158 research outputs found

    Religion and the Spiritual Crisis of Modern Human Being in the Perspective of Huston Smith`S Perennial Philosophy

    No full text
    This work is based on the assumption that modern human has undergone a multidimensional crisis. This crisis needs a timely response and an urgent solution, for if we neglect it, it will become worse and can destabilize the life of mankind globally. I refer to the work of Huston Smith on perennial philosophy to find its essence as an attempt to find solution for overcoming the modern men`s crisis. This is a library research using the philosophical hermeneutics method. The paper shows that, firstly, perennial philosophy has a characteristic of metaphysics, which try to find a fundamental basis for both immanent and transcendent of all things, psychology which depicts the common sameness in human and ethics as a goal in human life. Secondly, what is meant by human spiritual crisis is a condition where human neglected even destroyed the godhead character within themselves. Thirdly, the answer made by Huston smith`s Perennial Philosophy concerning human spiritual crisis include that the spiritual crisis of modern human being are seen from the tunnel metaphore, in which the basement is scientism, the left wall is education, media as the roof, and the right wall the law. The spiritual crisis of modern human being as a failure of post-modernism has a similiraty with modernism way of seeing this world as the only true reality, although there is different in approach between the two. Religious mysticism that was offered by Huston smith has a perenialistic tone. The pluralistic attitude found among humankind has to be rooted in an esoteric level within each religion. Smith`s perennial philosophy is very relevant to the condition of Indonesia, which therefore has sackeled by a rigid theological dogmatism. Religion should be an endeavor for human being to find a more exalted living

    PENGUKURAN BEBAN KERJA FISIK DAN TINGKAT KELELAHAN TERHADAP PEKERJA DI DEPOT AIR MINUM JAYA QUA PONTIANAK MENGGUNAKAN METODE CVL dan IFRC

    No full text
    Depot air minum Jaya Qua merupakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berlokasi di Jalan Sepakat II, Pontianak Kalimantan Barat berdiri sejak 10 Juni 2014 mengkhususkan diri prduksi air minum isi ulang. Salah satu stasiun kerja adalah pengisian dan pengangkatan galon yang dilakukan secara berulang-ulang dalam jumlah banyak setiap harinya. Berdasarkan hal tersebut perlu diketahui derajat beban kerja fisik dan kelelahan kerja yang dirasakan pegawai Stasiun Air Minum serta efek beban kerja fisik terhadap tingkat kelelahan pegawai.Data dikumpulkan dari tiga karyawan yang di Depot air minum Jaya Qua selama tujuh hari. Metode yang digunakan adalah metode Cardiovascular Load (CVL) yang mengukur beban kerja fisik dari saat berkerja dan istirahat serta Industial Fatigue Research Commiittee (IFRC) yang mengukur tingkat kelelahan kerja dari total skor yang diperoleh. Mengetahui apakah terdapat pengaruh antara beban kerja fisik dengan tingkat kelelahan, maka dilakukan dengan uji regresi linear sederhana menggunakan secara manual dan add-ins pada microsoft excel. Hasil yang diperoleh akan menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan.Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan, maka diperoleh beban kerja fisik tertinggi terjadi dengan %CVL sebesar 41,0187 hal ini masuk dalam kategori sedang memerlukan perbaikan namun tidak mendesak. Tingkat kelelahan kerja dalam bekerja tertinggi 67% termasuk kelelahan sedang. Uji regresi sederhana menunjukan bahwa beban kerja tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kelelahan fisik. usulan yang diberikan yaitu memberikan pemahan tatacara pengangkatan galon yang baik, istirahat yg cukup di sela-sela jam kerja untuk meregangkan otot, istirahat yang cukup agar tidak kelelahan dan kesehatan dijaga, melakukan pemeriksaan kesehatan, membuat jadwal kerjadan menggunakan alat material handling dapat digunakan untuk meminimalkan upaya mengangkat dan memindahkan barang. Kata kunci: Beban Kerja Fisik, CVL, IFRC, Regresi Linear Sederhana, Tingkat Kelelahan

    Komunikasi Penyelesaian Konflik Pemuda di Desa Air Balui Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir.

    No full text
    ABSTRAK Nama : Riki Saputra NIM : 11543104574 Judul : Komunikasi Penyelesaian Konflik Pemuda di Desa Air Balui Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir. Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain dengan tujuan untuk mempengaruhi pengetahuan atau perilaku seseorang. Di Desa Air Balui ini sering terjadinya konflik pemuda antara pemuda tempatan dan pemuda pendatang sehingga peneliti ingin mengetahui bagaimana caranya komunikasinya dalam penyelesaian konflik pemuda. Tujuan penelitain untuk mengetahuai komunikasi penyelesian konflik pemuda di Desa Air Balui Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari model serkuler oleh Osgood dan Schram. (1). Encoder, Interpreter, Decoder penyelesaian konflik yang terjadi antara pemuda tempatan dan pemuda pendatang di Desa Air Balui, memiliki beberapa orang yang berperan dalam penyelesaian konflik ini. Kepala Desa Air Balui memilih ketua pemuda Desa Air Balui, Kepala Dusun Mudo, Kepala Dusun Kedandang, dan perwakilan pemudapemuda yang berkonflik, sehingga dengan adanya beberapa orang tersebut masalah konflik yang terjadi di Desa Air Balui terselesaikan dengan cara damai. (2). Message (pesan) yang di sampaikan oleh pemerintah Desa Air Balui kepada pemuda-pemuda yang terlibat konflik, pesannya lebih cenderung mengarahkan mereka dan menyadarkan mereka agar tidak berkonflik, pesan yang disampaikan juga tidak menggunakan pesan yang bersifat keras, akan tetapi pesan yang disampaikan bersifat pesan yang menyanjung atau memuji-muji sehingga masalah konflik antar pemuda-pemuda dapat terselesaikan dengan damai. (3). Decoder, Interpreter, Encoder dari penyampain pesan Pemerintah Desa Air Balui, respon dari pemuda-pemuda yang berkonflik juga ditanggapi dengan baik dan dipahami bahwa dengan adanya konflik tidak ada manfaatnya dan faedahnya, pemuda yang berkonflik juga sadar bahwa yang ia lakukan sangatlah tidak baik untuk dicontoh, cukup dijadikan pelajaran bagi pemuda dan pemerintah Desa Air Balui. Kata Kunci : Komunikasi, Penyelesaian Konflik, Desa Air Balui

    Pengawasan Terhadap Izin Usaha Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Kuranji Kota Padang

    No full text
    Depot air minum isi ulang sudah sangat banyak di Indonesia karena sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat. Selain karena kepraktisannya, harganya pun terbilang cukup murah. Namun dalam menjalankan usahanya, pengusaha depot air minum isi ulang di Kota Padang khususnya Kecamatan Kuranji sering lalai dalam memperhatikan kualitas air minum termasuk mesin dan peralatan yang digunakannya. Agar kualitas air yang digunakan sesuai dengan syarat yang diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, maka dilakukan pengawasan terhadap depot air minum isi ulang oleh Dinas Kesehatan Kota Padang. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberian izin usaha depot air minum isi ulang, untuk mengetahui pelaksanaan pengawasan terhadap izin usaha depot air minum isi ulang dan untuk mengetahui kendala yang ditemui dalam pelaksanaan pengawasan terhadap izin usaha depot air minum isi ulang di Kecamatan Kuranji Kota Padang serta cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis yang bersifat deskriptif. Dengan sumber dan jenis data berasal dari penelitian lapangan yang merupakan jenis data primer dan penelitian kepustakaan yang merupakan jenis data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen dan wawancara yang menggunakan metode purposive sampling dalam penarikan sampel yang diolah secara editing dan menganalisanya secara kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa proses pemberian izin usaha dan pelaksanaan pengawasan terhadap izin usaha depot air minum isi ulang di Kecamatan Kuranji Kota Padang yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang sudah sesuai dengan aturan yang ada, namun pengawasan tersebut belum merata karena hanya sekitar 70% depot air minum isi ulang yang terawasi. Itu semua terjadi karena Dinas Kesehatan Kota Padang terkendala dalam ketersediaan tenaga pengawas. Selain itu, pemberian sanksi yang diterapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang juga belum maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Padang mengupayakan penambahan tenaga pengawas dan meningkatkan intensitas pengawasan. Untuk lebih efektifnya pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang sebaiknya lebih merata dan mencakup semua depot air minum isi ulang yang ada sehingga menjamin kualitas air minum yang disediakan dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi yang mengkonsumsinya. Kata Kunci : Pengawasan, Izin usaha dan Depot air minum isi ulan

    Transnational Mobility and the Renegotiation of Gender Identities: Albanian and Bulgarian Migrants in Greece

    No full text
    Riki van Boeschoten examines the renegotiation of gender identities among Albanian and Bulgarian migrants in Greece. She focuses on two major issues that emerge from the life stories of male and female migrants. The first is the empowerment of migrant women and disempowerment of migrant men, which seem to contradict the ‘patriarchal backlash’ in their home countries. The second is the striking differences between the gender identities of Albanian and Bulgarian migrant women. Van Boeschoten locates these trends against a backdrop of gender relations in Albania and Bulgaria and also the particularities of the migration process after 1990. © 2015, The Author(s)

    Rekrutmen Calon Kepala Daerah Oleh Partai Politik Pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018 Di Kota Lubuklinggau (Studi Pada DPD PKS Kota Lubuklinggau)

    No full text
    This thesis discusses the influence of the recruitment process for regional head candidates by political parties in the 2018 Regional Head Election in Lubuklinggau City on the Prosperous Justice Party DPD. The Regional Head Candidate Recruitment Process by this political party carries out several processes to find / carry regional heads carried out by political parties, especially the Lubuklinggau City PKS DPD, in carrying out the recruitment process for regional head candidates the PKS party carries out various stages to carry regional heads, either through cadres or through a Coalition between Political Parties. The author is interested in this research because according to the author the process of recruiting regional head candidates by political parties has its own goals and has different programs among other political parties. Therefore, the authors took a study at the Lubuklinggau City PKS DPD to examine how the recruitment process for regional head candidates was carried out by the Lubuklinggau City PKS DPD PKS from the goals, vision / mission, and the Lubuklinggau City PKS DPD program. This study aims to find out how to recruit regional head candidates and what are the supporting and inhibiting factors carried out by the Lubuklinggau City PKS DPD in recruiting regional head candidates they used in the 2018 regional head elections. This study uses a qualitative approach, qualitative research is a research procedure that produces descriptive data, the data is collected through interviews and documentation. The results of the author's research in the field after interviewing the sources, the recruitment process for regional head candidates carried out by the Lubuklinggau City PKS DPD has several processes, from the open recruitment process, closed recruitment, and has stages such as screening, regional head candidates who will be carried out in the Regional Head General Election. 2018 in Lubuklinggau City. In the process of recruiting candidates for the regional head of the PKS DPD Lubuklinggau City, they were unable to carry out their cadres because PKS had a low parliamentary seat threshold, therefore the PKS DPD conducted a coalition with other parties to advance the regional head candidates they used

    PENENTUAN KADAR ZAT PADATAN TERLARUT DALAM AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR

    No full text
    Drinking water is water that goes through a treatment process or without a treatment process that meets health requirements and can be drunk directly. According to the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia number 492 of 2010 states the maximum permissible TDS standard is 500 mg/liter. The aim of this research is to find out the dissolved solids in refill drinking water at Idi Rayeuk District, East Aceh regency according to Permenkes No.492/ Menkes/IV/2010. The research method used is gravimetric experimentation which involves the evaporation of solvent liquid that leaves residues and can be weighed directly using analytical scales. The results of the research determine the levels of dissolved solids in refill drinking water in Idi Rayeuk District, East Aceh Regency, namely in drinking water refill A1 (RO with a value of 122 mg/L.) Then followed by drinking water refill A2 (RO) of 134 mg/L. Whereas drinking water refill B1 (UV) was 126 mg/L, drinking water refill B2 (UV) was 104 mg/L. In drinking water refill C1 (Cook) with a value of 94 mg/L and drinking water refill C2 (Cook) with a value of 180 mg/L. The conclusion shows that all types of refill drinking water in Idi Rayeuk District, East Aceh regency in accordance with the requirements of the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No 492 of 2010 which is 500 mg/L

    TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TERHADAP UPAH BURUH HARIAN LEPAS (Studi di PT Sriwijaya Abadi Iringmulyo Kota Metro)

