1,720,964 research outputs found
Pembelajaran drama bahasa Arab untuk meningkatkan keterampilan menyimak dan berbicara: Penelitian di Institut Agama Islam Negeri Pontianak
INDONESIA
Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah di Institut Agama Islam Negeri Pontianak, bahwa ragam metode yang digunakan dosen belum efektif khususnya dalam meningkatkan keterampilan menyimak dan berbicara mahasiswa pada satu sisi, dan penggunaan metode drama dianggap berhasil dalam pengajaran sastra, seni, peradaban dan dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia di sisi lain. Oleh sebab itu peneliti mencoba menawarkan metode drama sebagai solusi alternatif dalam mengatasi problem tersebut khususnya pada keterampilan menyimak dan berbicara.
Untuk mengetahui problem yang terjadi pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah Islamiyah di Institut Agama Islam Pontianak, maka peneliti merumuskan beberapa pertanyaan sebagi berikut: 1) bagaimana pengajaran menyimak dan berbicara pada mahasiswa Fakutas Tarbiyah Islamiyah di Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2) bagimana desain, pelaksanaan dan evaluasi drama dalam pengajaran manyimak dan berbicara pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah Islamiyah di Institut Agama Islam Pontianak, 3) apakah melalui drama keterampilan menyimak dan berbicara mahasiswa Fakultas Tarbiyah Islamiyah Pontianak.
Adapun metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah mixed metode,yakni dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan. Metode kualitatif digunakan untuk mengetahui aktivitas belajar mengajar mahasiswa dan dosen Fakultas Tarbiyah Islamiyah di Institut Agama Islam Pontianak. Dan hal ini dilakukan sebelum diberi perlakuan (treatmen) drama. Dan adapun penggunaan metode kuantitatif untuk mengetahui efektivitas keterampilan menyimak dan berbicara mahasiswa Fakultas Tarbiyah Islamiyah Institut di Agama Islam Pontianak.
Hasil statistik menunjukkan bahwa nilai keterampilan menyimak mahasiswa Fakultas Tarbiyah Islamiyah di Istitut Agama Islam Pontianak sebelum diberi treatment drama adalah 60,884. Dan sesudah diberi treatment drama keterampilan menyimak mereka semakin meningkat, yaitu 70.034. Adapun nilai keterampilan berbicara mereka sebelum diberi treatment drama adalah 58.690, dan setelah diberi treatment drama nilai keterampilan berbicara mereka semakin meningkat dengan nilai rata-rata 67.069. Sehingga nilai mean pada keterampilan menyimak yang mereka peroleh setelah diberi treatmen adalah 9,15. Dan untuk nilai mean pada keterampilan berbicara mereka setelah mendapatkan treatment drama adalah 8, 379.
ENGLISH
Based on the results of research conducted by researchers on Tarbiyah Faculty Students at the Pontianak State Islamic Institute, the variety of methods used by lecturers have not been effective, especially in improving students' listening and speaking skills on the one hand, and the use of drama methods is considered successful in teaching literature, art, civilization and in improving Indonesian language skills on the other hand. Therefore, researchers try to offer the drama method as an alternative solution to overcome this problem, especially in listening and speaking skills.
To find out the problems that occur in Tarbiyah Islamiyah Faculty Students at the Pontianak Institute of Islamic Studies, the researchers formulated several questions as follows: 1) how to teach listening and speaking to students of the Tarbiyah Islamiyah Faculty of Law at the Pontianak State Islamic Institute, 2) how to design, implement and Evaluation of drama in the teaching of Nimim and speaking to Students of the Tarbiyah Islamiyah Faculty at the Islamic Institute of Pontianak, 3) whether through the drama of listening skills and speaking of students of the Pontianak Tarbiyah Islamic Faculty.
The method used by researchers in this study is a mixed method, namely by using qualitative and quantitative methods simultaneously. The qualitative method is used to find out the teaching and learning activities of Tarbiyah Islamiyah Faculty students and lecturers at Pontianak Islamic Institute. And this was done before being given treatment (treatment) drama. And as for the use of quantitative methods to determine the effectiveness of listening skills and speaking students of the Institute of Tarbiyah Islamiyah Faculty in Pontianak Islamic Religion.
Statistical results show that the value of listening skills of Tarbiyah Islamiyah Faculty Students in the Islamic Institute of Pontianak before being given drama treatment was 60,884. And after being given treatment the drama of their listening skills increased, namely 70,034. The value of their speaking skills before being given drama treatment was 58,690, and after being given treatment the drama value of their speaking skills increased with an average score of 67,069. So that the mean value of listening skills they get after being given a treatment is 9.15. And for the mean value of their speaking skills after getting treatment the drama is 8, 379.
ARABIC
اعتمادا على البييانات التي حصل عليها الباحث في ميدان البحث، فإن الطرق التعليمية التي استخدمها مدرسو اللغة العربية لم تكن فعالة خصوصا لترقية مهخارتي الاستماع والكلام لدى طلبة كلية التربية بالجامعة الإسلامية الحكومية بونتياناك هذا من جانب ومن جانب آخر فإن الدراسة حول استخدام المسرحية الذي طالما كان ناجحا في تعليم الأدب، والفن، الثقافة، ولترقية المهارة في اللغة الإندونيسية حتى علي أن استخدمها في تعليم مهارتي الاستماع والكلام.
ولمعرفة هذه المشكلات الواقعة، فإن الباحث طبقا لما يقوم بإعداد التصور في اهداف البحث مثل: كيفية تعليم الاستماع والكلام لدى طلبة كلية التربية بالجامعة الإسلامية الحكومية بونتياناك، وكيفية تصميم وتنفيذ و تقويم المسرحية في تعليم الاستماع والكلام لدى طلبة كلية التربية بالجامعة الإسلامية الحكومية بوتياناك؟، وهل تطورت مهارتي الاستماع والكلام لدى طلبة كلية التربية بالجامعة الإسلامية بونتياناك بفضل المسرحية.
استخدام الباحث في هذا البحث الطريقة الكيفية والطريقة الكمية، أما الطريقة الكيفية، فأراد بها الباحث معرفة عملية التعليم والتعلم بين مدرسي اللغة العربية و طلبة كلية التربية، وهذه أقيمت قبل تنفيذ المسرحية. وأما الطريقة الكمية، فأراد بها الباحث معرفة مدى فعالة المسرحية في تنمية مهارتي الاستماع والكلام لدى طلبة كلية التربية بالجامعة الإسلامية الحكومية بونتياناك.
فبعد القيام باستخدام طريقة المسرحية تحسنت ونمت مهارتا الاستماع والكلام لدى طلبة كلية التربية بالجامعة الإسلامية الحكومية بونتياناك. كما في الحساب الإحصائي الوصفي كان معدل نتيجة مهارة الاستماع قبل التطبيق بمقدار 60,884، وبعد التطبيق كان التقدير 70.034. ولمهارة الكلام قبل التطبيق بقدر58,690، وبعد التطبيق كان النموّ بمقدار 67.069. وبناء على نتائج المعدل (mean) اتضح إحصائيّا أن النمو 9,15 نقطة، وذلك بالمقارنة بقدرة الطلاب على مهارة الاستماع قبل التطبيق. وأما قدرة الطلاب على مهارة الكلام بعد التطبيق فقد كان النمو بمقدار 8,379، وذلك مقارنة ما قبل التطبيق
Moderasi Beragama dalam Perbankan Syariah: Evaluasi Nilai-nilai Agama terhadap Preferensi Keputusan Keuangan
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai moderasi beragama terhadap keputusan keuangan individu dalam konteks perbankan syariah di Indonesia.
Metode – Dengan pendekatan kuantitatif dan desain eksperimen kelompok kontrol acak, penelitian ini melibatkan 120 responden yang dipilih secara acak dari berbagai latar belakang demografi di Sulawesi Selatan. Data dianalisis menggunakan metode Analisis Variansi (ANOVA) dan regresi berganda untuk mengevaluasi hubungan antara nilai-nilai agama dan preferensi dalam keputusan keuangan.
