1,720,968 research outputs found
Mata pelajaran kimia: kimia hidrokarbon untuk SMK bidang keahlian agribisnis dan agriteknologi
Kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi banyak sekali baik dalam budidayatanaman,budidaya ternak, budidaya ikan dan pengolahan hasil pertanian seperti:aplikasi dalam bahan akar traktor, gas LPG, pematangan buah, bahan kimia
untuk analisis mutu,teknologi pakan,produksi pangan danlain-lain.Seperti yang tercantum dalam kompetensi dasar,analisis senyawa hidrokarbon dan turunannya serta kegunaan dari senyawa hidrokarbon tersebut lebih ditekankan pada proses pengolahan pangan
Analisis kimia dasar kelas X semester 2
Penyajian buku teks untuk disusun dengan tujuan agar peserta didik dapat melakukan proses pencarian pengetahuan berkenaan dengan materi pelajaran melalui berbagai aktivitas para ilmuwan dalam melakukan eksperimen, dengan demikian peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta, membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandir
PENERAPAN STRATEGI NABI IBRAHIM DALAM MENDIDIK ANAK DALAM TAFSIR SURAT ASH-SHAFFAT AYAT 99-113 (Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah 3 Muhammadiyah Masaran Sragen)
This study intends to examine the problems of quality and education value to the children, reviewing the events of the dream with the prophet Abraham to slay
his son Ishmael alaihimas greetings in Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113. The problem in this
study are, 1) what strategies are used to educate children of Abraham in the Surah
Ash-Shaaffaat: 99-113? 2) The value of what you want to be grown by the prophet
Ibrahim strategies in educating children contained in surah Ash-Shaaffaat: 99-113? 3) What is the relevance of the strategy developed by prophet Ibrahim in Surah Ash-
Shaaffaat: 99-113 on Islamic education curriculum in MTs.3 Muhammadiyah Masaran
Sragen? This is qualitative study which refers to the data of scientific papers (research
library), the approach used is a model of thematic tafsir (maudhu’i), the data collection
techniques are document study, while analyzing the data used in the content analysis (content analysis). Inductive method is used to infer from the data that has been analyzed previously, are then described in words. The results of this study suggest that strategies to educate children of Abraham are: purification of the soul, are in a good environment
and controlled, has a vision, mission and goals, have excellent communication, has a
spirit of sacrifice to achieve the contentment, love and help of god, has the formula “aljaza’ min jinsil charity”. The resulting values are: a lot of praying, establish the prayer, has the power embroidery, Honesty, Patience and have responsibility. Abraham and education strategy as far as the authors are very relevant to the study of Islamic education
curriculum in MTs.3 Muhammadiyah Masaran Sragen Academic Year 2009/2010.
Keywords: strategy; education; child.
Penelitian ini bermaksud meneliti masalah kualitas dan nilai pendidikan pada
anak, dengan mengkaji peristiwa mimpi Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya
Ismail alaihimas salam dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113. Permasalahan dalam
penelitian ini adalah: pertama, apa strategi yang digunakan Nabi Ibrahim dalam
mendidik anak dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113? Kedua, nilai apa yang ingin
ditumbuhkan dengan strategi yang dilakukan Nabi Ibrahim dalam mendidik anak yang
terdapat dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113? Ketiga, Bagaimana relevansi strategi yang
dikembangkan oleh Nabi Ibrahim dalam Q.S Ash-Shaaffaat: 99-113 pada kurikulum
pendidikan agama Islam di MTs.3 Muhammadiyah Masaran Sragen? Penelitian
ini bersifat kualitatif yang mengacu pada data-data karya ilmiah (library research),
pendekatan yang digunakan adalah ilmu tafsir model tematik (maudhu’i), Teknik
pengumpulan data adalah dokumentasi, sedangkan dalam menganalis data
digunakan analisis isi (conten analysis). Metode induktif digunakan untuk
mengambil kesimpulan dari data-data yang telah dianalisis sebelumnya, yang
kemudian dijelaskan dengan kata-kata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa strategi Nabi Ibrahim dalam mendidik anak adalah: pensucian jiwa, berada
pada lingkungan yang baik dan terkontrol, memiliki visi misi dan tujuan, memiliki
komunikasi yang excellent, memiliki semangat berkorban untuk meraih keridhaan, kecintaan dan pertolongan Allah, memiliki rumus “al-jaza’ min jinsil amal”.
