1,721,001 research outputs found
Komparasi Algoritma Sequential Searching dan Interpolation Searching Pada Studi Kasus Pencarian Data Tilang Pengadilan Negeri Samarinda
Pengadilan negeri membutuhkan data pelanggaran yang dikeluarkan oleh kepolisian untuk membuat jadwal sidang dari setiap masyarakat yang terkena tilang oleh pihak kepolisian. Untuk mempermudah masyarakat mencari data sidang, maka dibutuhkan metode pencarian data (searching) yang akurat dan efisien. Oleh karena itu, terdapat dua metode pencarian data yang dapat membuat proses pencarian menjadi akurat dan efisien, yaitu Sequential Searching dan Interpolation Searching. hasil implementasi ini nantinya adalah sebuah sistem yang siap melakukan pengujian algoritma sequential searching dan interpolation searching pada studi kasus Pencarian Data Tilang di Pengadilan Negeri Samarind
Pengembangan Tes Hasil Belajar Fisika Kelas XI SMA Negeri di Kota Yogyakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan dua paket tes hasil belajar fisika kelas XI SMA dengan spesifikasi yang sama, (2) mengetahui karakteristik tes hasil belajar Fisika kelas XI SMA, (3) mengetahui kesetaraan tes hasil belajar kelas XI SMA, dan (4) mengetahui distribusi kemampuan peserta didik kelas XI SMA sampel di kota Yogyakarta.
Penelitian ini termasuk jenis pengembangan diadopsi dari model pengembangan Oriondo & Dallo-Antonio. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri program IPA di kota Yogyakarta. Sampel penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 499 peserta didik. Instrumen yang digunakan tes bentuk pilihan ganda dengan lima pilihan jawaban. Analisis dilakukan dengan pendekatan teori respon butir menggunakan program BILOG-MG 3.0. Validitas isi tes paket A dan paket B diperoleh rerata indeks Aiken sama sebesar 0,860. Reliabitas tes paket A dan paket B masing-masing 0,804 dan 0,792.
Hasil penelitian menyimpulkan: (1) dua paket tes yang dihasilkan untuk mata pelajaran fisika yang meliputi materi dinamika rotasi, kesetimbangan benda tegar, fluida statis dan fluida dinamis menggunakan spesifikasi yang sama terdiri dari kisi-kisi tes dan 40 butir soal bentuk pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban, (2) tes hasil belajar fisika kelas XI SMA paket A memiliki 32 butir fit model 1PL (〖χ_A〗^2=554,2 dan p>0,05) dan paket B memiliki 34 butir fit model 1PL (〖χ_B〗^2=482,6 dan p>0,05), rerata tingkat kesukaran tes hasil belajar fisika kelas XI SMA paket A dan paket B adalah sama yaitu 0,000 menunjukkan kedua paket tes setara, dan fungsi informasi tes hasil belajar fisika kelas XI SMA paket A maksimum sebesar 22,38 pada θ 0,0 logit dengan SEM sebesar 0,211 dan paket B maksimum sebesar 21,54 pada θ 0,0 logit dengan SEM sebesar 0,215, (3) penyetaraan tes hasil belajar Fisika kelas XI SMA paket A ke paket B diperoleh persamaan θ_B^*=1,038 θ_A-0,027, hal ini menunjukkan tes paket A lebih sukar dibandingkan tes paket B, dan (4) distribusi kemampuan sebagian besar peserta didik kelas XI SMA sampel berada pada 0≤θ<1 untuk tes paket A sebesar 56,7% dengan skor standar TA=38,280–71,902 dan paket B sebesar 56,3% dengan skor standar TB=38,183–73,951, hal ini berarti kemampuan peserta didik pada kedua paket tes berada pada kategori sedang
Peran Kepolisian Daerah Kalimatan Selatan dalam Perlindungan Hukum Kasus Catfishing Menurut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022
Penelitian ini berfokus pada peran lembaga kepolisian, khususnya Direktorat Reserse
Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan, dalam memberikan perlindungan
hukum kepada korban penipuan identitas diri (catfishing) yang semakin marak terjadi di era
digital. Fenomena catfishing melibatkan penggunaan identitas palsu oleh pelaku untuk menipu
korban demi keuntungan pribadi, baik dalam bentuk finansial maupun emosional.Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis peran Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
Perlindungan Data Pribadi dalam menangani kasus catfishing di wilayah tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif
kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan aparat kepolisian dan korban
catfishing, sementara data sekunder berasal dari kajian literatur dan peraturan perundang
undangan terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Ditreskrimsus Polda Kalsel mencakup
upaya preventif, seperti edukasi publik dan pengawasan, serta tindakan represif dalam bentuk
penyelidikan dan penegakan hukum terhadap pelaku. Namun, tantangan yang dihadapi
mencakup kurangnya literasi digital masyarakat, keterbatasan sumber daya teknis, serta
perlunya penguatan koordinasi antar lembaga.Penelitian ini merekomendasikan peningkatan
kapasitas sumber daya manusia dan teknologi di kepolisian, serta perluasan kampanye
kesadaran publik mengenai risiko penipuan identitas online. Dengan demikian, studi ini
diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan yang
lebih efektif untuk melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang berkembang
pesat
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH BINA AMANAH SATRIA (Studi Kasus BPRS BAS Purwokerto)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran BPRS BAS
dalam meningkatkan jumlah nasabah. Konsep yang digunakan untuk menganlisis
menggunakan STP (segmentation, targeting, positioning) dan SWOT untuk melihat
keadaan pasar BPRS BAS. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dengan
menggunakan sumber data primer dengan cara wawancara, dokumentasi, dan
observasi yang kemudian direduksi dan di ambil kesimpulan. Hasil penelitian dengan
STP, yaitu segementasi pasar BPRS BAS dikelompokan menjadi segemen pasar
produktif dan investasi. Targetting BPRS BAS berada dikalangan menengah kebawah
dengan memaksimalkan UMKM, dan positioning pasar BPRS BAS menggunakan
marketing mix 4P, produk yang menggiurkan nasabah, harga sesuai dengan peraturan
dan sistem, tempat yang cukup strategis dan promosi menggunakan media cetak,
online dan personal selling. Analisis SWOT strategi pemasaran untuk memberikan
alternatif strategi untuk meningkatkan strategi pemasaran BPRS BAS. Strategi SO
untuk meningkatkan harmonisasi yang sudah terjalin, melakukan kerjasama kepada
lembaga pendidikan. Strategi WO untuk membuka kantor cabang atau kas,
meningkatkan jumlah marketing. Strategi ST, menentukan harga yang kompetitif,
strategi WT untuk meningkatkan kualitas SDM, pelayanan yang terbatas
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IHSG (COMPOSITE INDEX) DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2017
This study discusses the analysis of macro economic factors that affect the IHSG. Information about the Composite Stock Price Index (CSPI) that is difficult to predict is very important for investors to make investment decisions in the capital market. The IHSG is an index that states the development of stock prices on the IDX (Indonesia Stock Exchange). The IHSG is an index that shows the general movement of stock prices listed on the stock exchange which is a reference for the development of activities in the capital market. This study analyzes the CSPI as the object of research, and took 2012-2017 as the study period. The factors that influence the Composite Stock Price Index include Exchange Rate (IDR / USD), Inflation, BI Rate, Straits Times Index, S&P500 Index. Macro economic changes in Indonesia will certainly affect the national economy and the entire industry.
Keywords: IHSG, STI, S&P500, Exchange Rate, Inflation, BI Rat
Kedudukan Anak Yang Lahir Luar Kawin Dari Perspektif Hukum Islam Pada Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar
Society and law have long discriminated against children out of wedlock. This causes children out of wedlock to get a negative stigma in their daily lives. People call it by various terms such as: “illegitimate child”, “haram bastard”, “kowar child”, “astral child” and so on. Until now Indonesian law distinguishes the status, position and rights of children out of wedlock. The problem is what is the position of children born out of wedlock from the perspective of Islamic law? And to what extent is the protection of children born out of wedlock from the Perspective of Islamic Law? The research method is normative empiries, namely by analyzing literature from books, journals and articles, as well as newspapers. Sources of law in the form of secondary and primary legal sources which are then analyzed systematically about the main problems of research. The results of the study can be concluded that the position of children out of wedlock according to the Marriage Law no. 1 of 1974 in Article 43 paragraph 1, children out of wedlock only have a civil relationship with their mother and their mother's family. The legal paradigm provides protection for the rights of illegitimate children that are not related to the applicable regulations on the rights of illegitimate children, the biological paradigm in relation to the thought of the birth of a biological child, and the sociological paradigm with respect to the recognition of illegitimate children in society. To overcome this problem, it is recommended to understand and conduct an analysis and review of the status and form of protection
PENENTUAN OPERATOR KARTU SELULER TERBAIK MENGGUNAKAN METODE AHP(ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS)
Abstract - The role of telecommunications technology is very important, especially in changing people\u27s lives. The development of technology in the field of communication and information can now be enjoyed by various layers of society, starting from the upper layer, middle layer or lower layer even though the results are not satisfactory. The research entitled "Decision Support System Determination of the best cellular card operator using the AHP method" aims to provide convenience for consumers who want to buy cellular cards from various telecommunications operators according to their needs and save on bags. (economical). The number of cellular card operators provided by telecommunications makes it difficult for consumers to make the right choice, according to the desired criteria. Determining cellular cards with the AHP method is the right method to overcome the problem of determining the best cellular card with many criteria offered by each operator. These criteria include the purchase price of cellular cards, rates, promos and active periods. Keywords - Cellular card operator, Decision support system, Analitycal Hierarchy Process
Tinjauan Hukum Islam terhadap Prosedur Manajemen Pengelolaan Zakat (Studi Kasus BAZNAS Kabupaten Takalar)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pertama prosedur BAZNAS
Kabupaten Takalar dalam pengelolaan zakat dilakukan dengan beberapa tahap
yaitu, perencanaan rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT), pengumpulan,
pendistribusian baik konsumtif maupun produktif dan evaluasi. Kedua dalam
Pandangan Hukum Islam terkait zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang didistribusikan
yaitu berdasarkan pendapat ulama serta fatwa-fatwa MUI tetap mengharuskan ke 8
asnaf untuk memperoleh bantuan dari dana zaka
PENGARUH KESEIMBANGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KECEAMSAN TERHADAP KETEPATAN MENENDANG BOLA KE GAWANG DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMAN 3 LUWU KAB. LUWU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keseimbangan, daya ledak otot tungkai dan kecemasan terhadap ketepatan menendang bola ke gawang dalam permainan sepakbola pada siswa SMA Negeri 3 Luwu Kabupaten Luwu. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah berjumlah 121 peserta didik yang sifatnya homogeny dari kelas XI SMA Neg. 3 Luwu. Sampel penelitian ini berjumlah 35 peserta didik laki-laki SMA Neg. 3 Luwu. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi dan regresi dengan menggunakan SPSS Versi 21.00 pada taraf signifikan 95% atau 0.05.
