1,720,973 research outputs found

    Nalar Ekologi Dalam Perspektif Islam

    No full text
    Problematika lingkungan hidup hingga saat ini kian menunjukkan tingkat yang mengkhawatirkan. Berbagai fakta kerusakan lingkungan yang terjadi di Bumi telah   menjadikan penghuninya terusik. Tulisan ini bercorak library research dan berupaya menelisik kontribusi Islam dalam menyelesaikan masalah ini. Hasilnya, Islam memberi perhatian besar  pada  berbagai problematika kehidupan manusia, termasuk terhadap  lingkungan hidup.  Rumusan ini tentu berbeda dengan pandangan ilmuwan  modernis Barat yang cenderung menggunakan pendekatan teknis saja, tanpa melihat aspek-aspek lain. Padahal, menggunakan pendekatan teknis semata tidak mencukupi, namun juga membutuhkan pendekatan  lain,  di antaranya yang bersifat transendental dan profan.</jats:p

    ISLAM DAN TANGGUNG JAWAB EKOLOGI

    No full text
    Problematika lingkungan hidup hingga saat ini kian menunjukkan tingkat yang mengkhawatirkan. Berbagai fakta kerusakan lingkungan yang terjadi di Bumi telah menjadikan penghuninya terusik. Tulisan ini bercorak library research dan berupaya menelisik kontribusi Islam dalam menyelesaikan masalah ini. Hasilnya, Islam member perhatian besar pada berbagai problematika kehidupan manusia, termasuk terhadap lingkungan hidup. Rumusan ini tentu berbeda dengan pandangan ilmuwan modernis Barat yang cenderung menggunakan pendekatan teknis saja, tanpa melihat aspek-aspek lain. Padahal, menggunakan pendekatan teknis semata tidak mencukupi, namun juga membutuhkan pendekatan lain, di antaranya yang bersifat transendental dan profan.Problems of the environment now show an alarming rate. Various facts environmental destruction on Earth has made its inhabitants disturbed. This paper seeks patterned library research and browse for Islamic contribution in solving this problem. As a result, Islam gives a great attention to the various problems of human life, including the environment. This formulation is different from Western modernist views of scientists who tend to use a technical approach only, without looking at other aspects. In fact, using a technical approach alone is not sufficient, but it also requires other approaches, including the transcendent and profane.</jats:p

    Pengaruh Faktor Pribadi Nasabah terhadap Pengambilan Keputusan Memilih Pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menguji secara empiris pengaruh faktor kebutuhan nasabah berpengaruh terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus. 2) Untuk menguji secara empiris pengaruh faktor pendapatan nasabah berpengaruh terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus. 3) Untuk menguji secara empiris pengaruh faktor pengetahuan nasabah berpengaruh terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus. 4) Untuk menguji secara empiris pengaruh faktor persepsi nasabah berpengaruh terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian lapangan (field research). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah BMT Mubarakah pusat Kudus yang berada di wilayah Kecamatan Undaan yang menggunakan pembiayaan murabahah yang berjumlah 400 nasabah. Metode analisis menggunakan metode analisis regresi berganda dengan bantuan program olah data SPSS versi 17.0 for windows. Dari pembahasan dan pemaparan analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa 1) Terdapat pengaruh faktor kebutuhan nasabah terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus dengan nilai t hitung > t tabel (2,769 >1,992). 2) Terdapat pengaruh faktor pendapatan nasabah terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus dengan nilai t hitung > t tabel (3,473>1,992). 3) Terdapat pengaruh faktor pengetahuan nasabah terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus dengan nilai t hitung> t tabel (4,553>1,992). 4) Terdapat pengaruh faktor persepsi nasabah terhadap pengambilan keputusan memilih pembiayaan Murabahah di BMT Mubarakah Kudus dengan nilai t hitung > t tabel (13,704 >1,992

    PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA, HUKUM PERDATA DAN HUKUM ADMINISTRASI TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA

    No full text
    Dalam pertanggungjawaban pidana memiliki hubungan sangat erat dengan penentuan subyek hukum pidana. Sedangkan subyek hukum pidana dalam ketentuan perundang-undangan merupakan pelaku tindak pidana yang dapat dipertanggungjawabkan atas segala perbuatan hukum yang dilakukannya sebagai perwujudan tanggung jawab karena kesalahannya terhadap orang lain atau korban. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) telah memasukkan ketentuan pidana dalam Bab XV, yang terdiri dari 23 pasal. Untuk menghindari kesulitan dalam penegakan hukum lingkungan, maka peraturan perundang-undangan khususnya tentang hukum formal harus disusun secara jelas, tegas, tidak multitafsir

    Konsep Negara dalam Perspektif Pemikiran Politik Islam: (Telaah atas Konsep Khilafah dan Salafi)

