1,721,256 research outputs found

    Laporan atas Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Lampung [ CD-Laporan Akhir ] /Saifulloh

    No full text
    LAPORAN FINANSIAL 657.7 Sai

    Gagasan Konstitusi Pangan: Urgensi Pengaturan Hak Atas Pangan Warga Negara dalam Amandemen Kelima UUD 1945

    Get PDF
    Berdasarkan potret buruk pemenuhan hak atas pangan, maka penelitian ini mengusulkan penguatan norma jaminan perlindungan dan pemenuhan hak atas pangan dalam rencana Amandemen Kelima UUD 1945. Tujuan penelitian ini agar dimuatnya hak atas pangan sebagai materi muatan konstitusi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan konseptual. Hasil penelitian ini: UUD 1945 mengalami kelemahan, terutama pengaturan dalam jaminan, pemenuhan dan perlindungan hak atas pangan yang tidak secara eksplisit diatur. Yang diperkuat dengan fakta-fakta beberapa kasus krisis pangan di Indonesia memberikan justifikasi bahwa eksistensi hak atas pangan urgen dimuat dalam Amandemen UUD 1945 Kelima untuk memperkuat hak atas pangan dalam konstitusi dan amandemen konstitusi juga memberikan jaminan ketersediaan lahan pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan. Dalam amandemen tersebut, Penulis menilai memberikan kepastian hukum kepada warga negara agar haknya di bidang pangan lebih terjamin. Sehingga bisa dikatakan bahwa UUD 1945 adalah Konstitusi Pangan

    Dakwah bil-hal Ustadz Saifulloh Anwar dalam menangani kenakalan remaja di Desa Harjawinangun Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal : analisis bimbingan konseling Islam

    Get PDF
    Dakwah Bil-Hal merupakan dakwah yang disalurkan melalui tindakan nyata dan di realisasikan dalam aktivitas sehari-hari. Sedangakan kenakalan remaja merupakan tindakan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak muda/remaja. Kedua unsur ini memiliki keterkaitan yang bisa dijadikan sebagai salah satu cara dalam proses bimbingan konseling islami berupa pemberian bantuan dari seorang da’i kepada mad’u-nya, sebagaimana yang dilakukan oleh Ustadz Saifulloh Anwar dalam menangani kenakalan remaja di Desa Harjawinangun Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal guna menjaga keselarsan dan ketentraman dalam kehidupan sosial. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana Dakwah bil-hal Ustadz Saifulloh Anwar dalam menangani kenakalan remaja di Desa Harjawinangun Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. 2) Bagaimana bimbingan konseling islam dalam menangani perubahan perilaku kenakalan remaja melalui dakwah bil-hal Ustadz Saifulloh Anwar di Desa Harjawinangun Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitataif studi kasus (case studies) dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yang di aplikasikan dengan melakukan eksplorasi terhadap suatu objek atau fenomena. Peneliti melakukan penelitian dengan pendekatan triangulasi dalam mengumpulkan data-data melalui sumber-sumber tertulis baik buku maupun jurnal berkaitan dengan dakwah bil-hal, kenakalan remaja, dan bimbingan konseling islam. Serta mengenai dakwah bil-hal Ustadz Saifulloh Anwar dari hasil observasi dan wawancara dengan beberapa sumber yaitu remaja, kertua RT dan salah satu warga setempat. Ustadz Saifulloh Anwar merupakan seorang pendakwah sekaligus pengasuh Pondok Al-Anwar yang berada di Desa Harjawinangun Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Beliau hadir di tengah masyarakat dan berupaya melakukan suatu pengamalan nyata khususnya terhadap remaja yang berperilaku menyimpang. Dalam penelitian ini terfokus pada bagaimana Ustadz Saifullah Anwar memberikan bantuan berupa dakwah dengan menggunakan metode bil-hal dalam analisis bimbingan konseling Islam terhadap kenakalan remaja serta pengaplikasiannya yang sesuai dengan anjuran agama Islam. Relevasni dakwah bil hal terhadap kenakalan remaja dalam bimbingan konseling islam merupakan suatu upaya dalam pemberian bantuan yang dilakukan oleh Ustadz Saifulloh Anwar terhadap anak-anak remaja dengan tujuan untuk kemaslahatan umat dalam lingkup amar ma’ruf nahi mungkar. Hal ini di realisasikan melalui pengamalan nyata dalam aktivitas sehari-hari atau keteladanan Ustadz Saifulloh Anwar. Dakwah beliau telah membawa perubahan positif yang mana sebelumnya terdapat kenakalan remaja seperti tongkrongan hingga larut malam sembari mengkonsumsi minuman keras hingga mabuk, ada pula yang tidur dijalanan, perkelahian antar remaja. Kini dapat dikatakan sudah tidak ada lagi perilaku menyimpang yang di lakukan oleh kalangan remaja di Desa Harjawinangun Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore