika kelas ekperimen sebelum dan sesudah pembelajaran adalah 68,43 dan 76,43. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-r, setelah dilakukan perhitungan diperoleh nilai  kemampuan penalaran matematika siswa kelas eksperimen adalah 0,730 sedangkan nilai  adalah 0,334. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan penalaran matematika siswa pada materi trigonometri kelas XI SMKS-Pertanian Pembangunan Putra Jaya Stabat Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), KemampuanPenalaran Matematik
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM DI ULTISOL
Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Andalas, pada bulan Juli – Oktober 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk kandang ayam terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah varietas tajuk di Ultisol. Metode penelitian ini berbentuk percobaan lapangan menggunakan rancangan acak kelompok ( RAK) dengan satu faktor yaitu faktor dosis pemberian pupuk kandang ayam. Faktor dosis pemberian pupuk kandang ayam yang terdiri dari lima taraf, yaitu pemberian pupuk kandang ayam 0 ton/ha (tanpa pemberian pupuk kandang ayam), pemberian pupuk kandang ayam 10 ton/ha (setara dengan 1,44 kg/petakan), pemberian pupuk kandang ayam 20 ton/ha (setara dengan 2,88 kg/petakan), pemberian pupuk kandang ayam 30 ton/ha (setara dengan 4,32 kg/petakan) dan pemberian pupuk kandang ayam 40 ton/ha (setara dengan 5,76 kg/petakan). Data dianalisis menggunakan uji F dengan taraf 5 % dan jika ada perbedaan yang signifikan analisis dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dari dosis 0 – 40 ton/ha belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil umbi bawang merah.
Kata kunci : bawang merah, pupuk kandang aya
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA
Lilis
Universitas Pendidikan Indonesia
ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi pembelajaran, termasuk pengembangan bahan ajar digital. Selain itu, tantangan yang dihadapi peserta didik, seperti meningkatnya kenakalan remaja, menuntut adanya nilai-nilai hukum yang diintegrasikan dalam pembelajaran sehingga bahasa mempunyai peran dalam meminimalisasi kenakalan remaja yang marak terjadi. Berdasarkan wawancara ditemukan bahwa masih banyak peserta didik yang melakukan pelanggaran aturan sekolah. Oleh sebab itu, penulis mengembangkan buku pendamping digital yang berwawasan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku digital nonteks pelajaran bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk kelas X SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap: define, design, development, dan diseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi kelayakan produk dari aspek bahan ajar mendapatkan nilai skor dengan rata-rata 4 pada kategori “layak” dari interval 0-5. Aspek materi dengan nilai skor rata-rata 4,6 pada kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Aspek bahasa dengan nilai skor rata-rata 4,4 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Adapun hasil nilai respons peserta didik dengan rata-rata skor 4,0 dengan kategori “layak” dari interval 0-5 dan hasil nilai respons pendidik dengan rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Bahan ajar ini mendapatkan respons positif dari peserta didik dan pendidik. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk SMA layak digunakan sebagai buku pendamping dalam proses pembelajaran.
Kata kunci: bahan ajar digital, komunikatif-integratif, wawasan hukum.
DEVELOPMENT OF A NON-TEXT BOOK OF DIGITAL LESSONS IN INDONESIAN WITH A LEGAL PERSPECTIVE WITH A COMMUNICATIVE-INTEGRATIVE APPROACH FOR CLASS X SENIOR HIGH SCHOOL
Lilis
Universitas Pendidikan Indonesia
ABSTRACT
The existence of companion books is still inadequate and challenges in the world of education, such as the increase in juvenile delinquency, require legal values to be integrated in learning so that language has a role in minimizing juvenile delinquency that is rampant. Based on interviews, it was found that there are still many students who violate school rules. Therefore, the author developed a companion book with a legal perspective. This research aims to produce Indonesian digital teaching material products with legal insight for class X SMA. The research method used in this study is research and development (R&D) with the 4D development model consisting of four stages: define, design, develop, and disseminate. The results showed that the validation of product feasibility from the aspect of teaching materials received an average score of 4 in the “feasible” category from the interval 0-5. The material aspect with an average score of 4.6 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The language aspect with an average score of 4.4 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. Overall, an average of 4.3 was obtained in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The results of the learner response value with an average score of 4.0 with the category “feasible” from the interval 0-5 and the results of the educator response value with an average of 4.3 with the category “very feasible” from the interval 0-5. This teaching material received a positive response from learners and educators. This shows that Indonesian digital teaching materials with a legal perspective for high school are suitable for use as companion books in the learning process.
Keyword: digital teaching materials, communicative-integrative, legal insight
The Effect of Leverage, Liquidity and Profitability on Financial Distress with the Effectiveness of the Audit Committee as a Moderating Variable
This study aims to analyze and describe the effect of variable leverage, liquidity, and profitability on financial distress with the addition of moderating variables, the effectiveness of audit committee. Mining companies listed on the Stock Exchange in 2013-2016 are the population in this study, which consisted of 48 companies each year. The purposive sampling method is used to select the sample so that there are 80 analysis units from 20 companies. The data analysis technique in this research used moderating regression analysis with IBM SPSS for windows version 21.0. The result of this research showed that leverage, liquidity, and profitability have no significant effect on financial distress. Effectiveness of audit committee has proven to be a moderating variable between the variables of leverage and profitability of financial distress, but cannot be a moderating variable between the variables of liquidity and financial distress. The conclusion of this research is control from audit committee to the management company will improve management performance so it will avoid the company from possible happening of financial distress
PENGGUNAAN TEKNIK NUMBERED HEADS TOGETHER DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Abstract: The Use of Numbered Heads Together Technique in Science Learning Improvement to The Fifth Graders of Elementary School. This research purposes to improve science learning to the fifth graders of elementary school by using Numbered Heads Together technique. This research was conducted in two cycles consisting of planning, acting, observing, and reflecting. The research subjects were students and teacher. The source data were the teacher, students, and observers. Data collection techniques using test, observation, and interviews. Validity data using triangulation techniques and sources. Analysis of the data used descriptive qualitative analysis and descriptive statistics. The results of this research showed that the use of Numbered Heads Together technique can improve science learning to the fifth graders of elementary school. Keyword: Technique, Numbered Heads Together, Science Learning Abstrak: Penggunaan Teknik Numbered Heads Together dalam Peningkatan Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas V sekolah dasar dengan teknik Numbered Heads Together. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru. Data penelitian berasal dari guru, siswa, dan observer. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan wawancara. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan teknik Numbered Heads Together dapat meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas V sekolah dasar. Kata Kunci: Teknik, Numbered Heads Together, Pembelajaran IP
An Analysis Of Students Reading Comprehension Of Narrative Text With Online Reading Resources At The First Grade Of SMA Negeri 6 Pekanbaru
The purpose of this study was to analyze the students' reading comprehension ability of narrative texts by giving students' comprehension tests with narrative text. The type of test used is multiple choices at SMA NEGERI 6 PEKANBARU. This research is a quantitative and qualitative research, the research sample consists of 40 students of class X MIPA 6. Data collection uses 20 multiple-choice tests from 1 narrative text to analyzed students' reading comprehension of narrative text. The results showed that the students' score in reading comprehension of narrative text was the highest score of orientation with a percentage of 100%, meaning that the category was very good. Students did not face problems in finding characters, setting and time in narrative texts. Second, while being complicated is getting a percentage of 92.5%, it means that it is good thatstudents do not face so many problems to find the main problem in the narrative text. Third, student evaluations get a percentage of 75%, meaning that the fair category students do not face many problems to find goals in narrative texts. Fourth, the students got a percentage of 70%, meaning that the fair category of students was not so difficult to find the ending and moral values in narrative texts, and the last was the re-orientation of students who got a percentage of 62.5% a story in a narrative text
- …