Strategi pendidikan Nabi Ibrahim sejauh penelitian penulis sangat relevan dengan
kurikulum pendidikan agama Islam di MTs. 3 Muhammadiyah Masaran Sragen
Tahun Ajaran 2009/2010
Kata Kunci: strategi; pendidikan; anak
Organoleptic and Proximate Analysis of Natto (Yellow Soy Fermented Food by The Bacterium Bacillus subtilis natto)
This research aims to conduct organoleptic and proximate analysis of yellow soybean natto which is a food fermented from soybeans by Basillus subtillus natto. Natto is a traditional food originating from Japan that is classified as a probiotic food because it is consumed in fresh condition with the bacteria Basillus subtillus natto in it. Organoleptic analysis of natto in this study consisted of tests of texture, taste, color and aroma, while proximate analysis consisted of analysis of water content, protein content, fat content, carbohydrate content, and ash content. The results of the yellow soybean natto analysis show that the natto originating from Vedca Cianjur has a slimy sticky texture, brown color, a slightly sour and musty aroma like semangit tempeh and the savory taste of soybeans which is the distinctive aroma of natto. Proximate analysis shows that natto contains an average water level of 58.4± 0.50 %wb, average protein content of 20,1 ± 0.65 %wb, average fat content of 9.4 ± 0.42% wb, average carbohydrate content of 7.6 ± 0.47% wb, and the average ash content of 2.3 ± 0.19% wb. Keywords: physical, proximate, natto, Basillus subtillus natto
Mata pelajaran kimia: makromolekul
Kegunaan senyawa makromolekul dalam Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi banyak sekali terutama terkait dengan teknologi pangan dan pakan. Pada saat memproduksi pangan tidak bisa lepas dari makromolekul seperti menanak nasi hal itu berkaitan dengaan karbohidrat begitu pula saat membuat roti, memasak kentang, mie, ubi dan lain-lain semua berkaitan dengan karbohidrat. Lain hanya dengan membuat sirup, membuat sari buah, membuat manisan, minum teh manis hal itu juga berkaitaan dengan senyawa karbohidrat namun dari jelas rantai pendek yaitu dari jelas mono sakarida dan di sakarida
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ANTIBAKTERI HASIL PURIFIKASI MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.) Physicochemical and Antibacterial Properties of Degummed Calophyllum inophyllum L. Seed Oil
The high solid fraction in Calophyllum seed oil causes Calophyllum biodiesel-oil produced has a high viscosity, high acid value, high cloud point, and other negative influences that is difficult to meet the biodiesel standard SNI 04-7182-2006. This underlies the need to increase the added value of solid fraction Calophyllum seed oil, such as healthy soap. This research was aimed to purification, fractionation, and characterization of fatty acid component as well as the antibacterial and antioxidant owned. So that Calophyllum seed oil may be considered for healthy soap application. The design used in the purification process is factorial completely randomized design, consisting of three factors, namely acid phosphate concentration, temperature and heating time. Based on the research, it resulted in the best treatment for Calophyllum seed oil’s purification was reached by using 0,2% H3PO4 20% at 80 C for 15 minutes. Major fatty acid component in Calophyllum seed oil purification results are palmitic acid, stearic acid, oleic acid and linoleic acid that reached 98,19 percent of the total fatty acids. The results showed that the Calophyllum oil contains components steroids, flavonoids, saponins, and triterpenoids and has an antibacterial effect against Staphylococcus aureus but instead to Escherichia coli.
Keywords: Calophyllum inophyllum, purification, solid fraction, antibacterial, antioxidant
Tingginya fraksi padat pada minyak biji nyamplung menyebabkan biodiesel nyamplung yang dihasilkan memiliki
viskositas tinggi, bilangan asam tinggi, titik kabut tinggi, dan pengaruh buruk lainnya sehingga sulit memenuhi standar biodiesel SNI 04-7182-2006. Hal ini mendasari perlunya peningkatan nilai tambah fraksi padat minyak biji nyamplung. Tujuan penelitian adalah melakukan purifikasi, fraksinasi, dan karakterisasi minyak biji nyamplung. Karakterisasi dilakukan terhadap komponen asam lemak serta uji pengenalan bioantibakteri dan bioantioksidan minyak biji nyamplung untuk aplikasi sabun kesehatan. Rancangan yang digunakan pada proses purifikasi nyamplung adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan tiga faktor yaitu konsentrasi asam fosfat 20%, suhu, dan lama pemanasan. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan terbaik purifikasi diperoleh pada penggunaan H3PO4 20% sebanyak 0,2% pada suhu 80 oC selama 15 menit. Komponen asam lemak utama pada minyak nyamplung hasil purifikasi adalah asam palmitat, asam stearat, asam oleat dan asam linoleat dengan total asam lemak mencapai 98,19 persen dari total asam lemak penyusun minyak nyamplung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak nyamplung mengandung komponen steroid, flavonoid, saponin, dan triterpenoid serta memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus namun sebaliknya bagi Escheria coli.
Kata kunci: Calophyllum inophyllum, purifikasi, fraksi padat, antibakteri, antioksida
BIODIESEL FROM LOW GRADE USED FRYING OIL USING ESTERIFICATION TRANSESTERIFICATION PROCESS
Biodiesel from Low Grade Used Frying Oil Using Esterification Transesterification Process. The aim of this research was to obtain the optimal condition for the production of biodiesel from low grade used frying oil through the esterification transesterification process. The experiment was arranged in Completely Randomized Design with Duncan’s advanced test. Results showed that the biodiesel FFA content is ranged between 0.167 to 0.795% (
PEMBUATAN BIODIESEL DARI BIJI NYAMPLUNG
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan biodiesel dengan bahan baku minyak nyamplung (Callophyllum inophyllum Linn) yang kualitasnya sesuai dengan persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI). Biji nyamplung umumnya berkualitas rendah karena kadar asam lemak bebasnya (FFA) tinggi, yaitu mencapai 29%. Pada proses transesterifikasi FFA akan diubah menjadi sabun/gel yang bisa mengurangi rendemen biodiesel sampai 30%. Oleh karena itu, salah satu tahapan penting dalam penelitian ini adalah menurunkan kadar FFA dari minyak nyamplung sampai sekitar 2% agar proses transesterifikasi dapat berlangsung dengan baik.