    Full text link
    Islam hadir menyuguhkan resep universal yang aktif bicara pada berbagai level persoalan dengan segala problemanya. Jadi salah fatal andai Islam dituduh sebagai agama pasif yang hanya berkutat pada tataran teologi semata yang sifatnya normatif dan setagnan. Islamlah yang pertama menggagas konsep kekhalifahan di mana Adam sebagai agen pertama yang ditunjuk Allah untuk memenej dan memberdayakan dunia ini. Khalifah dalam konteks umum memang hanya menyangkut soal-soal sosial normatif, namun pada ranah yang lebih spesifik, ia bicara ihwal negara dengan segala sistem dan bentuk-bentuknya. Maka mengemukalah idiom negara Islam. Negara Islam tidak lain adalah sistem ketatanegaraan dan keprmerintahan yang berlandaskan mekanisme aturan Islam. Denagn kata lain doktrin Islam dijadikan tolok ukur dan landasan utama. Konsep khilafah mendasrkan bahwa negara harus berada di bawah kendali seorang khalifah/imam yang dipilih secara demokratis oleh rakyat melalui jalur perwakilan ( Ahlu al-Hilli Wa al-‘Aqd) yang selanjutnya melakukan “bai’at” sebagai “kontrak politi”&nbsp; untuk menyatakan kestiaan kepada sang imam. Sedang kesultanan diangkat secara langsung, tidak melalui sistem demokratis sebagaimana sistem kekhilafahan. Namun demikian, kedua-duanya memiliki tanggung jawab sepenuhnya kepada sang pemiulik mutlak adalah Allah, mengingat tata atarunnya berlandasan konstitusi syari’ah. Fakta paling rill dan masih berlangsung sampai sekarang adalah Negara Arab Saudi dan Republik Islam Iran. Arab Saudi adalah bentuk negara Islam yang berlandaskan al-Qur’an dan al-Sunnah dengan paham pemikiran berorientasi pada madzhab Hambali (Ahmad Ibn Hambal. Sedang Iran, berorientasi pada madzhab Syi’ah. Kedua negara tersebut sebagai saksi sejarah, bahwa sebuh negara bedasarkan teori Islam tidak menghadirkan petaka, malah justru sebaliknya membawa berkah. &nbsp;Dalam konteks kehadiran konsep negara Islam, kita tidak melupakan jasa pemikiran politik Islam yang digagas (antara lain) oleh Ibn Taimiah, Abdullah Ibn Wahab (pendiri paham wahabi), Jamaluddin al-Afghani dan lain sebagainya. Itu semua menjadi khazanah pemikiran siyasah Islamiah yang ke depan bisa tampil sebagai konsep pilihan. Formulasi konsep daulah Islam yang mengacu kepada empat segmen, yaitu: (1) al-Tauhid, (2) al-Risalah, (3) al-Khilafah dan&nbsp; (4) al-Syura, versi&nbsp; Abu ‘Ala al-Maududi sebagai lanadasan ideal yang komprohensif

    Museum Geologi & Prasejarah di Makassar dengan Pendekatan Arsitektur High Tech

    Full text link
    Keberadaan sumber daya geologi dan peninggalan-peninggalan prasejarah sulsel tersebut perlu diketahui dan dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya di Sulawesi-Selatan, untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa Indonesia ini kaya akan sumber daya geologi yang terdiri dari batuan,mineral danbahan tambang serta mengingatkan pentingnya melestarikan dan menjaga peninggalan-peninggalan prasejarah. Sehingga akan menumbuhkan rasa tanggungjawab terhadapny

    The Influence of Micro, Small and Medium Enterprises on Interpersonal Communication Behavior for Communities in Medan City

    Full text link
    Small and Medium Enterprises (MSMEs) activities are one of the business fields that can develop and be consistent in the national economy. Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are a good starting point for the formation or creation of jobs that are planned either by individuals, the private sector or even individuals. The purpose of this study was to determine the effect of interpersonal communication on interpersonal communication behavior for people in the city of Medan. The method used is descriptive qualitative descriptive narrative. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results of the study show that interpersonal communication behavior influences the development of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Medan City supported by four factors, namely audience, media, messages and communicators. The community's interpersonal communication behavior in determining the audience by collecting data on micro, small and medium entrepreneurs (MSMEs) is then selected according to the criteria included in fostering development programs. The media used are group media, print media, and online media to communicate information and knowledge to business owners. Then the influence in determining the communicators are people who have knowledge about MSMEsand are selected according to their experience and expertise

    PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA, HUKUM PERDATA DAN HUKUM ADMINISTRASI TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA

    No full text
    Dalam pertanggungjawaban pidana memiliki hubungan sangat erat dengan penentuan subyek hukum pidana. Sedangkan subyek hukum pidana dalam ketentuan perundang-undangan merupakan pelaku tindak pidana yang dapat dipertanggungjawabkan atas segala perbuatan hukum yang dilakukannya sebagai perwujudan tanggung jawab karena kesalahannya terhadap orang lain atau korban. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) telah memasukkan ketentuan pidana dalam Bab XV, yang terdiri dari 23 pasal. Untuk menghindari kesulitan dalam penegakan hukum lingkungan, maka peraturan perundang-undangan khususnya tentang hukum formal harus disusun secara jelas, tegas, tidak multitafsir

    Choice of Law Dalam Penyelesaian Sengketa Perjanjian Internasional

    Full text link
    Kontrak perdata internasional merupakan salah satu hubungan hukum yang digunakan untuk mempermudah kerja sama antar negara, namun terkadang kemudahan dalam kerja sama tersebut seringkali mengalami hambatan apabila terjadi sengketa. Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut para pihak dapat membuat pilihan hukum, sehingga diharapkan dapat memperoleh putusan dalam penyelesaian sengketa yang timbul dalam kontrak perdata internasional, sehingga terciptanya kemanfaatan dan kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach). Selain itu penelitian mengkaji bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan dengan menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini bahwa kontrak bisnis internasional yang tidak terdapat pilihan hukumnya, hukum yang seharusnya digunakan (lex cause) belum pasti karena masih harus dilakukan proses penentuannya dan tergantung hakim mendasarkan pada doktrin/teori yang mana untuk menentukan lex cause-nya. Ada beberapa teori dalam hukum perdata internasional yang dapat digunakan untuk menemukan hukum yang seharusnya berlaku (lex cause) bagi suatu hubungan pihak yang tidak ada pilihan hukumnya. Teori-teori itu adalah teori lex loci contractus, teori lex loci soluntionis, teori the proper law of contract, dan teori the most characteristic connection
    corecore