1,721,160 research outputs found

    Analisis PerbandinganTingkat Kebisingan dengan Tikngkat Volume Kendaraan Pada Ruas JL. Pahlawan Kec, Sidoarjo hingga Ruas JL. Raya Legundi Kec. Krian

    Get PDF
    Sidoarjo merupakan kota yang menjadi salah satu penyokong utama Kota Surabaya dalam sector industry. Banyak ruas jalan di kota Sidoarjo yang menjadi jalur lintasan bagi kendaraan-kendaraan besar, salah satu ruas jalan pada kota Sidoarjo adalah ruas JL Pahlawan hingga ruas JL.Raya Legundi. Pada ruas jalan tersebut terdiri dari sepuluh segmen ruas yang mempunyai karakteristik berbeda satu dengan yang lainnya. Jalan ini menghubungkan antara kecamatan Sidoarjo, Sidoarjo dengan kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. Pada ruas jalan tersebut terdapat banyak pabrik-pabrik besar yang berada pada beberapa titik ruas, sehingga pada beberapa segmen jalan mengalami kepadatan volume kendraan yang cukup significan.kepadatan tersebut dapat menimbulkan kebisingan yang cukup tinggi pada beberapa segment jalan. Penelitian ini dilakukan dengan metode quantitatif, yaitu pengamatan data secara langsung terhadap jumlah volume kendaraan dan tingkat kebisingan pada arah Sidoarjo-Surabaya dan Surabaya-Sidoarjo.Berdasarkan hasil dari perhitungan pada tiap segmen Jl. Pahlawan hinnga Jl. Raya Legundi arah Sidoarjo - Krian dapat disimpulkan bahwa, volume kendaraan maksimum terjadi pada hari Rabu, 15 Maret 2023 pada sore hari terjadi pada pukul 16.00 – 17.00. Nilai Q sebesar 3669,70 smp/jam di segmen II. Dengan total 6018 Kend/Jam yang terdiri dari 3646 (MC), 2264 (LV) dan 108 (HV) Pada kordinat pengamatan S = 7°26'54.3" dan E = 112°42'08.4". Berdasarkan hasil dari perhitungan kebisingan Leq pada tiap ruas Jl. Pahlawan hinnga Jl. Raya Legundi arah Sidoarjo – Krian tingkat kebisingan maksimum terjadi pada hari Kamis, 16 Maret 2023 pagi pukul 09.00 - 10.00 yaitu dengan Leq 74,39 dBA di segmen III. Dengan kordinat pengamatan S = 7°26'32.7" dan E = 112°40'58.6"

    ANALISIS TINGKAT PENGURANGAN KEBISINGAN OLEH TANAMAN DI RUAS JL. AP. PETTARANI DI KOTA MAKASSAR

    No full text
    Jalan AP. Pettarani merupakan jalur arteri yang berada di pusat Kota Makassar. Jalan ini setiap harinya dilalui kendaraan bermotor yang menyebabkan terjadinya kebisingan lalu lintas. Kebisingan yang terjadi sudah melebihi ambang batas baku mutu tingkat kebisingan yang di tentukan pemerintah yaitu rata-rata 73 dB. Maka dari itu,langkah yang dilakukan dalam mereduksi kebisingan adalah dengan mengidentifikasi ketersediaan jenis-jenis pohon pada ruas Jl. AP. Pettarani Makassar serta keefektifannya dalam meredam kebisingan. Dimulai dengan penghitungan jumlah , jenis, serta volume kerimbunan pohon, serta pengukuran tinggi pohon dengan menggunakan aplikasi Smart Measure. Setelah itu dilakukan pengukuran tingkat kebisingan pada setiap titik yang dibagi menjadi 43 titik pengukurandengan menggunakan aplikasi decibel10th. Untuk hasil reduksi setiap jenis pohon, maka dilakukan pengukuran kebisingan di depan dan di belakang vegetasi. Ketersediaan pohon pada ruas Jl. AP. Pettarani di Makassar adalah sekitar 1200 pohon yang terdiri dari 8 jenis pohon yaitu Trembesi, Angsana, Glodogan, Palem raja, Tanjung, Mahoni, Johar, dan Ketapang.Tingkat pengurangan kebisingan tanaman di ruas Jl. AP. Pettarani Makassar, reduksi kebisingan yang dihasilkan pohon pada setiap titik pengukuran berbeda-beda. Yang memerlukan volume kerimbunan yang besar untuk meredam 1 dBA kebisingan adalah Trembesi yaitu sekitar 175,24 m3, sedangkan volume kerimbunan yang kecil seperti Ketapang yaitu 11,60 untuk meredam 1 dBA kebisingan volume kerimbunannya adalah 29,00 m3

    ANALISA HAMBATAN SAMPING JALAN AKIBAT KENDARAAN YANG KELUAR MASUK PADA LAHAN SAMPING JALAN (STUDI KASUS : RUAS JL. DR RATULANGI – JL. JEND. SUDIRMAN KOTA MAKASSAR)

