8,124 research outputs found

    Aspek-aspek modernisasi dalam penafsiran KH. Muhammad Romli : Studi tafsir Nusantara Tafsir Nurul Bajan

    Get PDF
    Kajian terhadap khazanah tafsir Nusantara merupakan bidang yang menarik untuk terus dikaji, salah satunya ialah Tafsir Nurul Bajan karya KH. Muhammad Romli dan H.N.S. Midjaja. Tafsir Nurul Bajan merupakan salah satu tafsir Al-Qur’an yang ditulis dalam bahasa Sunda. Tafsir ini menggunakan aksara Latin belum disempurnakan. Penelitian ini meneliti tentang aspek-aspek modernisasi dalam penafsiran KH. Muhammad Romli melalui Tafsir Nurul Bajan, yang mencerminkan upaya KH. Muhammad Romli menjembatani ajaran Islam dengan tantangan kontemporer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran ayat-ayat modernisasi dalam tafsir Nurul Bajan dari aspek teologi, sosial dan Ilmu pengetahuan/pendidikan. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisi ide modernisasi dalam penafsiran KH. Muhammad Romli melalui tafsir Nurul Bajan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analisis yang didasarkan pada studi kepustakaan (library research). Sumber data utama berasal dari analisis isi Tafsir Nurul Bajan, khususnya pada ayat-ayat yang memuat ide-ide modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran ayat-ayat modernisasi dalam tafsir Nurul Bajan yakni pada aspek teologi, KH. Muhammad Romli menekankan pemurnian tauhid (QS. Al-Fatihah [1]:5), menolak khurafat, bid’ah, dan taqlid buta (QS. Al-Baqarah[2]:21, 22, 102). Dalam aspek sosial, ia menekankan rasionalitas, pendidikan, dan keadilan sosial (QS. Al-Baqarah [2]: 53, 78, 118), serta mendorong kesejahteraan umat melalui infaq dan pemberdayaan ekonomi Syariah (QS. Al-Baqarah[2]:254, 261). Sementara dalam aspek ilmu pengetahuan, ia mengintegrasikan tafsir Al-Qur’an dengan sains modern (QS. Al-Baqarah[2]: 29, 164), menekankan pendidikan berbasis pemahaman, inovasi, dan pemikiran kritis untuk kemajuan umat Islam (QS. Al-Baqarah[2]:31, 32, 33, 269).Penelitian ini juga menemukan ide- ide modernisasi dalam penafsirannya: (1) kembali kepada Al-Qur'an dan Hadis, (2) mengubah dari pola pikir tradisional menuju rasional, (3) penolakan terhadap taqlid, bid’ah, dan khurafat (TBC), (4) mengubah sistem pendidikan tradisional menjadi modern yang rasional dan ilmiah, serta (5) Ajaran Al-Qur'an sesuai dengan perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan

    Konstruksi gender dalam tafsir Sunda modernis : Telaah atas tafsir Nurul-Bajan dan Al-Kitabul Mubin karya Muhammad Romli

    Get PDF
    Tulisan ini berisi penelitian tentang konstruksi gender dalam tafsir Muhammad Romli, yang merupakan salah satu mufassir asal Sunda, juga merupakan salah satu ulama Islam pembaharu (modernis), tafsirnya antara lain Nurul-Bajan dan Al-Kitabul Mubin. Hingga saat ini, terdapat sebagian tafsir keagamaan yang mengandung bias gender sehingga hal ini mendorong penulis untuk melakukan kajian konstruksi gender pada tafsir Al-Qur’an. Penulis memilih topik ini karena masih terbatasnya kajian gender dalam tafsir Sunda. Sementara Muhammad Romli dan tafsirnya, penulis pilih karena merupakan salah satu tafsir Sunda yang banyak dicetak dan tersebar di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mennganalisis konstruksi gender dalam penafsiran Muhammad Romli terkait ayat-ayat gender dalam Al-Qur’an. Dalam tradisi penafsiran Al-Qur’an, khususnya pada ayat-ayat gender, kerap kali ditemukan adanya penafsiran yang bias gender. Perbedaan gender, seperti perbedaan laki-laki dan perempuan merupakan suatu keniscayaan, namun akan menghasilkan ketidakadilan manakala perbedaan tersebut menghasilkan bias gender dan ketimpangan. Untuk itu analisis gender, khususnya pada tafsir keagamaan, dapat menjadi upaya untuk melihat ada atau tidaknya indikator ketidakadilan gender dalam gagasan suatu tafsir keagamaan, yang tidak akan terlepas dari pengaruh penafsir, doktrin keagamaan, hingga sosio-kultur yang melingkupinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan gender, yakni menggunakan analisis gender Mansour Fakih. Data diperoleh melalui studi pustaka (library research). Dengan sumber data utama yaitu kitab tafsir Nurul-Bajan dan Al-Kitabul Mubin karya Muhammad Romli, dan data sekunder lain berupa artikel ilmiah yang menjelaskan teori serta analisis mengenai Muhammad Romli. Hasil penelitian pada penafsiran Muhammad Romli tentang ayat-ayat gender dalam Al-Qur’an yakni pada tema ganjaran amal manusia (Q.S Ali Imran [3] :195 dan Q.S An-Nahl [6] : 97), asal mula penciptaan manusia (Q.S An-Nisa [4] : 1 dan Q.S As-Saffat [37] : 11), otoritas kehidupan rumah tangga (Q.S An-Nisa [4] : 34 dan Q.S Al-Baqarah [2] : 223), poligami (Q.S An-Nisa [4] : 3), warisan (Q.S An-Nisa [4] : 7 dan 11) dan kesaksian laki-laki dan perempuan (Q.S Al-Baqarah [2] : 288), menunjukkan bahwa Muhammad Romli dalam beberapa tema seperti ganjaran kebaikan, penciptaan manusia, dan poligami, menjelaskan relasi gender di dalamnya secara adil, sementara pada tema lain yaitu otoritas rumah tangga, formula warisan, dan kesaksian, terlihat adanya bias gender dalam pemaparan Muhammad Romli mengenai relasi-gender dalam penafsirannya, yang berupa stereotyping, marginalisasi, dan subordinasi. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh cara penafsiran yang tekstualis, rujukan tafsir klasik, hingga pengaruh budaya Sunda pada saat itu yang patriarki

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Penafsiran Surat Al-Fātihah (Studi Komparatif Atas Tafsir Núrul Bajān Dan Al-Kitābul Mubīn Karya Muhammad Romli)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas penafsiran surat al-Fātihah berbahasa Sunda, tafsir Núrul Bajān dan tafsir al-Kitābul Mubīn. Penelitian ini dilatarbelakangi perbedaan penafsiran Q.S Al-Fatihah di dalam kedua kitab tafsir ini. Kedua kitab tafsir tersebut merupakan karya dari Muhammad Romli dan populer di kalangan Muslim Sunda, serta kecenderungan pemikiran Romli yang menganut ideologi Islam modernis. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan dengan pendekatan hermenutika dan jenis penelitian library research. Metode deskriptif-komparatif digunakan untuk mengkomparasikan antara tafsir Núrul Bajān dengan tafsir al-Kitābul Mubīn. Dengan pendekatakan hermeneutik, surat al-Fātihah dalam bahasa Sunda dapat menemukan pemaknaan baru dan lokalitas penafsiran. Hasil penelitian ini pertama menguraikan komponen-komponen yang berkaitan dengan surat al-Fātihah, kedua dua tafsir ini menetapkan lafaz bismillāh bukan menjadi bagian dari surat al-Fātihah, ketiga menjelaskan hukum membaca lafaz āmīn dan taawuz dalam al-Qur’an, keempat menguraikan penafsiran surat al-Fātihah secara umum beserta ideologisasi tafsir yang dilakukan oleh Romli, kelima menjelaskan aspek lokalitas seperti: aspek lokalitas kebahasan, aspek lokalitas kebudayaan, aspek lokalitas penafsiran dan keenam melakukan analisis komparasi terhadap penafsiran surat al-Fātihah. Berdasarkan metode analisis deskriptif-komparatif, menyimpulkan bahwa dua tafsir ini memiliki metodologi yang hampir sama, hal yang membedakan yaitu dari segi teknis penulisan dan sumber penafsirannya. Selanjutnya dari segi konten penafsiran, secara keseluruhan dua tafsir ini tidak saling bertentangan, adapun hal-hal yang membedakannya yaitu dari pembahasan ayat-ayat pada surat al-Fātihah. Muhammad Romli dalam tafsir Núrul Bajān menafsirkan surat al-Fātihah secara global dan terperinci (tahlily). Sementara dalam tafsir al-Kitābul Mubīn, Romli menafsirkan surat al-Fātihah secara global (ijmaly), terkesan seperti tafsiran dalam bentuk terjemahan

    PENGARUH TAFSIR AL MANNAR DALAM TAFSIR NURUL BAJANKARYA KH. ROMLI: ANALISIS SURAH AL-BAQARAH 261-262

    No full text
    Nurul Bajan merupakan salah satu kitab tafsir yang lahir dari tanah Sunda karya KH, Muhammad Romli. Dalam penulisan tafsirnya masih menggunakan ejaan lama, sehingga memerlukan penyesuaian dalam membaca tafsirmya. Sudah banyak penelitian yang menganalisis isi dari penafsiran KH. Muhammad Romli dengan berbagai tema yang dikaji. Jurnal ini bertunjuan untuk meneliti keterpengaruhan Tafsi>r Al-Manna>r dalam Tafsir Nurul Bajan. Adapun langkah penilitian ialah dengan melacak teks Tafsir Nurul Bajan, kemudian melakukan studi komperatif dengan Tafsir Al-Manna>r yang diduga menjadi rujukan dalam penulisan Tafsir Nurul Bajan. Artikel ini berkesimpulan bahwa Tafsir Nurul Bajan memiliki persamaan penafsiran dengan Tafsi>r Al Manna>r. Dalam kasus surat Al-Baqaroh ayat 261-262, KH. Romli memaknai kata fi> sabi>lilla>h sebagai kemaslahatan umat. Pernyataan yang sama juga disampaikan Al-Manna>r. Adapun relasi keilmuan antara keduanya karena popolaritas Al-Manna>r di tubuh ormas Persis, dan KH. Romlik merupakan Pengurus Persis

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    Kajian Peluang Penerapan Produksi Bersih Di Industri Pembuatan Minuman Nata De Coco (Studi Kasus Di CV Graha Agri Indonesia).

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi peluang perbaikan pada proses produksi minuman nata de coco (Brand Tricoco potongan nata kotak) yang mengolah lembaran nata de coco menjadi minuman nata de coco. Metode yang digunakan yaitu audit produksi bersih dengan dilakukan identifikasi permasalahan, analisis peluang produksi bersih, dan analisis kelayakan kuantitatif dari aspek teknis, lingkungan dan ekonomi. Dari hasil audit produksi bersih dapat diketahui berbagai permasalahan pada kegiatan produksi minuman nata de coco di CV Graha Agri Indonesia. Dari bahan baku tidak teridentifikasi adanya permasalahan. Dari segi teknologi adanya kerusakan pipa air, penggunaan lampu neon dan ceceran Air gula pada mesin filler. Pada proses produksi terdapat inefisiensi waktu pemasakan nata. Pada tata laksana terdapat permasalahan berupa lantai produksi basah dan licin, penggunaan lampu masih berjenis neon, nata dan air gula tercecer di lantai produksi, produk pecah saat distribusi, pemborosan energi penerangan, pekerja tidak menggunakan APD serta industri belum menerapkan SOP. Pada aspek limbah terdapat permasalahan berupa limbah padat abu boiler dan sisa serat kayu belum dilakukan penanganan, begitu juga pada limbah cair sisa pengembangan nata. Alternatif produksi bersih yang direkomendasikan yaitu perbaikan kerusakan pipa, penggunaan lampu LED, modifikasi mesin Filler, penetapan standar durasi pemasakan nata, penggunaan kembali sisa air pengempaan untuk perendaman nata, menerapkan Good Manufacturing Practice (GMP), pemanfaatan abu boiler dan serbuk kayu sebagai pupuk kompos, penggunaan sisa air pengembangan nata sebagai pemberat pada proses pengempaan nata. Kinerja sebelum produksi bersih dan setelah produksi bersih yaitu penggunaan air gula berkurang dari 1488 Liter/4 batch menjadi 1449.6 Liter/4 batch, penggunaan air berkurang dari 2985.6 Liter/4 batch menjadi 2544 Liter/4 batch, limbah cair berkurang dari 1305.6 Liter/4 batch menjadi 854.4 Liter/4 batch, limbah padat berkurang dari 0,2 Kg/4 batch menjadi 0,16 Kg/4 batch, energi listrik berkurang dari 23 Mj/4 batch menjadi 22Mj/4 batch dan penggunaan kayu bakar berkurang dari 30Kg/4 batch menjadi 22.5Kg/4 batch. Penghematan penerapan produksi bersih Rp. 6 731 505/bulan

    Implementasi pendidikan karakter religius siswa melalui program ekstrakurikuler di MIS Romli Afifah Malang

