12,235 research outputs found
The Role of K.H Muhammad Burkan Saleh in The Development of Islam in Kerinci
The process of Islamic development in each region was heavily influenced by scholars from outside the region and local residents within the area. As time goes by, the role of the clergy in the process of Islamic development becomes increasingly important because it is accompanied by various problems and needs of the people they face. Therefore, it is important to confirm their contribution from time to time as K.H Muhammad Berkan Saleh has done. This survey uses a qualitative research method. While the approach used in this study is historical in nature which allows us to see the events that surrounded K.H Muhammad Berkan Saleh throughout his lifetime. In addition, this study uses a philological approach to the works written by K.H Muhammad Berkan Saleh.
Proses perkembangan Islam di setiap daerah banyak dipengaruhi oleh para ulama baik dari luar daerah maupun penduduk lokal di dalam daerah tersebut. Seiring berjalannya waktu, peran ulama dalam proses pembangunan Islam menjadi semakin penting karena dibarengi dengan berbagai masalah dan kebutuhan umat yang dihadapinya. Oleh karena itu, penting untuk mengkonfirmasi kontribusi mereka dari waktu ke waktu sebagaimana yang dilakukan oleh K.H Muhammad Berkan Saleh. Survei ini menggunakan metode survei kualitatif. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat historis yang memungkinkan kita untuk melihat peristiwa-peristiwa yang melingkupi K.H. Muhammad Berkan Saleh semasa hidupnya. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan filologi terhadap karya-karya yang ditulis oleh K.H. Muhammad Berkan Saleh
Penerapan akuntansi lingkungan di RSUD Dr. Muhammad Saleh Probolinggo
INDONESIA:
Tujuan didirikannya rumah sakit sebagai sarana upaya perbaikan kesehatan yang melaksanakan pelayanan kesehatan sekaligus sebagai lembaga pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian, ternyata memiliki dampak positif dan negatif terhadap lingkungan. Hasil limbah yang dihasilkan rumah sakit sangat berbahaya yang bisa berdampak langsung terhadap lingkungan hidup. Rumah sakit harus memperhatikan dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya, sebab lingkungan memberikan andil dan kontribusi bagi rumah sakit sendiri. Untuk mencapai hal tersebut rumah sakit harus mengeluarkan sejumlah biaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan akuntansi lingkungan dalam memberikan laporan keuangan yang lebih informatif dan mengetahui pelaksanaan tanggung jawab lingkungan oleh di RSUD Dr. Muhammad Saleh terkait dengan pengelolahan limbah.
Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan obyek penelitian di RSUD Muhammad Saleh Probolinggo. Penelitian ini juga melibatkan beberapa bidang di rumah sakit yang berkaitan dengan biaya lingkungan, antara lain : bagian sanitasi, bagian keuangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Dr. Muhammad Saleh Probolinggo telah melakukan pengelolahan limbah dengan cukup baik, terbukti tidak adanya biaya eksternal yang dikeluarkan oleh rumah sakit. Untuk penerapan akuntansi lingkungan pihak rumah sakit belum menerapkannya terbukti tidak membuatkan laporan khusus terkait lingkungan. Peneliti melakukan identifikasi, pengklasifikasian serta membuatkan usulan laporan biaya lingkungan. Dari laporan tersebut bisa diketahui semua biaya terkait lingkungan, dengan begitu memudahkan manajemen untuk mengontrol semua bidang terkait limbah rumah sakit.
ENGLISH:
The aim of building a hospital is to improve health service. As an educational institution of health and research source, a hospital has both negative and positive sides for the environment. The waste produced might be direct impact which is very dangerous for environment. A hospital should give attention and be responsible for that , because an environment has contribution for the hospital. A hospital is supposed to spend much money. This thesis aims to know the implementation of environmental accounting in reporting informative financial report and to know the responsibility of environment at District Hospital of Dr. Muhammad Saleh relating to hospital waste mangement.
This research employs descriptive qualitative design and District Hospital of Muhammad Saleh Probolinggo is used as the object of this research. This research involved staffs in the hospital who are dealing with environmental fee, for instance: finance and sanitation staff.
