365 research outputs found
Analisa Lalu Lintas Terhadap Kapasitas Jalan Brigjend Sudiarto Kota Semarang
Kapasitas jalan yaitu kapasitas suatu ruas jalan yang dapat volume lalu lintas terbaik dalam satuan waktu tertentu. Penelitian ini dilakukan pada kawasan Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, untuk menghitung kapasitas dan tingkat pelayanan. Pengolahan data tersebut dilakukan dengan menggunakan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2023 dimana tingkat kejenuhan (DS) sebagai indikator kinerja ruas Brigjen Sudiarto Kota Semarang. Dari hasil kajian penanganan informasi diperoleh kapasitas jalan Brigjend Sudiarto dari Demak sampai Semarang dengan kapasitas jalan sebesar 3.253 smp/jam (C) dan tingkat volume lalu lintas sebesar 3.261 smp/jam (Q). Derajad Kejenuhan (DS) 1,00 ITP F (arus terhambat, kecepatan rendah, volume di atas batas, kecepatan relatif rendah/volume diatas kapasitas), sedangkan batas jalan Brigjend Sudiarto dari Demak sampai Semarang dengan batas jalan 3.253 smp /jam (C) dan volume lalu lintas 1,210 smp/jam (Q) tingkat pelayanan (DS) 0,37 ITP B (arus stabil, kecepatan sedikit dibatasi oleh lalu lintas, pengemudi tetap boleh memilih kecepatan secara terbuka)
Negosiasi, mediasi, dan arbitrase : penyelesaian sengketa alternatif di Indonesia/ Sudiarto
viii, 231 hal.: ilus.; 25 c
Negosiasi, mediasi, dan arbitrase : penyelesaian sengketa alternatif di Indonesia/ Sudiarto
viii, 231 hal.: ilus.; 25 c
Analisis manajemen risiko produk gadai emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) : studi kasus BSI Kcp Semarang Sudiarto
Risiko yang muncul seiring dengan pertumbuhan industri perbankan dapat memberikan dampak yang negatif bagi perusahaan. Salah satu bentuk penganan risiko yakni dengan melakukan manajemen risiko yang baik. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui penerapan manajemen risiko produk gadai emas pada Bank Syariah Indonesia KCP Sudiarto (2) Mengetahui risiko produk gadai emas pada Bank Syariah Indonesia KCP Sudiarto (3) Mengetahui cara mengatasi risiko produk gadai emas pada Bank Syariah Indonesia KCP Sudiarto.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder yang berasal dari pihak BSI KCP Semarang Sudiarto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumen, Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Implementasi manajemen risiko pada produk gadai emas PT. Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Semarang Sudiarto dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko, dan pengendalian risiko. Risiko-risiko yang krusial pada PT. Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Semarang Sudiarto yaitu risiko pembiayaan, risiko operasional, risiko pasar dan risiko reputasi
Evaluasi Kinerja Jalan Brigjend Sudiarto Pasca Berlakunya Kebijakan Pemindahan Terminal Terboyo Menuju Terminal Penggaron Kota Semarang
Kota Semarang merupakan salah satu kota di Indonesia yang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang mempunyai jumlah penduduk 1.729.428 jiwa dengan laju pertumbuhan 0.49% dan tingkat kepadatan penduduk 4.310 jiwa/km2 pada tahun 2017. Jalan Brigjend Sudiarto merupakan jalan yang terletak di Kota Semarang bagian timur dan menjadi satu-satunya jalan penghubung antara Kota Semarang dengan daerah yang menjadi batas sebelah timur Kota Semarang yaitu Kabupaten Demak. Jalan Brigjend Sudiarto setiap hari melayani pergerakan lalu lintas dari arah Timur (Kabupaten Demak) maupun dari arah Barat (Kota Semarang) yang menjadikan jalan Brigjend Sudiarto sebagai ruas jalan vital dari Kabupaten Demak menuju arah Kota Semarang. Pada tanggal 1 Oktober 2018 Pemerintah Kota Semarang menerbitkan kebijakan pemindahan Terminal Terboyo menuju Terminal Penggaron dan Terminal Mangkang. Karena letak Terminal Penggaron yang melewati Jalan Brigjend Sudiarto, maka kebijakan tersebut mempengaruhi volume pergerakan lalu lintas di ruas jalan tersebut.
Pada Tugas Akhir ini dilakukan penelitian, analisa, dan pembahasan pada ruas jalan Brigjend Sudiarto Kota Semarang segmen jalan depan Hotel Horison – Nindya sampai simpang lampu merah Pedurungan Kota Semarang pasca berlakunya kebijakan pemindahan Terminal Terboyo menuju Terminal Penggaron yang menghasilkan nilai derajat kejenuhan (Degree Of Saturation/DS) sebesar 0.65 untuk arah Timur ke Barat dan 0.63 untuk arah Barat ke Timur.
Dengan Tingkat Pelayanan (Level of Service/LOS) kategori “C” dengan batas lingkup derajat kejenuhan Q/C yaitu antara 0.45–0.74 yang berarti jalan tersebut memiliki arus yang stabil serta kecepatan dan pergerakan kendaraan dapat dikendalikan. Ruas jalan Brigjend Sudiarto Kota Semarang segmen jalan depan Hotel Horison – Nindya sampai simpang lampu merah Pedurungan Kota Semarang akan mengalami penurunan kinerja jika tidak dilakukan upaya untuk mempertahankan kinerja pada ruas jalan tersebut. Dengan ukuran lebar jalan dan kapasitas jalan saat ini hanya akan mampu melayani arus lalu lintas dengan kategori “C” sampai pada tahun 2020.
Kata kunci : Jalan Brigjend Sudiarto; Kinerja Ruas Jalan; Terminal Terboyo; Terminal Penggaron; Tingkat Pelayanan
ANALISIS KINERJA JALAN BRIGJEN SUDIARTO SEMARANG (Studi Kasus : Ruas Jalan dari Jembatan Penyeberangan Sampai Depan SUPER INDO)
Jalan Brigjen Sudiarto Semarang merupakan salah satu jalan sekunder yang terletak cukup srategis di kota Semarang. Pada Rencana Tata Ruang,Wilayah Kota Semarang 2011-2031, Jalan Brigjen Sudiarto berada di dalam zona I yang merupakan wilayah Perkantoran, perdagangan dan jasa di Kota Semarang. Hal Inilah yang menyebabkan jalan ini sering mengalami kemacetan akibat tingginya arus lalu lintas terutama pada pagi dan sore hari.
Oleh Karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan Brigjen Sudiarto, dengan indikator kinerja derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan.
Tahapan analisa jalan Brigjen Sudiarto yakni observasi, survey dan pengumpulan data, rekapitulasi data, analisis dan pembahasan. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder dan data primer. Data primer yakni data arus lalu lintas, geometrik ruas jalan Brigjen Sudiarto, dan data sekunder yakni data pertumbuhan penduduk, peta kota Semarang, data pertumbuhan kendaraan. Adapun ketentuan serta analisis kinerja jalan ini berpedoman pada Manual=Kapasitas’Jalan Indonesia’1997
Hasil analisis terhadap kondisi jalan tersebut pada bulan Mei tahun 2017 memiliki nilai arus lalu lintas (Q) = 4.643,7 smp/jam, nilai kapasitas (C) = 5.703,6, derajat kejenuhan (DS) = 0,81 yang mendekati nilai 1. Nilai ini tidak memenuhi kondisi yang seharusnya, kecepatan arus bebas (FV) = 52,47 km/jam, serta tingkat pelayanan (Level Of Service/LOS) dikategorikan tingkat D. Berdasarkan hasil perhitungan yang terjadi pada tahun 2017, perlu mencari solusi/alternatif – alternatif untuk menurunkan nilai derajat kejenuhan (DS) dengan cara meningkatkan nilai kapasitas
Kata Kunci : Arus Lalu Lintas, Kapasitas Ruas Jalan, Tingkat Pelayanan Jalan/Level of service (LOS
HUBUNGAN PAPARAN DEBU DENGAN GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN BRIGJEN SUDIARTO KOTA SEMARANG