    Get PDF
    INDONESIA: Perhatian terhadap penciptaan nilai religius merupakan unsur utama di instansi pendidikan. Menurut Joharsah dan Muhlizar, nilai religius merupakan suatu nilai yang sangat berkaitan dengan ketuhanan.Selain itu, karakter religius dicirikan dengan adanya pikiran, prilaku, perkataan, dan tindakan yang didasari dengan nilai ketuhanan. Menurut Sahlan, adanya pembentukan nilai religius memberikan dampak yang baik dalam membentuk kejujuran, keadilan, rendah hati, berkerja yang efesien, dan membentuk visi perserta didik untuk menjadi insan kamil. Rancangan dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler di MIS Romli Afifah merupakan upaya dalam membentuk karakter relegius siswa di MIS Romli Afifah Malang. Ditemukan dalam penelitian ini bahwasanya rancangan dan evaluasi penanaman nilai karakter religius di MIS Romli Afifah mencakup 3 kegiatan: Ekstrakulikuler Pramuka, Ekstrakulikuler drumband, dan Tahfidz Quran. ENGLISH: Attention to the creation of religious values is a major element in educational institutions. According to Joharsah and Muhlizar, religious values are values that are closely related to divinity. In addition, religious character is characterized by thoughts, behavior, words, and actions that are based on divinity. According to Sahlan, the formation of religious values has a good impact on forming honesty, justice, humility, efficient work, and forming the vision of students to become perfect human beings. The design and evaluation of extracurricular activities at MIS Romli Afifah is an effort to shape the religious character of students at MIS Romli Afifah Malang. It was found in this study that the design and evaluation of the instillation of religious character values at MIS Romli Afifah includes 3 activities: Scout Extracurricular, Drumband Extracurricular, and Quran Memorization. ARABIC: الاهتمام بخلق القيم الدينية عنصر أساسي في المؤسسات التعليمية. وبحسب جوهرساه ومهليزار، فإن القيم الدينية هي قيم ترتبط ارتباطًا وثيقًا بالألوهية. عدا عن ذلك، فإن الشخصية الدينية تتميز بأفكار وسلوك وأقوال وأفعال مبنية على القيم الإلهية. وبحسب سهلان فإن تكوين القيم الدينية له الأثر الجيد في تكوين الصدق والعدل والتواضع وكفاءة العمل وتشكيل رؤية الطلاب ليصبحوا بشر إن تصميم وتقييم الأنشطة اللامنهجية في المدرسة الابتداعية هو محاولة لتشكيل الشخصية الدينية لطلاب المدرسة الابتداعية. وتبين في هذا البحث أن تصميم وتقييم غرس قيم الشخصية الدينية في المدرسة الابتداعية يشتمل على ثلاثة أنشطة: الكشافة اللامنهجية، والطبول اللامنهجية، وتحفيظ القرآن الكري

    JIHAD DALAM PERSPEKTIF HASAN AL-BANNA: ANALISIS KITAB NAZARAT FI KITABILLAH

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul JIHAD DALAM PERSPEKTIF HASAN AL-BANNA: ANALISIS KITAB NAZARAT FI KITABILLAH ini ditulis oleh Muhammad Tajuddin Romli, NIM. 17301153040, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Tulungagung, 2019, pembimbing Ahmad Muhdhor, Lc., M.Pd.I NIP. 198503282014031002. Dari sekian banyak syariat ibadah yang tertera dalam Alquran salah satu syariat yang harus dijalankan oleh setiap umat Muhammad adalah jiha>d fililla>h. Jihad adalah salah satu tema besar yang ada dalam Alquran. Istilah jihad sering disamakan dengan istilah terorisme. Meskipun salah satu dari maknanya adalah perang, namun dalam peperangan bukan berarti tanpa aturan. Islam mengatur dan memberikan undang-undang pelaksanaan perang. Jihad menjadi tema yang sangat unik, menarik untuk diteliti dan dikaji. Jihad sebagai research theme, selalu dalam perdebatan yang terus menerus dan tidak kunjung usai. Dengan demikian perlu adanya kajian mengenai bagaimana jihad menurut beberapa tokoh. Dalam hal ini penulis akan mengkaji konsep jihad perspektif Hasan al-Banna yang tertuang dalam kitab Naz}ara>t Fi> Kita>billa>h serta relevansi jihad al-Banna dalam konteks masa kini. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research), dengan sumber rujukan primer kitab Naz}ara>t Fi> Kita>billa>h. Kitab Naz}ara>t Fi> Kita>billa>h adalah kumpulan artikel-artikel Hasan al-Banna yang dibukukan oleh ‘Is}am Tali>mah. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis sosiologis Penelitian ini menemukan: (1) makna jihad menurut Hasan al-Banna yang berarti peperangan atau perjuangan fisik. Al-Banna memaknai jihad lebih cenderung kepada perjuangan fisik atau peperangan karena jihad dengan perang lebih utama dan akan mengantarkan pelakunya mendapatkan syahid kubro (2) objek sasaran jihad, meliputi jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan Ahl al-Kita>b dan jihad melawan orang-orang musyrik. (3) Bentuk-bentuk jihad, meliputi jihad fisik dan jihad non-fisik. Jihad fisik yaitu jihad dengan senjata dan jihad non-fisikyaitu amar ma’ruf nahi munkar dan jihad dengan harta. (4) aturan dan tatacara jihad, meliputi tidak boleh merusak tempat ibadah, dilarang membunuh anak-anak, orang tua renta dan wanita, dilarang mengejar musuh yang menyerah, dan lain-lain. (4) Relevansi Jihad al-Banna dalam konteks masa kini meliputi jihad membela kedaulatan negara, jihad bidang sosial, dan amar ma’ruf nahi munkar

    Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari

    Get PDF
    This research aims to identify the character education values ​​contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values ​​fall into the moral category and 7 character values ​​fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment
    corecore