125 research outputs found

    ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI ZAKAT DAN INFAK / SEDEKAH PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA MOJOKERTO

    Get PDF
    ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI ZAKAT DAN INFAK/SEDEKAH PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA MOJOKERTO (Periode Tahun 2017) Anindia Rizka Permatasari 1 , Hari Setiono 2 , Nur Ainiyah 3 . Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit [email protected] ABSTRACT At present the existence of zakat institutions that are increasingly complex and advanced, is very important to pay attention to. Both in terms of activities and accounting treatment. Zakat funds, infaq / alms received and distributed must have a transparent and correct accounting system, namely by making financial statements that are in accordance with the standards of SFAS No. 109 concerning Accounting for Zakat and Infaq / Alms. This study aims to examine and find out how the application of zakat accounting by the National Zakat Agency (BAZNAS) in Mojokerto City. The research method that the researcher uses is a qualitative method, namely the method that describes and analyzes the application of zakat accounting in the financial statements of BAZNAS in Mojokerto City which includes an analysis of Recognition, Measurement, Disclosure and Reporting then compared with PSAK No. 109 concerning Accounting for Zakat and Infaq / Alms. From the results of the study showed that the zakat accounting applied to BAZNAS in Mojokerto City uses the cash basic recording method, where the recording of all transactions is only done when issuing cash and receiving cash. Then the financial statements that should be applied by the zakat management organization refer to PSAK No. 109 concerning Accounting for Zakat and Infaq / Alms. The financial statements made by BAZNAS in Mojokerto City only record reports on the receipt of zakat funds and reports on the distribution of zakat. Keywords: Zakat Accounting, Cash Basic, Financial Reports. ABSTRAK Saat ini adanya lembaga zakat yang semakin kompleks dan maju, sangat penting untuk diperhatikan. Baik segi kegiatannya, maupun perlakuan akuntansinya. Dana zakat, infak/sedekah yang diterima dan disalurkan haruslah mempunyai sistem akuntansi yang transparan dan benar, yaitu dengan membuat laporan keuangan yang sesuai dengan standar PSAK no 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengetahui bagaimana penerapan akuntansi zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mojokerto. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode kualitatif, yaitu metode yang mendeskripsikan serta menganalisis penerapan akuntansi zakat pada laporan keuangan BAZNAS Kota Mojokerto yang meliputi analisis terhadap Pengakuan, Pengukuran, Pengungkapan dan Pelaporannya kemudian dibandingkan dengan PSAK no 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi zakat yang diterapkan pada BAZNAS Kota Mojokerto menggunakan metode pencatatan cash basic, dimana pencatatan dari seluruh transaksi hanya dilakukan pada saat mengeluarkan kas dan menerima kas. Kemudian laporan keuangan yang sebaiknya diterapkan oleh organisasi pengelola zakat mengacu pada PSAK no 109 tentang Akuntansi Zakat da

    Pengaruh Pengetahuan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kesadaran Lingkungan terhadap Partisipasi Siswa SMA Negeri di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK Permatasari, Rizka. 2017. Pengaruh Pengetahuan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kesadaran Lingkungan terhadap Partisipasi Siswa SMA Negeri di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Endang Suarsini,M.Ked., (2) Siti Imroatul Maslikah,S.Si.,M.Si. Kata Kunci: pengetahuan pengelolaan lingkungan hidup, kesadaran lingkungan, partisipasi siswa.Kegiatan pembangunan dan pesatnya kemajuan teknologi berdampak pada lingkungan yaitu pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Pengelolaan yang baik perlu dilakukan untuk memulihkan lingkungan dan mencegah kerusakan yang semakin parah. Setiap orang berhak dalam pengelolaan lingkungan hidup. Institusi pendidikan khususnya SMA Adiwiyata diharapkan ikut berpartisi pada perlindungan dan pelestarian lingkungan sebab secara formal pendidikan lingkungan hidup telah terintegrasi ke dalam kurikulum sekolah dengan demikian diharapkan siswa telah memiliki pengetahuan lingkungan yang baik dan tingkat kesadaran lingkungan yang tinggi.Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pengetahuan pengelolaan lingkungan hidup terhadap partisipasi siswa (2) pengaruh kesadaran lingkungan terhadap partisipasi siswa, dan (3) pengaruh pengetahuan pengelolaan lingkungan hidup dan kesadaran lingkungan terhadap partisipasi siswa SMA Negeri di Kota Malang.Penelitian diklasifikasikan sebagai penelitian survei dengan instrumen kuesioner berskala likert. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2017 di empat sekolah adiwiyata yaitu SMAN 2, SMAN 5, SMAN 7, dan SMAN 8 Kota Malang. Sampel penelitian berjumlah 100 orang pada masing-masing sekolah sehingga total sampel adalah 400 siswa yang diambil secara acak (random sampling). Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji T, dan uji F yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengetahuan pengelolaan lingkungan hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi siswa dalam pelestarian lingkungan (2) kesadaran lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi siswa dalam pelestarian lingkungan (3) pengetahuan pengelolaan lingkungan hidup dan kesadaran lingkungan secara bersama-sama memengaruhi partisipasi siswa dalam pelestarian lingkungan.

    Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Tipe Webbed Dengan Tema Tanggap Bencana Untuk Siswa Kelas VII SMPN 1 Pogalan

    No full text
    Proses pembelajaran IPA diharapkan melalui pemberian pengalaman langsung sehingga peserta didik mampu mengembangkan kompetensi dengan mempelajari sendiri tentang alam sekitar dan menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk memenuhi tujuan pendidikan IPA tersebut adalah dengan pembelajaran terpadu. Ketercapaian tujuan dalam pembelajaran IPA Terpadu tentunya didukung oleh beberapa faktor seperti tersedianya bahan ajar yang sesuai sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan, hasil belajar, dan respon siswa terhadap bahan ajar IPA Terpadu tipe webbed dengan tema tanggap bencana yang dikembangkan. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan Dick and Carey akan tetapi hanya sampai pada tahap evaluasi formatif. Sasaran penelitian adalah bahan ajar IPA Terpadu tipe webbed dengan tema tanggap bencana untuk siswa kelas VII di SMPN 1 Pogalan. Analisis penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPA Terpadu tipe webbed dengan tema tanggap bencana telah layak digunakan dalam pembelajaran ditinjau dari seluruh, aspek meliputi isi dengan kelayakan 82,22%, penyajian 77,78%, bahasa 77,78%, komponen sikap tanggap bencana 93,33%, dan komponen bahan ajar 83,81%. Kelayakan juga didukung oleh hasil belajar yaitu dari nilai pre-test hanya 29,63% siswa yang tuntas mencapai KKM (≥80) dan telah mengalami peningkatan menjadi 100% setelah pembelajaran menggunakan bahan ajar yang dikembangkan. Selain itu kelayakan juga ditinjau dari rata-rata respon siswa sebesar 91,24%. Kata kunci : pengembangan, bahan ajar IPA Terpadu, tipe webbed, dan tanggap bencana &nbsp

    OLAH GERAK KAPAL MT.ANGGRAINI EXCELLENT PADA SAAT MEMASUKI ALUR PELAYARAN SEMPIT DI SUNGAI KAPUAS

    Get PDF
    Desi Permatasari, 2017, 49124348. N, "Manouver Of Vessel MT.Anggraini Exccelent When Entering Narrow Channel in Kapuas River" Diploma Program IV of Nautical Department, Merchant Marine Polytechnic Semarang, Supervisor Material (I): Capt. H. S. Sumardi., SH., MM., MMar, Supervisor Methodology and Writing (II): Drs. Edy Warsopurnomo., MM., MMarE In movement to entering the narrow shipping line or river needed specific skill and more attention than sailing in opean sea. Moreover IMO in Colreg’s rules give specific attention which included in Rule 9 of the narrow shipping channel. Beside the problem of wide line and depth of river, like collision and ran aground In writing this essay, the author describe the theory of realization manouver entering Kapuas river line in production of observation reprt and as based to solve the problem. This observation using qualitative method which proceed descriptive data such as written words from observed object, in this case collect data like doing interview to experienced sources, through data that relate to manouver entering Kapuas river in MT.Anggraini Excellent. The author will identificated the caused by knowing the characteristic of Kapuas river, the characteristic of manouver MT.Anggraini Excellent which can obstacie the movement when entering the narrow line in Kapuas river, and identification part non-physically system include the procedure and the rules. After identificated the limited caused movement vessel when entering Kapuas river line, the next is can be doing an observation to know the factors that caused limited of movement. By doing this observation, so that every crew will be more carefull doing every act and doing every decision to move in safety condition, effectively and efficiently, knowing the things that can not be tolerance so that can doing risk mitigation, to decrease or losing all risk that can be happen along movement process. So the goal of navigation by safety, faster and exactly right can be realized. Keyword : Movement of vessel , groundin

    HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA TINGKAT AWAL (Studi Analitik Observasional pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang)

