1,721,015 research outputs found
REPRESENTASI TOKOH DALAM NOVEL ALKUDUS KARYA ASEF SAEFUL ANWAR: KAJIAN TINDAKAN SOSIAL MAX WEBER
Penelitian ini meneliti tentang tindakan sosial tokoh dalam novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar. Tindakan sosial adalah suatu aktivitas/perilaku manusia dalam mencapai suatu kepentingan subjektif individu. Penelitian ini bertujuan mendeskripiskan tindakan sosial tokoh dalam novel Alkudus yang kemudian diklasifikasikan dalam tipe-tipe tindakan sosial. Tipe-tipe tindakan sosial ini terbagi menjadi dua kategori. 1) Tindakan Rasional adalah konsep pengambilan keputusan terhadap berbagai pilihan guna mencapai tujuan akhir menggunakan standar nilai yang logis. Rasionalitas terbagi menjadi rasionalits instrumental, rasionalitas nilai, rasionalitas praktis, dan rasionalitas subjektif. 2) Irasional/Nonrasional adalah pengambilan tindakan berupa pengambilan keputusan secara langsung dan tidak terstruktur, dalam perlakuannya tindakan irasional sering kali berakar dari kondisi emosi (afektif) dan kebiasan (tradisional) dari individu tanpa pemikiran secara matang terlebih dahulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika, pendekatan hemeneutika yang lebih ditekan disini adalah heremenetika umum yang digunakan dalam studi peraturan dan pernafisarn alkitab. Sumber data penelitian ini adalah novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar. Data penelitian ini adalah kalimat, paragraf dan dialog dalam novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar yang termasuk dalam tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berbanding terbalik dengan novel yang dibawa bergenre agama ini, tindakan sosial yang paling mendominasi justru diperlihatkan dalam bentuk tindakan rasionalitas subjektif dan baru kemudian pada urutan kedua adalah tindakan rasionalitas nilai dan tindakan afektif. Tiga tipe tindakan sosial tersebut merupakan tipe tindakan yang jumlahnya mendominasi dalam novel dibandingkan tindakan sosial lainnya.
Kata Kunci: Tindakan Sosial, Rasionalitas, Hermeneutik
Telaah rindu dalam kumpulan puisi angin apa ini dinginnya melebihi rindu karya Ramayda Akmal, Asef Saeful Anwar, Fitriawan Nur Indrianto: kajian semiotika riffaterre
Penelitian ini berjudul “ Telaah Rindu dalam Kumpulan Puisi Angin Apa Ini Dinginnya Melebihi Rindu Karya Ramayda Akmal, Asef Saeful Anwar, Fitriawan Nur Indrianto : Kajian Semiotika Riffaterre”, berlatar belakang banyak sekali makna yang tersirat di dalam kumpulan puisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan “rindu” yang terdapat pada kumpulan puisi Angin Apa Ini Dinginnya Melebihi Rindu karya Ramayda Akmal, Asef Saeful Anwar, Fitriawan Nur Indrianto dengan menggunakan pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik yang akan dilanjutkan matriks, model, varian menjurut kajian semiotika Riffaterre. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang memfokuskan “rindu” dalam kumpulan puisi Angin Apa Ini Dinginnya Melebihi Rindu karya Ramayda Akmal, Asef Saeful Anwar, Fitriawan Nur Indrianto. Data dalam penelitian ini adalah buku kumpulan puisi Angin Apa Ini Dinginnya Melebihi Rindu karya Ramayda Akmal, Asef Saeful Anwar, Fitriawan Nur Indrianto yang diterbitkan oleh penerbit Interlude di Yogyakarta tahun 2015. Berdasarkan pembacaan heuristik terhadap struktur kebahasaan terhadap kumpulan puisi Angin Apa Ini Dinginnya Melebihi Rindu karya Ramayda Akmal, Asef Saeful Anwar, Fitriawan Nur Indrianto ditemukan adanya berbagai makna yang belum sesuai dengan tata bahasa, sehingga pembaca mengalam kesulitan untuk memaknainya. Selanjutnya, dilanjutkan dengan pembacaan hermeneutik yang memberikan konvensi sastranya. Setelah mendapatkan dari pembacaan heuristik dan hermeneutik dilanjutkan dengan pencarian matriks, model, varian, sehingga dapat ditemukan makna rindu yang berbeda-beda di dalam sepuluh puisi. “Pucuk Kenangan”, “Bunga Rindu”, “Catatan Sewaktu Bulan Purnama” karya Fitriawan Nur Indrianto. “Angin Apa Ini Dinginnya Melebihi Rindu” karya Asef Saeful Anwar. “Mencintai Masa Lalu”, “Pantai dan Kerang”, “Pelukan yang Tidak Sampai”, “Malam di Bawah Kipas Angin”, “Sajak Rindu”, “Pulang” karya Ramayda Akmal
Analisis Isi Nilai-nilai Sosial Pada Novel Alkudus Karya Asef Saeful Anwar dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Buku Fiksi di Kelas VIII
Kajian penelitian ini membahas tentang analisis nilai-nilai sosial pada novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar dan pemanfaatannya dalam pembelajaran buku fiksi di kelas VIII. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai sosial apa saja yang terkandung di dalam novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar, yang dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra pada kelas VIII melalui novel Alkudus.