    Get PDF
    ANALISA HAMBATAN SAMPING JALAN AKIBAT KENDARAAN YANG KELUARMASUK PADA LAHAN SAMPING JALAN (STUDI KASUS : RUAS JL. DR RATULANGI –JL. JEND. SUDIRMAN KOTA MAKASSAR

    REDESIGN RIGID PAVEMENT DI RUAS JL. KOLONEL HR HARDIJANTO KELURAHAN SUKOREJO KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG BERDASARKAN EVALUASI TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH

    No full text
    Brillian Nisa, Firda Oktika U.N. 2017. “Redesign Rigid Pavement di Ruas Jl. Kolonel HR Hardijanto Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang berdasarkan Evaluasi pada Daya Dukung Tanah”. Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing I : Dr. Rini Kusumawardani S.T., M.T., M.Sc., Dosen Pembimbing II : Untoro Nugroho, S.T., M.T. Setiap tahunnya kondisi pada ruas Jl. Kolonel HR. Hardijanto Gunungpati Kota Semarang mengalami kerusakan. Melihat dari fungsi ruas Jl. Kolonel HR Hardijanto Gunungpati Kota Semarang yang strategis, maka perlu dilakukan pemeliharaan dan peningkatan, salah satunya adalah dengan mengganti lapis permukaan jalan dengan perkerasan kaku. Tujuan dari evaluasi yang dilakukan berdasarkan daya dukung tanah dasar yaitu untuk memberikan solusi mengenai penanganan masalah kerusakan jalan pada ruas Jl. Kolonel HR Hardijanto Gunungpati Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam Tugas Akhir ini meliputi pengujian lapangan dan pengujian laboratorium. Pengujian di lapangan meliputi uji Dynamic Cone Penetrometer, Soil Density Gauge, dan pengujian kepadatan lapangan di laboratotium meliputi uji fisik tanah dan mekanis tanah. Tanah yang digunakan dalam penelitian Tugas Akhir ini diambil dari lapangan, dan pada penelitian Tugas Akhir ini di campur dengan variasi presentase pasir Muntilan dan Semen Gresik. Pengujian Direct Shear Test dan California Bearing Ratio Test menggunakan komposisi presentase 50% lempung dengan 50% pasir, 0% semen; 25% pasir, 25% semen; 20% pasir, 30% semen; 10% pasir, 40% semen; 0% pasir, 50% semen; 30% pasir 20% semen; dan yang terakhir 40% pasir, 10% semen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa V3 (variasi 3) komposisi campuran 50% lempung dengan 20% pasir dan 30% semen sudah mampu meningkatkan nilai daya dukung tanah dasar (subgrade). Nilai daya dukung tanah yang diperoleh dari pengujian laboratorium sudah lebih besar yaitu sebesar 8,32 daripada nilai daya dukung tanah eksisting yaitu sebesar 4,89. Selain stabilisasi tanah dasar dengan semen, solusi yang dilakukan adalah dengan merubah lapis permukaan jalan yang dulunya flexible pavement menjadi rigid pavement. Design rigid pavement yang dilakukan menggunakan metode Bina Marga tahun 2002 dan metode AASHTO tahun 1993 didapatkan hasil tebal beton sebesar 200 mm

    Evaluasi Kinerja SImpang Tiga Tak Bersinyal (Lokasi Studi : Simpang Tiga Tak Bersinyal di Ruas Jl. Imam Bonjol - Jl. Veteran Kab. Nganjuk)

    Get PDF
    Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Timur yang memiliki perkembangan pesat dalam kegiatan ekonomi, social, budaya, dan kegiatan lainnya. Konsekuensi dari pengembangan tersebut yaitu meningkatnya kebutuhan sarana dan prasarana jalan raya untuk menunjang kebutuhan masyarakat sehari-hari. Dengan adanya peningkatan kebutuhan sarana dan prasarana jalan raya untuk menunjang kebutuhan masyarakat sehari-hari. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menerapkan sistem satu arah pada ruas jalan Jl. Ahmad Yani mulai tanggal 17 Maret 2022. Dampak dari diberlakukannya sistem satu arah akan mengakibatkan perubahan arus lalu lintas dan juga mengakibatkan penurunan kinerja simpang yang berada disekitar ruas Jl. Ahmad Yani terutama simpang di ruas Jl. Imam Bonjol – Jl. Veteran. Peningkatan kinerja simpang perlu dilakukan analisis dan evaluasi kinerja pada simpang di ruas Jl. Imam Bonjol – Jl. Veteran sehingga didapat alternatif untuk permasalahan simpang. Analisis dan evaluasi dilakukan berdasarkan PKJI 2014. Data yang diolah didapat dari hasil survei pada tanggal 3 Desember 2023 – 4 Desember 2023. Kinerja simpang eksisting berdasarkan evaluasi menggunakan PKJI 2014 didapat derajat kejenuhan simpang 0,90 (melebihi 0,85), peluang antrian mencapai 66%, dan tundaan sebesar 26,72 det/skr dengan kapasitas 3446 skr/jam dan tingkat pelayanan D. Berdasarkan analisis untuk pengoptimalan kinerja simpang dengan beberapa solusi alternatif, sehingga dipilih alternatif 3 yaitu menurunkan nilai factor hambatan samping (FHS) dan melakukan pelebaran jalan diarea pendekat simpang. Alternatif ini mendapatkan nilai derajat kejenuhan 0,79 (lebih kecil dari 0,85), peluang antrian 51%, dan tundaan sebesar 21,64 det/skr dengan kapasitas 3932 skr/jam dan tingkat pelayanan C

