1,721,008 research outputs found
ANALISIS KONTEN YOUTUBE RIA RICIS DALAM MEMBANGUN PERSONAL BRANDING
Perkembangan new media yang begitu pesat khususnya media sosial saat ini membuat media tersebut banyak bersinggungan dengan berbagai tingkatan kehidupan manusia, termasuk digunakan sebagai media branding yang salah satunya adalah personal branding. Ria Ricis termasuk salah satu orang memanfaatkan media sosial khususnya Youtube dalam membangun branding-nya. Channel Youtube Ria Ricis ini tercatat mulai terdaftar di Youtube pada tanggal 15 Januari 2016. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Channel Youtube Ria Ricis dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi dan wawancara sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Peter Montoya “The Eights Law of Personal Branding”. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa cara yang dilakukan Ria Ricis dalam membangun personal brandingnya melalui media sosial Youtube yang pertama Ria Ricis selalu menjaga penampilannya ia sering kali terlihat sederhana, tertutup dan sopan, baik dari segi pakaian, aksesoris yang digunakan dan lain sebagainya. Kedua senantiasa menjalin dan menjaga hubungan baik dengan partner bisnis, partner sesama Youtuber, keluarga dan lainnya. Dan yang terakhir Ria Ricis juga selalu menjaga kualitas dari setiap konten-konten video yang diuggah dan selalu konsisten baik dalam fokus konten yang ditekuni dan mengunggah konten-konten video
DIGITALISASI DAKWAH ISLAM : GAYA KOMUNIKASI RIA RICIS SEBAGAI KONTEN KREATOR ISLAM MELALUI TIKTOK
Skripsi dengan judul “Digitalisasi Dakwah Islam : Gaya Komunikasi Ria Ricis Sebagai
Konten Kreator Islam Melalui Tiktok” ini ditulis oleh Neny Nurcahyati, NIM. 126311202043,
Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Bobby Rachaman Santoso M.SI
Kata Kunci: : Dakwah, komunikasi, tiktok
Ria Ricis sebagai kreator muda islami di tiktok dengan cara dia berbaur dengan
berbagai macam orang dari lawan jenis, hingga non muslim untuk mengajaknya dalam suatu
kebaikan. Ria Ricis dikenal sebagai wanita yang pemberani, cerdik, ceria dan berwibawa serta
mengerti akan toleransi, saling menghargai orang lain, bisa bergaul dengan berbagai macam
orang dengan karakteristik yang berbeda-beda. Walaupun sering berintraksi dengan lawan
jenis dan juga non muslim sebagai sahabatnya dan team Ricis tetapi Ria Ricis tetap menjaga
nama baiknya dan agamanya dengan tatap berpakaian muslimah dan tetap istiqomah dalam
mengenakan hijabnya bahkan dengan berenang ricis tetap memakai jilbab dan memberi contoh
yang baik serta Ricis sering berbagi rezeki kepada banyak orang. Dari penelitian terdahulu
yang ditemukan belum ada yang membahas secara spesifik mengenai Digitalisasi Dakwah
Islam : Gaya Komunikasi Ria Ricis Sebagai Konten Kreator Islam Melalui Tiktok Salah satu
bagian dari tokoh entertainment yaitu Ria Ricis yang akan digunakan subjek dalam penelitian
ini. Sehingga nantinya, penelitian ini diharapkan menjadi kajian rujukan dalam membangun
iklim akademisi yang komprehensif terutama mengenai dakwah islam melalui tiktok.
Penelitian ini kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sumber primer dalam
penelitian ini yaitu akun tiktok Ria Ricis, partisipan dan komentator pada akun tiktok Ria Ricis.
Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini yaitu channel youtobe Ria Ricis, channel
youtobe yang membahas Ria Ricis, serta berbagai media sosial yang membahsa tentangnya.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dokumentasi (library research). Penelitian ini termasuk library research. Untuk menggali data mengenai dakwah Ria Ricis di Tiktok,
peneliti memfokuskan pada akun tiktok @RIARICIS. Penentuan akun ini berdasarkan
pertimbangan bahwa akun tiktok Ria Ricis ini memuat konten-konten Ria Ricis. Selain itu akun
Tiktoknya ditonton orang berjuta-juta orang dari berbagai kalangan penggemar Ria Ricis.
Sumber primer dalam penelitian ini adalah chanel youtube Ria Ricis @RICISOFISIAL,
Instagram Ria Ricis @RIARICIS179, akun Tiktok Ria Ricis @RIARICIS, Netizen yang
memberikan respons terhadap conten Ria Ricis pada chanel tersebut, beberapa chanel yang
informatif tentang Ria Ricis. Sumber data sekunder (Secondary Resources) merupakan data
tambahan yang dihasilkan dari literatur, buku, dan yang ada hubungannya dengan masalah
yang diteliti.
1
Maka, dalam penelitian ini yang menjadi sumber sekunder yaitu: pemerhati dan
penggemar Ria Ricis secara langsung (Oki Setiana Dewi, Dr Shindy, Dewi Hajar, Silfia Rizki
Anisa, Monica Ade Lestari, dan lainnya), beberapa channel Youtube yang mengunggah
tentang Ria Ricis, akun tiktok, instagram, facebook, youtobe, twiter dll yang membahas tentang
Ria Ricis, hasil penelitian yang pernah dilakukan peneliti terdahulu, buku-buku yang memuat
tema pada penelitian, serta literatur-literatur yang berkaitan dengan pembahasan untuk
membantu penelitian ini agar jelas dan terperinci. Tiktok kebanyakan bukan untuk berdakwah
kebanyakan untuk hiburan semata, bahkan berbaur dengan syahwat atau purno, namun dengan
hadirnya Ria Ricis sebagai tiktokers muslimah yang berperilaku baik, sehingga Ria Ricis
sebagai muslimah dengan perilaku dakwahnya, menarik untuk diteliti dalam penelitian
Pesan dakwah dalam vlog Ria Ricis
Perkembangan teknologi informasi mengalami kemajauan sangat pesat. Kemajuan tersebut telah mengantarkan umat manusia semakin mudah untuk berhubungan satu dengan lainnya. Salah satu yang saat ini sedang merebak kepada publik adalah hadirnya sebuah media baru dalam berekspresi, yakni Vlog. Namun sangat disayangkan media Islam tidak mengambil tanggungjawab secara serius dan tidak mampu mengembangkan image yang benar tentang Islam dan dunia Islam.Atas dasar hal tersebut, maka menjadi sangat penting untuk memanfaatkan media baru (khususnya Vlog) guna menjawab berbagai isu yang menyudutkan Islam dan isu yang mempengaruhi moral dan etika masyarakat. Salah satu individu yang patut dijadikan contoh dalam melaksanakan hal tersebut adalah Ria Ricis. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data berjenis teknik analisis isi, peneliti mencoba menggali tentang apa saja pesan dakwah yang disampaikan oleh Ria Ricis dalam media Vlog (Ricis Official)? Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan dipaparkan seperi di atas, maka hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai terdapat enam episode vlog Ria Ricis yang dijadikan pembahasan dalam penelitian ini yang kemudian dikategorisasai pada bentuk pesan dakwah, diantaranya:
Pertama, pesan dakwah kategori akidah; Vlog berjudul “Rina Nose Lepas Hijab Karena Pindah Agama?” masuk dalam pesan dakwah kategori akidah karena pembahasan tentang iman atau agama seseorang adalah bagian dari akidah. Dan disini memang yang diperbincangkan adalah pembelaan Ria Ricis terhadap Rina Nose yang dianggap pindah agama hanya karena berdasar indikasi melepas jilbab. Menuduh orang lain pindah agama, dalam konteks akidah sangat tidak diperbolehkan. Kedua, pesan dakwah kategori akhlak; a) Vlog Berjudul “Berkah Ramadhan” akhlak memang karena secara konten vlog ini lebih menekankan pada sikap untuk menghindari pertikaian dan perselisihan. Selain itu dalam vlog ini juga disampaikan tentang pesan untuk sabar dalam berbagai cobaan dan ujian. b) Vlog berjudul “Hari Lahir Ibu” menyampaikan tentang pesan akhlak seorang anak kepada orang tua (birrul walidain). Secara konten pada episode ini Ria Ricis bersama kakaknya Oki setiyana dewi sedang mengabadikan momen ulang tahun ibundanya yang ke 53. Selain sebagai ungkapan rasa syukur acara tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menyenangkan hati sang ibunda, karena bagi mereka berdua pantang untuk membuat ibu tidak bahagia. Meskipun