1,721,112 research outputs found
IMPLEMENTASI LAYANAN INFORMASI DALAM MENGATASI PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2021/2022
ABSTRAK
IMPLEMENTASI LAYANAN INFORMASI DALAM MENGATASI
PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG FUNGSI BIMBINGAN
DAN KONSELING DI SMP NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG
TAHUN AJARAN 2021/2022
OLEH
RISKA PUTRI UTAMI
Peran guru bimbingan dan konseling pemberian bantuan atau
dampingan yang di berikan oleh guru bimbingan dan konseling
kepada siswa yang membutuhkan bimbingan untuk bissa
mengembangkan potensi yang ada, sesuai dengan norma yang ada
pula. Layanan informasi merupakan salah satu jenis layanan dalam
Bimbingan dan Konseling di sekolah yang amat penting guna
membantu siswa agar dapat terhindar dari berbagai masalah yang
dapat mengganggu terhadap pencapaian perkembangan peserta didik,
baik yang berhubungan dengan diri pribadi, sosial, belajar maupun
karirnya.. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan
desain penelitian deskriptif yaitu mendeskrifsikan temuan secara
naratif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi
keabsahan data dilakukan dengan tringulasi.
Kata Kunci: Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dan Layanan
Informasi
iii
ABSTRACT
IMPLEMENTATION OF INFORMATION SERVICES IN
OVERCOMING STUDENTS' PERCEPTIONS ABOUT THE
GUIDANCE AND COUNSELING FUNCTIONS IN SMP
NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG
ACADEMIC YEAR 2021/2022
OLEH
RISKA PUTRI UTAMI
The role of guidance and counseling teachers is to provide assistance
or assistance provided by guidance and counseling teachers to
students who need guidance to be able to develop their existing
potential, in accordance with existing norms. Information service is
one type of service in Guidance and Counseling in schools which is
very important in order to help students avoid various problems that
can interfere with the achievement of student development, both
related to personal, social, learning and career self. This research using
qualitative research with a descriptive research design that is to
describe the findings in a narrative manner. Data collection
techniques, namely interviews and documentation of the validity of
the data were carried out by triangulation.
Keywords: The role of guidance and counseling teachers and
information service
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN TEKNIK SCAFFOLDINGTERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP/MTS
ABSTRAK
Riska Putri, (2023): Pengaruh Penerapan Model Problem based Learning Dengan Teknik Scaffolding Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP/MTs.
Fakta dilapangan menunjukkan masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal tersebut mendorong peneliti melakukan penelitian tentang pembelajaran yang menerapkan model Problem Based Learning dengan Teknik Scaffolding. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan pembelajaran Problem Based Learning dengan Teknik Scaffolding dengan siswa yang belajar tidak menggunakan Problem Based Learning dengan Teknik Scaffolding. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperimen dan dilakukan di SMP Negeri 2 Peranap dengan desain nonequivalent control group design. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan VIIB sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian Purposive Sampling. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaknik tes, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan uji normalitas dan uji homogenitas serta uji hipotesis untuk melihat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning teknik Scaffolding dengan siswa yang belajar tidak menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning teknik Scaffolding. Dengan adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa maka Problem Based Learning teknik Scaffolding berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 2 Peranap.
Kata Kunci: Problem Based Learning Teknik Scaffolding, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Sisw
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILANMEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH PERUMNAS KOTA MAKASSAR
Riska Putri Rusnadi, 2024, Penerapan Model Cooperative Integrated Reading
and Composition dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa
Kelas V SD Muhammadiyah Perumnas Kota Makassar. Jurusan Pendidikan Guru
Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. (dibimbing
oleh Hamzah Pagarra S.Kom, dan Afdhal Fatawuri Syamsuddin S.Pd., M.Ed.)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan keterampilan membaca
pemahaman siswa kelas V SD Muhammadiyah Perumnas Kota Makassar dengan
menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and
Composition (CIRC). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti dengan menggunakan
model Kemmis dan MC Taggart. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap
tahun ajaran 2023/2024 pada bulan Februari- April 2024. Subjek penelitian siswa
kelas V SD Muhammadiyah Perumnas Kota Makassar yang terdiri dari 22 orang
siswa dengan objek penelitian yaitu keterampilan membaca pemahaman.
Pengumpulan data menggunakkan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik
analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk mengukur hasil tes
dan deskriptif kualitatif untuk hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
proses pembelajaran menggunakan model CIRC dapat meningkatkan keterampilan
membaca pemahaman siswa kelas V SD Muhammadiyah Perumnas Kota
Makassar.
Kata kunci : Model CIRC; membaca pemahaman; SD Muhammadiyah
Perumnas Kota Makassar
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI HABITS OF MIND SISWA
ABSTRAK Riska Putri Utami (2025): Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Habits Of Mind Siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari habits of mind siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan desain factorial eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tambang tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan cluster random sampling, terpilih kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.3 sebagai kelas kontrol. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes, angket, observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, lembar angket habits of mind, dan lembar observasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memiliki habits of mind tinggi, sedang dan rendah. 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan habits of mind terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari habits of mind siswa di SMA Negeri 1 Tambang. Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Habits Of Min
Hubungan antara Sikap Ibu tentang Pemberian Makanan pada Bayi dengan Praktik Pemberian ASI pada Pekerja Pabrik
Departemen Keperawatan
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro
Semarang, Agustus 2019
ABSTRAK
Riska Putri Pramitasari
Hubungan antara Sikap Ibu tentang Pemberian Makanan pada Bayi dengan Praktik Pemberian ASI pada Pekerja Pabrik
xvi + 60 halaman + 9 Tabel + 2 Gambar + 13 Lampiran
Sikap ibu tentang pemberian makanan pada bayi adalah sikap untuk memiliki kecenderungan terhadap menyusui atau susu formula. Sikap ini sangat penting untuk mempengaruhi keberhasilan dalam memberikan ASI Eksklusif pada ibu pekerja pabrik. Penelitian mengenai sikap ibu mengenai kecenderungan pemberian makan (menyusui atau susu formula) pada pekerja pabrik belum pernah ditemukan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sikap ibu tentang pemberian makanan pada bayi dengan praktik pemberian ASI pada pekerja pabrik. Jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 32 ibu yang memiliki anak usia 7-24 bulan dan ibu yang bekerja di bagian produksi di sebuah perusahaan Garmen di Kecamatan Ngaliyan. Data diambil menggunkan kuesioner IowaInfant Feeding Attitude Scale (IIFAS) dan menggunakan satu butir pertanyaan mengenai praktik pemberian ASI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25 orang responden (78,1%) memiliki sikap netral, 22 orang (68,8%) memberikan ASI eksklusifdan 10 orang (31,2%) tidak memberikan ASI eksklusif. Uji Spearman Rank menunjukkan hasil p value (0.002) < 0.05 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan praktik pemberian ASI pada pekerja pabrik . Berdasarkan hasil penelitian, ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif karena ASI yang tidak cukup, maka ibu dapat melakukan pemijatan oksitosin.
Kata Kunci : Pekerja pabrik, praktik pemberian ASI, sikap
Daftar Pustaka:52 (2002-2018
PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN STRATEGI BUDGETING TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI KEUANGAN SYARIAH GENERASI Z PADA MAHASISWA PRODI EKONOMI SYARIAH UIN SUSKA RIAU
ABSTRAK
Riska Putri Septian Dini, (2024) : Pengaruh Arificial Intelligence Dan Strategi Budgeting Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Keuangan Syariah Generasi Z Pada Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Uin Suska Riau.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Pengambilan Keputusan Investasi Keuangan Syariah yang dilakukan oleh Generasi Z Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Uin Suska Riau. Permasalahan yang diangkat bagaimana Artificial Intelligence dan Strategi Budgeting berpengaruh terhadap pengambilan keputusan investasi keuangan serta bagaimana tinjauan perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh Artificial Intelligence dan Strategi Budgeting terhadap pengambilan keputusan investasi keuangan syariah pada generasi z mahasiswa prodi ekonomi syariah Uin Suska Riau. Serta mengetahui perspektif ekonomi syariah mengenai Artificial Intelligence, Strategi Budgeting dan Pengambilan Keputusan Investasi Keuangan Syariah.
Jenis penelitian yaitu penelitian lapangan (field research) dengan metode kuantitatif deskriptif. Responden penelitian ini adalah generasi z mahasiswa prodi ekonomi syariah Uin Suska Riau dengan jumlah populasi 867 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara purposive sampling dengan rumus slovin, sehingga diperoleh jumlah sampel dibutuhkan 89 responden tetapi digenapkan menjadi 90 responden.
Berdasarkan hasil penelitian, maka didapat persamaan regresi sebagai berikut : Y = 0,204 + 0,148X1 + 0,787X2. Berdasarkan hasil (uji t) diperoleh bahwa Artificial Intelligence (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Keuangan Syariah dengan nilai t hitung > t tabel yaitu 3,429 > 1,663. Strategi Budgeting (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Keuangan Syariah dengan nilai t hitung > t tabel yaitu 18. 476 > 1,663 dengan tingkat signifikan 0.000 f tabel yaitu 429,921 > 3,10 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dan uji koefesien determinasi sebesar 0,906, artinya Artificial Intelligence (X1) dan Strategi Budgeting (X2) berpengaruh sebesar 90,6% terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Keuangan Syariah (Y). Sedangkan sisanya 9,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Kata Kunci: Artificial Intelligence, Strategi Budgeting, dan Pengambilan Keputusan Investasi Keuangan Syariah
Pengaruh Financial Distress Dan Audit Tenure Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern
ABSTRAK Karditasari, Riska Putri Dwi. 2018. Pengaruh Financial Distress Dan Audit Tenure Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concerni. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Satia Nur Maharani, S.E., M.Si., Ak. Kata Kunci: agency teori, financial distress, audit tenure, opini audit going concern. Teori agensi menjelaskan tentang hubungan kontraktual antara principal (pemilik modal) dengan agent (manajemen). Untuk menghindari asimetri informasi antara principal dan agent diperlukan pihak ketiga yang indenpenden yaitu auditor. Auditor bertanggung jawab dalam memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan perusahaan serta mengungkap permasalahan going concern perusahaan apabila auditor meragukan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Asumsi going concern adalah asumsi dasar yang dipakai dalam menyusun laporan keuangan. Asumsi ini mengharuskan perusahaan secara operasional memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya (going concern). Pemberian opini audit going concern dapat dipengaruhi oleh kondisi keuangan yang memburuk (financial distress). Pengukuran kondisi keuangan perusahaan harus dengan keberanian serta sikap yang independen. Independensi auditor akan dipertanyakan jika hubungan yang terjalin terlalu lama (audit tenure). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh financial distress,audit tenure terhadap pemberian opini audit going concern. Sampel yang digunakan dalam penelitianini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam BEI tahun 2014-2016. Financial distress dalam penelitian ini diukur dengan rasio debt to equity ratio (DER), sedangkan audit tenure diukur berdasarkan lama masa pemberian asa oleh auditor bertidak sebagai patner in charge dalam penugasan audit. Untuk variabel dependen, yaitu opini audit going concern menggunakan variabel dummy dengan melihat pemberian opini audit dalam laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel financial distress berpengaruh positif terhadap pemberian opini audit going concern. Sedangkan variabel audit tenure berpengaruh terhadap pemberian opini audit going concern.
PERKAWINAN YANG TIDAK TERCATAT DALAM RANGKA PENGURUSAN PENSIUN JANDA DI PENGADILAN AGAMA KELAS 1A PADANG (STUDI KASUS NOMOR PERKARA 0168/PDT.P/2014/PA.PDG)
PERKAWINAN TIDAK TERCATAT DALAM RANGKA PENGURUSAN PENSIUN JANDA DI PENGADILAN AGAMA KELAS IA PADANG
(STUDI KASUS NOMOR PERKARA 0168/PDT.P/2014/PA.PDG)
(Sri Riska Putri, BP 1210113014, Hukum Perdata Murni, PK I Fakultas Hukum Universitas Andalas, 2016, 65 Hlm)
ABSTRAK
Hukum perkawinan Indonesia menentukan bahwa sahnya perkawinan dilakukan menurut hukum agama yang dianut oleh kedua mempelai. Kemudian setiap perkawinan harus dicatatkan menurut Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Pencatatan perkawinan pada prinsipnya bersifat legalitas formal. Wujudnya, akta nikah sebagaimana pencatatan peristiwa kehidupan penting lainnya. Seperti dalam halnya pengurusan pensiun janda/duda yang dilakukan oleh suami/istri dari seorang Pegawai Negeri Sipil yang telah meninggal dunia. Yang dimaksud dengan perkawinan yang tidak tercatat adalah perkawinan yang dilakukan oleh orang-orang secara Islam, memenuhi baik rukun-rukun maupun syarat-syarat perkawinan menurut hukum Islam, tetapi tidak didaftarkan pada Pegawai Pencatat Nikah. Perkawinan tidak tercatat ini disebut juga dengan perkawinan dibawah tangan. Perkawinan dibawah tangan tersebut dianggap sah menurut hukum Islam. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana pelaksanaan perkawinan tidak tercatat dalam rangka pengurusan pensiun janda, kendala-kendala dalam perkawinan tidak tercatat dalam rangka pengurusan pensiun janda di Pengadilan Agama Kelas IA Padang, dan apa akibat hukum dari pelaksanaan perkawinan tidak tercatat tersebut dalam rangka pengurusan pensiun janda. Pendekatan masalah yang penulis gunakan adalah pendekatan masala normatif dimana pendekatan masalah yang mengacu pada norma-norma hukum yang tedapat dalam peraturan Perundang-undangan. Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisi yang digunakan adalah analisi kualitatif yaitu uraian yang penulis lakukan terhadap data yang terkumpul dengan tidak mengunakan angka-angka tetapi berdasarkan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pada perkawinan yang tidak tercatat akan sulit mendapatkan pensiun janda/duda karena tidak adanya bukti-bukti dari pernikahannya. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui sebagai berikut : pelaksanaan perkawinan tidak tercatat dalam rangka pengurusan pensiun janda yaitu dengan cara mengajukan permohonan itsbat nikah ke Pengadilan Agama untuk mendapatkan buku nikah yang merupakan salah satu persyaratan dalam mendapatkan pensiun janda, Kendala-kendala dalam perkawinan tidak tercatat dalam rangka pensiun janda yaitu para pihak yang berpekara tidak mau mengungkapkan wali nikah yang menikahkan mereka, kurang lengkapnya berkas perkara. Dan akibat hukum yang dihadapi oleh para pihak dalam melakukan perkawinan tidak tercatat yaitu tidak mempunyai akibat hukum yang mengikat dan tidak mempunyai kepastian hukum
PENGARUH PEMAHAMAN WAJIB PAJAK, KESADARAN WAJIB PAJAK, DAN PELAKSANAAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK
Riska Putri Iftita Rachma, 2011; The Influence between Understanding Taxpayers, Awarness of Taxpayers, and Realization of Self Assessment System Toward Taxpayer Complience. Research in: KPP Pratama Jakarta Cakung Satu. Promotor team: ; Tresno Ekajaya, SE, M.Ak., Dian Citra Aruna, SE, M.si.
Taxes are based on laws which mean that tax collection has been agreed or agreed upon between the government and society. Hope the government to all taxpayers regarding payment in the absence of fraud. So the public should be aware of their obligations in paying taxes. What's more this time, in accordance with the existing tax collection system in the current self assessment system in which the taxpayer was given the trust to calculate, deposit, and reporting its own taxes, this really takes the role of honest taxpayers for the system to run well. But in reality, many obstacles faced in the implementation of this tax collection, with the persistence of ignorance taxpayers on taxation so that there are still people who are still considered not compliant because of lack of understanding them as taxpayers.
This research was conducted using questionnaires by using a sample of individual taxpayer. Measurement of variables using Likert scale with the scale of the data used in the form of an interval scale. Technical analysis used in this study is the multiple linear regression is preceded by the classical assumption of normality test, multicollinearity, autocorrelation test, and test of heteroscedasticity. By testing the hypothesis of the F test and t test to process data obtained by the use of SPSS statistical program.
Results of data analysis or regression results indicate that the jointly understanding Taxpayers, Taxpayer awareness, and implementation of self-assessment system taxpayers affect compliance. While partially, all independent variables namely understanding Taxpayers, Taxpayer Awareness and implementation of self-assessment system affects partially taxpayer compliance. The size of the coefficient of determination (adjusted R square) is approximately 0.744. This means that 74.4 percent of the dependent variable that is taxpayer compliance can be explained by three independent variables, while the remaining 25.6 percent of Taxpayer compliance is explained by variables or other causes outside the model
- …