Hasil penelitian ini menunjukkan pada masing-masing struktur bahwa 1) ada pengaruh keseimbangan terhadap kecemasan pada siswa SMA Neg 3 Luwu dengan koefisien jalur sebesar 0.551 (P < 0.05). 2) ada pengaruh daya ledak otot tungkai terhadap kecemasan pada siswa SMA Neg 3 Luwu dengan koefisien jalur sebesar 1.216 (P < 0.05). 3) ada pengaruh keseimbangan terhadap ketepatan menendang bola pada siswa SMA Neg 3 Luwu dengan koefisien jalur sebesar 0.684 (P < 0.05). 4) ada pengaruh daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan menendang bola pada siswa SMA Neg 3 Luwu dengan koefisien jalur sebesar 0.628 (P < 0.05). 5) ada pengaruh kecemasan terhadap ketepatan menendang bola pada siswa SMA Neg 3 Luwu dengan koefisien jalur sebesar -0.348 (P < 0.05).
Kata Kunci : Keseimbangan, Daya Ledak Otot Tungkai, Kecemasan dan Ketepatan Menendang Bol
MAPPANRE TEMME’
. 2020. “Mappanre Temme’”. Naskah tari dalam menciptakan karya
pada mata kuliah koreografi Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri
Makassar. Naskah tari ini merupakan uraian tentang karya tari dengan judul
“Mappanre Temme’”, yang didalamnya menguraikan beberapa permasalahan,
yakni 1.) Bagaimana proses eksplorasi karya tari “Mappanre Temme’” yang
terinpirasi dari kegiatan sehari-hari anak-anak hingga remaja yang belajar mengaji.
2.) Bagaimana proses improvisasi dalam gerak menemukan motif gerak. 3.)
Bagaimana proses penggarapan hingga menjadi sebuah karya tari yang siap
dipertujukkan. Pada tahap penggarapan ini juga koreografer mengolah motif gerak
menjadi beberapa ragam yang dikembangkan sebagai bahan baku tari. Metode yang
digunakan dalam garapan karya tari ini yaitu berasal Y. SMANDIO HADI dimana
proses kerja tahap awal, yaitu proses penemuan ide yang terinspirasi ketika melihat
kegiatan sehari-hari anak-anak dari kecil hingga remaja menuntun belajar Alquran.
Pematangan alur dan tema di awali dengan proses belajar mengaji hingga
“Mappanre Temme’” bersama. Pemilihan dan penetapan penari berjumlah 5 orang
penari, pematangan tata rias cantik dan busana berwarna putih, rok payung bermotif
bunga dan jilbab cantik sederhana. Pematangan properti dan tata rupa pentas
dengan menggunakan pelita dan bangku mengaji. Proses kerja studio terdiri dari
proses eksplorasi dimana koreografer memikirkan pengembangan tema cerita atau
pun konflik yang akan di tuangkan ke dalam karya tari ini. Selanjutnya proses
improvisasi dimana koreografer mencari gerak yang akan di gunakan pada
garapannya yang sesuai dengan ciri khas koreografer dan memisahkan motif gerak
dan adegan serta aktivitas yang akan di munculkan dalam tarian. Proses selanjutnya
adalah proses penggarapan dimana koreografer dengan penari mentransfer gerak
yang telah didapat dari hasil eksplorasi kepada penari, proses koreografer dengan
pemusik menetapkan iringan music eksternal, proses koreografer dengan rias cantik
dan kostum, proses koreografer dengan properti dan tata rupa pentas menggunakan
pelita dan bangku mengaji hasil karya ini adalah karya tari “Mappanre Temme’”
yang merupakan karya tari yang menceritakan tentang kebiasaan dari kecil hingga
remaja menuntun belajar Alquran. Hasil dari eksplorasi yang dilakukan oleh
viii
x
koreografer dapat mempersiapkan secara struktur apa saja yang telah di amati
sehingga memunculkan ide dalam karya tari ini. Melakukan improvisasi adalah
tahap selanjutnya dimana koreografer memberi ransang motif gerak dari ide-ide
yang telah di dapatkan. Selanjutnya pada tahap penggarapan koreografer telah
menyusun gerakan-gerakan yang akan di guanakan dalam tarian dan mentransfer
gerak tersebut ke penari untuk nantinya siap di pertunjukkan dalam karya tari
“Mappanre Temme’’
- …