sebenarnya tidak harus dalam momen ulang tahun tetapi intinya membahagiakan orang tua adalah sebuah kewajiban. c) Vlog berjudul “Wanita Surga Bidadari Dunia pesan dakwah kategori akhlak karena isinya menyampaikan tentang bagaimana sikap seorang wanita sholehah seharusnya, agar kelak bisa menjadi wanita surga di akhirat kelak. Dalam episode ini Ricis mengajak untuk megenali kriteria wanita solehah yang tentunya kelak akan menjadi wanita surga melaulia kriteria-kriteria diatas ia ingin mendorong dan menginspirasi para wanita muslimah untuk mencapai tahapan tersebut tanpa harus membawa kesan menggurui. Ketiga, pesan dakwah kategori syariat; a) Vlog berjudul Alasan Atika Berhijab - Sahabat Sehidup Sesyurga masuk dalam pesan dakwah kategori syariat, sebab keberadaan hukum tentang berjilbab (menutup aurat) merupakan area pembahasan fiqh yang merupakan representasi dari kajian syariat. Secara praktis di sisi lain kendati wajib, namun memaksakan seseorang untuk berhijab adalah sebuah kesalahan besar. Berjilbab adalah urusan individu settiap muslimah, dan akan sangat baik jika dilakukan atas dasar kesadaran, dan itulah yang dilakukan Ria Ricis kepada sahabatnya, Atika. b) Vlog berjudul “Madinah, Sejarah Islam. Kereeenn!!!” merupakan pesan dakwah kategori syariat karena membahas tentang ibadah, yakni umroh dan haji yang merupakan kajian dalam fiqh. Meskipun dalam sudut lain Ria Ricis juga menampilkan tentang sejarah kenabian di Madinah. Namun secara garis besar, pembahasan tentang umroh membuatnya sangat relevan masuk dalam pesan dakwah kategori syariat. Kesemua pesan dakwah tersebut disampaikan secara ringan, segar dan tidak terkesan menggurui sehingga sangat layak jika disajikan kepada anak muda khususnya
NILAI MORAL DALAM NOVEL ’’SAYA PAMIT JILID 2’’ KARYA RIA RICIS
Kata kunci : Nilai Moral, Saya Pamit Jilid 2 Karya Ria Ricis.
Berbicara tentang nilai moral, pada zaman sekarang sangat banyak sekali terjadi
pemerosotan moral di berbagai kalangan. Kemorosotan nilai moral bangsa ini sebenarnya
kembali pada setiap individu masing-masing. Misalnya, dari penurunan nilai moral
mengikuti zaman sekarang ini masih kurangnya rasa hormat dalam bersikap yakni
menurutnya etika dan sopan santun. Rumusan masalah pada novel Saya Pamit Jilid 2
karya Ria Ricis ada dua rumusan masalah yakni bagaimana bentuk nilai moral pada
novel Saya Pamit Jilid 2 karya Ria Ricis, kedua bagaimana fungsi nilai moral dalam
novel Saya Pamit Jilid 2 karya Ria Ricis.
Tujuan penelitian dalam novel Saya Pamit Jilid 2 karya Ria Ricis tersebut
memiliki dua pada tujuan penelitian yakni mendeskripsikan bentuk nilai moral
terdapat pada novel Saya Pamit Jilid 2 Karya Ria Ricis, mendeskrisikan fungsi nilai
moral dalam novel Saya Pamit Jilid 2 karya Ria Ricis. Adapun manfaat penelitian
bagi pembaca pada umumnya yang terkandung pada novel Saya Pamit jilid 2 karya
Ria Ricis memberikan pesan moral dan nilai moral yang tertera pada buku novel
Saya Pamit jilid 2, dengan memiliki nilai moral itu dapat menjadikan pelajaran pada
setiap yang membacanya, dengan pengalamannya pribadi dan menjadikan sebuah
karyanya sendiri, dan menjalankan pada kehidupan di media sosial tersebut
mengajarkan dalam ajaran nilai moral.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek
penelitian ini adalah novel Saya Pamit Jilid 2 karya Ria Ricis. Penelitian ini akan
memfokuskan pada nilai moral yang terkandung pada novel Saya Pamit Jilid 2
karya Ria Ricis. Data dan sumber data penelitian ini diperoleh dalam novel Saya
Pamit Jilid 2 karya Ria Ricis yang berupa kata, kalimat, klausa, maupun frasa.
Untuk sumber data pada penelitian ini novel Saya Pamit jilid 2 karya Ria Ricis yang
diterbitkan oleh Loveable pada bulan januari tahun 2020. Novel Saya Pamit jilid 2
memiliki 199 halaman. Hasil penelitian menunjukan sebagai wujud nilai moral.
Cara pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca tulis dan simak. Berdasarkan
hasil analisis penelitian ini dapat disimpulkan bahwa novel Saya Pamit jilid 2 karya
Ria Ricis, ia menceritakan pengalamannya pribadi dengan menggunakan sebuah
karya. Pembahasan terdapat bentuk nilai moral dalam novel ada 72 data, kemudian
nilai moral dalam novel Saya Pamit Jilid 2 karya Ria Ricis terdiri 72 data
Moralitas visual dan identitas gender di ruang siber: membaca kontroversi dan kesalehan populer Ria Ricis
Tujuan penelitan ini yakni memahami benturan ekspresi visual Ria Ricis dengan persepsi moralitas netizen tentang gambar dan video Ria Ricis di ruang siber, memahami identitas gender yang dikonstruksi dan dibebankan para netizen di ruang siber kepada Ria Ricis dan menganalisa kesalehan populer Ria Ricis yang menggambarkan pergeseran simbolik penggunaan hijab dan gaya hidup perempuan muda muslim kontemporer jika dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Metode yang digunakan dalama penelitian ini adalah analisis resepsi yang diperkenalkan Stuart Hall untuk memahami benturan produk budaya populer Ria Ricis dan pemahaman para netizen (audien) dalam memahami teks dan visualitas media. Hasil penelitian ini adalah bahwa Ria Ricis sebagai pemudi muslimah milenial berhadapan dengan pendisplinan makna identitas dominan tentang bagaimana seharusnya muslimah berperangai dengan kesopanan dan pengendalian tubuh yang ditekankan cukup banyak netizen. Akan tetapi, ia menunjukkan agensinya dengan memposisikan diri sebagai muslimah milenial yang shalihah dengan komitmen berhijab dan turut serta menyebarkan pesan keislaman, dan di sisi lain tetap mempertahankan identitas dan karakter milenialnya yang ceria, sensasional, dan penuh kehebohan sebagai youtuber dan selebgram. Hal ini menegaskan posisinya bahwa ia dapat menjadi muslimah yang shalihah dan pada saat yang sama tidak menghalanginya untuk menjadi muslimah milenial yang digemari banyak kalangan dalam industri kreatif media sosial
Pengaruh Konten Youtube Ria Ricis Terhadap Agresi Verbal Netizen
More and more content creators have begun creating YouTube videos in Indonesia. One of Indonesia\u27s famous YouTubers is named Ria Ricis. The popularity of Ria Ricis on YouTube has brought many subscribers to her. One of the Ria Ricis videos that this research focuses on was a video entitled "24 Hours of the Same as Cimoy The Discovers of Everything" The 12-minute 7-second video shows the content of questions and answers by presenting a guest star, Cimoy Montok, named Nuraini or more familiarly. Many responded positively to the video in the comment column, starting with praise and suggestions made by networkers. However, some commentaries from networkers that contained negative blasphemy, insults, mockery, provocation, etc., have been discovered. These comments contain verbal aggression elements. Verbal aggression is verbal aggression like scolding, screaming, using nonsense or harsh words that hurt things. With this research, researchers attempted to determine the effect of Ria Ricis YouTube content on netizen verbal aggression. This study uses a positive paradigm with a quantitative approach to research. In this study, the research method and type of explanatory research are used. Furthermore, the theory of stimulus-response (S-R) is used. Hypothesis tests were performed using a t-test. The results indicate that results from 8,423> t table 1,984 and regression analyses from 0,648 demonstrated strong relationships between x and y variables and showed the influence of the x and y variable. It is therefore stated that Ria Ricis\u27 YouTube video content affects netizen\u27s verbal aggression.Semakin banyak pembuat konten mulai membuat video YouTube di Indonesia. Salah satu YouTuber ternama Indonesia bernama Ria Ricis. Popularitas Ria Ricis di YouTube telah mendatangkan banyak subscriber padanya. Salah satu video Ria Ricis yang menjadi fokus penelitian ini adalah video berjudul "24 Jam Bareng Cimoy Kebongkar Semua". Video berdurasi 12 menit 7 detik tersebut menampilkan isi tanya jawab dengan menghadirkan bintang tamu, dengan nama asli Nuraini atau lebih akrabnya Cimoy Montok. Banyak yang merespon positif video tersebut di kolom komentar, dimulai dengan pujian dan saran yang diberikan oleh para netter. Namun, beberapa komentar dari penggiat jejaring yang berisi penghujatan negatif, penghinaan, ejekan, provokasi, dll telah ditemukan. Komentar ini mengandung unsur agresi verbal. Agresi verbal adalah jenis agresi verbal seperti memarahi, berteriak, menggunakan kata-kata yang tidak masuk akal atau kasar yang melukai sesuatu. Dengan penelitian ini, peneliti berusaha untuk mengetahui pengaruh konten YouTube Ria Ricis terhadap agresi verbal netizen. Penelitian ini menggunakan paradigma positif dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian dan jenis penelitian eksplanatori. Teori stimulus-respon (S-R) digunakan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t, dan hasilnya menunjukkan bahwa hasil dari 8,423> t tabel 1,984 dan analisis regresi dari 0,648 menunjukkan hubungan yang kuat antara variabel x dan y, serta menunjukkan pengaruh variabel x dan y. Oleh karena itu disebutkan bahwa konten video YouTube Ria Ricis memengaruhi agresi verbal netizen
Analisis Resepsi Remaja Perempuan Terhadap Personal Branding Youtubers Berhijab Pada Akun Youtube Channel Ria Ricis Official
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi audiens, yang merupakan audiens media baru khususnya remaja perempuan terhadap personal branding YouTuber berhijab Ria Ricis pada akun YouTube Channel Ricis Official. Pada penelitian ini berasal dari 2 (dua) komunitas remaja yang memiliki latar belakang berbeda yaitu Ikatan Remaja Masjid Al-Anwar (IRMAWAR) dan Persekutuan Remaja HKBP Petojo. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk mengkaji secara mendalam fenomena yang terjadi dalam realitas sosial. Penelitian ini menggunakan teori encoding-decoding Stuart Hall, untuk mengetahui bagaimana audiens membuat (encoding) dan menerima (decoding) serta teori penilaian sosial. Dikarenakan setiap audiens memiliki interpretasi dan pemaknaan yang berbeda-beda pada suatu hal yang dipahaminya berdasarkan pengetahuan dan pemikiran. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme peneliti ingin mencari kebenaran penerimaan remaja perempuan dari Ikatan Remaja Masjid Al- Anwar (IRMAWAR) dan Perkumpulan Remaja HKBP Petojo terhadap personal branding YouTuber Ria Ricis. Metode pengumpulan data penelitian yaitu wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ditemukan remaja perempuan dari Persekutuan Remaja HKBP Petojo dominan terhadap personal branding YouTuber berhijab Ria Ricis dan negosiasi. Lalu remaja perempuan Ikatan Remaja Islam Masjid Al-Anwar (IRMAWAR) ada posisi negosiasi yang menerima namun tidak sepenuhnya, dan oposisi yang tidak menerima terhadap personal branding Ria Ricis. Penelitian selanjutnya bisa mengkaji personal branding seseorang dalam dunia maya dan dunia nyata, sehingga mengeksplorasi faktor pembentuk dan penerimaan personal branding berbeda satu sama lainnya
NILAI-NILAI AKHLAK DALAM AKUN INSTAGRAM RIA RICIS (Analisis Semiotik Model Ferdinand De Saussure)
Moh Fahmi Ghozali, 11210118, 2017. “Nilai-nilai Akhlak Dalam Akun Instagram Ria Ricis (riaricis1795)”. Skripsi, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Nilai-nilai akhlak merupakan komponen dan unsur yang penting dalam membimbing perilaku remaja. Terutama di zaman yang semakin canggih dan aktitifas dunia maya yang semakin popular ini. Instagram merupakan media sosial yang sering digunakan remaja sebagai ajang kreatifitas serta perlombaan untuk menunjukan identitas dan jati diri. Sehingga para penggunanya dituntut untuk tetap memperhatikan norma/aturan yang sesuai dengan syariat Islam.
Penelitian ini mendiskusikan mengenai nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam akun Instagram Ria Ricis, yang mana disetiap postingannya mempunyai makna serta unsur dakwah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam akun Instagram Ria Ricis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis analisa data deskriptif. Menggunakan analisis semiotik model Ferdinand De Saussure sebagai acuan, serta peneliti memilih dokumentasi berupa video sebagai teknik pengumpulan data.
