50 research outputs found

    TINJAUAN FIQH MUAMALAH TENTANG KHIYAR PADA PEDAGANG TOKO SEPATU SAFITRI DI PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL

    Get PDF
    ABSTRAK Atikah Yuni (2021): Tinjauan Fiqh Muamalah tentang Khiyar Aib pada Pedagang Toko Sepatu Safitri di Panyabungan Mandailing Natal Latar belakang penelitian ini adalah Tinjauan Fiqh Muamalah Tentang Khiyar Aib Pada Pedagang Toko Sepatu Safitri di Panyabungan Mandailing Natal yang mana penjual pada toko ini belum sepenuhnya menjalankan praktik tentang Khiyar Aib. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini: Bagaimana cara pedagang toko Sepatu Safitri menerapkan Khiyar Aib pada penjulan di toko Sepatu Safitri di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal dan bagaimna tinjauan Fiqh Mualamah terhadap praktik penerapan hak Khiyar Aib oleh pedagang toko Sepatu Safitri Panyabungan Kbaupaten Mandailing Natal. Adapun yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pemilik toko Sepatu Safitri beserta tiga orang karyawan toko sepatu Safitri Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Data primer data yang diperoleh secara langsung dari lapangan yaitu pemilik toko Sepatu Safitri dan tiga orang karyawan toko Sepatu Safitri. Data skunder data yang diperoleh dari pihak lain, tidak lansung diproleh oleh peneliti dari subjeck penelitian yang diteliti. Dalam menganalisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menyabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Berdasarkan hasil penelitian mengenai cara pedagang toko Sepatu safitri menerapkan Khiyar Aib pada penjualan toko Sepatu safitri Di Panyabungan Mandailing Natal adalah belum terlaksana sebagaimana semestinya, jika terdapat barang yang cacat dan tidak diketahui pembeli maka pedagang harus bersedia jika barang tersebut dikembalikan, pada pelaksanaan Khiyar aib yang terjadi di Toko Sepatu safitri pedagang tidak mau menerimanya dan mengatakan kerusakan menjadi kesalahan pembeli atau konsumen dan Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Praktik penerapan hak Khiyar Aib ditoko Sepatu Safitri di Panyabungan belum sesuai dengan penerapan Khiyar Aib karena penerapan Khiyar Aib yang diterapkan pada toko ini bertentang dengan teori dan penerapan Khiyar aib haruslah sesuai dengan syariat islam. Katakunci: Fiqh Muamalah Khiyar Aib, Pedagang Toko Sepatu Safitr

    Aluminium formwork system / Filzah Atikah Yusop

    Get PDF
    Formwork is an element that is very essentials in construction projects as they are the main element in all structural design in the building. There are many types of formwork system available in the construction industry; therefore, this report will discuss about aluminium formwork system. This report is conducted to study how the aluminium formwork system works. The objective of this report is to identify the construction method of aluminium formwork system, to determine the components used in the aluminium formwork system and to compare the aluminium formwork system with timber formwork system. The study has been done at a high rise building of 19 storey at Mukim 12, Sungai Nibong, Pulau Pinang. Through observation obtained by the author, the methodology of this system uses the same concept as recycle process, i.e. redo, reuse and recycle. By using this system, it is definitely gave a greater impact towards the completion of a project. The author believes that this system can ease the work progress to all the builders and to any parties involved in the construction process

    A psychoanalysis study in the main character representing franz kafka as the author in metamorphosis novella

    No full text
    Nurul Atikah, A Psychoanalysis Study In The Main Character Representing Franz Kafka As The Author In Metamorphosis Novella. Dibimbing oleh Herland Franley Manalu dan Diana Anggraeni. Penelitian ini menganalisa kondisi psikologis dari karakter utama yaitu Gregor samsa dalam metamorphosis yang ditulis oleh seorang eksistensialis yaitu Franz Kafka pada tahun 1912. Kondisi psikologis tersebut yang membentuk kepribadian karakter tersebut berupa kecemasan, kegalauan, dan kesedihan bisa sejalan dengan motivasi pengarang yang dilihat dari biography nya dan kondisi eksistensialis pengarang yang dituangkan didalam karya sastra ini. Di dalam cerita tersebut, penelitian ini menganalisa kepribadian karakter utama yaitu Gregor Samsa sebagai objek penelitian menggunakan teori kepribadian Id, Ego dan Superego dari Sigmund Freud kemudian mengaitkan relasi antara kepribadiaan karakter utama dengan pengalaman kehidupan Franz Kafka sebagai pengarang melalui psikologi sastra tentang psikologi pengarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis naratif yang merepresentasikan informasi dalam bentuk narasi dan dialog sebagai objek dari penelitian. Adapun isi dari analisis, sebagai berikut; (1) Kondisi kepribadian Gregor Samsa yang mengalami kegalauan, kecemasan, kesedihan dengan kehidupannya yang dipetakan melalui dialog dan monolog(2) Kepribadian Gregor Samsa yang dijelaskan dalam aliran karya sastra Kafka disebut sebagai Kafkaesque (3) Membuktikan pada kesimpulan melalui data yang telah dikumpulkan bahwa kondisipsikologis yang dialami oleh Gregor Samsa merupakan cerminan dari kehidupan Franz Kafka sebagai pengarang. Sebagai seorang pengarang, karya sastra Franz Kafka merepresentasikan konteks sosial pada era itu bahkan masih relevan sampai sekarang dalam tema-tema eksistensial seperti itu