Findings – Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama memberikan kontribusi signifikan terhadap preferensi individu dalam memilih produk perbankan syariah. Responden dengan tingkat pemahaman moderasi beragama yang lebih tinggi cenderung lebih selektif dalam memilih produk keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Selain itu, faktor usia dan tingkat pendidikan turut memperkuat pengaruh nilai-nilai ini dalam keputusan finansial. Hasil ini menegaskan bahwa perbankan syariah perlu mempertimbangkan aspek nilai-nilai agama dalam penyediaan layanan mereka guna memenuhi kebutuhan nasabah secara lebih efektif.
Practical implications – Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi berbasis nilai dapat meningkatkan kepuasan nasabah dan mendukung pertumbuhan perbankan syariah. Pengembangan produk perbankan syariah yang lebih adaptif dan sesuai dengan nilai-nilai moderasi beragama akan mendukung keberlanjutan industri perbankan yang inklusif dan berbasis nilai.
Originality/value – penelitian ini membahas integrasi moderasi beragama terhadap keputusan keuangan
استخدام الفيلم في تنمية مهارة الكلام لطلبة المستوى الجامعي في المرحلة الرابعة بشعبة اللغة العربية (بحث إجرائي في جامعة الإسلامية الحكومية بونتيناك)
ABSTRAK
Sebagaimana kita ketahui bahwa bahasa memiliki empat ketrampilan ia adalah, ketrampilan mendengar, ketrampilan berbicara, ketrampilan membaca dan ketrampilan menulis. Dan kesemua itu diperlukan belajar dan usaha untuk memperolehnya. Berbicara adalah salah satu ketrampilan ke-bahasa-an yang diperlukan perhatian dalam mempelajari dan memperolehnya, karena ia yang sering digunakan dalam komunikasi sosial pada anak manusia dalam memenuhi hajat yang terkait dengan perkara dunia dan akhirat.
Dalam kehidupan sosial, berbicara menjadi media atau alat untuk saling bertukar pikiran dan pendapat dengan menggunakan suara dalam mengungkapkan apa saja yang ter-lintas dalam hati mereka. Dan agar sebuah pembicaraan menjadi efektif dan tepat sasaran sehingga dapat dipahami oleh setiap yang mendengarkannya pada setiap tema pembicaraan, maka diperlukan pembelajaran bahasa secara efektif dan tepat sasaran.
Berdasarkan pada pengamatan peneliti di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak pada mahasiswa semester empat, maka peneliti menemukan bahwa ketrampilan bicara para mahasiswa tersebut masih rendah, sehingga diperlukan upaya dan kesungguhan seorang pengajar bahasa khususnya dalam memperbaiki dan mengembangkan kemampuan tersebut dan secara umum bagi siapa saja yang ber-kompeten dalam hal itu.
Ada beberapa faktor penyebab rendahnya kemampuan mahasiswa dalam berbicara bahasa Arab di antara-nya adalah, rendahnya minat belajar mahasiswa ter-hadap bahasa Arab, rendahnya tingkat perhatian guru pada aspek perbedaan kemampuan individu mahasiswa, metode pembelajaran yang ada kurang efektif, dan tidak adanya media yang menyenangkan yang mampu mengatasi kejenuhan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa Asing.
Adapun tujuan penelitian ini untuk menyingkap beberapa masalah di antara-nya adalah respon mahasiswa dalam penggunaan film kartun yang ia merupakan model dalam bidang pembelajaran bahasa Arab. Efektivitas pembelajaran dengan menggunakan film kartun. Dan dampak film kartun pada otak mahasiswa dalam meningkatkan ketrampilan bicara bahasa Arab mereka.