Jenis penelitian ini menggunakan teknik deskripstif, dengan pendekatan kualitatif analisis isi dan subjek penelitian ini adalah novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial yang terkandung di dalam novel Alkudus, untuk kemudian disesuaikan dalam penerapan kehidupan sehari-hari peserta didik. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan baca dan catat sedangkan instrumen menggunakan kartu data. Keabsahan data diperoleh melalui validasi dan reabilitas menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial yang terkandung dalam novel Alkudus karya asef Saeful Anwar mencakup nilai cinta kasih, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, dan tolong menolong. Dari ke lima nilai tersebut maka dalam novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar dapat digunakan sebagai pembelajaran buku fiksi di kelas VIII karena bahasa yang ada di dalam novel mudah untuk dipahami, dapat dijadikan pembelajaran untuk menerapkan nilai-nilai sosial, merupakan sebuah bacaan yang memiliki nilai moral yang baik bagi peserta didik
NILAI-NILAI PENDIDIKAN TAUHID DALAM NOVEL ALKUDUS KARYA ASEF SAEFUL ANWAR DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Latar Belakang penelitian ini berawal dari bergesernya keyakinan masyarakat karena
pengaruh dari beberapa hal yang diberitakan melalui media masa baik cetak maupun visual,
sebagaimana insiden pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oleh Banser ketika acara
peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat, aksi tersebut terjadi karena terdapat
perbedaan pemahaman terhadap bendera yang berisi kalimat tauhid, dimana ada sebagian
kelompok umat Islam di Indonesia mengidentifikasi bendera tersebut sebagai bendera milik
organisasi terlarang yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Masyarakat pada umumnya belum
memahami bentuk tauhid itu sendiri yang nanti jika dibiarkan akan menciptakan suatu hal
yang seharusnya tidak perlu diperdebatkan. Maka kepribadian akan ketauhidan mengenai
ke-Esaan Allah SWT haruslah diterapkan sedari masih duduk di sekolah formal maupun non
formal, pendidikam tauhid mempunyai peranan yang sangat penting untuk memberikan
pendidikan dan pemahaman terkait ketauhidan, penulis menemukan nilai-nilai pendidikan
tauhid yang terkandung dalam novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar beserta relevansinya
dengan Pendidikan Agama Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian library research dengan mengambil subjek
kajian novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar. Adapun pengumpulan datanya
menggunakan metode dokumentasi dengan mengumpulkan data yang relevan pada buku,
jurnal, berita, serta peraturan perundang-undangan yang terkait dan wawancara. Pendekatan
yang digunakan yaitu dengan objektif dan pendekatan pragmatis. Analisis data dilakukan
dengan menggunakan metode analisis isi atau content analysis, yaitu penarikan kesimpulan
dengan cara mengidentifikasi pesan tertentu dari suatu teks secara obyektif dan sistematis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Alkudus karya Asef Saeful
Anwar sarat akan nilai-nilai pendidikan tauhid yang dapat dijadikan landasan mengenal
tauhid bagi pembacanya. Nilai pendidikan tauhid tersebut seperti: 1) Nilai-nilai pendidikan
tauhid yang terkandung dalam novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar adalah nilai
menyakini ke-Esaan Allah SWT, nilai menyakini rukun iman yang enam, nilai antusiasme
x
ibadah, nilai adil terhadap manusia, nilai saling mengasihi, dan nilai zuhud-wara’ 2) Novel
Alkudus juga mengandung nilai-nilai pendidikan tauhid yang mempunyai relevansi dengan
Pendidikan Agama Islam, karena nilai pendidikan tauhid tersebut mengacu pada penanaman
nilai-nilai Pendidikan Agama Islam serta mengajak kepada perubahan perilaku seseorang ke
arah kebaikan melalui belajar secara sistematis dan berkesinambunga
Kritik Gender Dalam Novel Alkudus Karya Asef Saeful Anwar: Sebuah Kajian Feminis
Penelitian ini bertujuan untuk mempresentasikan deskriminasi, ketidakadilan, dan subordinasi yang dialami oleh perempuan dalam novel Alkudus karya Asef Saeful Anwar. Representasi tersebut membantu menjelaskan mengenai permasalahan ketimpangan gender yang ada di dalam novel. Permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk mengkaji dalam sebuah penelitian yang berjudul “Kritik Gender dalam Novel Alkudus Karya Asef Saeful Anwar: Sebuah Kajian Feminis”. Untuk menemukan nilai-nilai ketimpangan relasi laki-laki dan perempuan dalam novel Alkudus, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Adapun landasan teoritis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori kritik sastra feminisme melalui konsep feminisme marxis oleh Karl Marx untuk mengungkapkan kritik gender dalam novel Alkudus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh perempuan di dalam novel berupaya merebut ruang publik dari laki-laki, dengan cara membuktikan diri bahwa mereka juga bisa melakukan hal yang laki-laki lakukan, sebagai bentuk pengentasan opresi gender. Namun disisi lain ada juga tokoh-tokoh perempuan yang di hadirkan di dalam novel yang tidak menginginkan adanya perubahan tersebut, sehingga menyebabkan keberhasilan feminisme sulit terwujud. Memaknai kritik gender yang mewarnai berbagai kisah pada novel Alkudus, terlihat adanya dominasi laki-laki akibat faktor kebijakan kapitalisme dan patriarki, yang keduanya adalah kekuatan yang saling mendukung sebagai sumber penindasan terhadap perempuan
Konsep Ketuhanan Dalam Novel Alkudus Karya Asef Saeful Anwar Dan Semua Ikan Di Langit Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie: Kajian Sastra Bandingan
Skripsi yang berjudul “Konsep Ketuhanan dalam Novel Alkudus Karya Asef Saeful Anwar dan Semua Ikan di Langit Karya Ziggy ZezsyaZeoviennazabrizkie: Kajian Sastra Bandingan” bertujuan, pertama untuk menemukan struktur dalam kedua novel terkait. Kedua, mengungkap konsep ketuhanan yang diusung oleh masing-masing novel untuk selanjutnya diperbandingkan dan dimaknai secara lebih mendalam.
Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif yang memfokuskan pada penelitian kepustakaan guna dapat mendapatkan data untuk kemudian dianalisis dan diperbandingkan. Data yang dihimpun dari penelitian kepustakaan dapat berupa buku, jurnal, laporan hasil dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya ataupun dapat berupa catatan. Pemaparan data dalam penelitian ini akan dilakukan dalam dua tahap yaitu mengidentifikasi struktur dalam novel dan dibedah unsur-unsurnya. Kedua, memaknai hasil dari pemaparan data tahap pertama dengan ilmu bantu, yakni sastra bandingan.
Hasil penelitian ini menerangkan bahwa teori yang ditetapkan berhasil membantu mengurai struktur, kompleksitas, serta menemukan konsep ketuhanan yang diusung oleh masing-masing novel, rupa umat dalam novel dan juga latar belakang lahirnya novel Alkudus dan Semua Ikan di Langit. Berbagai pandangan yang ditemukan dalam Alkudus maupun Semua Ikan di Langit mencerminkan tentang keberagaman umat dan bagaimana mereka memandang Tuhan dengan cara mereka masing-masing. Konsep ketuhanan yang ditemukan dalam novel Alkudus dan Semua Ikan di Langit mengimplikasikan banyak kredo yang ada di dunia ini pada komposisi yang sama ingin menggambarkan satu sosok yaitu Tuhan. Dengan adanya persamaan dan perbedaan tersebut, dapat ditarik kesimpulan tentang akar konsep ketuhanan melalui pemaparan tentang realitas Tuhan dalam kedua novel yang nyatanya sangat beragam namun manunggal
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