    Pembangunan Pabrik PT. Semen Indonesia Di Pegunungan Kendeng Ditinjau dari Aspek Hukum Lingkungan

    No full text
    Industri diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Tentang prosedur perizinan usaha industri diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 107 tahun 2015 tentang Izin Usaha Industri. Namun sebelumnya harus memiliki izin lingkungan yang diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan. Untuk mengkontrol dan mengawasi pelaksanaan pembangunan dan aktivitas industri yang sudah berjalan agar sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development), undang-undang mewajibkan disusunnya dokumen tentang Amdal yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

    Perancangan Geometrik Simpang Susun Jalan Raya Jemursari - Ahmad Yani, Surabaya

    Get PDF
    Tingginya jumlah kendaraan setiap tahun yang tidak sebanding dengan pembangunan insfrastruktur jalan menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan. Permasalahan seperti itu terjadi di kota-kota besar seperti Kota Surabaya. Berdasarkan data Regional Traffic Management Center (RTMC) Polda Jatim, di Surabaya ada beberapa jalan yang menjadi langganan macet terutama di jam-jam kerja, salah satunya terjadi di sekitar persimpangan Bundaran Dolog atau Taman Pelangi. Kendaraan dari arah Waru yang akan menuju ke Jemursari kerap berebut jalan, padahal kawasan ini sudah lebar. Penyebab lainnya karena adanya penyempitan jalur akibat persimpangan sebidang antara perlintasan kereta api di sisi timur Jalan Ahmad Yani dengan Jalan Jemursari. Untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang ada di sekitar Bundaran Dolog, Surabaya, maka pada tugas akhir ini dilakukan perancangan geometrik simpang susun Jalan Raya Jemursari – Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya. Dalam proses metodologi pada tugas akhir ini akan dibahas tentang pemilihan tipe simpang tak sebidang berdasarkan Direktorat Jenderal Bina Marga, 2005 dan menggunakan metode multikriteria dari studi terdahulu kemudian perancangan geometrik simpang susun yang meliputi alinemen vertikal dan alinemen horizontal berdasarkan Direktorat Jenderal Bina Marga, 1997 dan geometrik ramp berdasarkan Direktorat Jenderal Bina Marga 2009. Serta perencanaan marka dan rambu lalu lintas berdasarkan Peraturan Menteri No. 13 Tahun 2014 dan No. 34 Tahun 2014. Dari hasil perencanaan yang dilakukan, dihasilkan tipe Semi Directional (semi langsung) untuk tipe simpang susun dan untuk perencanaan geometriknya dihasilkan 5 tikungan, dengan tipe tikungan Full Circle dengan jari-jari terbesar 80 meter dan panjang lengkung peralihan terbesar 120,35 meter. Sedangkan untuk perencanaan ramp dihasilkan 5 ramp dengan tipe Full Circle dengan jari-jari terbesar 90 meter dan taper minimal sepanjang 10 meter. Rambu lalu lintas direncanakan terdapat 14 buah dengan 4 macam marka jalan. ================================================================================================================== The high number of vehicles every year that is not comparable with the construction of road infrastructure is one of the causes of congestion. Such problems occur in big cities like Surabaya City. Based on data from the Regional Traffic Management Center (RTMC) of East Java Regional Police, in Surabaya there are several roads that are subscribed to traffic, especially during working hours, one of which occurs around the intersection of the Dolog Roundabout or Taman Pelangi. Vehicles from the direction of Waru that will go to Jemursari are often fighting over the road, even though the area is already wide. Another cause is due to the narrowing of the lane due to a level crossing between the railroad crossing on the east side of Jalan Ahmad Yani with Jalan Jemursari. To overcome the congestion problems that exist around the Dolog Roundabout, Surabaya, the final project is to do the geometric design of the intersection of the Jemursari Highway - Ahmad Yani, Surabaya. In the methodology process in this thesis will be discussed about the selection of uneven intersection types based on the Directorate General of Highways, 2005 and using the multi-criteria method from previous studies then the geometric design of interchanges including vertical alignments and horizontal alignments based on the Directorate General of Highways, 1997 and geometric The ramp is based on the 2009 Directorate General of Highways and the planning of traffic signs and signs based on Ministerial Regulation No. 13 of 2014 and No. 34 of 2014. From the results of the planning carried out, a Semi Directional type is generated for the type of interchange and for geometric planning there are 5 bends, Full Circle types with maximum fingers are 80 meters long and the transition maximum length is 120,25 meters. Whereas for the ramp planning, 5 ramps Ful Circle types with the maximum largest radius of 90 meters and a taper length minimum 10 meters. There are 14 traffic signs planned with 4 type road markings