Penelitian ini meliputi perlakuan pendahuluan dengan proses degumming, proses esterifikasi dan proses transesterifikasi. Optimasi proses esterifikasi dilakukan dengan mencari kondisi optimum penggunaan rasio mol metanol-FFA, persen asam klorida sebagai katalis dan suhu esterifikasi. Suhu esterifikasi yang digunakan adalah 40, 50, 60 dan 800C, rasio mol metanol yang digunakan adalah 0 : 1 sampai 50 : 1 yang terbagi menjadi 11 taraf percobaan dan konsentrasi katalis HCl teknis yang digunakan adalah 0 - 18% yang terbagi menjadi 7 taraf percobaan. Optimasi proses esterifikasi dilakukan dengan menggunakan metode permukaan respon (Montgomery, 1991 dan Box, 1978) .
Hasil penelitian menunjukkan proses esterifikasi minyak nyamplung yang optimum diperoleh pada suhu 600C, asam klorida 6% dan rasio mol metanol-FFA 20 : 1, lama reaksi 1 jam dengan kecepatan pengadukan 400 rpm. Pada kondisi tersebut dapat menurunkan kandungan asam lemak bebas dari 28,7% menjadi 4,7%. Biodiesel yang dihasilkan mempunyai kualitas yang belum stabil dengan bilangan asam berkisar antara 0,6172 - 1,8403 mg KOH/gram dan viskositas pada suhu 400C adalah 8,1 - 8,4 cp (8,67 - 8,99 cSt). Komposisi metil ester biodiesel tersebut adalah metil palmitat 17,29%, metil stearat 23,55%, metil oleat 36,67% dan metil linoleat 22,49%.
Optimasi dengan metode respon permukaan menghasilkan model persamaan reaksi = Kadar FFA pada akhir esterifikasi adalah (Y) = 14,6349 - 0,36339R - 0,309218K - 0,195846T + 0,00847999R2 + 0,0279677K2 + 0,00194431T2 - 0,00352917RK - 6,19167E-04RT + 0,00224167KS
Gayo Lues as Da'i: An analysis of the challenges of communication strategy in the success of the Thousand Hafiz Programme
Purpose - This study aims to discover the challenges or obstacles of the Gayo Lues Regency government's communication strategy in the success of the Thousand Hafiz Quran program.Method - This research is field research, the source of data from documents in the form of regulations of the regent of Gayo Lues Regency, the results of interviews with the regent, deputy regent, and employees of the Islamic Sharia Office of Gayo Lues Regency as the implementing agency of the thousand hafiz Quran program. The research data was analyzed using qualitative data analysis techniques.Result - The results showed that the obstacles or barriers of the Gayo Lues Regency government in the success of the thousand hafiz Quran program were miscommunication between the Islamic Sharia Office and the person in charge of the budget about budget cuts due to the Covid-19 pandemic that the funding for tahfiz teachers and also the cost of food and other needs for tahfiz students was insufficient.Implication - The results of this study provide information on the obstacles of the Tahfiz program so that it becomes a basis for consideration for the government to find solutions so that the Thousand Hafiz program can run again as planned.Originality - This is the first study to examine the obstacles of the Quran memorization program in the Gayo Lues Regency so that it can be used as a basis for policy-making.***Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan atau hambatan strategi komunikasi pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam menyukseskan program Seribu Hafiz Quran.Metode - Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), dengan sumber data dari dokumen berupa peraturan bupati Kabupaten Gayo Lues, hasil wawancara dengan bupati, wakil bupati, dan pegawai Dinas Syariat Islam Kabupaten Gayo Lues sebagai pelaksana program seribu hafiz Quran. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala atau hambatan pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam menyukseskan program seribu hafiz Quran adalah adanya miskomunikasi antara Dinas Syariat Islam dengan penanggung jawab anggaran tentang adanya pemotongan anggaran akibat pandemi Covid-19 sehingga dana untuk para pengajar tahfiz dan juga biaya makan dan kebutuhan lainnya untuk para santri tahfiz tidak mencukupi.Implikasi - Hasil penelitian ini memberikan informasi mengenai hambatan program tahfiz sehingga menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah untuk mencari solusi agar program Seribu Hafiz dapat berjalan kembali sesuai dengan yang telah direncanakan.Orisinalitas - Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang meneliti tentang tantangan komunikasi program tahfiz di Kabupaten Gayo Lues sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan
- …