Data temuan menunjukkan bahwa video instagram Ria Ricis merupakan contoh hiruk pikuk kehidupan disekeliling kita, perilaku yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari kemudian dijadikan momentum oleh Ria Ricis sebagai materi atau konten dakwahnya dengan genre komedi melalui deskripsi dalam sebuah video.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya nilai-nilai akhlak dalam akun intagram Ria Ricis, nilai-nilai akhlak tersebut meliputi akhlak kepada Allah, akhlak kepada Rasul, serta akhlak pribadi dan akhlak bermasyarakat. Video yang diunggah dalam akun instagram milik Ricis menggambarkan dan mengingatkan kepada kita perihal hubungan baik dengan Allah, yakni bertakwa, taat, cinta dan ridho dengan menjalankan apa yang diperintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, mencintai dan memuliakan Rasul, serta mereprentasikan hubungan baik dengan sesama, yakni akhlak bermasyarakat, dan akhlak pribadi. Seperti menjaga silaturrahmi, jujur, berbaik sangka atau khusnudzon, tawadhu, saling menegur dan mengingatkan
RESEPSI PENONTON TERHADAP VIDEO YOUTUBE KONTROVERSI RIA RICIS (MOANA NAIK JETSKI PERTAMA KALI DITINGGAL DI TENGAH LAUT)
Diah Rahma Ningsih. 2220600033. RESEPSI PENONTON TERHADAP VIDEO YOUTUBE KONTROVERSI RIA RICIS (MOANA NAIK JET SKI PERTAMA KALI DITINGGAL DI TENGAH LAUT). SKRIPSI. Pembimbing I: Didi Permadi, M.I.Kom. Pembimbing II: Sarwo Edy, M.I.Kom. Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Pancasakti Tegal.
Ria Ricis menuai hujatan saat membuat konten bersama sang anak dikarenakan anak mereka baru berusia 5 bulan, diajak berlibur ke laut. Mungkin sebagian penggemar ada yang menyambut video tersebut sebagai hiburan. Akan tetapi, ada sebagian penonton yang memandang kontroversi dalam video tersebut dan merasa bahwa perlu diperhatikan lagi dengan kondisi Moana yang baru berusia 5 bulan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui resepsi penonton terhadap video YouTube kontroversi Ria Ricis.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui riset pustaka, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori analisis resepsi Stuart Hall, yang membagi resepsi khalayak menjadi 3 posisi pemaknaan: dominant hegemonic, negotiated, dan oppositional.
Hasil penelitian menunjukan bahwa resepsi mayoritas yang penulis dapatkan yaitu pemaknaan oposisi, dimana para penonton memberikan resepsi berdasarkan video yang mereka tonton tersebut dapat membahayakn keselamatan anak.
Kata Kunci: Analisis Resepsi, Akun YouTube Ria Ricis, Video Kontrovers
ANALISIS FRAMING VIDEO BULLYING NABILA DI MEDIA YOUTUBE RIA RICIS
Nabila merupakan korban bullying oleh teman-temannya. Faktor
pemicu pertengkaran di kedua belah karena sepatu Nabila dirusak oleh
teman-temannya. Bullying bukan yang pertama terjadi, melainkan kasus
tersebut sering kali terjadi di Indonesia. Video Nabila viral di media social
karena diunggah oleh salah satu temannya. Kemudian video tersebut
mendapat perhatian publik, salah satunya youtuber Ria Ricis. Ricis
membuat klarifikasi dalam konten youtubenya, guna mengimbangi berita
yang tersebar luas. Langkah yang dilakukan Ricis dengan mengklarifikasi
dan memframing peristiwa yang terjadi sesuai dengan fakta yang terjadi.
Ricis melakukan wawancara dengan pihak keluarga Nabila.
Batasan penelitian ini unggahan video di youtube Ria Ricis. Teori
yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori analisis framing Robert N.
Entman. Metodologi yang digunakan ialah deskriptif-kualitatif, dengan
pengambilan data melalui metode observasi dan dokumentasi. Mengenai
hasil akhir dari penelitian ini, ada dua point, antara lain: Pertama, Bahwa
apapun bentuk perilaku bullying, baik dalam bentuk verbal dan non-verbal
sangat merugikan kedua belah pihak, baik pelaku dan korban. Kedua,
Framing yang dilakukan oleh Ricis, adalah ingin mengklarifikasi,
memberikan argumen, kemudian menilai peristiwa yang terjadi pada Nabila
dan teman-temannya. Klarifikasi yang dilakukan oleh Ricis, ingin
menyampaikan pesan bahwa tidak ada perilaku bullying. Klarifikasi yang
dilakukan oleh Ricis, mengklarifikasi temuan yang dalam konteks media
yang memberitakan terlalu berlebiha
- …