    STUDI PENGGUNAAN TERAPI HIPERKALEMIA PADA PASIEN DEWASA YANG MENJALANI RAWAT INAP (Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya)

    Get PDF
    Hyperkalemia is a condition where serum potassium level exceed 5.0 mmol/L, and result the inhibition of cardiac impulse conduction which can lead to sudden death due to cardiac arrhythmias. There are several therapies used in hyperkalemia. The purpose of this study is to describe the profile of hyperkalemia therapy that is associated with laboratory data and also to identify drug related problems in adult hospitalized patient at Universitas Airlangga Surabaya hospital. This study was done retrospectively by tracing patient’s medical record from 1 January to 31 December 2018 and data was analyzed descriptively. The results of this study showed that 45 patient fulfilled the inclusion criteria. The primary cause of hyperkalemia was kidney disease (93,3%) and the degree of hyperkalemia that often occur was mild hyperkalemia (55,1%). The most frequently used hyperkalemia\ud therapy were insulin (17,4%), furosemid (13,1%), and kalitake (37,7%). Normal serum potassium was achieved in 33,3% patient with one correction and 13,4% patients with more than one correction, whereas 28,9% patients did not reach normal serum potassium. Drug related problems that observed in this study was presumption adversed drug reactions like nausea, vomiting, hypotension and potential drug interaction between hyperkalemia therapy and other drugs. It can be concluded that the use of hyperkalemia therapy had been in accordance with patient’s clinical condition and scientific literature. Drug related problem found in this study was suspected adverse drug reaction and there was no mayor drug interaction

    The Author\u27s View on the Anthology of Short Stories Tukar Takdir by Valiant Budi for the Utilization of Literary Learning

    No full text
    This research is motivated by the limited use of literary works, especially short story anthologies, as a medium for revealing the author\u27s worldview in the context of literary learning. The focus of this research is the short story anthology Tukar Takdir by Valiant Budi, which is considered representative of contemporary Indonesian society\u27s collective consciousness. The purpose of this research is to describe the author\u27s worldview in the anthology by examining the story structure, character conflicts, and cultural symbols used. This research uses a qualitative descriptive method, with data collected through document analysis, observation, and interviews, and validity is established through theoretical triangulation. Data analysis is carried out using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data presentation, and result verification. The main data of this research are the texts of the short stories in Tukar Takdir and supporting documentation from the author and readers. The results of this research show that the author\u27s worldview is reflected in the character conflicts and the storyline that depicts the dialectic between individual fate and social structure. This finding confirms that literary works are not only aesthetic but also represent ideology and social awareness, serving as a medium for critical learning. In conclusion, Tukar Takdir is not just an anthology of short stories but rather a representation of the author\u27s worldview, relevant to contemporary social problems, and with great potential to support reflective, dialogical, and transformative literary learning

    Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPPFBT) Sebagai Agunan Kredit Bank Atas Tanah Yang Belum Bersertifikat (Studi Putusan Nomor: 6/PDT.G.S/2021/PN PGA)

    Get PDF
    Abstract: A land title certificate is legal and concrete evidence of ownership and control of land. Its permanent nature and high value make land a stable and safe collateral for banks to disburse credit. However, this is an obstacle for land owners who do not yet have a certificate for the land they own and control, have complete proof of ownership of the land or rights, or do not even have proof of ownership. In the Pagar Alam District Court Decision Numbers: 6/Pdt.G.S/2021/PN Pga Using collateral in the form of land and buildings with proof of ownership SPPFBT No. 593/06/MS.Dp.U/2018. This obstacle makes it an option for that land that does not have a land title certificate as stated in Article 4 UUHT, to make an Ownership Statement of Land Parcel (SPPFBT) as an option for the community to use as collateral for bank credit. However, SPPFBT is a statement letter made unilaterally by the applicant that contains juridical data related to land control based on good faith, the authority is not as perfect as an authentic deed. Bearing in mind that, if there is bad credit in the credit agreement, the funds can be auctioned to fulfill the rights and obligations of the credit agreement between the debtor and creditor. In an implementation, banks must be careful in assessing the character, capabilities, capital, collateral, and business prospect funds of debtors, as well as formulating regulations regarding the use of SPPFBT as bank collateral for uncertified land to protect the rights and obligations of the Bank and credit applicants. Clearly, to provide legal certainty and protection. Keywords: SPPFBT, Uncertificated, Collateral, Bad Credit, KPKNL.   Abstrak: Sertifikat hak atas tanah merupakan bukti yang sah, konkret atas kepemilikan dan penguasaan atas tanah. Namun, merupakan kendala bagi pemilik tanah yang belum memiliki sertifikat atas tanah yang dimiliki dan dikuasainya, kepemilikan bukti tanah atau alas hak secara lengkap bahkan sama sekali tidak memiliki bukti kepemilikan. Dalam Putusan Pengadilan Negeri Pagar Alam Nomor: 6/Pdt.G.S/2021/PN Pga menggunakan agunan berupa tanah dan/atau bangunan dengan bukti kepemilikan SPPFBT Nomor: 593/06/MS.Dp.U/2018. Hal tersebut menjadikan sebuah opsi bahwasanya tanah yang tidak memiliki sertifikat sebagaimana disebutkan dalam Pasal 4 UUHT, dapat menjadikan Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang (SPPFBT) sebagai opsi bagi masyarakat sebagai agunan kredit bank. Namun, SPPFBT merupakan surat pernyataan yang dibuat sepihak oleh pemohon berisikan data yuridis terkait penguasaan tanah berdasarkan itikad baik, sehingga kekuatannya tidak sesempurna akta autentik. Mengingat bahwa, apabila terdapat kredit macet dalam perjanjian kredit, agunan tersebut dapat dilakukan lelang guna memenuhi hak dan kewajiban atas perjanjian kredit antara debitur dan kreditur. Sehingga, dalam pelaksanaannya bank haruslah seksama menilai terhadap watak, kemampuan, modal, agunan, dana prospek usaha dari debitur, pula perumusan pengaturan mengenai penggunaan SPPFBT sebagai agunan bank atas tanah yang belum bersertifikat untuk melindungi hak dan kewajiban Bank dan Pemohon kredit haruslah jelas, guna upaya memberikan kepastian dan perlindungan hukum. Kata Kunci: SPPFBT, Agunan, Tanah Tidak Bersertifikat, Kredit Macet, KPKNL

    PERBANDINGAN NILAI Q GERD PASIEN BPJS RAWAT JALAN YANG MENDAPAT TERAPI ANTASIDA DAN OMEPRAZOL DENGAN ANTASIDA DAN LANZOPRAZOL DI KLINIK PRATAMA X SIDOARJO

    No full text
    Introduction: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a digestive tract disorder characterized by repeated reflux of stomach contents into the esophagus, causing various symptoms such as heartburn, regurgitation, heartburn, and sleep disorders. The prevalence of GERD throughout the world ranges from 15%-25%, with an increasing trend in several countries including Indonesia. Objective: This study aims to compare the Q value of GERD for outpatient BPJS patients who received combination therapy with antacid + PPI drugs [Omeprazole or lanzoprazole]. Method: This research uses a descriptive research type using a cross sectional research design, evaluated with the GERD-Q Questionnaire. Results: The results in this research are that the drugs used for GERD therapy are PPI and antacids based on research results showing that this therapy can effective in reducing the symptoms of gerd experienced by patients, the combination of antacid + lansoprazole/omeprazole + antacid is very effective in reducing the Q value of gerd from statistical data showing that the reduction between the 2 combinations is not significantly different P<0. Conclusion: The average decrease in the Q value of GERD for outpatient BPJS patients who received antacid + omeprazole, and antacid +lansoprazole therapy at the Pratama X Sidoarjo clinic was 7.25, and 9.875
    corecore