62 research outputs found
Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Keterandalan Pelaporan Keuangan Melalui Pengendalian Internal Akuntansi Sebagai Variabel Intervening Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bondowoso
Nilai informasi adalah kemampuan informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keyakinan pemakai dalam pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh- pengaruh kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengendalian internal akuntansi terhadap nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah. Jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling kriteria responden dalam penelitian ini adalah kepala dan staf sub bagian akuntansi/ penatausahaan keuangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas kapasitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap keterandalan nilai informasi. Kapasitas sumber daya manusia dan pengendalian internal akuntansi berpengaruh terhadap ketepatwaktuan nilai informasi. Pemanfaatan teknologi informasi tidak berpengaruh terhadap ketepatwaktuan nilai informasi
Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajemen Dan Kepemilikan Asing Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (Studi Pada Perusahaan Pertambangan Logam Dan Mineral Yang Terdaftar di BEI Tahun 2013-2015)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemilikan Institusional,
Kepemilikan Manajemen dan Kepemilikan Asing terhadap pengungkapan Corporate
Social Responsibility (Studi pada Perusahaan Pertambangan Logam dan Mineral yang
Terdaftar di BEI tahun 2013-2015). Penelitian ini merupakan explanatory research.
Explanatory research yang dilakukan untuk menguji hubungan antara satu variabel
dengan variabel lainnya. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan
tahunan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
selama periode tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Metode analisis data
menggunakan Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, dan Pengujian Hipotesis yang
terdiri dari Metode Anlisis Regresi Berganda, Koefisien Determinasi, serta Uji t.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemilikan Institusional, Kepemilikan
Manajemen dan Kepemilikan Asing berpengaruh positif signifikan terhadap
pengungkapan Corporate Social Responsibility. Hal ini menunjukkan bahwa semakin
tinggi Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajemen dan Kepemilikan Asing
maka akan semakin berpengaruh terhadap pengungkapan Corporate Social
Responsibility
Prosedur akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada Bank Bintang Niaga PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rambipuji - Jember
Setiap perusahaan yang didirikan, baik itu perusahaan jasa, perusahaan industri ataupun perusahaan dagang dalam menjalankan usahanya tidak terlepas dari tujuan mendapatkan keuntungan maksimal. keuntungan merupakan salah satu tolak ukur berhasil atau tidaknya suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya dan dilain pihak berguna untuk mempertahankan kelangsungan hidup serta untuk mengembangkan usaha yang dilakukan oleh perusahaan
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan pada Bank Perkreditan Rakyat Kabupaten Jember
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja keuangan yang dihitung
menggunakan Return On Assets (ROA) pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
kabupaten Jember pada tahun 2013-2017. Variabel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Net Income Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR),
Biaya Opersional dan Pendapatan Operasional (BOPO) dan Debt to Equity Ratio
(DER). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder
yang diperoleh dari otoritas jasa keuangan (OJK) terdiri laporan keuangan
perusahaan. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode purposive
sampling. Sehingga sampel penelitian ini terdiri 15 BPR yang sesuai dengan
kriteria purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis
deskriptif dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Net Income
Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh terhadap Return On
Assets (ROA) pada BPR di kabupaten jember. Biaya Opersional dan Pendapatan
Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap Return On Assets
(ROA) pada BPR di kabupaten jember. Dan dan Debt to Equity Ratio (DER)
tidak berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA) pada BPR di Kabupaten
Jembe
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme Dalam Akuntansi (Studi Empiris Pada Perusahaan Food and Beverage Yang Terdaftar DI Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2017)
Konservatisme merupakan prinsip akuntansi yang telah lama dianut oleh
para akuntan sejak berabad-abad yang lalu. Konservatisme akuntansi
diimplementasikan dalam keadaan jika terdapat suatu peningkatan aktiva yang
belum terealisasi, maka kejadian tersebut belum bisa diakui. Namun, mengakui
adanya penurunan aktiva walaupun kejadian tersebut belum terealisasi.
Konservatisme akuntansi dikatakan lebih mengantisipasi rugi daripada laba.
Beberapa faktor yang mempengaruhi konservatisme akuntansi salah
satunya yaitu struktur kepemilikan. Struktur kepemilikan tersebut adalah
kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan kepemilikan publik.
Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi konservatisme akuntansi adalah
leverage dan growth opportunities.
Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan
tahunan yang diperoleh dari website resmi bursa efek indonesia (www.idx.co.id),
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan food and
beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2015-2017.
Berdasarkan data ada 10 perusahaan yang bisa dijadikan sampel penelitian selama
periode 2015-2017, dengan jumlah sample 30 perusahaan.
Hasil pengujian regresi linier berganda atas pengaruh struktur kepemilikan
manajerial, struktur kepemilikan institusional, strukur kepemilikan publik dan
leverage menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan terhadap
konservatisme akuntansi, sementara itu growth opportunities menujunjukkan
hubungan yang tidak signifikan terhadap konservatisme akuntansi
Representasi Ideologi Gender di Balik Pembingkaian Berita Daring Kasus Korupsi Kepala Daerah
Media daring berfungsi sebagai saluran informasi, komunikasi, dan persuasi
dalam kehidupan sehari-hari. Namun media daring memiliki motif ekonomi.
Jumlah pembaca dihitung berdasarkan jumlah kunjungan pada situs. Kasus-kasus
korupsi akan selalu menarik perhatian pembaca.
Setiap media memiliki kebijakan editorial pada rilis berita mereka. Kebijakan
mereka memengaruhi bagaimana perempuan ditampilkan di bidang politik,
khususnya sebagai tersangka kasus korupsi. Penelitian ini berkaitan dengan isu-isu
yang disorot media daring terkait dugaan kasus korupsi kepala daerah perempuan
dan laki-laki. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pembingkaian media
yang timbul dari ketidaksetaraan gender, menganalisis bagaimana kepala daerah
perempuan dan laki-laki direpresentasikan oleh media, dan menganalisis pengaruh
ideologi media maupun jurnalis yang muncul melalui berita.
Ada dua subjek penelitian yaitu Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi dan
Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari. Sampel diperoleh dari tiga media daring
nasional dan dua media daring lokal yaitu Radar Banten, Kompas, Republika, Tirto,
dan Kutai Kertanegara News. Penelitian dilakukan Februari hingga Juni 2018.
Analisis dilakukan menggunakan teori analisis wacana kritis Norman Fairclough
dengan metode pembingkaian berita Robert Entman.
Hasil penelitian menunjukkan adanya bias gender terhadap berita mengenai
kasus dugaan korupsi kepala daerah. Penelitian juga mengungkapkan kasus dugaan
korupsi Rita Widaysari lebih menarik perhatian pembaca dibanding kasus dugaan
korupsi Tubagus Iman Ariyadi karena stereotip gender. Jumlah berita kasus dugaan
korupsi Rita Widyasari lebih banyak dan sebagian isi berita tidak substantif. Media
juga melakukan pengutipan pernyataan Rita Widaysari yang kontroversial. Rekam
jejak politik Rita Widyasari diulas mendalam. Ideologi media lebih berpengaruh
dibanding ideologi jurnalis dalam produksi berita
FENOMENA BULLYING DAN SIBLING SISWA SEKOLAH DASAR
Bullying adalah fenomena yang marak terjadi pada pelajar termasuk siswa sekolah dasar. Perilaku agresif yang dilakukan oleh teman sebaya baik di sekolah dan kelas perlu di arahkan menjadi kegiatan positif dan pengawasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fenomena bullying di sekolah dan di rumah anak usia sekolah di kabupaten Wonogiri. Penelitian ini kuantitatif deskriptif. Tempat penelitian di SDN 1 Gondang dan SDN 1 Bakalan Kecamatan Purwantoro. Sample diambil secara simple random sejumlah 86 siswa. Data dikumpulkan dengan kuisioner dan di analisis dengan uji univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden laki-laki (51,2%) dengan usia terbanyak adalah 12 tahun. Bullying fisik, verbal, dan psikis terjadi di sekolah lebih banyak daripada di rumah. Cyberbullying terjadi dengan media WA dengan peningkatan kasis setelah pembelajaran daring. Pelaku bullying dilakukan oleh teman sebaya dengan waktu saat istirahat di sekolah dan saat bermain di halaman / lingkungan di rumah. Sibling dilakukan oleh saudara kandung yaitu kakak atau adik di ruang keluarga
The Urgency of Parental Parenting Patterns in Shaping the Morality of Middle School Students
It is interesting to study students at Kepung Islamic Middle School in the moral aspects of habblum minallah, habblum minannas and habblum minal alam. Of all the students who have carried out good morals, 1 out of 5 people. This is closely related to the upbringing of parents for their children. Every form of authoritarian, democratic or parmissive parenting used by parents will determine the morals of a child. This is what is interesting for the authors to conduct research on students at Kepung Islamic Middle School. The author observes that the students of this school come from different geographic areas, some come from the mountains, come from 3 different districts and they are asked to help their parents with their work. In this study used a type of qualitative research, with a descriptive approach. The results of the study are: 1) The role of parenting is carried out by a father and mother, both of whom complement each other and work together in providing parenting to their children. 2) The parenting style used by parents uses authoritarian, democratic and permissive forms, each of which has its own advantages and disadvantages to the child\u27s morals. 3) The results of parenting parents, according to the school, some children have been able to apply good morals to Allah SWT, teachers, parents, friends and their environment
SISTEM APLIKASI PENYELESAIAN MASALAH PROGRAM LINIER STANDAR MAKSIMAL BERBASIS WEB DENGAN KELUARAN SESUAI PRODUK KEMASAN TERKECIL
Perorangan atau koperasi selaku produsen yang memproduksi lebih dari satu produk selalu memiliki masalah untuk menentukan jumlah masing-masing produk, serta kemasan terkecil yang digunakan sehingga menghasilkan pendapatan maksimal tetapi masih memenuhi persediaan sarana yang ada. Jika fungsi persediaan sarana dan fungsi pendapatan berbentuk linier maka masalah ini dinamakan program linier kasus maksimal, apabila semua persediaan sarana terbatas maka dinamakan program linier standar maksimal. Walau telah tersedia sistem yang menyelesaikan masalah program linier tetapi sistem tersebut hanya dimiliki oleh kalangan terbatas, sistem ini juga tidak menyediakan pilihan kemasan terkecil.
