312 research outputs found

    THE ROLES OF HUMAN RESOURCE MANAGEMENT IN THE IMPROVEMENT OF ENGLISH COURSE TEACHING QUALITY (A Qualitative Study At Lembaga Bahasa An Pendidikan Profesional (LBPP) LIA Surakarta)

    No full text
    DHINAR SRI RUSTIANA. K 2205007. THE ROLES OF HUMAN RESOURCE MANAGEMENT IN THE IMPROVEMENT OF ENGLISH COURSE TEACHING QUALITY (A Qualitative Study at Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional (LBPP) LIA Surakarta). Thesis. English Department of Teacher Training and Education Faculty. Sebelas Maret University, Surakarta. 2009. This research investigates the human resource management of English Course and its roles to the teaching quality improvement in the form of qualitative study. The underlying reason of doing this research is regarding the phenomenon that there are not many English courses, which exist and meet the criteria of the good courses. Thus, the objective of this research is to describe the human resource management roles of an English Course and the teachers’ teaching quality toward it. The problems of the research are (1) How does the Human Resource Management (HRM) in Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional (LBPP) LIA Surakarta treat its teachers and (2) How and to what extend does the HRM of LBPP LIA Surakarta make the improvement of teaching quality of teachers. The research was carried out at LBPP LIA Surakarta on March until May 2009. The sources of the data are (1) events, (2) informants, and (3) written documents. The data were collected through (1) observation, (2) in-depth interview, and (4) document analysis. In analyzing the data, the writer used interactive model analysis including reducing the data, presenting the data, and drawing conclusion. The result of the research shows that: (1) LBPP LIA treats its teachers by providing many services and facilities to its teachers in order to support, develop and improve the teaching ability of the teachers. From the treatment given by HRD, it found that: (a) Teachers assumed that the tight teacher recruitment process and work discipline applied in LBPP LIA are be able to motivate them to show their best work performance, (b) the salary, incentive and bonus received by the teachers are reasonable and be able to improve teaching quality of the teachers through high motivation of work, (c) The training programs held by LBPP LIA every year is beneficial and helpful for the development of teaching quality of the teachers, (d) The facilities provided for the teachers are sufficient and helpful for teachers’ work, (e) The insurances and pension fund gave the guarantee for full-time teachers in their work continuance, (f) the work environment in LBPP LIA is very comfortable, (g) The students of LBPP LIA stated that the teachers’ teaching method are interesting and be able to make the students to be more active in the class, (h) According to LBPP LIA students, the teachers are smart, kind, and friendly. (2) The HRM in LBPP LIA provides good services and enough facilities to its teachers. It is proved by the teachers’ perception that they are treated well and satisfied with the treatments. Based on the research findings, the theory constructed is that Human Resource Management (HRM) roles in LBPP LIA which are carried out by HRD gave improvement to teachers’ teaching quality, in the case of salary, incentive, bonus, insurance, facilities, training program, and work environment. In general, this research shows that to maintain its existence, an English course should have good management inside, in this case is good human resource management. It is because the good HRM will create good quality of employees

    Implementasi Evaluasi Pembelajaran Seni Budaya Karawitan Di SMA Yayasan Atikan Sunda Kota Bandung (Yas Bandung)

    No full text
    Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, aklak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat. Standar nasional pendidikan memuat kreteria minimal tentang komponen pendidikan yang memungkinkan setiap jenjang dan jalur pendidikan untuk mengembangkan pendidikan secara optimal sesuai dengan karakteristik dan kekhasan programnya. Untuk mengevaluasi dan juga mengembagkan pendidikan tentunya diperlukan adanya penilaian oleh peserta didik. Penelitian yang dilakukan di SMA Yayasan Atikan Sunda (YAS) Bandung ini memiliki tujuan untuk megetahui implementasi evaluasi pembelajaran seni budaya di kelas XI (sebelas) yang mempelajari seni karawitan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap Bapak Redi Rustiana S.Sn, yang merupakan Guru seni budaya kelas XI  di SMA Yayasan Atikan Sunda Bandung. dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan triangulasi data antara data wawancara, dokumen, dan juga situasi sebenarnya. Hasil Penelitian ini menunjukan impementasi evaluasi pembelajaran seni rupa di SMA Yayasan Atikan Sunda Bandung

    IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BELA NEGARA MELALUI PROGRAM CHARACTER BUILDING AND SELF DEVELOPMENT STUDENT

    No full text
    Penelitian ini didasari karena adanya ancaman terhadap negara yang akhinya bisa memecah keutuhan negara, pentingnya memperkuat dan memperkokoh nilai dasar bela negara adalah upaya dalam menanggulangi ancaman terhadap negara, Adapun sekolah menjadi salah satu tempat untuk menanamkan, memperkuat, dan memperkokoh nilai-nilai bela negara. Program Character Building and Self Development Student adalah salah satu upaya sekolah Citra Cemara untuk menanamkan nilai-nilai bela negara dengan tujuan memperkuat rasa nasionalisme, cinta tanah air, toleransi, dll. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif dengan metodenya studi kasus, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan pada penelitian ini diantaranya Character Building and Self Development Student adalah program yang dibentuk oleh sekolah Citra Cemara, dalam program tersebut diantaranya adalah Program Bina Karakter, Live-In, Culture Night, Historical Race, OSIS, Ekstrakurkuler, dll. Program-program yang mendukung penguatan pendidikan karakter dengan kebutuhan peserta didik membutuhkan waktu bertahap sampai program tersebut menjadi program unggul. Hal ini terbukti dengan adanya perubahan sikap dan perilaku peserta didik diantaranya lebih disiplin, bertanggungjawab, saling menghormati, mempunyai toleransi yang kuat dan lebih penting terciptanya lingkungan yang nyaman dan aman bagi peserta didik dengan latar belakang yang beragam dari segi suku, agama dan budaya, kemudian tujuan akhirnya terbentuknya generasi muda yang kuat dengan nilai-nilai bela negaranya. Kata Kunci : Bela Negara, Character Building, Nasionalisme, Toleransi, Siswa, Sekolah ABSTRACT RIKI RUSTIANA (1802611) “IMPLEMENTATION OF STATE DEFENSE VALUES THROUGH CHARACTER BUILDING AND SELF DEVELOPMENT STUDENT PROGRAM (Case Study at Citra Cemara School, Bandung) This research is based on the existence of threats to the state which can eventually break up the integrity of the state, the importance of strengthening and strengthening the basic values of defending the state is an effort to overcome threats to the state, while schools are a place to instill, strengthen, and strengthen the values of defending the state. The Character Building and Self Development Student Program is one of the Citra Cemara school's efforts to instill the values of defending the country with the aim of strengthening a sense of nationalism, love for the homeland, tolerance, etc. This research uses a qualitative approach with a case study method, data collection is done by observation, interviews, and documentation. The findings in this study include Character Building and Self Development Student, a program formed by the Citra Cemara school, in these programs including the Character Development Program, Live-In, Culture Night, Historical Race, Student Council, Extracurricular, etc. Programs that support strengthening character education with the needs of students take time gradually until the program becomes a superior program. This is evidenced by changes in the attitudes and behavior of students including being more disciplined, responsible, respectful, having strong tolerance and more importantly creating a comfortable and safe environment for students with diverse backgrounds in terms of ethnicity, religion and culture. The ultimate goal is the formation of a strong young generation with the values of defending their country. Keywords: National Defense, Character Building, Nationalism, Tolerance, Students, School

    KINERJA Jurnal Bisnis dan Ekonomi

    No full text
    1. PENGARUH ORIENTASI PEMBELAJARAN, KEMAMPUAN PRODUKSI, DAN ORIENTASI PASAR TERHADAP STRATEGI BISNIS DAN KINERJA BISNIS oleh J.E. Sutanto 2. PENGARUH SET KESEMPATAN INVESTASI TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN ALIRAN KAS BEBAS DENGAN TINGKAT LAVERAGE PERUSAHAAN oleh Endang Raino Wirjono 3. STUDI PEMAHAMAN ATURAN ETIKA DALAM KODE ETIK AKUNTAN: SIMULASIAN ETIKA PENGAUDITAN oleh Rustiana 4. PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, MODAL INTELEKTUAL, DAN PERILAKU INOVATIF TERHADAP KINERJA PEMIMPIN JURUSAN DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN oleh Sukarman Purba 5. HUBUNGAN PARTISIPASI PENYUSUNAN STANDAR, KEKETATAN STANDAR DAN INSENTIF BERBASIS STANDAR DENGAN KINERJA (PENGUJIAN HUBUNGAN LANGSUNG DENGAN PENGUJIAN TIDAK LANGSUNG) oleh Etty Murwaningsari, Yustita Amanda, dan Sistya Rachmawati 6. PENGARUH KOMITMEN BIROKRASI DAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN IJIN USAHA INDUSTRI (Suatu Usaha Meningkatkan Investor di Medan Sumatra Utara) oleh Erika Revida 7. PENGARUH POSTPURCHASE PRICE PERCEPTION DAN POSTPURCHASE PERFORMANCE PERCEPTIONS TERHADAPSATISFACTION oleh Danang Yudhiantor

    COMPUTER SELF EFFICACY (CSE) MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI: TINJAUAN PERSPEKTIF GENDER

    No full text
    The purpose of the study is first, to investigated about propensity of computer self efficacy mahasiswa akuntansi in using information technology and to investigated differences about computer self efficacy between man and woman. The 149 students are enrolled in management information system are drawn by personally queistionaire. This research result that man's CSE higher than woman's CSE. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kecenderungan keahlian penggunaan komputer para mahasiswa akuntansi dalam penggunaan teknologi informasi dan menyelidiki perbedaan keahlian penggunaan komputer diantara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Sebanyak 149 mahasiswa yang mengambil matakuliah sistem informasi manajemen dijadikan sebagai subyek penelitian dengan metoda pengumpulan data menggunakan kueisoner. Penelitian ini membuktikan bahwa CSE mahasiswa liki-laki lebih baik dibanding mahasiswa perempuan. Kata kunci: keahlian penggunaan komputer, mahasiswa akuntansi, teknologi informasi

    PERSEPSI ETIKA MAHASISWA AKUNTANSI DAN AUDITOR DALAM SITUASI DILEMA ETIS AKUNTANSI

    No full text
    The aim of this study is to investigate about perceive differences among accounting students between auditors ethical dilemma in accounting. Two hundred and twenty eight respondents were participated in this research. Ethical perceived are measured by Multidimensional Ethics Scale with tens ethics’ characteristic from 5 constructs. Ethical dilemma in accounting is measured by two hypothetical cases. Data was analysis with independent t-test. These results showed there are differences among accounting students between auditors. The implications of the study are to increasing content of ethic in accounting curricula.Keywords: ethical dilemma, multidimensional ethic scale, accounting student, auditors

    KINERJA Jurnal Bisnis dan Ekonomi

    No full text
    1. Implementing Total Productive Maintenance (TPM) In Malaysian Manufacturing Organisation: An Operational Strategy Study oleh One Yoon Seng, Muhamad Jantan dan T. Ramayah 2. Pengaruh Earnings Management Terhadap Kinerja oleh Aida Ainu/ Mardiyah 3. Analisis Hubungan Antara Berbagai Dimensi Sikap Individual dalam Mengelola Keluarga dan Karier oleh Nuryati 4. Computer Anxiety dan Keahlian End User Computing dalam Penggunaan Teknologi lnformasi oleh Rustiana 5. Stasioneritas dan Kointegrasi Nilai Pasar, Nilai Buku dan Residua/Income untuk Menentukan Nilai Perusahaan: Pengujian Model Ohlson (1995) oleh I Wayan Suartana 6. Supplier Relationship Management dalam Pendekatan Contigency dan Best Practice oleh Elizabeth Supriharyanti 7. Pengaruh Ketersediaan Produk, Efisiensi Waktu, Harga dan Kenyamanan terhadap Frekuensi Pembelian Produk Lewat Internet oleh Amat Komari 8. Bedah Buku: Dari Nasionalisme ktdndonesia 2020: Pemikiran dan Masalah Kebijakan oleh A. M Rini Setyastut

    COMPUTER SELF EFFICACY (CSE) MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI: TINJAUAN PERSPEKTIF GENDER

    No full text
    The purpose of the study is first, to investigated about propensity of computer self efficacy mahasiswa akuntansi in using information technology and to investigated differences about computer self efficacy between man and woman. The 149 students are enrolled in management information system are drawn by personally queistionaire. This research result that man's CSE higher than woman's CSE. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kecenderungan keahlian penggunaan komputer para mahasiswa akuntansi dalam penggunaan teknologi informasi dan menyelidiki perbedaan keahlian penggunaan komputer diantara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Sebanyak 149 mahasiswa yang mengambil matakuliah sistem informasi manajemen dijadikan sebagai subyek penelitian dengan metoda pengumpulan data menggunakan kueisoner. Penelitian ini membuktikan bahwa CSE mahasiswa liki-laki lebih baik dibanding mahasiswa perempuan. Kata kunci: keahlian penggunaan komputer, mahasiswa akuntansi, teknologi informasi

    KINERJA Jurnal Bisnis dan Ekonomi

    No full text
    1. Pengaruh Pembiayaan Defisit Anggaran terhadap lnflasLdan Pertumbuhan Ekonomi: Suatu Simulasi Model Ekonomi Makro Indonesia 1970-2003 oleh Joko Waluyo 2. Peran Teknologi Dalam lmplementasiS.trategi Manufaktur pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia: Studidengan Pendekatan Kontingensi oleh Lina Anatan 3. Studi Model Penerimaan Teknologi Novice Accountant oleh Rustiana 4. Faktor- Faktor yang mempengaruhi Kepercayaan dan Loyalitas Nasabah Perbankan di Surabaya oleh Gunarto Suhardi 5. Privatisasi, Penegakan Good Corporate Governance, dan Kinerja BUMN oleh llya Avianti 6. Analisis Pengaruh Model lklan terhadap Perilaku Pembelian Remaja: Kasus Bintang Akademi Fantasi lndosiar oleh W Mahestu Noviandra K 7. Pengaruh Potensi Kebangkrutan Perusahaan Publik Terhadap Pergantian Auditor oleh Theresia Niken Setyorini dan Aloysia Yanti Ardiati 8. Bedah Buku: Financial Revolution oleh Handy Fridat

    Analisis ekspektasi dan persepsi siswa terhadap layanan pendidikan di MAN 1 Semarang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekspetasi dan persepsi siswa terhadap layanan pendidikan di MAN 1 Semarang dilihat dari aspek bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MAN 1 Semarang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 153 siswa kelas XII MAN 1 Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Uji validitas intrumen penelitian dengan menggunakan analisis butir, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan analisis tingkat kepentingan- kinerja (Importance Performance Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi bukti fisik belum sesuai (90,77%), karena nilai kesesuaiannya kurang dari rata- rata (91,80%). Kehandalan sudah sesuai (92,42%), karena nilai kesesuaiannya lebih dari rata-rata (91,80%). Daya tanggap belum sesuai (90,88%), karena nilai kesesuaiannya kurang dari rata-rata (91,80%). Jaminan sudah sesuai (95,63%), karena nilai kesesuaiannya lebih dari rata-rata (91,80%). Empati belum sesuai (89,32%), karena nilai kesesuaiannya kurang dari rata-rata (91,80%). Gap tertinggi yaitu ada pada atribut ketersediaan media pembelajaran. Dalam hal ini perlu adanya perbaikan seperti pengadaan alat-alat peraga atau media penunjang pembelajaran lebih di prioritaskan. Selanjutya cara penggunaan metode pembelajaran agar siswa tidak mudah jenuh atau bosan dengan pembelajaran di kelas. Guru bisa mengatasinya dengan memberikan icebreaking di sela-sela pembelajaran guna mengatasi rasa bosan pada sisw
    corecore