Dalam hal ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dan bentuk penelitiannya berupa penelitian tindakan kelas (class room reached). Dan adapun sumber data diambil dari guru bahasa Arab, mahasiswa semester empat jurusan bahasa Arab, dan kepala program studi bahasa Arab pada perguruan tinggi tersebut. Dan adapun alat pengumpul data adalah, Peneliti sendiri, Pedoman wawancara, dan Dokumentasi lapangan. Metode yang dipakai dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut, Observasi, wawancara, dan tes pra- tindakan dan setelah tindakan. Dan adapun analisa data dilakukan dengan beberapa langkah sebagai berikut, Mengumpulkan data, Me-klasifikasi-kan data, Memaparkan data, dan Menganalisa serta menafsirkan-nya.
Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut; sesungguhnya penggunaan film kartun dalam peningkatan ketrampilan bicara bahasa Arab pada mahasiswa semester empat jurusan bahasa Arab perguruan tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak, berjalan secara efektif, karena dengan itu dapat mengatasi permasalahan pembelajaran seperti yang disebutkan di atas. Dan dengannya dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbicara seperti mana yang telah ter-gambar-kan dalam hasil tes akhir mahasiswa setelah dilakukan perbandingan dengan tes-pra tindakan. Tentu di sana terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya dalam peningkatan kemampuan tersebut, di antara-nya adalah, tempat pembelajaran film kartun menyenangkan, adanya latihan bicara dan percakapan, memberikan kesempatan yang besar bagi mahasiswa dalam mengungkapkan pikiran dan pendapat mereka. Desain aktivitas pembelajaran yang beragam sesuai dengan keperluan. Adanya perhatian mahasiswa dalam menyaksikan film kartu dan melaksanakan segala kewajiban belajar.
Adapun usulan dari peneliti sebagai berikut; (1) Hendaknya seorang guru bahasa Arab mempraktekkan penggunaan film kartun dalam aktivitas belajar di kelas, (2) Hendaknya seorang guru memberikan kesempatan yang besar bagi mahasiswa agar melatih bicara. Dan untuk perguruan tinggi tempat peneliti melakukan penelitian, hendaknya menjadikan film kartun sebagai model dalam proses pembelajaran bahasa Arab dan hendaknya ia juga memperhatikan ketrampilan mahasiswa dalam bicara bahasa Arab.
Akhirnya peneliti yakin bahwa dalam penelitian ini tidak lepas dari kekurangan dan kesalahan, untuk itu diharapkan kepada siapa saja yang membaca risalah ini dapat kiranya menyempurnakannya dengan melaksanakan penelitian sebagaimana yang dilakukan oleh peneliti.
ABSTRACT
As we know that a language has four skills, they are: listening skill, speaking skill, reading skill, and writing skill. And those need studying and effort to get them. Speaking is one of linguistic skill that needs concern in studying and getting it, since it is often used in social communication to people in fulfilling wish that is related to the world and the beyond affair.
In social life, speaking becomes a medium or a tool to change mind and opinion each other by using a voice in expressing anything crossed in their heart. And so that a conversation becomes effective and exact in target, then everyone who listens can understand it on every conversation theme; therefore, the effective and right language studying are needed.
Based on researcher survey in the State Islamic High School (STAIN) Pontianak on high student in the fourth semester, so the researcher found that speaking skill on the high student is still low; therefore, it needs effort and seriousness of the linguistics teacher, especially in improving and developing the skill and generally for anyone who are competent on that case.
There are some causative factors of the low student’s ability in speaking Arabic, they are: the low student’s interest to Arabic, the low teacher’s attention to the ability difference aspect of each student, the learning method is less effective, and there are no recreative media to overcome the student surfeit in joining the process of Arabic learning as a foreign language.
While the objective of this research is to investigate some problems, they are: the student’s response in using cartoon film that is a model in Arabic learning field, the learning effectivity, and the impact of the cartoon film to human brain in increasing their Arabic speaking skill.
In this case, the researcher uses qualitative approach, and his research form is classroom action research (classroom reached). The data source are taken from Arabic teacher, Arabic student in the fourth semester, and the head of the Arabic Study Program at the college. Whereas the data collection instrument are the researcher himself, interview orientation, and field documentation. The methods used in collecting the data are observation, interview, and pre-action test and post- action. While the data analyses are done by the following steps: collecting data, classifying data, explaining data, and analyzing then interpret them.