The result of this research shows that District Hospital of Dr. Muhammad Saleh Probolinggo controls hospital waste management properly. It was proven by not having external fee. To implement environmental accounting, hospital stakeholders haven't implemented it. It was proven by not specially reporting environment. The researcher identified, classified, and proposed environmental fee report. From the report, all of environmental fee could be transparantly seen. It makes the staffs easy to control all parts of hospital waste
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
Saleh Darat : Muhammad Sâlih b. `Umar al-Samarânî)
SALEH DARAT
(Muhammad Sâlih b. `Umar al-Samarânî)
[Indonesia; Jepara ca.1820 - Semarang 1903]
[Dictionnaire biographique des savants et grandes figures du
monde musulman périphérique, du XIXe siècle à nos jours, Fasc.
no 2. Paris: CNRS-EHESS, 1998, p. 25-26]
Saleh was born in Jepara, where his father Umar was a religious
scholar. According to local oral tradition, Kyai Umar was one of
the `ulama who, together with the more famous Kyai Maja,
supported Diponegoro in his uprising against the Dutch. After
Diponegoro's defeat, Kyai Umar took his son Saleh to Singapore;
from there they went on to Mecca, where Saleh stayed several
years studying. He was called back to Java by Kyai Murtadlo
(Murtazâ), a companion of his father in the Diponegoro rebellion,
who made him his son-in-law
Gaya Kepemimpinan Karismatik KH Muhammad Dawam Saleh dalam Manajemen Pondok Pesantren Al Islah Sendangagung Paciran Lamongan
Kepemimpinan dalam sebuah lembaga pendidikan Islam dalam hal ini Pondok Pesantren memegang peranan yang sangat penting terhadap kemajuan sebuah pesantren. Pondok Pesantren Al Islah Sendangagung Paciran Lamongan dalam kepengasuhan KH Muhammad Dawam Saleh berhasil mencapai kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan karismatiknya yang unik. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha menggali dan menjawab rumusan masalah bagaimana gaya kepemimpinan karismatik KH Muhammad Dawam Saleh dan faktor pendukung dan penghambat manajemen Pondok Pesantren Al-Islah Sendangagung Paciran Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan data-data deskriptif tentang manajemen Pondok Pesantren yang dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH Muhammad Dawam Saleh memiliki gaya kepemimpinan dalam kategori karismatik, berdasarkan pengakuan responden yang menyebutkan ciri beliau sesuai dengan ciri kepemimpinan karismatik, yakni Berkharisma/Berwibawa, Memiliki rasa percaya diri yang tinggi serta Manajer yang Visioner. Disamping hasil penelitian terkait kepemimpinan karismatik, peneliti menemukan ciri khas dalam gaya kepemimpinan karismatik KH. Muhammad Dawam Saleh. Adapun ciri khas tersebut yaitu: a. Menerapkan asas keikhlasan. b. Menerapkan pendekatan Humanistik. c. Disiplin dan rendah hati. d. Uswatun Hasanah. Ada beberapa faktor pendukung, diantaranya: a. Sistem manajemen baik. b. Mendidik dengan keikhlasan. c. Mengutamakan kualitas. d. SDM dan pengabdian alumni. e. Peran kepemimpinan KH. Muhammad Dawam Saleh. Sedangkan faktor penghambat, yaitu: a. Pembina yang berganti-ganti. b. Orientasi wali santri dan santri. c. Tujuan mondok. d. Sarana Prasarana. e. Tenaga pendidikan. f. Perbedaan pendapat antara senior dan junior. g. Kesalahpahaman antara SMP dengan Al Ishlah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, tersebut disarankan agar ke depannya mensosialisasikan agar wali dan santri memilki tujuan mencari ilmu lillahi ta ala, pembelajaran bahasa arab adalah yang utama, pengadaan sarana prasarana dan saling menghargai pendapat antara senior dan junior
Latihan dan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis
Penelitian ini menjelaskan bukti ilmiah dari kajian teoritis dan library research sebagai metode terhadap penyelesaian masalah. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran latihan dan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis. Hal tersebut dilakukan karena banyak masalah yang timbul dalam melakukan aktivitas sehari-hari sebagai individu atau masyarakat. Sehingga diperlukan latihan yang sesuai dan melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis. Kesejahteraan psikologis dapat ditingkatkan melalui latihan yang terprogram secara sistematis dan melakukan aktivitas fisik. Hasil dari beberapa penelitian menjelaskan, latihan menjadi salah satu alternatif yang lebih efektif untuk mengatasi tekanan psikologis (kecemasan, depresi, dan kualitas hidup). Bentuk latihan yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis direkomendasikan olahraga aerobik yang menyenangkan dengan intensitas sedang dan dilakukan 3-5 kali per minggu. Aktivitas fisik yang dilakukan sehari-hari dapat membuat kondisi fisiologis dan psikologis menjadi lebih baik. Sehingga, latihan yang sesuai dengan prinsip latihan dan melakukan aktivitas fisik, salah satu puncaknya dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis yang lebih optimal
Nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku “Saleh Ritual Saleh Sosial” karya KH. A. Mustofa Bisri
Penelitian ini berfokus pada nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat pada buku “Saleh Ritual Saleh Sosial” karya KH. A. Mustofa Bisri. Pada penelitian ini, penulis bertujuan untuk mengungkap beberapa nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku tersebut. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan adalah analisis isi, suatu metode yang digunakan untuk mengungkap sebuah teks besar. secara teroganisir menjadi ringkasan-ringkasan utama.
Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan, terdapat 17 nilai pendidikan karakter, yaitu 1) Adil, 2) Dermawan`, 3) Musyawah 4)Tawadhu` 5) Saleh, 6) Manusiawi, 7) Sabar, 8) Syukur, 9) Takwa, 10) Ridha, 11) Guyub, 12) Jejeg, 13) Istiqamah, 14) Iqtishat, 15) Halim, 16) I`tidal, 17) Sak Madyo. Nilai pendidikan karakter yang sering muncul dalam buku ini adalah nilai pendidikan karakter Adil (sebanyak 6x), Saleh (sebanyak 5x), Jejeg (sebanyak 5x).
ABSTRACT:
This study focuses on the values of character education contained in the book "Saleh Ritual Saleh Sosial" by KH. A. Mustofa Bisri. In this study, the author aims to reveal some of the character education values contained in the book. The approach used in this research is a qualitative approach. While the method used is content analysis, a method used to reveal a large text. organized into main summaries As for the values of character education found, there are seventen values of character education, namely 1) Adil, 2) Dermawan`, 3) Musyawah 4)Tawadhu` 5) Saleh, 6) Manusiawi, 7) Sabar, 8) Syukur, 9) Takwa, 10) Ridha, 11) Guyub, 12) Jejeg, 13) Istiqamah, 14) Iqtishat, 15) Halim, 16) I`tidal, 17) Sak Madyo
Nilai-nilai pendidikan akhlak dalam buku Saleh Ritual Saleh Sosial karya K.H. A. Mustofa Bisri
Buku Saleh Ritual Saleh Sosial, merupakan Buku yang dikarang oleh K.H. A. Mustofa Bisri. Buku ini menceritakan tentang gambaran kehidupan masyarakat di era sekarang. Kultur dongeng dalam masyarakat yang telah sirnah, dihadirkan kembali dengan gaya penulisan ala GusMus. Ritual bukan hanya sebuah rutinitas semata tetapi adalah kondisi dimana jiwa bisa mengerti dan tahu dirinya sendiri kemudian Tuhanya. Masyarakat yang semakin kehilangan rasa peduli, dan simpati kepada sesamanya. Fokus dalam penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan akhlak dalam buku Saleh Ritual Saleh Sosial. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu mencari; 1) Nilai-nilai pendidikan akhlak apa saja yang terkandung dalam buku Saleh Ritual Saleh Sosial Karya K.H. A. Mustofa Bisri, dan 2) Apa Relevansi nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam buku Saleh Ritual Saleh Sosial karya K.H. A. Mustofa Bisri. Sedangkan tujuan penelitian ini untuk; 1) Mendeskripsikan dan memahami nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam buku Saleh Ritual Saleh Sosial karya K.H. A. Mustofa Bisri, dan 2) Menjelaskan relevansi nilai-nilai pendidikan akhlak dalam buku Saleh Sosial Saleh Ritual karya K.H. A. Mustofa Bisri. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. edangkan untuk pendekatanya, penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutik yang secara gampangnya berarti menafsirkan. Analisis ini juga menggunakan teori Relevansi dari Dan Sperber dan Deirde Wilson sebagai pisau analisa guna mencari kecocokan konsep. Nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam buku ini Saleh Ritual Saleh Sosial karya K.H. A. Mustofa Bisri yaitu: 1) Akhlak kepada Allah dapat dilihat dari kisah-kisah klasik dengan contoh ulama maupun analogi GusMus, 2) Akhlak kepada diri sendiri dengan ditanamkan melalui bimbingan kesadaran, 3) Akhlak kepada sesama yang ditanamkan melalui bimbingan kesadaran bahwa potensi diri tidak untuk diri sendiri melainkan untuk orang lain pula, dan 4) Akhlak kepada alam dapat ditanamkan melalui bimbingan kesadaran tentang penciptaan makhluk dan peran manusia sebagai khalifah. Sedangkan relevansinya terhadap pendidikan akhlak dewasa ini terletak pada tokoh-tokoh dan kesadaran diri
The Complete Muhammad Ali
Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries
- …
