1,721,781 research outputs found

    Rio aditya sahputra(1910003600365)3H4

    No full text
    Salah satu yang menyebabkan lemahnya pelaksanaan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara adalah karena tidak terdapatnya lembaga eksekutorial dan kekuatan memaksa sehingga pelaksanaan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tergantung kesukarelaan Pejabat Tata Usaha Negara yang bersangkutan. Hal-hal yang yang menyebabkan tidak efektifnya pelaksanaan putusan pengadilan tata usaha negara adalah: 1. Rendahnya tingkat kesadaran pejabat tata usaha negara dalam mentaati putusan pengadilan tata usaha negara Pejabat Tata Usaha Negara tidak mematuhi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru karena adanya kepentingan pribadi pejabat. Lemahnya kesadaran hukum oleh Pejabat Tata Usaha Negara dilingkungan hukum pengadilan tata usaha Negara pekanbaru yang sangat berpengaruh terhadap tidak dipatuhinya Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru. Karena secara normatif eksekusi putusan peradilan tata usaha Negara sangat menyandarkan pada kerelaan pejabat yang bersangkutan untuk melaksanakannya. 66 67 2. Minimnya laporan perkembangan pelaksanaan Sampai sekarang Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru masih kesulitan mencatat berapa putusan yang sudah dilakukan eksekusi. Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru hanya bisa mencatat apabila ada permohonan eksekusi dari penggugat. Sementara jika tidak ada pengajuan permohonan eksekusi oleh penggugat, maka Pengadilan Tata Usaha Negara sangat sulit mengetahui apakah suatu putusan telah dieksekusi atau tidak. upaya paksa belum pernah dilakukan di Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru karena keterbatasan peraturan pelaksana upaya paksa tersebut. Sebagaimana yang diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 pasal 116 ayat (4) belum dapat dilaksanakan mengingat peraturan pelaksana aturan ini belum ad

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    TINGKAT KEPUASAN PENDENGAR RADIO MADAMA FM DI MAKASSAR

    Full text link
    2013ERBON SAHPUTRA. Tingkat Kepuasan Pendengar Radio Madama FM Di \ud Makassar (Dibimbing oleh Hasrullah dan Alem Febri Sonni). \ud Tujuan penelitian ini adalah: (1). Untuk mengetahui harapan dan \ud pengalaman pendengar radio Madama fm di Makassar; (2). Untuk mengetahui \ud tingkat kepuasan pendengar radio Madama FM di Makassar. \ud Penelitian ini dilaksanakan di kota Makassar selama kurang lebih tiga bulan, \ud yaitu sejak bulan April hingga Juni 2013. Tipe penelitian ini menggunakan \ud pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi pada penelitian ini adalah \ud seluruh penduduk kota Makassar yang mendengarkan radio Madama Fm. \ud Responden penelitian ditentukan secara random sampling. Adapun teknik \ud penentuan sampel menggunakan tabel Stephen Isaac & Willian B. Michael \ud Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang berisi \ud pertanyaan dan pernyataan- pernyataan untuk mengukur kepuasan pendengar \ud radio Madama fm terhadap Radio Madama FM. Data sekunder diperoleh dari \ud observasi, studi pustaka baik itu dari buku-buku, serta dari situs internet yang \ud relevan dengan 8tali permasalahan. Data yang berhasil dikumpulkan selanjutnya \ud dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan uji 8statistic paired sample t-\ud test pada software SPSS 17. \ud Hasil penelitian menunjukkan pendengar radio Madama FM puas dengan \ud apa yang telah di sajikan oleh radio Madama FM selama ini. Hal ini terlihat dari \ud hasil perbandingan nilai mean (rata-rata) skor dari Gratification Sought (Kepuasan \ud yang dicari) dan Gratification Obtained (kepuasan yang diperoleh) yang \ud menunjukkan bahwa nilai mean Gratification Sought lebih kecil dari nilai mean \ud Gratification Obtained, yang berarti harapan responden terpuaskan oleh \ud pengalaman

    Kecerdasan Emosi Mahasiswi Bercadar Serta Implikasinya Bagi Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi

    Full text link
    This study aims to determine the emotional intelligence of female students who wear the full face veil. This research uses a quantitative approach with descriptive methods. The sampling technique was carried out with a total sampling of 38 students who wore the veil from several universities in Indonesia. The research instrument uses a Likert-shaped Emotional Intelligence Scale owned by Dika Sahputra. Questionnaires are distributed online through the Google Forms application from November 2019 to January 2020. The results showed that in general the emotional intelligence of students who wore the full face veil was in the high category. These results can be used as a basis for making programs for guidance and counseling services in tertiary institutions, as well as being the basis for policy making for university leaders and the government towards female students and women who use the full face vei

    KESIAPAN KERJA SETELAH PRAKTIK KERJA INDUSTRI SISWA KELAS XII JURUSAN JASA BOGA SMK NEGERI 1 KALASAN

    No full text
    KESIAPAN KERJA SETELAH PRAKTIK KERJA INDUSTRI SISWA KELAS XII JURUSAN JASA BOGA SMK NEGERI 1 KALASAN Marga Sahputra 09511241023 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui kesiapan kerja setelah praktik industri pada siswa kelas XII Program Studi Jasa Boga SMK N 1 Kalasan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan di SMK N 1 Kalasan pada bulan Desember 2013 sampai Mei 2016. Populasi yang digunakan adalah 32 siswa kelas XII Program Studi Jasa Boga yang telah melaksanakan Praktik Industri. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup (kuesioner). Uji validias instrumen dilaksanakan pada siswa kelas XII jurusan Jasa Boga SMK N 6 Yogyakarta menggunakan validitas konstruk expert judgement dan validitas isi dengan coefficient product moment. Hasil uji validitas instrumen menghasilkan 40 butir pernyataan yang valid dan 0 butir pernyataan yang tidak valid dari 40 butir instrumen. Pengujian reliabilitas menggunakan rumus alpha cronbach dan mendapatkan nilai korelasi 0,967 dengan 0,967 > r tabel 0,361 artinya instrumen angket penelitian dengan tingkat reliabilitas sangat kuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa: kesiapan kerja setelah praktik industri ditinjau dari seluruh indikator (menguasai teori dan praktik, memiliki Kematangan kompetensi, fisik, mental, pengalaman, informasi dan kemampuan untuk bekerja, memiliki pertimbangan logis dan obyektif, mampu menyelesaikan tugas, mengetahui wawasan tentang dunia kerja, mampu mengoperasikan sesuai alat sesuai dengan SOP, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dan mudah bergaul dengan rekan kerja, mampu bersikap kritis, mampu menerima tanggung jawab atas pekerjaanya) pada kategori sedang dengan mean 128,87 dan presentase sebesar 56,25%. Kata kunci: kesiapan kerja, praktik industr

    PARTISIPASI MASYARAKAT MELAYU DALAM KEGIATAN RITUAL TOLAK BALA DI DESA BETUNG KECAMATAN PANGKALAN KURAS KABUPATEN PELALAWAN

    Full text link
    TORI SAHPUTRA (2023) : PARTISIPASI MASYARAKAT MELAYU DALAM KEGIATAN RITUAL TOLAK BALA DI DESA BETUNG KECAMATAN PANGKALAN KURAS KABUPATEN PELALAWAN Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui Untuk mengetahui partisipasi masyarakat melayu dalam kegiatan ritual tolak bala dan Untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai ritual tolak bala yang berada di Desa Betung Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk memperoleh data peneliti menggunakan metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Partisipasi masyarakat melayu dalam kegiatan ritual tolak bala di desa betung kecamatan pangkalan kuras kabupaten pelalawan masih sangat tinggi, berikut juga dengan rasa kekeluargaan antara masyarakat disana. dilihat dari setiap apapun kegiatan atau acara yang dilaksanakan di desa. Partisipasi masyarakat sudah sangat baik karena masyarakat mau membantu kelansungan acara dan mau ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan ritual tolak bala. Dilihat dari prosesnya kegiatan ritual tolak bala di desa betung masih sangat kental dari zaman ke zaman seperti acara kenduri dan masyarakatnya ikut serta dalam rangkaian kegiatan untuk acara ritual tolak bala tersebut. Kata kunci : Partisipasi, Masyarakat, Ritual Tolak Bal

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore