1,720,973 research outputs found
TINJAUAN FIQIH SIYASAH DUSTURIAH TENTANG IMPLEMENTASI ASAS MUSYAWARAH DALAM PEMBANGUNAN DI DESA MARIO KECAMATAN BAEBUNTA KABUPATEN LUWU UTARA
ABSTRAK
Sadaruddin, 2023. “Implementasi Asas Musyawarah Pembangunan Desa
Perspektif Fiqih Siyasah Dusturiah (Studi di Desa Mario kecamatan
Baebunta kabupaten Luwu Utara)”. Skripsi Program Studi Hukum Tata
Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing,
Abdain dan Nurul Adliyah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi asas
musyawarah dalam pembangunan Desa Mario, bertujuan untuk mentahui apa saja
faktor pembanghambat implementasi asas musyawarah dalam pembangunan Desa
Mario dan untuk mengetahui bagaimana implementasi asas musyawarah
pembangunan di desa perspektif fiqih siyasah dusturiah. Penelitian ini
menggunakan hukum empiris merupakan penelitian yang mengkaji hukum yang
dikonsepsikan sebagai perilaku nyata. Pendekatan yang digunakan pada penelitian
ini sosiologis atau empiris yang berpendapat bahwa hukum sebagai peranata
sosial selalu terkait dengan variabel sosial lainya, dimana penelitian menjadi
instrument kunci. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara observasi,
wawancara, dan dokumentasi, analisis data yang digunakan yakni analisis
kualitatif yang dilakukan dalam rangka mendeskripsikan hasil penelitian dengan
pendekatan analisis konseptual dan teoritik. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa implementasi asas musyawarah dalam pembangunan di Desa Mario Kecamatan
Baebunta Kabupaten Luwu Utara, Pemerintah Desa Mario sudah mampu mengkoordinasi
secara penuh dan menfasilitasi masyarakat untuk hadir di saat melakukan pembahasan
mengenai proses pembangunan, menampung aspirasi masyarakat terhadap pemerintah
desa, melakukan kerja sama dengan pemerintah desa, dalam mengevaluasi serta menjaga
nilai kerja sama dalam musyawarah ketika pembangunan desa. Sedangkan Faktor
penghambat implementasi asas musyawarah dalam pembangunan Desa Mario
diantaranya ektenal dan internal. Faktor ekstenal kurangnya partisipasi masyarakat dalam
pembangunan. Faktor intenal yaitu usia, pekerjaan dan lama tinggalnya di Desa Mario.
Pengimplementasian Asas Musyawarah dalam pembangunan desa perspektif fiqih
siyasah dusturiah, faktanya di Desa Mario telah sejalan, begitupun dalam bidang
Tasri’iyah (hubungan muslim dan non muslim), Tanfidiyah (imam, pemimpin),
Qadla’iyah (peradilan), dan Idariyah (administrasi dan kepegawaian) prosesnya
sudah berjalan dengan baik.
Kata Kunci : Asas Musyawarah, Implementasi, Pembangunan Desa dan Siyasah
Dusturiah
Mengupayakan Kualitas Pendidikan Calon Guru melalui Gerakan Pembuatan Silabus
Masalah kualitas pendidikan tetap aktual untuk didiskusikan. Standar baku kualitas pendidikan tergambar pada rumusan tujuan pendidikan nasional. Salah satu upaya aktualisasi pendidikan berkualitas adalah melalui perubahan kurikulum. Sasaran akhir perubahan kurikulum terletak pada aspek proses belajar-mengajar. Kurikulum dan pengajaran ibarat dua sisi mata uang. Dimensi kurikulum sebagai rencana pendidikan ada yang bersifat makro dan mikro. Pada jenjang pendidikan tinggi kurikulum mikro lazim dinamakan silabus. Dosen wajib menyusun silabus mata kuliah binaannya. Silabus memiliki makna penting bagi pengajar dan mahasiswa
MENANAMKAN NILAI-NILAI KARAKTER BERPOLA PEMBIASAAN PERILAKU DI TAMAN KANAK- KANAK ROSIHAN ANWAR
The purpose of this study is to inculcate character values based on patterns of habitualizing behavior in early childhood, so that they can contribute actively behaving in positive activities that are fun in raising the character values. This research method is to describe the condition of "what is" in an inculcation of character values, so this research uses a descriptive qualitative approach. Therefore, the data analysis technique used in this research is descriptive analysis, data obtained from interviews, observations, documentation, followed by describing, analyzing and interpreting in depth especially data relating to the inculcation of character values patterned in habitual behavior in kindergartens - Kid. To analyze the data begins data reduction, data display, conclusions and verification. Furthermore the validity of the data to obtain the level of confidence in the truth of the results of research. The results of the study Habit positive behavior based on what is seen, heard and felt by students to be emulated in everyday life, so that habituation is carried out in the family environment and school environment (kindergarten). If positive behavior is ingrained in children from an early age, then the students will find it difficult to change their habits so they can get used to behaving wherever the child goes. Behavior habits are inherent in children of course children have automatic behaviors without thinking too much consideration for positive behavior. Application of character values to the pattern of habitual behavior in kindergarten which is an effort to instill the values of religious character, honest, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curiosity, national spirit, love of the motherland, respect for achievement friendly, care about the environment, care about social, responsibility. All of these character values require a process and collaboration on the elements that are related between the family, educators and the community to jointly stimulate the child's developmental abilities. Â
Peralatan hiburan dan kesenian tradisional daerah Kalimantan Timur
Keanekaragaman suku bangsa dengan budayanya di seluruh
Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang perlu mendapat perhatian khusus. Kekayaan iDi mencakup wujud-wujud kebudayaan yang didukung oleh masyarakatnya. Setiap suku bangsa memiliki nilai-nilai budaya yang khas, yang membedakan jati diri mereka daripada suku bangsa lain. Perbedaan ini akan nyata dalam gagasangagasan dan hasil hasil karya yang akhimya dituangkan lewat interaksi antarindividu, antarkelompok, dengan alam raya di sekitamya.
Berangkat dari kondisi di atas Proyek Penelitian, Pengkajian, dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya menggali nilai-nilai budaya dari setiap suku bangsa/ daerah. Penggalian ini mencakup aspek-aspek kebudayaan daerah dengan tujuan memperkuat penghayatan dan pengamalan Pancasila guna tercapainya ketahanan nasional di bidang sosial budaya
ALOKASI FOTOASIMILAT, PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI LADANG LOKAL (Oryza sativa L.) ASAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN APLIKASI BAHAN ORGANIK
Penelitian bertujuan untuk mengetahui distribusi fotoasimilat, pertumbuhan dan hasil varietas padi lokal pada beberapa dosis pupuk organik. Penelitian dilaksanakan sejak bulan Februari sampai Desember 2022. Tempat penelitian di di Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (Randomized Completely Block Design). Faktor pertama terdiri tiga varietas padi lokal v1 (Ace), v2 (Mayas), dan v3 (Gedagai). Faktor kedua dosis bahan organik terdiri 4 taraf, yaitu b0 (0 ton ha-1), b1 (50 g rumpun-1 (5 ton ha-1), b2 (100 g rumpun-1 (10 ton ha-1), dan b3 (150 g rumpun-1 (15 ton ha-1), diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bahan organik berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah anak produktif, panjang malai, jumlah gabah isi per malai, dan hasil gabah kering. Interksi antara varietas dan pupuk organik terdapat pada berat 1.000 butir gabah kering. Dosis pupuk organik optimum Varietas Ace, Mayas, dan Gedagai masing-masing 70,50 g, 77,15 g, dan 64,94 g per rumpun, dengan hasil maksimum masing-masing 40,12 g, 37,60 g, dan 36,53 g per rumpun. Alokasi fotoasimilat ke bagian daun, batang dan akar bervariasi pada masing-masing varietas. Terdapat peningkatan alokasi fotoasimilat ke bagian gabah, terlihat dari meningkatnya hasil dengan pemberian bahan organik pada masing-masing varietas.
Meningkatkan Perkembangan Nilai Agama dan Moral melalui Metode Keteladanan pada Anak Usia Dini
Pendidikan karakter yang berlandaskan pada prinsip-prinsip keagamaan dan moralitas sangat penting terhadap karakter anak sejak dini. Namun, banyak anak belum berkembang optimal, terutama dalam ibadah sederhana, hafalan doa, dan perilaku religius. Melalui penelitian ini, diharapkan nilai agama dan moral anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode keteladanan dengan pemberian contoh positif secara konsisten. Penelitian ini berbentuk tindakan kelas dua siklus dengan pendekatan partisipatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan lapangan. Temuan penelitian mengungkapkan metode keteladanan berdampak positif pada perilaku anak, mendorong kemandirian ibadah, serta membentuk empati dan sopan santun. Kesimpulan menegaskan bahwa keteladanan merupakan pendekatan instruksional yang efektif dan strategi karakter berkelanjutan. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran yang menekankan internalisasi nilai-nilai agama dan moral dalam pendidikan anak usia dini
Yield-related traits characterization of local upland rice cultivars originated from East and North Kalimantan, Indonesia
Nurhasanah, Sadaruddin, Sunaryo W. 2017. Yield-related traits characterization of local upland rice cultivars originated from East and North Kalimantan. Biodiversitas 18: 1165-1172. In East and North Kalimantan, rice genetic diversities were very high. Most of the local rice cultivars existed in East and North Kalimantan, are upland rice cultivars. Unfortunately, most of those cultivars have not been optimally studied and characterized for rice breeding purposes. In this study, 146 upland rice cultivars originated from East and North Kalimantan were grown in the field which was further characterized their yield parameters. Tillering capacity, productive tiller, the size and structure of panicle as well as grain characteristics were characterized in the population to select potential superior cultivars. The results showed that the phenotypic variation of tillering capacity in those local upland rice was very high. Tiller number was varied from 2 to 66 tillers, with an average of 20.92 tillers and 25 cultivars had more than 30 tillers. Large range of productive tiller was also observed in the population, ranging from 14.8 to 100% of their tillering capacity, but most of the cultivars (80%) had more than 70% productive tiller. In addition, 9 cultivars had 100% productive tillers, in which all of the tillers generated panicles. Highly significant positive correlation (0.802**) was observed between productive tiller and tillering capacity. The panicle length of the local upland rice cultivars was in range from 14.5 cm to 43.5 cm, with most of the panicle size population clustered in length of 20-30 cm. In addition, 8.2% cultivars had a dense/heavy category, while 22.6% were sparse, and the rest of 70.2% had no panicle secondary branch. Variation of grain characteristics of local upland rice in the East and North Kalimantan including grain weight, grain length and width, as well as length-to-width ratio was also discussed in this study.</jats:p
Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah ( Allium cepa var. ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Beberapa Konsentrasi Pupuk Organik Cair
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair Bio Sugih Tani dan menentukan konsentrasi pupuk organik cair Bio Sugih Tani yang memberikan pengaruh terbaikterhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan November 2018, bertempat di Para-para Gedung OECF Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) merupakan percobaan faktor tunggal, yaitu pupuk organik cair Bio Sugih Tani, terdiri dari lima perlakuan dengan delapan kali ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol, 2, 4, 6, dan 8 mL L -1 air. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh pemberian beberapa konsentrasi pupuk organik cair Bio Sugih Tani memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan, yaitu umur keluar tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat segar umbi, dan berat kering umbi. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi 2, 4, 6 dan 8 mL L -1 air tidak mengalami peningkatan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, walaupun konsentrasi pemberian sudah melebihi konsentrasi anjuran
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