    No full text
    ABSTRAK Upah sangat penting bagi para pekerja yang telah melakukan pekerjaannya. Karena dengan upah tersebut dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Dalam Islam upah di berikan setelah buruh selesai bekerja sebelum keringatnya kering di dalam hal ini syariat islam memikul tanggung jawab bagi pemilik usaha Pihak pekerja wajib menyelesaikan pekerjaan sesuai perjanjian dan pihak pemilik wajib bertanggung jawab dalam pembayaran upahnya berdasarkan uraian di atas terdapat permaslahan dalam skripsi ini praktik Upah Buruh Harian Lepas di PT Sriwijaya Abadi Iringmulyo Kota MetroTinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif Tentang Upah Buruh Harian Lepas di PT Sriwijaya Abadi Iringmulyo Kota Metro. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan pembayaran upah dalam pemberian upah kadang juga mengalami penundaan pembayaran, dan upah diberikan tidak sesuai dengan waktunya Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dari hasil wawancara (interview) dokumentasi dan observasi langsung dengan pemilik usaha maupun karyawan. Hasil penelitian dan analisa mengenai faktor penyebab keterlambatan menunjukkan bahwa kesimpulannya Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif Tentang Upah Buruh Harian Lepas di PT Sriwijaya Abadi Iringmulyo Kota Metro ialah diperbolehkan dalam Islam Sesuai dengan mazhab Hanafi mensyaratkan mempercepat upah dan menangguhkannya sah seperti juga halnya mempercepat yang sebagian dan menangguhkan yang sebagian lagi sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak Jika dalam akad tidak ada kesepakatan mempercepat atau menangguhkan sekiranya dikaitkan dengan waktu tertentu maka wajib dipenuhi sesudah berakhirnya akad tersebut di dalam hukum positipnya pekerja buruh harus di gaji sesuai kesepakatan di awal dan waktu yang di tetukan kedua belah pihak di dalam hukum positipnya belum sesuai. Kata kunci: Hukum Islam, Hukum Positif, Upah,Buruh haria

    PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN JAMINAN FIDUSIA (SUATU PENELITIAN PADA PERUSAHAAN OTO MULTIARTHA DI KOTA MEDAN)

    No full text
    Pada Pasal 15 ayat (2) UU Fidusia dijelaskan apabila debitur telah melakukan wanprestasi, maka barang jaminan yang berada dalam perjanjian pembiayaan tersebut dapat dilakukan eksekusi berdasarkan titel eksekutorial yang melekat pada jaminan, namun dalam penyelesaian wanprestasi antara PT OTO Multiartha Kota Medan dan debiturnya masih terdapat hambatan yang terhadap penyelesaian wanprestasi tersebut. Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan bentuk penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor dengan jaminan Fidusia di perusahaan OTO Multiartha Medan, hambatan yang terjadi dalam penyelesaian wanprestasi perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor dengan jaminan Fidusia di perusahaan OTO Multiartha dan proses pelaksanaan penarikan objek fidusia setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi. Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan guna memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari literatur dan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian lapangan guna memperoleh data primer yang didapatkan melalui proses wawancara dengan respoden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa bentuk penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor dengan jaminan Fidusia di PT OTO Multiartha Kota Medan adalah dengan menghubungi debitur dan/atau mengunjungi lokasi domisili debitur dengan tujuan untuk mencari penyelesaian secara negosiasi, jika negosiasi yang dilakukan tidak berhasil dan debitur tetap tidak ingin melakukan pembayaran atau tidak memiliki itikad baik, maka kreditur akan melakukan penarikan objek fidusia tersebut. Hambatan yang dialami oleh pihak PT OTO Multiartha Kota Medan dalam melakukan penarikan kendaraan milik debitur adalah tidak ada itikad baik dari debitur setelah diberikan surat peringatan dan objek jaminan fidusia tersebut tidak berada dalam penguasaan debitur sehingga sulit bagi perusahaan untuk dilakukan penarikan. Penarikan objek jaminan fidusia dilakukan oleh perusahaan pembiayaan tanpa adanya kesepakatan klausul wanprestasi dan debitur secara sukarela menyerahkan objek jaminan fidusia, Putusan Mahkamah Konstitusi tidak menggugurkan kekuatan eksekutorial perusahaan, jika debitur tidak menyerahkan objek jaminan fidusia, maka dapat dilakukan eksekusi secara paksa melalui pengadilan namun pihak OTO Multiartha belum melakukan penyelesaian melalui pengadilan. Disarankan kepada PT OTO Multiartha Kota Medan untuk melakukan survei dari pihak atau kerabat debitur guna menghindari terjadinya kehilangan jejak saat debitur melakukan wanprestasi dan saran kepada debitur untuk tidak menghindari penagihan walaupun telah melakukan wanprestasi

    Studi perkuatan geser balok beton bertulang menggunakan GFRP (Glass fiber reinforced polymer) [Skripsi]

    No full text
    Bibl. 100ix, 100 hlm. : il. ; 28 cm. . -- Lamp. (13 lembar
    corecore