10,515 research outputs found
Tugas Final Test Sejarah Sosial-Ekonomi_Muhammad Ridwan-A2
Tugas Final Test Sejarah Sosial-Ekonomi_Muhammad Ridwan-A
KINERJA STRUKTUR GEDUNG AKIBAT PERUBAHAN ARAH SUMBU PROFIL KOLOM BAJA
Ketepatan penempatan arah sisi lemah dan kuat dari profil kolom baja pada struktur bangunan gedung tentu sangat berpengaruh terhadap performa dari struktur bangunan tersebut. Apalagi jika bangunan memiliki bentang yang berbeda pada arah x dan y bangunan, dimana sisi lemah akan mengarah pada bentang panjang dan sisi kuat mengarah pada bentang pendek. Hal ini dimungkinkan terjadi pada bangunan yang sudah terbangun, apalagi bangunan tersebut berada pada wilayah yang rawan terhadap gaya gempa. Maka pada bangunan ini perlu dilakukan re-evaluasi kinerja seismik terhadap struktur bangunan tersebut, terutama bangunan yang berfungsi untuk umum seperti rumah sakit. Dengan mengumpulkan data dari sebuah rumah sakit di kota Bukittinggi dan dengan menggunakan Finite Elemen software dan analisis pushover serta memberikan gaya lateral static dengan faktor pengali sacara bertahap sampai titik acuan struktur mengalami perpindahan (displacement) tertentu, maka dapat dilihat kinerja bangunan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya geser maksimal yang terjadi hingga gedung mengalami keruntuhan untuk arah X adalah 2386.5141 ton dengan displacement (perpindahan) 288.821 mm. Sedangkan untuk arah Y adalah 3118.081 ton dengan displacement (perpindahan) 19.355 mm. Berdasarkan hasil analisis ragam spektrum respons terhadap level kinerja struktur gedung sesuai Applied Technology Council-40 (ATC-40), pada arah X menunjukan bahwa Gedung Rumah Sakit tersebut termasuk dalam kategori level Life Safety, sedangkan pada arah Y menunjukan bahwa Gedung Rumah Sakit termasuk dalam kategori level Immediate Occupancy
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY. A DENGAN KASUS STROKE SERTA PENERAPAN LATIHAN ROM AKTIF (SPHERICAL GRIP) PADA LANSIA DI RW II RT IV KELURAHAN LOLONG BALANTI KECAMATAN PADANG UTARA TAHUN 2018
ABSTRAK
Usia harapan hidup di Indonesia sekarang kian meningkat sehingga semakin banyak terdapat lansia. Dengan bertambahnya usia maka permasalahan kesehatan akan sering terjadi. Salah satu penyakit yang sering dialami oleh lansia adalah stroke. Stroke dapat menyebabkan kelemahan anggota gerak atau disebut dengan hemipharase. Salah satu intervensi keperawatan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah Range of Motion (ROM). Latihan ROM berguna untuk mempertahankan kekuatan otot, memperbaiki tonus otos, meningkatkan mobilitas. Salah satu latihan yang diberikan adalah ROM aktif genggam bola karet (spherical grip). Tujuan dari laporan ini adalah memberikan gambaran pelaksanaan Asuhan Keperawatan yang komprehensif terhadap pasien dengan stroke serta mampu menerapkan manajemen kasus pada lansia di komunitas. Setelah dilakukan implementasi selama sembilan hari latihan terjadi peningkatan skore kekuatan jari dengan menggunakan skala Fugl-Meyer dari 3 menjadi 6. Hasil akhir manajemen kasus di komunitas pelaksanaan penyuluhan terlaksana dengan baik. Saran dari laporan ini adalah agar petugas mengoptimalkan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan pada lansia yang berada diwilayah kerjanya.