    Get PDF
    Insomnia merupakan ketidakmampuan untuk memulai (inisiasi) tidur atau mempertahankan keadaan tidur.Stres akademi dan nonakademik menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya kejadian insomnia pada mahasiswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa/mahasiswi fakultas kedokteran UNISSULA angkatan 2013 dan diambil sebanyak 189 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik pengambilan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner pengukuran tingkat stres dengan kuesioner Holmes and Rahe Stres Scaledan kuesioner pengukuran kejadian insomnia dengan kuesioner intrumen Kelompok Study Psikiatri Biologi Jakarta (KSPBJ-IRS) yang diisi oleh sampel sendiri, kemudian data dianalisis menggunakan SPSS dengan rank spearman. Dari 189 mahasiswa nilai tertinggi didapatkan 78 mahasiswa mengalami stres ringan dengan diikuti insomnia ringan. Tidak satupun mahasiswa tidak mengalami stres dan insomnia. Hasil uji rank spearman didapatkan p=0,022. Kesimpulannya adalah ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia pada mahasiswa tingkat awal. Kata kunci : tingkat stres, kejadian insomnia, mahasisw

    HUBUNGAN EMPATI DAN PARENTAL ATTACHMENT DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA

    No full text
    ABSTRAK HUBUNGAN EMPATI DAN PARENTAL ATTACHMENT DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA Oleh Cut Ma’rifa Nanda Permatasari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dan parental attachment dengan perilaku prososial pada remaja. Perilaku prososial merupakan tindakan sukarela yang dilakukan individu untuk membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Empati dan parental attachment dipandang sebagai dua faktor penting yang dapat memengaruhi kecenderungan remaja dalam berperilaku prososial. Populasi dalam penelitian ini adalah Remaja dengan Rentang Usia 15 – 17 tahun, sampel yang digunakan sebanyak 150 responden dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi berganda yaitu suatu metode analisis data untuk menguji hipotesis dua atau lebih variabel bebas dengan satu variabel terikat dengan bantuan software JASP 0.18.1 Hasil penelitian menunukan bahwa Terdapat hubungan yang signifikan antara Empati dan Parental Attachment dengan Perilaku Prososial pada remaja. Nilai koefisien kolerasi (R) sebesar 0,880 dengan F hitung sebesar 252.092 dan taraf siginifikasi sebesar 0,001 (p<.001) dengan nilai (R2) 0,774 artinya variabel empati dan parental attachment memberikan sumbangan efektif sebesar 77,4% terhadap variabel perilaku prososial. Kata Kunci : Perilaku Prososial, Empati, Kelekatan Orangtua ii ABSTRACT THE RELATIONSHIP BETWEEN EMPATHY AND PARENTAL ATTACHMENT WITH PROSOCIAL BEHAVIOR IN ADOLESCENTS Author Cut Ma’rifa Nanda Permatasari This study aims to determine the relationship between empathy and parental attachment with prosocial behavior in adolescents. Prosocial behavior is a voluntary action taken by individuals to help others without expecting anything in return. Empathy and parental attachment are seen as two important factors that can influence adolescents' tendencies to behave prosocially. The population in this study were adolescents aged 15-17 years, the sample used was 150 respondents and the sampling technique used was simple random sampling. This study used multiple regression data analysis techniques, namely a data analysis method to test the hypothesis of two or more independent variables with one dependent variable with the help of JASP 0.18.1 software. The results of the study showed that there was a significant relationship between Empathy and Parental Attachment with Prosocial Behavior in adolescents. The correlation coefficient (R) value is 0.880 with a calculated F of 252,092 and a significance level of 0.001 (p<.001) with a value (R2) of 0.774, meaning that the empathy and parental attachment variables provide an effective contribution of 77.4% to the prosocial behavior variable. Keywords: Prosocial Behavior, Empathy, Parental Attachmen