The findings of this research are: indeed, the use of cartoon film in increasing Arabic speaking skill on Arabic student in the fourth semester at the State Islamic High School (STAIN) Pontianak works effectively, because it can solve learning problem as mentioned above. It also can increase the student ability in speaking as described in the final student test after there is done a comparison with pre-action test. Certainly, there are some factors that influence in increasing the ability, they are: enjoyable cartoon film room, the existence of speaking and conversation practice, giving big opportunity to the high student in expressing their mind and opinion. Various learning activity fits to the need. There are student’s concern in watching cartoon film and doing all study obligations.
While the researcher suggestions are: (1) An Arabic teacher should apply the use of cartoon film in learning activity in the classroom, (2) A teacher should give big opportunity to the students in practicing speaking. While the college where the researcher conducts the research should make the cartoon film as a model in Arabic learning process and also concern to the student skill in speaking Arabic.
Finally, the researcher realizes that this research is not free from the lack and the mistake; therefore it is hoped to anyone who read this paper in order to improve it by conducting a research as done by the researcher
The Implementation Of Language Assessment Principles On Summative Test At Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz Jelapat Barito Kuala Academic Year 2017/2018
Sahrani, 2018. The Implementation Of Language Assessment Principles On
Summative Test At Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz Jelapat Barito
Kuala Academic Year 2017/2018. Thesis. English Education, Faculty
of Tarbiyah and Teachers Training. Advisors (I) Dr. Hj. Nida
Mufidah, M.Pd, (II) Rusnadi, S.Pd.I, M.Pd.I, MA.
Keywords: Assessment Principles, Implementation and summative test.
This research described the implementation of language assessment principles
to evaluate summative test at Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz Jelapat Barito Kuala
Academic year 2017/2018. The students in this research are 27 students for class X.
The objectives of this research are (1) To know how teacher implements the
practicality question for summative test at Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz 2017-
2018, (2) To know how teacher implements the reliability question for summative
test at Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz 2017-2018, (3) To know how teacher
implements the validity question for summative test Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz
2017-2018, (4) To know how teacher implements the authenticity question for
summative test Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz 2017-2018, (5) To know how teacher
implements the washback from summative test at Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz
2017-2018.
This is a descriptive qualitative research. For data collection the researcher did
the observation, interview and documentary. The researcher analyzed the data
descriptive qualitatively.
The result of this research is found that the implementation of language
assessment principles on summative test at Madrasah Aliyah Ni’matul Aziz is good.
The questions for the test are practice, reliable, valid, authentic, and have a positive
washback. Those factors influence the test to be a good test. The teacher has success
in making a question for a test. Although the test itself still has a weakness but it is
not make the test to be poor in quality
KEBEBASAN BERPENDAPAT DALAM AL–QUR’AN: Studi Tafsir Al-Maraghi
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketika melihat riwayat atau biografi al-Maraghi adalah seorang mufasir modern karena Al-Maraghi dilahirkan pada sekitar abad 19 dan karakteristik Kitab Tafsir Al-Maraghi adalah menghadirkan satu, dua atau sekelompok ayat yang akan ditafsirkan. Kemudian penjelasan kosa kata, kemudian makna ayat secara umum, dan dikaitkan dengan munasabah, dan jika ada ada Asbab Al-Nuzul maka dijelaskan pula, kemudian pada langkah terakhir, Al-Maraghi memberikan penjelasan yang luas, kemudian dalam menafsirkan ayat tentang kebebasan berpendapat, Al-Maraghi memberikan pengertian bahwa kebebasan berpendapat itu di perbolehkan baik itu kebebasan berpendapat ketika bermusyawarahataupun kebebasan berpendapat dalam hal keyakinan
Implementation of Al-Ijarah Al-Maushufah Fi Al-Dzimmah Acad at Indonesian Sharia Bank
This study aims to determine the inhibiting factors for the implementation of the Ijarah Maushufah Fi Dzimmah contract in Islamic banks, especially in the city of Makassar. This study uses a literature study research method, with research data collected through books, articles, journals, and interviews and then analyzed by descriptive methods. A descriptive method is used to describe and explain the opinions of fiqh scholars about the Ijarah Maushufah Fi Dzimmah contract in Islamic law, as well as describe the results of the analysis of Islamic banking records and documents to determine the inhibiting factors for the implementation of the Maushufah Fi Dzimmah ijarah contract at the Makassar City Sharia Bank by conducting personal interviews. with banking practitioners in the marketing division of financing at Bank BNI Syariah, Bank BTN Syariah, and Bank Muamalat. The results showed that the inhibiting factors for the implementation of the Maushufah Fi Dzimmah contract include: (1) the absence of standard regulations from the government (OJK and BI) regarding the implementation of the Maushufah Fi Dzimmah contract; and (2) the methods of implementing the product development process and system transformation that have been implemented run by Islamic banks is still difficult; (3) lack of knowledge of Islamic bank practitioners on Al-Ijarah Al-Maushufah Fi Dzimmah contracts; (4) Islamic banking financing is dominated by murabahah contracts; and (5) low public interest in Ijarah-based products.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat implementasi akad Ijarah Maushufah Fi Dzimmah pada bank syariah khususnya di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan, dengan data penelitian dikumpulkan melalui buku, artikel, jurnal, dan wawancara kemudian dianalisis dengan metode deskriptif. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pendapat para ulama fikih tentang akad Ijarah Maushufah Fi Dzimmah dalam hukum Islam, serta mendeskripsikan hasil analisis catatan dan dokumen perbankan syariah untuk mengetahui faktor penghambat pelaksanaan akad tersebut. Akad Maushufah Fi Dzimmah di Bank Syariah Kota Makassar dengan melakukan wawancara secara personal. dengan praktisi perbankan di divisi pemasaran pembiayaan di Bank BNI Syariah, Bank BTN Syariah, dan Bank Muamalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat pelaksanaan akad ijarah maushufah fi dzimmah antara lain: (1) belum adanya peraturan baku dari pemerintah (OJK dan BI) tentang pelaksanaan akad Maushufah Fi Dzimmah; dan (2) metode implementasi proses pengembangan produk dan transformasi sistem yang telah diterapkan oleh bank syariah masih sulit; (3) kurangnya pengetahuan praktisi bank syariah tentang akad al-ijarah al-maushufah fi dzimmah; (4) Pembiayaan perbankan syariah didominasi oleh akad murabahah; dan (5) rendahnya minat masyarakat terhadap produk berbasis ijarah
Al-Ãwamil al-Lughawiyah wa Ghair al-Lughawiyah li Shuúbat Qiraáh al-Nushush al-Ãrabiyyah (Bahts Maidany fi al-Shaf al-Tsamin bi Ma’had Mathla’ al-Anwar Pontianak
The aims of this study were: 1) To determine the linguistic factor which is the biggest cause of difficulty in reading Arabic texts in class VIII students of Mathla’u al-Anwâr Pontianak in the academic year 2020/2021; 2) Knowing non-linguistic factors is the biggest cause of difficulty in reading Arabic texts by grade VIII students of Mathla’u al-Anwâr Pontianak for the 2020/2021 academic year. This study uses a quantitative approach using descriptive methods and the type of field research. The data collection instruments used oral and written tests, questionnaires and documentation. The data analysis technique that we used is quantitative data analysis with average analysis and factor analysis with confirmatory factor analysis techniques. The results of this study are: 1) The linguistic factor which is the biggest cause of difficulty in reading Arabic texts in Class VIII students of Mathla’u al-Anwâr Pontianak Academic Year 2020/2021 is a grammar factor with an average score of 42.35. 2) The non-linguistic factors that became the biggest cause of difficulty in reading Arabic texts in class VIII students of Mathla’u al-Anwâr Pontianak for the 2020/2021 academic year were student factors with an eigenvalue of 10.641 and a variance of 53.2%.Â
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