Secara umum masalah program linier diselesaikan dengan metode simplex dengan hasil keluaran sebarang bilangan riil dengan format desimal maupun pecahan campuran. Penyelesaian ini tidak operasional karena produsen tidak selalu dapat membuat kemasan produk terkecil sesuai dengan satuan pada penyelesaian, agar menjadi operasional, hasil penyelesaian ini dapat dibulatkan sesuai kemasan terkecil yang dipilih. Sedang masalah keterbatasan produsen yang memiliki sistem aplikasi program linier dapat diatasi dengan menyediakan sistem aplikasi sejenis yang berbasis web.
Penelitian ini menyusun sistem aplikasi berbasis web untuk menyelesaikan masalah program linier standar maksimal yang menghasilkan pendapatan maksimal yaitu menggunakan perangkat lunak PHP, data dimasukkan lewat form kemudian diambil dengan metode POST, selanjutnya dibentuk matriks, dilakukan iterasi dengan melakukan operasi antar baris pada matriks sehingga dipenuhi kriteria optimal. Dengan memilih kemasan terkecil yang digunakan yaitu 0,25 satuan atau 0,50 satuan, sistem akan memeriksa jumlah produk yang akan mengalami pembulatan sesuai dengan kemasan terkecil yang dipilih, selanjutnya sistem akan menyusun dan menyajikan laporan persediaan dan pendapatan
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN CROSSWORD PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN 1 GONDANG PURWANTORO WONOGIRI
ABSTRACT PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN CROSSWORD PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN 1 GONDANG PURWANTORO WONOGIRIBerdasar observasi awal siswa kelas V SDN 1 Gondang Purwantoro Kabupaten Wonogiri, menunjukkan rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran. Siswa pasif dalam tanya jawab dan kerja kelompok. Dalam pelaksanaan pembelajaran guru sebagai pusat pembelajaran. Dari dokumen hasil belajar juga terungkap hasil belajar IPS rendah karena belum memenuhi KKM IPS yaitu ≥ 70. Rendahnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Permasalahan ini dapat diatasi dengan model pembelajaran yang memberikan kesempatan siswa untuk belajar bersama melalui penerapan model kooperatif tipe TGT dengan crossword puzzle. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model kooperatif tipe TGT dengan crossword puzzle untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS kelas V SDN 1 Gondang Purwantoro Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Proses PTK dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus dilakukan sebanyak tiga pertemuan. Penelitian dilakukan di SDN 1 Gondang Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, dengan subyek penelitian 32 siswa kelas V tahun pelajaran 2015-2016. Pengumpulan data diperoleh dari rekap praktik pembelajaran, observasi, tes hasil belajar, catatan lapangan, dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT dengan crossword puzzle dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas V di SDN 1 Godang Purwantoro Kabupaten Wonogiri. Siklus I aktivitas siswa aktif hanya 65, 62 % dan pada siklus II meningkat mencapai 84,38 %. Hasil belajar siswa pada siklus I 68,75 % dan pada siklus II meningkat menjadi 81, 25 % tuntas belajar. Berdasar hasil penelitian ini, dapat disimpulkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa terjadi karena penerapan model kooperatif tipe TGT dengan crossword puzzle. Penerapanmodel kooperatif tipe Time Game Tournamentdengan Crosworod Puzzle dilaksanakan dengan sintaks pembelajaran presentasi kelas,gurumempersiapkan siswa terhadap topik pembelajaran dengan media benda nyata, gambar, power point, dan video pembelajaran. Timdengan mempelajari materi melalui tugas tim, bermain kartu soal sebagai bahan tanya jawab, dan praktik membuat TTS dengan esclipse crossword . Game dengan permainan TTS di meja turnamen. Turnamen dengan mengerjakan TTS dengan lawan antar kelompok. Rekognisi timdengan pemberian buku tulis dan foto dimuat dalam buletin sekolah
- …