    Perencanaan Perhitungan Biaya Rehabilitasi Perkerasan Jalan Pada Ruas Jl. Kyai Mojo – Jl. H. Kaharmuzakir Surakarta

    Get PDF
    Pada ruas Jl. Kyai Mojo – Jl. H. Kaharmuzakir, Surakarta, perkembangan lalu lintas semakin ramai dan kendaraan berat semakin meningkat, pertumbuhan ekonomi di wilayah antar kota/Kabupaten, khususnya Jl.Kyai Mojo – Jl. H. Kaharmuzakir, atau arah dari Mojolaban ke Surakarta atau arah sebaliknya terus meningkat untuk mengimbangi masalah itu maka diperrlukan kelengkapan sarana dan prasarana akses jalan umurn guna menunjang kelancaran transportasi sehingga tingkat perekonomian daerah semakin maju dan berkembang dengan baik. Masalah utama tentunya rehabilitasi sebelum terjadi kerusakan lapis permukaan jalan atau perbaikan jalan akan dapat memperlancar transportasi. Dengan perkembangan yang cukup baik antar kota/kabupaten. Jl. Kyai Mojo – Jl. Kaharmuzakir merupakan jalan provinsi adalah termasuk dalam wilayah Kota Surakarta, yang diharapkan akan terjadi perkembangan kota serta pergerakan manusia yang tidak hanya terpusat pada pusat kota sehingga dapat dilakukan perluasan kota ke segala penjuru arah yang pada akhimya akan berdampak baik bagi terwujutnya perkembangan ekonomi, sosial, politik dan transportasi yang aman dan ramah lingkungan. Dari hasil pengamatan dan pembahasan bahwa rehabilitsi jalan menggunakan konstruksi seperti kondisi yang ada yaitu jenis perkerasan lentur. Adapun jenis konstruksi lapis permukaan perkerasan jalan tersebut adalah: Laston/Asphalt Concrere (AC) dengan ketebalan rata-rata 7,5 cm, lebar jalan 7,0 m, bahu jalan 1,0 m. Berdasarkan kiasifikasi jalan ruas Jl. Kyai Mojo – Jl. H. Kaharmuzakir, Surakarta ruas jalan tersebut termasuk dalam kategori jalan Kolektor Primer. Besar Anggaran Biaya yaitu Rp.6,945.920,000,00 (Enam milyard Sembilan ratus empat puluh lima juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah) Perencanaan rehabilitasi jalan dimaksud agar lalu lintas jalan bisa dilayani dengan lancar, diharapkan lebar, sehingga kepadatan lalu lintas dapat diberjalan dengan baik nyaman dan aman

    Metode Menurunkan Tingkat Kebisingan pada Ruas Jl. Urip Sumoharjo di Kota Makassar (Depan Nipah Mall)

    Get PDF
    Kebisingan merupakan polusi suara yang didefinisikan sebagai bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan kenyamanan lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan tingkat kebisingan pada ruas Jl. Urip Sumoharjo di Kota Makassar (Depan Nipah Mall), mendapatkan model tingkat kebisingan dan juga bagaimana metode menurunkan tingkat kebisingan. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data berdasarkan data primer dan data sekunder. Pengolahan data dengan menggunakan analisis Leq dan analisis data SPSS (Statistical Package For Sosial Science) versi 26. Hasil penelitian yang dilakukan selama dua hari dan berdasarkan hasil analisis menggunakan angka penunjuk, tingkat kebisingan pada hari senin sebesar 85,00 dBA dan pada hari minggu sebesar 84,38 dBA. Model tingkat kebisingan pada Jl. Urip Sumoharjo yang telah didapatkan yaitu Y = 65,162 + 0,003 X1 + 0,009 X2, maka variabel yang berpengaruh terhadap kebisingan adalah X1 (Volume Motor) dan X2 (Volume Mobil). Sehingga Solusi untuk menurunkan tingkat kebisingan berupa penanaman pucuk merah yang dapat menurunkan tingkat kebisingan sebesar 2,7 dBA. Adapun Rencana Anggaran Biaya penanaman tanaman pucuk merah sebesar Rp 397.520.000.Kata Kunci: Kebisingan, Lalu lintas, Sound Level Meter, Le

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore