1,721,222 research outputs found

    Persepsi Masyarakat Melayu Pada Cerita Keramat Rubiah Di Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu

    No full text
    Judul skripsi ini adalah “Persepsi Masyarakat Melayu Pada Cerita Keramat Rubiah Di Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu”. Skripsi ini membahas tentang bagaimana cerita rakyat Keramat Rubiah serta persepsi masyarakat terhadap tokoh Rubiah pada cerita Keramat Rubiah. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Sosiologi Sastra yang mencakup tentang karya sastra dan persepsi sastra. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung ke lapangan dengan menggunakan teknik wawancara dan pembagian angket kuesioner. Rubiah adalah seorang dayang yang di utus untuk mendiami daerah peristirahatan Putri Hijau. Ia disenangi masyarakat karena mempunyai sifat yang baik, sopan, jujur, rendah hati, dan selalu ramah kepada siapapun yang ditemuinya sehingga dijadikan masyarakat sebagai contoh tauladan yang baik untuk diterapkan dalam diri dan pada diri anak-anak generasi muda. Hasil yang diperoleh dari kuesioner yaitu yang menyenangi Rubiah sebanyak 1018,68%, dan yang tidak menyenangi Rubiah sebanyak 200 serta dapat ditunjukkan bahwa cerita Keramat Rubiah memberikan nilai positif karena semasa hidupnya Rubiah banyak disenangi dan tidak pernah meninggalkan hal yang buruk di desa Stabat Lama sehingga dapat dinyatakan bahwa Rubiah benar-benar layak untuk dijadikan tokoh tauladan bagi masyarakat Wampu. Skripsi ini ditujukan untuk memperkenalkan kembali cerita rakyat „Keramat Rubiah’ pada generasi muda yang telah banyak melupakan cerita-cerita rakyat yang ada di masyarakat.88 HalamanSkripsi Sarjan

    VEGETASI PANTAI DI PULAU RUBIAH KECAMATAN SUKAKARYA, KOTA SABANG

    No full text
    ABSTRAKKata Kunci : Vegetasi Tumbuhan, Pantai , Pulau Rubiah, dan Kota Sabang Penelitian tentang vegetasi pantai di Pulau Rubiah Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang telah dilakukan pada Tanggal 24 Juni sampai dengan 11 September 2015. Sejauh yang peneliti ketahui penelitian yang berkaitan dengan vegetasi di Pulau Rubiah belum pernah dilakukan pendataan sehingga dilakukan penelitian mengenai jenis tumbuhan penyusun vegetasi tumbuhan di Pulau Rubiah Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Tujuan penelitian untuk mengetahui komposisi jenis vegetasi tumbuhan, Indeks Nilai Penting (INP) tumbuhan dan indeks keragaman jenis tumbuhan yang terdapat di Pulau Rubiah Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Pengumpulan data menggunakan metode survey/observasi yang dilakukan dengan cara pengambilan sampel menggunakan teknik kuadrat dan penentuan petak ukur (plot) menggunakan sistematik sampling. Stasiun pengamatan berjumlah enam stasiun yang terdiri atas plot pohon, semak, dan herba yang masing-masing berjumlah 36 plot. Parameter yang diukur mencakup kerapatan, frekuensi, dan dominansi setiap jenis pohon, semak, dan herba. Analisis data dengan cara menghitung Indeks Nilai Penting dan indeks keragaman. Hasil penelitian diperoleh 59 jenis tumbuhan yang terdiri dari 18 jenis pohon (12 familia), 20 jenis semak (14 familia) dan 21 jenis herba (12 familia). Indeks Nilai Penting yang dihasilkan tiap jenis tumbuhan berkisar 2,74 - 31,58. Hasil perhitungan indeks keragaman pohon, semak, dan herba secara berurut adalah 2,81, 2,85, dan 2,95 yang termasuk ke dalam kategori sedang

    WAKTU REPRODUKSI ACKROPOARIDAE RNDI KAWASAN TAMAN WISATA LAUTRNPULAU RUBIAH SABANG

    No full text
    Penelitian tentang Waktu Reproduksi Karang Acroporidae di Kawasan Taman Wisata Laut Pulau Rubiah Sabang telah dilakukan dari bulan Mei -November 2008. Pengambilan data dilakukan sekali dalarn sebulan di kedalaman 3-6 m. Sampling dilakukan dalam rentang waktu seminggu sebelum terjadinya bulan pumama Sebanyak50 koloni karang Acroporidae dewasa diamati keadaan reproduksinya dengan mematahkan percabangan di bawab zona steril koloni karang dewasa yang bersangkutan. Keadaan reproduksi yang diperoleh dibedakan dalam tiga kategori yaitu terdapat telur yang berpigmen (telur matang), terdapat telur yang tidak ada pigmen (telur belum matang) atau tidak terdapat telur (kosong). Hasil penelitian memperlihatkan waktu pemijahan karang Acropora spp. di perairan PuJau Rubiah berlangsung setiap bulan dengan puncaknya pada bulan Juni (28%). Faktor lingkungan berupa suhu air permukaan yang meningkat dan pasang air laut yang tinggi diduga kuat menjadi pemicu terjadinya puncak pemijahan karang di perairan Pulau Rubiah pada bulan Juni 2008.Kata Kunci: waktu reproduksi, Acropora spp.. kualitas air, Taman Wisata Laut, PulauRubiah Saban

    Struktur Dan Fungsi Musik Dalam Ibadat Rubiah Kontemplatif Di Pertapaan Bunda Pemersatu Gedono

    Full text link
    Penelitian ini membahas struktur dan fungsi musik dalam ibadat rubiah kontemplatif di Pertapaan Bunda Pemersatu Gedono, Salatiga, Jawa Tengah. Musik dalam tradisi rubiah kontemplatif bukan sekadar sarana estetis, tetapi bagian integral dari liturgi dan pengalaman rohani yang mendalam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan susunan musikal yang digunakan dalam ibadat rubiah, sekaligus menelaah peran musik sebagai pendukung suasana kontemplatif dan media penghayatan iman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif musikologis dan liturgis, dengan teknik observasi langsung pada praktik ibadat, wawancara dengan para rubiah, serta dokumentasi audio-visual. Analisis difokuskan pada unsur musikal (melodi, harmoni, ritme, dinamika, dan vokal gregorian) serta pada fungsi musik dalam membangun atmosfer religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik dalam ibadat rubiah kontemplatif didominasi oleh nyanyian gregorian dan musik sakral sederhana dengan karakter repetitif, meditatif, dan syahdu. Struktur musikal yang sederhana namun khidmat mampu menuntun rubiah pada suasana hening batin dan kedekatan dengan Tuhan. Musik juga berfungsi memperkuat kebersamaan komunitas rubiah, memfasilitasi kontemplasi, dan menjadi media doa yang melampaui kata-kata. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa musik dalam ibadat rubiah kontemplatif di Gedono memiliki struktur khas yang mendukung fungsi spiritual, sehingga menjadi sarana penting dalam menjaga tradisi monastik sekaligus memperkaya khazanah musik liturgi Katolik kontemporer

    STRATEGI PEMASARAN DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS PELANGGAN SPAREPART MOTOR DITOKO RUBIAH DESA SIRAISAN MENURUT EKONOMI SYARIAH

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi strategi pemasaran untuk mempertahankan loyalitas pelanggan sparepart motor di toko Rubiah Desa Siraisan.Pemasaran merupakan aspek kunci dalam perdagangan,. Persaingan merupakan hal yang tak terhindarkan dalam dunia bisnis, mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan strategi pemasaran yang tepat guna bertahan dan bersaing di pasar yang semakin terbuka. Dengan adaptasi yang baik terhadap perubahan perilaku bisnis, pebisnis dapat memenangkan pertarungan di pasar dan mempertahankan loyalitas pelanggannya. Rumusan masalah penelitian Penelitian Bagaimana strategi pemasaran dalam mempertahankan loyalitas pelanggan sparepart motor Toko Rubiah Desa Siraisan, Bagaimana tinjauan ekonomi syariah terhadap strategipemasaran dalam mempertahankan loyalitas pelanggan sparepart motor ditoko Rubiah Desa Siraisan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan dalam mempertahankan loyalitas pelanggan menurut ekonomi syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan pendekatan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini di toko sparepart motor Rubiah Desa Siraisan. Subjek penelitian ini adalah pemilik toko sparepart motor Rubiah, pegawai toko dan konsumen. Objek penelitian ini adalah toko sparepart motor toko Rubiah Desa Siraisan. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara,observasi dan dokumentasi., wawancara dengan pemilik, pegawai dan pelanggan, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toko Rubiah membangun loyalitas pelanggan melalui kombinasi stok lengkap, kualitas produk yang baik, harga terjangkau, dan pelayanan pelanggan yang ramah. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan, harga, kualitas produk, dan lokasi merupakan faktor penting dalam mempengaruhi loyalitas pelanggan. dengan mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi syariah dalam konteks strategi pemasaran. Hal ini melibatkan sikap lemah lembut, kebaikan hati, dan fokus pada kepentingan pelanggan (Itsar) sebagai prinsip utama.Selain itu, pendekatan pemasaran yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah, menghindari transaksi haram seperti goror, maisir, riba dan bathi

    Partisipasi masyarakat dalam pengembangan destinasi sisata kampung Teluk Rubiah Kecamatan Muntok

    No full text
    Pariwisata merupakan aktivitas, pelayanan, dan produk hasil industri yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, kesempatan berusaha, dan kesempatan kerja. Setiap daerah memiliki ciri khsanya masing-masing seperti Kampung Iklim Teluk Rubiah, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat yang memiliki objek wisata pantai. Berdasarkan potensitersebut, pemerintah dan pihak-pihak lainnya memfasilitasi dan memperindah lokasi tersebut, supaya lebih menarik pengunjung. Dalam menjalankan program tersebut ternyata masyarakat kurang menyadari maksud dan tujuan program yang diadakan oleh organisasi pemuda, yaitu Forum Komunikasi Pemuda dan Masyarakat Teluk Rubiah (FKPMTR) dalam rangka mengembangkan wisata di Teluk Rubiahtersebut. Permasalahan ini perlu dilakukan suatu upaya agar pengembangan desa wisata di Teluk Rubiah berjalan lebih baik lagi, dan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk berusaha dan bekerja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dan sumber data primer.Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan teori dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi yang ada di Kampung Iklim Teluk Rubiah sudah berjalan dengan sangat baik. Terbentuknya organisasi FKPMTR merupakan respon individu-individu terhadap perubahan yang terjadi di alam sekitarnya.Tindakan dari aktor ini diarahkan kepada orang lain dalam hal ini adalah masyarakat sebagai sasaran kegiatan yang diselenggarakan. Agar menjaga eksistensi FKPMTR terdapat motivasi-motivasi yang dimiliki mereka. Salah satu motivasinya adalah memperoleh materi dalam FKPMTR. Hal ini bisa terjadi karena mereka mendapat suntikan dana CSR oleh pemerintah maupun perusahaan untuk melakukan setiap kegiatannya. Setiap selesainya suatu acara dan memiliki dana yang lebih akan masuk dalam kas FKPMTR. Faktor pendorong wisata di Kampung Iklim Teluk Rubiah diantarnaya semangat dan keinginan dari anggota FKPMTR untuk berpartisipasi dalam perencanaan pengembangan desa wisata. Ada juga faktor ekonomi yang mepengaruhi mereka untuk melakukan partisipasi dikarenakan keadaan ekonomi mereka yang bisa dianggap kurang. Peran pemerintah disini juga ikut berpengaruh besar dalam pembanguna wisata teluk rubiah. Selain itu ternyata masih ada faktor penghambat FKPMTR dalam berpartisipasi, seperti masih rendahnya kesadaran sebagian anggota FKPMTR untuk pengembangan wisata di Teluk Rubiah

    Studi Komparasi Komposisi Ikan Antara Kawasan Transplantasi Karang dan Kawasan Terumbu Karang Alami di Pulau Rubiah, Aceh

    No full text
    Coral fish is the greatest part of and conspicuous organism found in coral reef. Coral transplantation is believed to be able to return its function as the ecosystem which is needed by fish. So far, there has been no report which is related to the comparison of coral fish composition in Rubiah Island between the ecosystem of natural coral reef area and transplantation area. The research was conducted in August, 2014. The objective of the research was to find out the comparison between the coral reef covering area and fish composition and to analyze the influence of coral transplantation area and natural coral reef area in Rubiah Island. The research used purposive random sampling technique at two stations (the West side and the East side of Rubiah Island) with a depth of six meters.Coral reef monitoring conducted by the line intercept trancect method while for observation of coral reef fish made by visual census method. The result of the research showed that the number of fish which had been taken census was 46 species of 17 families with the specification of 44 types in the natural area and 22 types in the transplantation area. It was also found that the percentage of the life coral covering of the natural area was higher (48.16%) than transplantation area (9.86%). Mortality index of the transplantation area was 0.74 and the natural area was 0.38. Fish variety index in the transplantation area was 0.36 and in the natural area was 0.58. Fish domination index in the transplantation area was 0.6 and in the natural area was 0.29. Coefficient regression reached to 0.829456. The activity of coral transplantation in the territorial waters of Rubiah Island failed, the coral cover area was in bad category, but there was still strong influence of the covering area of life corals on the composition of coral fish which was indicated by the increase in fish variety index, either in coral transplantation area or in the natural coral reef area in the territorial waters of Rubiah Island.Ikan karang merupakan organisme terbanyak dan mencolok yang dapat ditemui di terumbu karang. Transplantasi karang diyakini mampu mengembalikan fungsinya sebagai ekosistem yang dibutuhkan ikan. Sejauh ini, belum ditemukan laporan terkait bagaimana perbandingan komposisi ikan karang di pulau Rubiah, antara kawasan ekosistem terumbu karang alami dan kawasan transplantasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2014 bertujuan mengetahui perbandingan luas tutupan terumbu karang dan komposisi ikan serta melakukan analisis pengaruh antara kawasan transplantasi karang dengan kawasan terumbu karang alami di pulau Rubiah, Aceh. Metode yang digunakan Purpossive Random Sampling pada 2 stasiun (sisi Barat dan Timur pulau Rubiah) dengan kedalaman 6 meter. Pengamatan terumbu karang dengan metode Transek Garis Menyinggung dan terhadap ikan karang dilakukan Sensus Visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ikan yang tersensus adalah 46 spesies dari 17 famili dengan rincian 44 jenis pada kawasan alami dan 22 jenis pada kawasan transplantasi. Penelitian juga menemukan bahwa persentase tutupan karang hidup kawasan alami lebih tinggi yaitu 48,16 % dari kawasan transplantasi 9,86 %. Indeks mortalitas kawasan transplantasi 0,74 dan kawasan alami 0,38. Indeks keanekaragaman ikan kawasan transplantasi sebesar 0,89 dan 2,20 untuk kawasan alami. Indeks keseragaman ikan pada kawasan transplantasi 0,36 dan kawasan alami 0,58. Indeks dominansi ikan kawasan transplantasi sebesar 0,6 dan di kawasan alami 0,29. Koefisien regresi mencapai 0,82945. Kegiatan transplantasi karang di perairan Pulau Rubiah telah gagal dengan luas tutupan yang dikategorikan buruk, namun masih terjadi pengaruh yang kuat pada luasnya tutupan karang hidup terhadap komposisi ikan karang yang ditunjukkan oleh semakin tingginya indeks keanekaragaman ikan baik pada kawasan transplantasi karang maupun pada kawasan terumbu karang alami di perairan Pulau Rubiah.61 HalamanTesis Magiste

    Inconsistencies in the execution of death sentence / Rubiah Jaffar

    Full text link
    Administration of criminal justice in Malaysia in governed by the Criminal Procedure Code (F.M.S. Cap 6). Section 15 of the said code briefly explained how arrest are made. If such person forcibly resist endeavour to arrest him or attempt to evade the arrest such Officer or other person may use all means necessary to effect the arrest. The section does not give the right to cause the death of a person who is not accused of an offence punishable with death or with imprisonment for life

    EVALUASI KONDISI TERUMBU KARANG SESUDAH TSUNAMI DI TELUK PELABUHAN TAMAN WISATA LAUT PULAU RUBIAH SABANG- NAD

    No full text
    Penelitian tentang Evaluasi Kondisi Terumbu Karang Sesudah Tsunami di Perairan Teluk Pelabuhaan Pulau Rubiah Taman Wisata Laut Pulau Rubiah Sabang NAD, telah dilakukan pada bulan September 2005 sampai Maret 2006. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang sesudah tsunami di perairan Teluk Pelabuhan Pulau Rubiah. Metode yang digunakan adalah Line Intercept Transect (LIT) pada kedalaman I -3 m dan 7 - 10 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terumbu karang pada kedalaman 1-3 m dalam kondisi sedang (33,25%) dan pada kedalaman 7-10m juga dalam kondisi sedang (25,63%). Sebelum tsunami pada kedalaman 1 - 3 m terumbu karang dalam kondisi baik (64,2%) dan pada kedalaman 7 - 10 m dalam kondisi baik pula (59%). Persentase penutupan karang hidup (living cover) sesudab tsunami berkurang 30,95% pada kedalaman 1 - 3 m dan 33,37% pada kedalaman7 - 10 m. Bentuk hidup karang (life form) yang ditemukan sebanyak 7 kategorididominasi oleh jenis Coral Massive, Acropora branching dan Coral Heliophora. Kualitas air yang didapat dari lokasi penelitian menunjukkan bahwa kualitas air di tempat tersebut masih dalam kondisi baik.Kata kunci: terumbu karang, tsunaami, Teluk Pelabuhan Pulau Rubiah, LI

    MITOS IKAN LARANGAN DAN KUBURAN MANDEH RUBIAH DI BATU BUSUK (TINJAUAN FOLKLOR)

    Full text link
    Skripsi ini membahas mengenai Ikan larangan yang merupakan sebuah mitologi masyarakat Minangkabau tentang ikan yang dilarang untuk ditangkap, dipancing, atau dimakan karena konon ceritanya siapa yang memakan ikan tersebut akan terkena musibah. Berdasarkan latar belakang dan fokus masalah diatas maka tujuan penelitian ini adalah begaimanakah fungsi mitos ikan larangan dan kuburan mande rubiah menurut pemahaman masyarakat di Batu Busuk dan pesan moral apakah yang terdapat dalam mitos ikan larangan dan kuburan Mande Rubiah di Batu Busuk. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kualitatif. Dalam mendapatkan data, penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan serangkaian teknik pengumpulan data sebagai berikut yaitu teknik observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Salah satu mitos menyebutkan bahwa, menangkap ikan secara bersama-sama, tidak boleh ditangkap secara sendiri-sendiri dan hasil tangkapan tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat Batu Busuk seperti pembangunan masjid dan pembangunan jalan. Konsep pranata yang hadir pada masyarakat Batu Busuk tidak terlihat jelas dan tidak memiliki batasan tertentu dalam kehidupan nyata Fungsi mitos sebagai alat pendidikan anak (pedagogical device) pada Ikan Larangan yaitu seperti menjaga sungai agar tidak tercemar, melestarikan ikan tersebut agar tidak punah, dan menjaga hubungan sosial antar masyarakat Batu Busuk. Kuburan Mande Rubiah dipercayai sebagai kuburan keramat oleh masyarakat setempat. Salah satu kepercayaan mitos yang dipercayai masyarakat bahwa seseorang yang berdoa dan meminta kepada kuburan tersebut akan dikabulkan melalui mimpi, kepercayaan tersebut akan membawa sugesti pada masyarakat untuk menjalani kehidupan dengan penuh harapan melalui kuburan tersebut. Pada masa sekarang pranata-pranata dan lembaga kebudayaan pada Kuburan Mandeh Rubiah sudah tidak berlaku dan tidak menjadi acuan suatu kepercayaan lagi bagi masyarakat Batu Busuk. kepercayaan yang diyakini masyarakat pada masa tersebut bukanlah sesuatu yang harus diajarkan kepada anak untuk sebagai pedoman pendidikan, tetapi pada sisi lain kepercayaan itu mengajarkan sesuatu hal yang baik dan buruk tidak di dapat dari berdoa kepada kuburan atau hal apapun, meminta dan berdoa sesuai keyakinan diri sendiri dan kepada Tuhan yang maha esa. Fungsi Kuburan Mande Rubiah pada masa sekarang adalah sebagai cerita rakyat yang dijadikan pembelajaran pada masa sekarang dan akan datang agar sesuatu yang dipercayai dan meminta sesuatu hal yang baik hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kata Kunci : Mitos Ikan Larangan dan Kuburan Mandeh Rubiah, Batu Busu
    corecore