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-LEARNING BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES PADA POKOK BAHASAN KESETIMBANGAN KIMIA DENGAN METODE 4STMD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-learning berbasis Multiple Intelligences (MI) pada pokok bahasan kesetimbangan kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah Development Research, yang meliputi tiga tahap yaitu design, development, dan, evaluation. Pada tahap design dilakukan studi literatur tentang miskonsepsi pada kesetimbangan kimia, analisis permasalahan bahan ajar, dan rancangan bahan ajar E-Learning yang dikembangkan. Selanjutnya, pada tahap development dikembangkan bahan ajar melalui metode Four Steps Teaching Material Development (4STMD), yang meliputi proses seleksi, strukturisasi, karakterisasi, dan reduksi didaktik. Terakhir, pada tahap evaluation dilakukan uji kesesuaian Multiple Intellligence (MI) pada bahan ajar, uji keterpahaman, dan uji kelayakan. Hasil tahap design berupa: (1) miskonsepsi siswa pada topik kesetimbangan kimia; (2) bahan ajar yang digunakan kebanyakan berupa teks dan masih sulit dipahami oleh siswa; dan (3) desain bahan ajar e-learning. Tahap pertama pada 4STMD adalah seleksi dan menghasilkan: (1) dua KD dipilih dan dikembangkan menjadi 10 pada masing – masing indikator; (2) sembilan label konsep; dan (3) ada tujuh kecerdasan MI yang dapat diintegrasikan ke dalam materi kesetimbangan kimia, yaitu linguistik, spasial, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, logis-matematis, dan naturalis. Tahap strukturisasi menghasilkan peta konsep, struktur makro, dan multiple representasi pada topik kesetimbangan kimia yang kemudian hasilnya dikompilasi menjadi draft bahan ajar 1. Hasil karakterisasi terhadap draft bahan ajar 1 berupa enam teks sulit yang selanjutnya dilakukan reduksi didaktik melalui lima cara yaitu penggunaan gambar dan contoh, analogi, partikularisasi, dan kembali ke tahapan kualitatif. Hasil evaluasi terhadap bahan ajar yang dikembangkan memberikan kesimpulan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki karakteristik sebagai bahan ajar e-learning dan mengandung MI, dengan kesesuaian antara MI pada bahan ajar dan MI pada siswa lebih besar dari 70%. Bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat keterpahaman yang tinggi (83,321%) dan merupakan bahan ajar yang sangat layak untuk digunakan dengan persentase kelayakan 95,77%. Kata kunci: Bahan ajar, Multiple Intelligences, Kesetimbangan Kimia, 4STMD This study aims to topics a Multiple Intelligences (MI)-based e-learning teaching material on chemical equilibrium. The research method was Development Research, which included three steps: design, development, and, evaluation. Problem analysis, identification of difficult chemistry concept, and determination of teaching material type were conducted in the design step. While in the development step was developed the teaching materials through Four Steps Teaching Material Development (4STMD) method, which included selection, structuring, characterization, and didactic reduction process. Meanwhile, analysis of MI on the teaching materials, comprehension test, and feasibility test were conducted in the evaluation step. Result of the design step were: (1) misconceptions in chemical equilibrium; (2) generally the teaching materials used in the classroom are mostly in the form of text and still difficult to be understood by the students; and (3) the design of e-learning teaching material. The first step of 4STMD method was selection and: (1) obtained two basic competencies (KD) and developed into 10 indicators for each KD; (2) identified eight concept labels; and (3) the integration of seven Multiple Intelligences (MI) into the chemical equilibrium topic, namely linguistic, spatial, kinesthetic, interpersonal, intrapersonal, logical-mathematical, and naturalist. The structuring step generated concept maps, macro structures, and multiple representations on chemical equilibrium topics which are then compiled into 1st draft of teaching material. The characterization of the draft found that there were six difficult texts need a revision in the didactic reduction step through five ways i.e. the use of images and sample, analogies, particularization, and return to the qualitative stage. The result of the evaluation step of materials came to the conclusion that the teaching material developed have characteristics as as e-learning teaching material and contained MI, with suitability level among MI on teaching materials and MI in students are greater than 70%. The teaching material have high understanding level with percentage was 83.321% and a feasible teaching material with the feasibility percentage of teaching material was 95.77% Keyword: Teaching Material, Multiple Intelligences, Chemical Equiilbirum, 4STM

    Analisis Sentimen Masyarakat Indonesia Mengenai Vaksin COVID-19 Pada Media Sosial Twitter Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier dan Support Vector Machine

    No full text
    World Health Organization (WHO) mendeklarasi-kan virus COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020. Kondisi tersebut memberikan dampak langsung kepada seluruh masyarakat di dunia, dengan mulai diberlakukannya protokol ke-sehatan yang harus diterapkan pada seluruh aspek kegiatan, mulai dari pembatasan sosial hingga lockdown total yang menghambat seluruh kegiatan masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan pemberian vaksin. Kegiatan vaksinasi mulai diberikan kepada masyarakat Indonesia pada bulan Januari 2021. Pada media sosial twitter, pro kontra vaksin COVID-19 sempat menjadi trending topic sehingga dirasa perlu untuk dilakukan penelitian tentang sentimen publik terhadap adanya kegiatan vaksinasi dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Pada penelitian ini digunakan analisis klasifikasi teks yaitu Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Support Vector Machine (SVM). NBC telah banyak digunakan dalam penelitian mengenai Text Mining karena memiliki algoritma yang sederhana namun dapat menghasilkan akurasi yang tinggi, sedangkan SVM memiliki kemampuan yang baik dalam mengolah data berdimensi besar dengan hasil yang efektif. Perbandingan kedua metode menggunakan 10 fold-stratified cross validation dengan kriteria kebaikan klasifikasi AUC dan akurasi menunjukkan bahwa SVM memiliki kinerja klasifikasi yang lebih baik dibanding NBC dan SVM kernel menghasilkan ketepatan klasifikasi lebih tinggi dibanding SVM kernel RBF. ==================================================================================================== The World Health Organization (WHO) declared the COVID-19 virus as a global pandemic on March 11, 2020. These conditions had a direct impact on all people in the world, with the introduction of health protocols that must be applied to all aspects of activities, starting from from social restrictions to total lockdowns that hinder all community activities. One way to prevent the spread of this virus is by giving vaccines. Vaccination activities began to be given to the people of Indonesia in January 2021. On social media Twitter, the pros and cons of the COVID-19 vaccine had become a trending topic, so it was deemed necessary to conduct research on public sentiment towards vaccination activities in breaking the chain of spread of COVID-19. 19 in Indonesia. This research uses text classification analysis, namely Naïve Bayes Classifier (NBC) and Support Vector Machine (SVM). NBC has been widely used in research on Text Mining because it has a simple algorithm but can produce high accuracy, while SVM has a good ability to process large-dimensional data with effective results. Comparison of the two methods using 10 fold-stratified cross validation with AUC classification goodness criteria and accuracy shows that SVM has better classification performance than NBC and SVM kernel produces higher classification accuracy than SVM kernel RBF

    THE CORRELATION BETWEEN GRAMMAR MASTERY, SELF-CONFIDENCE, AND SPEAKING SKILL

    Get PDF
    The objectives of this research are to find out the correlation between (1) grammar mastery and speaking skill; (2) self-confidence and speaking skill; and (3) grammar mastery and self-confidence simultaneously and speaking skill. The research used correlational method. The research was carried out from January to June 2013 at English Education Department of Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University. The population was all of the fourth semester students of English Education Department of Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University which consisted of 92 students. The sample which consisted of 30 students was taken by using simple random sampling technique. The instruments used to obtain the data were questionnaire and test. The questionnaire was used to obtain the self-confidence data, the written test (multiple choice test) was used to obtain the grammar mastery data, and the oral test (role play) was used to obtain the speaking skill data. The techniques used to analyze the data were Regression and Correlation (both simple and multiple). The result of the data analysis shows that at the significance level α=0.05 (1) there is a positive correlation between grammar mastery and speaking skill ( (0.9815) > (0.361); (2) there is a positive correlation between self-confidence and speaking skill ( (0.9601) > (0.361)); and (3) there is a positive correlation between grammar mastery and self-confidence simultaneously and speaking skill ( = 0.9824, = 0.9651, and = 373.04 > = 3.35). Besides, the result of the research shows that the contribution of grammar mastery to speaking skill is 80.84%, self-confidence to speaking skill is 15.67%, and grammar mastery and self-confidence simultaneously to speaking skill is 96.51%. It means that 96.51% of speaking skill is determined by grammar mastery and self-confidence. From the data above, it can be concluded that grammar mastery and speaking skill are important factors in giving contribution to speaking skill. Therefore, grammar mastery and self-confidence should be considered in increasing speaking skill. Keywords: correlation, grammar mastery, self-confidence, speaking skil

    Desain Pembelajaran Berbasis Case Method Pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran

    Get PDF
    Mata kuliah Strategi Pembelajaran diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada mahasiswa untuk mampu dalam memahami Paradigma pembelajaran Abad 21 dan Revolusi Industri 4.0. Pada proses perkuliahan strategi pembelajaran harus menerapkan pembelajaran aktif. Untuk menunjang proses pembelajaran aktif, metode Case Method dapat diterapkan menjadikan mahasiswa lebih memahami materi dan menguasai pembelajaran yang lebih aktif. Metode ini juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan kasus yang diberikan dalam perkuliahan. Artikel ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pentingnya penerapan case method dalam mata kuliah strategi pembelajaran dengan keunggulan, seperti: a. Mahasiswa menjadi fokus utama (student oriented) dalam memecahkan kasus yang diberikan oleh dosen saat perkuliahan; b. mahasiswa bisa menganalisis dan diskusi secara aktif terhadap kasus yang diberikan dan mencari solusi (problem solving) dari kasus yang diberikan.; 2) mendesain skenario pembelajaran mata kuliah strategi pembelajan berbasis case method. Penelitian ini menghasilkan suatu desain pembelajaran yang berbasis case method yang terdiri dari lima tahapan pada mata kuliah strategi pembelajaran
    corecore