Penyakit gangguan pernapasan merupakan penyebab kematian ketiga tersering di dunia, setelah gangguan jantung dan kanker. Pada tahun 2016 sebanyak 5,5 juta penduduk meninggal dunia setiap tahunnya akibat gangguan fungsi paru karena terpapar polusi udara. Salah satu kelompok yang berisiko terkena dampak pencemaran udara adalah pedagang kaki lima di Jalan Brigjen Sudiarto Kota Semarang yang memiliki kadar debu yang tinggi. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui hubungan paparan debu, masa kerja, dan lama paparan dengan gangguan fungsi paru pada responden. Penelitian ini merupakan jenis penellitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Brigjen Sudiarto Kota Semarang dengan instrumen penelitian berupa kuesioner untuk wawancara karakteristik responden, high volume air sampler untuk mengukur debu total dan spirometer untuk uji fungsi paru. Populasi pedagang kaki lima berjumlah 65 orang dan sampel penelitian ini adalah 40 pedagang kaki lima di Jalan Brigjen Sudiarto Kota Semarang. Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 24 responden mengalami gangguan fungsi paru (60%). 19 responden (76%) dengan paparan kadar debu total di atas NAB mengalami gangguan fungsi paru. Hasil analisis statistik menunjukkan ada hubungan antara kadar debu total dengan gangguan fungsi paru dengan p value sebesar 0,020 (p<0,05). Nilai Rasio Prevalen (RP) = 2,280; 95% CI (1,078-4,821), dan antara masa kerja dengan kejadian gangguan fungsi paru dengan p value sebesar 0,018 (p<0,05). Nilai Rasio Prevalen (RP) = 3,194; 95% CI (0,922-11,067). Sedangkan lama paparan menunjukkan tidak ada hubungan antara paparan debu dengan gangguan fungsi paru dengan (p value 0,846). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan paparan debu total dan masa kerja dengan gangguan fungsi paru pada pedagang kaki lima di Jalan Brigjen Sudiarto Kota Semarang. Paparan kadar debu total di atas NAB dapat
menyebabkan gangguan fungsi paru
Kata Kunci: Paparan debu total, gangguan fungsi paru, pedagang kaki lim
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk SEMARANG KANTOR CABANG BRIGJEN SUDIARTO)
ABSTRAKSI Menurut Undang-Undang Perbankan No 10 Tahun 1998, perbankan adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Disamping itu dalam Undang-Undang tersebut bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup orang banyak.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Semarang Brigjen Sudiarto. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling sensus. Adapun sampel yang diambil berdasarkan rumus diatas adalah 37 orang. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan terlebih dahulu diuji dengan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Semarang Brigjen Sudiarto. Hal ini dapat diartikan jika kepemimpinan kerja karyawan meningkat maka kinerja karyawan meningkat. Kepuasan kerja karyawan berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Semarang Brigjen Sudiarto. Hal ini dapat diartikan jika kepuasan kerja karyawan meningkat maka kinerja karyawan meningkat. Motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Semarang Brigjen Sudiarto. Hal ini dapat diartikan jika motivasi kerja karyawan meningkat maka kinerja karyawan meningkat. Kepemimpnan, kepuasan kerja karyawan dan motivasi kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Semarang Brigjen Sudiarto. Kata kunci : Kepemimpnan, kepuasan kerja karyawan, motivasi kerja dan kinerja karyawa
ANALISIS PENGARUH KOMPOSISI GUNA LAHAN TERHADAP KINERJA JALAN DI JALAN YOS SUDARSO DAN JALAN BRIGJEN SUDIARTO KOTA SURAKARTA
Jalan Yos Sudarso dan Jalan Brigjen Sudiarto merupakan jalan kolektor sekunder yang merupakan akses penghubung Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Wonogiri. Penggunaan lahan di sekitar kedua ruas jalan tersebut terdiri dari bangunan yang padat dan beragam sehingga potensi pergerakan kedua ruas jalan tersebut juga tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh penggunaan lahan terhadap kinerja jalan di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Brigjen Sudiarto Kota Surakarta. Temuan dari penelitian ini adalah kawasan penelitian memiliki intensitas pemanfaatan lahan sebesar 49,07% yang tergolong sedang dan kompleksitas penggunaan lahan yang tergolong tinggi. Nilai kinerja jalan yang dihasilkan pun tergolong sedang hingga sangat tinggi karena termasuk klasifikasi B hingga F. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan lahan di ruas Jalan Yos Sudarso dan Jalan Brigjen Sudiarto terhadap kinerja jalan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan adanya potensi aktivitas pada suatu lahan yang bervariasi akan membangkitkan sejumlah arus lalu lintas. Perbedaan waktu juga menunjukkan adanya tingkat aktivitas guna lahan yang dihasilkan dimana pada hari kerja volume meningkat dan nilai kinerja jalan lebih tinggi sedangkan pada hari libur volume menurun dan nilai kinerja jalan lebih rendah
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN DAN EVALUASI STRUKTUR PERKERASAN JALAN PADA JALAN SEMERU, JALAN PANCASILA DAN JALAN KOLONEL SUDIARTO YANG DIPENGARUHI PENGGUNA JALAN DI SEKITAR STASIUN KOTA TEGAL
Ayu Nisya’ul Fitri, 2021 “Analisis Tingkat Pelayanan Jalan Dan Evaluasi
Struktur Perkerasan Jalan Pada Jalan Semeru, Jalan Pancasila Dan Jalan
Kolonel Sudiarto Yang Dipengaruhi Pengguna Jalan Di Sekitar Stasiun Kota
Tegal”. Teknik Sipil Fakultas Teknik dan ilmu Komputer Universitas
Pancasakti Tegal.
Stasiun kota tegal yang berada di pusat kota tegal. Aktivitas keluar masuk
pengunjung stasiun menimbulkan kepadatan kapasitas jalan. Serta kelancaran
lalu-lintas juga tergantung dari kondisi perkerasan jalan. Penelitian bertujuan
mengetahui tingkat pelayanan jalan dan evaluasi tebal perkerasan jalan serta
memberikan alternatif penanganan permasalahan jalan pada Jalan Semeru,
Jalan Pancasila dan Jalan Kolonel Sudiarto yang dipengaruhi pengguna jalan di
sekitar stasiun Kota Tegal. Manfaat penelitian memberikan bahan pertimbangan
kebijakan penataan wilayah dan masukan data perencanaan peningkatan jalan
untuk dinas terkait. Metode penelitian adalah kualitatif, yaitu menganalisis
tingkat pelayanan jalan dengan perhitungan LOS sesuai Manual Kapasitas Jalan
Indonesia 1997 serta mengevaluasi tebal perkerasan dengan perhitungan CESA
sesuai Manual Disain Perkerasan Jalan 2013. Analisa data diperoleh dari
pengukuran dilapangan serta perhitungan volume lau lintas. Hasil perhitungan
analisis tingkat pelayanan jalan pada Jalan Semeru, Jalan Pancasila dan Jalan
Kolonel Sudiarto berada pada tingkat pelayanan C yaitu kondisi arus stabil
dengan kecepatan rata-rata ≥ 30 km/jam dikarenakan adanya hambatan samping
sehingga pengemudi memiliki batasan dalam memilih kecepatan. maka
disarankan penambahan dan penegasan rambu lau lintas. Untuk Evaluasi
struktur lapisan perkerasan jalan pada Jalan Pancasila memadai untuk umur
rencana 20 tahun mendatang. Sedangkan Jalan Semeru dengan panjang 610
meter dan lebar 550 meter serta Jalan kolonel Sudiarto dengan panjang 845
meter dan lebar 700 meter perlu penebalan laston lapis aus (AC-WC) tebal 4
cm. Rencana anggaran biaya peningkatan jalan sebesar Rp. 1.256.137.000,-.
Kata Kunci : Pelayanan Jalan, Perkerasan Jalan, LOS, CESA
- …
