1,720,965 research outputs found
Manajemen Pondok Pesantren Sabrun Jamil dalam Pembinaan Kader Da’i di Bone Bolango
The aim of this research is to find out about the management of the Sabrun Jamil Islamic Boarding School in developing da\u27i cadres. This research uses qualitative research with data obtained from documentation, interviews and observations and literature related to research materials. Data obtained from respondents, informants and documents are then processed through editing processes, data classification and data interpretation. The results of this research are that the Sabrun Jamil Islamic Boarding School, Botupingge District, in developing da\u27i cadres, is in accordance with the management principles: Planning, Organizing, Mobilizing and Supervising. There are two forms of training for da\u27i cadres at the Sabrun Jamil Islamic Boarding School, Botupingge District, namely: First, training in the Islamic boarding school, in the form of short lectures (kultum), yellow book studies, barzanji reading, sholawatan, reciting the Koran and other Islamic studies. Second, coaching da\u27i cadres to go directly into the community in the Sabrun Jamil Islamic Boarding School program called PPM (Community Service Practice) and PPL (Field Service Practice). The obstacles experienced in developing da`i cadres are the qualifications of the ustadz which do not match their field of preaching expertise, and the santri who are still unfamiliar with the knowledge of the Islamic religion. The solution in terms of developing da\u27i cadres at the Sabrun Jamil Islamic Boarding School is to bring in ustadz who have Islamic knowledge with qualifications in the fields of aqidah, morals, Islamic law and have a passion for preaching. The students are directed by the Ustadz to become da\u27i cadres who understand the concept of da\u27wah (amar ma`ruf nahi munkar)
PENGGUNAAN MEDIA TEKS CERITA BERBAHASA ARAB DALAM MENINGKATKAN MAHARAH KALAM PADA SISWA KELAS VIII MADRASAH TSANAWIYAH SABRUN JAMIL
The research aims to improve Maharatul Kalam using Arabic story text media for Class VIII Madrasah Tsanawiyah Sabrun Jamil students using the classroom action research (PTK) method. The term PTK in English is called Classroom Action Research (PTK), which is a research activity carried out in class. This research was carried out according to PTK steps starting from the planning, implementation, observation, and reflection stages. This research shows an increase in student Maharatul Kalam using Arabic story text media in class VIII Madrasah Tsanawiyah Sabrun Jamil. The improvement can be seen from the pre-test, cycle 1, and cycle 2 results. Completeness in the pre-test was 26.67% or 4 students and incomplete was 73.33% or 11 students. So it continues with the actions of cycle 1. After the compiler uses the text, the students' Maharatul Kalam experience increases. Completeness in cycle 1 rose to 53.33% or 8 students and incomplete 46.67% or 7 students. Meanwhile, in cycle 2, students experienced an increase in Maharatul Kalam. Completion in cycle 2 rose to 86.67% or 13 students and incomplete 13.33% or 2 students. Therefore, this research was stopped until cycle 2 because the completion target reached 86.67. This research shows that Arabic texts can improve the Maharatul kalam of class VIII Madrasah Tsanawiyah Sabrun Jamil students.
Penerapan Pendekatan Scientific dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di MA Sabrun Jamil Bone Bolango
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan scientific dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini adalah kepala madrasah, wakmad, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. penerapan pendekatan scientific dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam, penerapan konsep sceintifik, terutama konsep 5 M (mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan) di MA Sabrun Jamil dalam pembelajaran PAI. Mengamati adalah bentuk pembelajaran yang menghadirkan obyek materi pembelajaran secara nyata. Proses menanya, proses ini dimaksudkan untuk melahirkan inspirasi siswa dalam mengembangkan sikap, pengetahuan dan keterampilannya. Konsep mengeksplorasi, dalam konsep ini kedudukan guru dan siswa merupakan pelaku aktif. Titik tekannya siswa harus lebih aktif dari pada guru. Dengan menggali pengetahuan melalui fakta-fakta empiris. Konsep mengasosiasi. Pelaksanaan konsep ini dalam proses pembelajaran sangat menuntut kemampuan guru dalam penerapannya. Karena upaya menghubungkan materi dengan fakta-fakta membutuhkan keterampilan mendasar. Siswa tidak mencapai proses pembelajaran sceintific, jika guru tidak kreatif dan inovatif. Konsep mengkomunikasikan. Tahap ini merupakan tahap dimana peserta didik diharapkan mampu mendialogkan kembali berbagai pengalaman belajar. Kegiatan mengkomunikasikan pengalaman-pengalaman belajar begitu penting dan berharga bagi siswa. Melalui pembelajaran seperti ini, siswa merasa percaya diri dan merasa bahwa mereka dapat melakukan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup mereka. Kemampuan menyampaikan konsep-konsep aktual melalui lisan dan tulisan adalah sebuah kebenaran ilmiah. Penerapan pembelajaran sceintific di madrsah telah menciptakan suasana pembelajaran yang faktual, konseptual berdasarkan fakta-fakta, model ini kemudian menciptakan suasana pembelajaran fun, fresh dan foku
Implementasi Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Instruction Should Be Student-Centered Oleh Guru PAI di MA Sabrun Jamil Gorontalo
Di era perkembangan kurikulum pembelajaran menjadikan dampak yang sangat signifikan di dalam proses pembelajaran. Penerapan model pembelajaran didalam sekolah sudah sangat luas diterapkan di berbagai kurikulum pembelajaran di sekolah, tetapi tidak banyak yang menerapkan dari segi model pendekatan pembelajarannya, karena itu penulis mengimplementasikan sebuah model pembelajaran yang mana dapat membantu proses perkembangan siswa didalam kelas maupun diluar kelas dengan kompetensi yang memadai. penelitian pembelajaran ini lebih kepada model pendekatan guru yang di kolaborasikan oleh siswa agar tercapainnya proses pembelajaran yang lebih baik dan efektif, yang mana dapat membantu siswa untuk lebih aktif didalam proses pembelajaran. penelitian ini di terapkan untuk membantu mengembangkan profesionalitas dan proses pembelajaran guru pendidikan agama islam dalam proses belajar mengajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan Pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru pendidikan agama islam dapat menerapkan pembelajaran menggunakan pendekatan insrution should be student centered yang berharap supaya proses pembelajaran bisa lebih efektif dan efisien serta mengharapkan siswa tebiasa bekerjasama, terbiasa berfikir kritis dalam menyelesaikan masalah dan konflik dalam ranah pembelajaran, serta berfikir kreatif dan inovatif . Implikasi hasil penelitian ini adalah kemampuan guru Pendidikan agama islam dan keaktifan siswa serta tepenuhinya sarana dan prasana dalam pembelajaran menjadikan berhasilnya penerapan pembelajaran melalui pendekatan instruction should be student- centered di MA Sabrun Jamil Kota Gorontalo.Tantangan dalam pendekatan pembelajaran ini menuntut kemampuan pedagogis seorang pendidik yaitu guru sebagai pengajar untuk lebih mampu mendesain pembelajaran secara kreatif dan dapat menjadi fasilitator yang mampu mendesain kreatifitas didalam maupun diluar kelas menggunakan model pembelajaran yang mampu membantu proses perkembangan belajar pada siswa, sehingga siswa akan menjadi lebih semangat dan aktif dalam proses pembelajaran. Implementasi pembelajaran ini menggunakan pendekatan instruction should be student centered yang dapat menjadikan landasan informasi dan landasan pokok dalam perkembangan pembelajaran yang mana guru dituntut tidak hanya mampu mengajar dan mengelola kegiatan di dalam kelas, namun juga dituntut untuk mampu membangun hubungan yang efektif dengan siswa dan komunitas sekolah, dengan menggunakan pendekatan yang dapat memadahi proses pembelajaran untuk mendukung mutu pengajaran, serta melakukan refleksi dan perbaikan praktek pembelajarannya secara terus menerus. Untuk itu peran guru Pendidikan agama islam adalah untuk memberikan pendidikan yang berkualitas melalui pendekatan Instruction Should be Student-Centered kepada siswa. apalagi di zaman sekarang siswa di tuntut untuk bisa memiliki keterampilan yang dibutuhkan agar dapat memanfaatkan kreatifitas dan keaktifan dalam berfikir lebih kritis dan bertanggjawab
Rancang Bangun Sistem Pendeteksi Risiko Hipertensi Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Smartphone
Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendeteksi risiko hipertensi berbasis smartphone. Pendeteksian risiko hipertensi ini menggunakan metode certainty factor dalam pengambilan keputusan. Sistem ini terdiri dari Sensor Tekanan MPX5500DP yang berfungsi untuk pengukuran tekanan darah, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pengolah data sensor, modul Bluetooth HC-05 untuk transmisi data dan Smartphone sebagai antarmuka sistem pendeteksi risiko hipertensi dan pengaksesan database. Data hasil pengukuran tekanan darah dari mikrokontroler diterima oleh smartphone melalui Bluetooth akan diklasifikasikan sesuai dengan pengetahuan yang ditanamkan dan proses pendeteksian risiko hipertensi dilanjutkan dengan pemilihan gejala dan faktor risiko hipertensi sesuai dengan pengalaman pengguna dan hasil pendeteksian akan disimpan ke dalam database. Penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan sistem dalam mendeteksi risiko hipertensi sebesar 100%. Dalam pengujian alat pengukur tekanan darah yang diujikan pada lengan kanan dan kiri pengguna, nilai error rata-rata terkecil didapatkan pada lengan kiri pengguna dengan nilai error rata-rata di 1,94% dan diastole 2,8%. Dalam pengujian metode certainty factor dan kesesuaian database, tingkat keberhasilannya adalah 100%
PENGARUH LIBRARY ANXIETY PADA MAHASISWA FAKULTAS ADAB TERHADAP PEMANFAATANKOLEKSI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Library Anxiety pada
Mahasiswa Fakultas Adab terhadap Pemanfaatan Koleksi Perpustakaan
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung”. Batasan masalah
pada penelitian ini adalah Library Anxiety (Kecemasan Perpustakaan)
terhadap mahasiswa Fakultas Adab di Perpustakaan Universitas Islam
Negeri Raden Intan Lampung. Library Anxiety adalah fenomena
kecemasan yang dialami oleh pustakawan Perpustakaan, yang sering
disebabkan oleh perasaan takut, ketidakpastian, dan kebingungan saat
menggunakan fasilitas di Perpustakaan. Kecemasan ini mempengaruhi
kemampuan pemustaka dalam memanfaatkan koleksi di Perpustakaan
secara efektif.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Library
Anxiety terhadap pemanfaatan koleksi di Perpustakaan Universitas
Islam Negeri Raden Intan Lampung, khususnya oleh mahasiswa
Fakultas Adab. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor�faktor penyebab Library Anxiety dan mengukur sejauh mana
kecemasan tersebut mempengaruhi pemanfaatan koleksi di
Perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang
diberikan kepada 100 responden yaitu mahasiswa Fakultas Adab UIN
Raden Intan Lampung yang telah menggunakan fasilitas Perpustakaan.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis regresi sederhana untuk melihat pengaruh antara Library
Anxiety dan pemanfaatan koleksi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata
tanggapan responden terhadap indikator Library Anxiety dan
Pemanfaatan Koleksi di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Raden
Intan Lampung adalah 2.72, yang dikategorikan "Cukup Baik". Pada
penelitian ini tingkat signifikasi (sig) sebesar 0.000 yang artinya nilai
sig < 0.05 yang menunjukan bahwa hasil korelasi ini sangat signifikan
secara statistik. Dengan sig < 0.05, maka hasilnya adalah terdapat
pengaruh antara variabel X Library Anxiety dan variabel Y
Pemanfaatan Koleksi. Faktor-faktor seperti ketidaknyamanan saat
berada di Perpustakaan, hambatan dalam berinteraksi dengan
pustakawan, dan rendahnya pengetahuan tentang tata letak serta sistem
Perpustakaan menjadi penyebab utama kecemasan itu terjadi.
Mahasiswa yang mengalami Library Anxiety cenderung lebih jarang
memanfaatkan koleksi Perpustakaan secara maksimal. Kesimpulannya,
semakin tinggi tingkat Library Anxiety, semakin rendah tingkat
pemanfaatan koleksi Perpustakaan. Oleh karena itu, Perpustakaan
iii
diharapkan dapat meningkatkan layanan dan memberikan
pendampingan yang lebih baik kepada mahasiswa guna mengurangi
kecemasan dan meningkatkan efektivitas pemanfaatan sumber daya
Perpustakaan.
Kata Kunci: Library Anxiety, Pemanfaatan Koleksi, Perpustakaan
iv
ABSTRACT
This research is entitled “The Effect of Library Anxiety on
Students of the Faculty of Adab on the Utilization of Library Collections
at Raden Intan Lampung State Islamic University”. The problem
limitation in this research is Library Anxiety of Adab Faculty students
at the Raden Intan Lampung State Islamic University Library. Library
Anxiety is the phenomenon of anxiety experienced by library users,
which is often caused by feelings of fear, uncertainty, and confusion
when using facilities in the library. This anxiety affects the ability of
library users to utilize the collection in the library effectively.
This study was conducted to analyze the effect of Library
Anxiety on the utilization of collections at the Raden Intan Lampung
State Islamic University Library, especially by students of the Faculty
of Adab. This study aims to identify the factors that cause Library
Anxiety and measure the extent to which anxiety affects the utilization
of collections in the Library. This research uses a quantitative
approach with a survey method. Data were collected through
questionnaires given to 100 respondents, namely students of the Faculty
of Adab UIN Raden Intan Lampung who have used the Library
facilities. The data analysis technique used in this research is simple
regression analysis to see the relationship between Library Anxiety and
collection utilization.