Kata Kunci : lansia, stroke, Range Of Motion (ROM)
Daftar Pustaka : 25 (2007-2017
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
Pemikiran Pendidikan Akhlak Tuan Guru Haji Muhammad Ridwan Baseri (Guru Kapuh)
Pendidikan akhlak adalah salah satu kunci menuju kesuksesan dunia
dan akhirat. Pendidikan akhlak merupakan tujuan utama diutusnya Rasulullah
saw, yang kemudian dilanjutkan oleh para ulama pewaris Nabi. Di Kabupaten
Hulu Sungai Selatan ada seorang ulama kharismatik yaitu Tuan Guru Haji
Muhammad Ridwan Baseri. Ia mengajarkan tauhid, fikih dan akhlak di majelis
yang dipimpinnya, Majelis Taklim Al-Hidayah. Selain itu ia juga memiliki tiga
buah pondok pesantren, Minhajul ‘Abidin, Al-Baladul Amin dan Ibnu ‘Athaillah.
Selain itu ia juga dipercaya pemerintah daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan
untuk menjadi ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai
Selatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengulas pemikiran pendidikan
akhlak Tuan Guru Haji Muhammad Ridwan Baseri yang lebih dikenal dengan
sebutan Guru Kapuh, meliputi pengertian, urgensi, metode dan materi pendidikan
akhlak.
Penelitian ini termasuk penelitian pustaka (library research) dengan
metode studi tokoh dan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan kualitatif
dalam penelitian ini digunakan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana
keadaan sesuatu fenomena/kejadian dan melaporkan sebagaimana adanya.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini ialah akhlak menurut Tuan
Guru Haji Muhammad Ridwan Baseri adalah sesuatu yang tertanam kuat di dalam
hati, tidak bisa dilihat namun bisa diketahui dari perbuatan-perbuatan yang timbul
daripadanya. Perbuatan tersebut muncul dengan mudah tanpa adanya paksaan.
Untuk mendapatkan suatu akhlak haruslah dengan melalui pembiasaan. Metode
yang ia gunakan yaitu metode nasehat, metode cerita, metode perumpanaan dan
metode tauhid. Materi yang ia sampaikan yaitu akhlak sabar, syukur, santun,
pemurah, rendah hati, baik sangka dan disiplin
PENGAJIAN TASAWUF K.H. MUHAMMAD RIDWAN BASERI DI MAJELIS TAKLIM AL-HIDAYAH HULU SUNGAI SELATAN (Telaah Karisma dan Tasawuf Modern)
This study focused on the figure of KH Muhammad Ridwan Baseri who is popularly known as Guru Ridwan Kapuh. This figure is a charismatic ulama in Hulu Sungai Selatan regency, South Kalimantan, in the study of Sufism. This research is a field research using descriptive analysis and sociological approach which refers tobehavioral aspects implemented in Al-Hidayah located in Kapuh Simpur, Hulu Sungai Selatan. This studyexplained thatGuru Ridwan Kapuh is the descendantof Datu Kalampayan, and the student of Guru Sekumpul Martapura. Sufism gives a strong color to Guru Ridwans life. He teaches the book of tasawuf in accordance with the present context, for example mahabbah, trust, ascetic/zuhud in the present context
KIPRAH K.H. MUHAMMAD RIDWAN BASERI (GURU KAPUH) DALAM MEMBINA KEAGAMAAN MASYARAKAT HULU SUNGAI SELATAN
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa masyarakat umum dan para pejabat
pemerintahan sangat membutuhkan pembinaan keagamaan dari seorang dai yang ahli
dibidang agama Islam. Hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan diberbagai hal,
terlebih dalam bidang informasi. Pembinaan keagaaman dapat dilakukan dimana saja
tidak terkecuali terhadap masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab HSS) agar
dapat mengamalkan ajaran agama Islam dengan benar dan para pejabat pemerintahan \ud
dapat menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan ajaran agama Islam. Salah satu
komponen penting pembinaan keagamaan adalah seorang pembina yang kompeten
dalam agama Islam seperti K.H. Muhammad Ridwan Baseri (Guru Kapuh) yang sangat
besar dan luas kiprahnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Fokus permasalahan dalam penelitian adalah bagaimana kiprah K.H.
Muhammad Ridwan Baseri dalam pembinaan keagamaan masyarakat Hulu Sungai
Selatan dan kontribusi beliau bagi kemajuan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten
Hulu Sungai Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research),peneliti
melakukan observasi untuk menggali data yang terkait dengan bentuk-bentuk
pembinaan dan prosesnya. Peneliti juga melakukan wawancara kepada K.H.
Muhammad Ridwan Baseri, Kepala Kemenag Kab HSS, Kasubag Kesra Pemda Kab
HSS, Bendahara MUI Kab HSS dan jamaah pengajian beliau untuk mendalami proses
pembinaan tersebut serta dari dokumen untuk mengoreksi kevalidan data yang
diperoleh yang selanjutnya diolah melalui proses koleksi data, editing data, klasifikasi
data, dan interpretasi data
Hasil penelitian ini adalah kiprah K.H. Muhammad Ridwan Baseri dalam
bentuk pembinaan keagamaan untuk masyarakat umum Hulu Sungai Selatan adalah
mengisi pengajian di majelis taklim, membina pondok pesantren, dan membina
perorangan. Adapun kiprah beliau dalam kontribusinya bagi kemajuan Pemda Kab
HSS adalah membenahi kepengurusan MUI, pengajian rutin Pemda Kab HSS, bekerja
sama membatasi warung “jablay”, bekerja sama memberikan beasiswa santri untuk
melanjutkan sudi ke hadhramaut, himbauan-himbauan Mui, bersama Pemda Kab HSS
merayakan Hari Besar Islam dan Hari Santri Nasional, memberikan usulan untuk
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan terkait kebijakan sesuai kompetensi beliau
, bekerja sama Pemda Kab HSS membuat spanduk himbauan covid-19 dan keagamaan,
melaksanakn safari dakwah, ziarah,pesantren dalam lapas, pembinaan dai-dai terpencil
dan pelatihan keagamaan yang kesemuanya dilaksanakan antara Pemda Kab HSS
dengan MUI yang notabenenya beliau sebagai ketuanya
KOMUNIKASI POLITIK RIDWAN KAMIL MENJELANG RI1 2024
Ridwan Kamil memiliki riwayat politik sebagai mantan Walikota Bandung pada periode 2013- 2018 bersama Oded Muhammad Danial, yang kemudian terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat bersama Uu Ruzhanul Ulum sejak 2018 hingga 2023 mendatang. Ridwan Kamil sangat populer dikalangan masyarakat. Karena dia menjadikan media sosial sebagai salah satu alat komunikasi politiknya. Penelitian ini menggunakan metode campuran yang sumbernya terdiri dari e-book, e-journal, dan juga buku serta observasi secara langsung di media sosial instagram dan twitter Ridwan Kamil. Penelitian ini bermaksud mengetahui komunikasi politik Ridwan Kamil di instagram dan juga twitter dengan menentukan dari segi teknik propaganda teori Shahreza dan El-Yana (2016) serta dianalisa dan dikaji melalui teori Hikmat (2016) mengenai tujuh bentuk komunikasi politik. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Ridwan Kamil menerapkan sembilan kaidah propaganda berupa Penggunaan kata-kata gemerlap (Glittering Generalities), Pengalihan (Transfer), Testimoni atau pengakuan (Testimonials), Perendahan diri (Plain Folks), Seleksi (Card Stacking), Gerobak Musik (Bandwagon), Pengulangan (Repetition), Penonjolan (Assertion), Persuasi atau ajakan (Using All Form of Persuasion) namun belum menggunakan komunikasi politik infrastruktur seperti lobi politik.
Kata kunci: Komunikasi Politik, Ridwan Kami
THE IMPLEMENTATION OF ANAGRAM GAME TO IMPROVE STUDENT’S VOCABULARY MASTERY AT MTSN 12 AGAM
ABSTRACT
Muhammad Ridwan, (2021): The Implementation of Anagram Game to Improve
Student’s Vocabulary Mastery at MTsN 12 Agam.
The method used in this research is classroom action research (CAR). Classroom action research applied in this study is collaboration between teachers and researchers. This research was conducted at MTsN 12 Agam, the subject was the students of class
VIII.3 consists of 31 students. The results of this study showed an increase in students' vocabulary mastery, it can be seen from the mean score of the pre-test was 49.67, while the mean score of post-test 1 in the first cycle was 67.41, and the mean score of post-test 2 in the second cycle was 81.09. In other words, in the application of anagram games there is a significant improve in students' vocabulary mastery.
Keywords: CAR, Anagram Game, Vocabulary Mastery
- …