The results of this study indicate that the average value of
respondents' responses to the Library Anxiety and Collection
Utilization indicators at the Raden Intan Lampung State Islamic
University Library is 2.72, which is categorized as “Good Enough”. In
this study, the significance level (sig) is 0.000, which means that the sig
value is <0.05, which indicates that the results of this correlation are
highly statistically significant. With sig <0.05, the result is that there is
a relationship between variable X Library Anxiety and variable Y
Collection Utilization. Factors such as discomfort while in the library,
obstacles in interacting with librarians, and low knowledge of the
layout and system of the Library are the main causes of anxiety.
Students who experience Library Anxiety tend to utilize the Library
collection less frequently. In conclusion, the higher the level of Library
Anxiety, the lower the level of utilization of library collections.
Therefore, the library is expected to improve services and provide
better assistance to students in order to reduce anxiety and increase the
effectiveness of library resource utilization.
Keywords: Library Anxiety, Collection Utilization, Librar
UPAYA PENGURUS DALAM MENGEVALUASI KINERJA DA’I IDARAH KEMAKMURAN MASJID INDONESIA(IKMI)KOTA PEKANBARU
Da’i yang berperan penting dalam pengembangan dakwah saat ini yang berjuang
sebagai pewaris para Nabi dituntut untuk aktif dan professional dalam menjalankan
tugasnya. Banyak tantangan yang harus dihadapi, mengingat perkembangan teknologi
yang membawa dampak yang cukup besar. Hal inilah yang menjadi pekerjaan rumah
bagi para Da’i yang ada, khususnya di Kota Pekanbaru. Dewasa ini dilihat bahwa
perjalanan dakwah di Kota Pekanbaru menunjukkan perkembangan secara signifikan,
dilihat dari jumlah Da’i yang semakin bertambah jumlahnya. Salah satu lembaga
dakwah yang memiliki jumlah Da’i terbanyak adalah Ikatan Masji d Indonesia (IKMI)
Kota Pekanbaru. Semakin banyak Da’i maka semakin banyak cara, pola atau karakter
dakwah yang dibawa oleh masing-masing Da’i dan hasilnya juga akan berbeda-beda
serta seyogyanya akan menunjukan perkembangan yang baik bagi masyarakat.
Namun pada kenyataanya belum membawa dampak yang begitu besar bagi
masyarakat, masih banyak terdengar Da’i yang kurang professional dalam
menyampaikan dakwahnya, Da’i yang menyampaikan dakwah tidak sesuai dengan
materi yang telah ditentukan sampai ada Da’i yang membahas masalah-masalah
khilafiyah. Pada akhirnya membawa resah dimasyarakat permasalahan- permasalahan
inilah yang menjadi permasalahannya. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah bagaimana upaya pengurus IKMI Kota Pekanbaru dalam
mengevaluasi kinerja para da’inya. Dalam penelitian ini ada 5 (lima) orang yang
berfungsi sebagai informan penelitian.
1 (satu) orang ketua Mashuri Manshur yang berfungsi sebagai ketua umum
kepengurusan IKMI Kota Pekanbaru, 1 (satu) orang sekretaris Drs. Taslim Prawira
MA yang berfungsi sebagai sekretaris umum kepengurusan IKMI Kota Pekanbaru,
dan 3 (tiga) orang lainnya yang berfungsi sebagai Pembina dan Pengawas
kepengurusan IKMI Kota Pekanbaru. Kesimpulan dari penelitian ini ialah bahwa
upaya pengurus dalam mengevaluasi kinerja Da’i (IKMI) Ikatan Masjid Indonesia
Kota Pekanbaru dilakukan dengan beberapa cara yakni pertama, dengan evaluasi
internal, yaitu evaluasi terhadap segala sesuatu yang menyangkut pada aspek diri
sendiri para Da’i mengenai metode dakwah, tekhnik penyampaian, materi dakwah,
tindakan dan langkah-langkah dakwah yang ditempuh. Kedua, evaluasi eksternal
yaitu evaluasi terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan objek dakwah
seperti evaluasi tentang kesan objek dakwah, pengaruh dakwah seperti sikap mental
dan lain sebagianya.
Kata Kunci : Evaluasi Kinerja, Da’
Analisa Arsitektur Jaringan Komputer PT. Telekomunikasi Indonesia Graha Merah Putih Japati PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Bandung
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
