1,721,585 research outputs found
Pemberian ganti kerugian atas pencabutan hak atas tanah ditinjau dari UU No. 20 Tahun 1961Tentang Pencabutan hak-hak atas tanah dan benda-benda yang ada diatasnya / oleh R. Fahri Rahmansyah
abstrak (A) Nama : R. Fahri Rahmansyah (NIM: 205030189) (B) ?Pemberian Ganti Kerugian Atas Pencabutan Hak Atas Tanah Di Tinjau Dari UU No. 20 Tahun 1961 Tentang Pencabutan Hak Atas Tanah Dan Bangunan Yang Ada Di Atasnya?. (C) Halaman: vii + 85+57+2008 (D) Kata Kunci: Pencabutan Hak Atas Tanah, Hukum Perdata. (E) Isi: UU No. 20 tahun 1961 tentang Pencabutan Hak Atas Tanah dan Bangunan Yang Ada Di Atasnya dilakukan untuk kepentingan umum termasuk kepentingan bangsa dan negara serta kepentingan bersama dari rakyat demi kepentingan pembangunan, Presiden dalam keadaan memaksa setelah mendengar Menteri Agraria, Menteri Kehakiman dan menteri-menteri yang bersangkutan dapat mencabut hak atas tanah dan benda-benda yang ada di atasnya. Pencabutan hak atas tanah dilaksanakan setelah menerima ganti kerugian sepihak oleh Panitia Penaksir harga apabila pemiliknya tidak mengajukan keberatan ke Pengadilan Tinggi. UU No. 20 tahun 1961 ini dilengkapi dengan PP No. 39 tahun 1973 dan Inpres No. 9 tahun 1973. Setelah diteliti secara normatif melalui literatur perundang-undangan dan penulisan-penulisan karya ilmiah lainnya, terlihat masalah mengenai penerapan UU No. 20 tahun 1961 dilihat dari kepentingan umum dan ganti kerugian akibat adanya proses pencabutan hak tersebut apalagi setelah timbulnya Perpres No. 65 tahun 2006 juncto Perpres No. 36 tahun 2005 tentang pengadaan tanah bagi pelaksanaan pembangunan untuk kepentingan umum. (F) Acuan: 23 (1960-2006) (G) Pembimbing Hanafi Tanawijaya, S.H., M.H. (H) Penulis R.Fahri Rahmansya
PENGARUH PEMBATASAN RANSUM DAN MASA PEMULIHAN TERHADAP PERFORMANCE ITIK BAYANG JANTAN
PENGARUH PEMBATASAN RANSUM DAN MASA PEMULIHAN TERHADAP PERFORMANCE ITIK BAYANG JANTAN
Rahmansyah dibawah bimbingan
Dr. Ir. Sabrina, MP dan Dr. Ir. Firda Arlina, M.Si
Bagian Teknologi Produksi Ternak,
Fakultas Peternakan Universitas Andalas, 2018
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembatasan ransum dan masa pemulihan terhadap performance itik Bayang jantan. Penelitian ini menggunakan 120 ekor DOD itik Bayang jantan dan perlakuan dimulai pada umur 2 sampai 12 minggu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 ulangan, setiap unit terdiri dari 6 ekor itik Bayang jantan. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari A (tanpa pembatasan), B (pembatasan pemberian 15%), C (pembatasan pemberian 30%) dan D (pembatasan pemberian 45%). Penelitian ini dilakukan selama 3 minggu. Parameter yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, IOFC. Data dianalisis menggunakan analisis keragaman dan apabila terdapat hasil yang signifikan dilakukan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan ransum memberikan pengaruh yang sangat nyata (P0.05) terhadap pertambahan bobot badan, serta menghasilkan IOFC yang tertinggi terdapat pada perlakuan C (30%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan pembatasan ransum C (30%) selama 3 minggu menunjukkan hasil yang terbaik dari perlakuan lainnya.
Kata Kunci : Itik Bayang, Pembatasan Ransum, Performanc
PENGARUH KEDISIPLINAN SISWA DAN INTERAKSI DENGAN GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKTIK PENGELASAN SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 1 SEDAYU BANTUL
PENGARUH KEDISIPLINAN SISWA DAN INTERAKSI DENGAN GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKTIK PENGELASAN SISWA KELAS XI
DI SMK NEGERI 1 SEDAYU BANTUL
Oleh:
Rahmansyah Fathoni
NIM. 13503247016
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Kedisiplinan Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Praktik Pengelasan Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul; (2) Pengaruh Interaksi Siswa Dengan Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Praktik Pengelasan Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul; (3) Pengaruh Kedisiplinan Siswa dan Interkasi Siswa Dengan Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Praktik Pengelasan Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian ex-post facto. Variabel dalam penelitian ini adalah Kedisiplinan Siswa
Evaluasi Atas Implementasi Kualitas Bukti Audit Dan Tingkat Fee Audit Serta Kualitas Audit Yang Dihasilkan (Studi Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Asep Rahmansyah Manshur Dan Suharyono Cabang Bandung)
Penelitian ini dilakukan pada Kantor Akuntan Publik Asep Rahmansyah Manshur & Suharyono Cabang Kota Bandung. Fenomena yang terjadi adalah kurang lengkapnya bukti audit yang diperoleh dan tidak sesuainya fee audit yang diterima auditor hingga menyebabkan kualitas audit yang dihasilkan tidak maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kualitas bukti audit, tingkat fee audit dan kualitas audit yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan populasi dalam penelitian ini adalah auditor Kantor Akuntan Publik Asep Rahmansyah Manshur & Suharyono. Dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan mengunakan 12 auditor pada Kantor Akuntan Publik ARMS. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS V.20.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kualitas bukti audit, tingkat fee audit dan kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik Asep Rahmansyah Manshur & Suharyono belum optimal
Analisis ISM Musytaq dalam Al- qur`an pada Surah الأعزاف ( Al-a’rāf)
Luthfi Rahmansyah (160704037) 2020. Analisis Ism Musytaq Dalam Al- Qur’an Pada Surah الأعزاف ( Al-A’rāf)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, pola pembentukan dan proses pembentukan Ism Musyitaq yang terdapat di dalam al-Qur`an Surah Al-A‟rāf. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Ni‟mah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis ism musytaq yang terdapat pada Surah Al-A‟rāf , yaitu terdiri dari اع ا لُبػَ
/ismu al-fā'ili/ sebanyak (64) data, اع ا لُٔؼٍٞ /ismu al-maf‟uli/ sebanyak (7) data, اع ا بٌُٕٔ /ismu al-makāni/ sebanyak (1) data dan tidak ditemukan data yang berbentuk اع ا ضُ بٕٓ /ismu az-zamāni/, Adapun pola-pola yang terdapat pada pembentukan ism musytaq pola yang berbentuk مُفْعِ لَ فَاعِ لَ , مفَْعُوْ لَ , مُفْ ع لَ , مًفْ ع لَ ,
مفْعِ لَ .82 HalamanSkripsi Sarjan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Perbandingan Pola Rombak Selulosa Oleh Beberapa Jamur Basidiomycetes
MAMAN RAHMANSYAH, 1989,Comparative capability of cellulose degradation by Basidiomy cetes fungi.Berita Biologi 3(9) 450 - 453.Cellulosa is natural resource that still found abandon and its can be composted by themselves naturaly to the earth.Basidiomycetes fungi offered to convert those waste organic matter into useful product.Four Basidiomycetes fungi (Auricularia polytricha, Coprinus cinereus, Pleurotus qstreatus and Volvariella valcacea) have been tested to degrade riee straw, Whatman filter paper and cellulose powder. Three replicates of 3 grams of media were inoculated by different fungus land were fermented for 21 days at room temperature (± 28 C). Biodegradation rare was measured by the lost weight basis of media and bioconvertion rate was detected by stating ability of enzime (cellulose), which were extracted from cellulose powder culture,to convert CMC substrat and glucose production.The result shows that C. cinereus has almost 3 to 4 times degrading and converting capability compared to other fungi
Pengelolaan Tambak Ikan di Kecamatan Tabunganen Kabupaten Barito Kuala
Rahmansyah. 2012. Pengelolaan Tambak Ikan di Kecamatan Tabunganen Kabupaten Barito Kuala, Jurusan Ekonomi Islam, Fakultas Syariah. Pembimbing (I) Drs. Jalaluddin, M.Hum. (II) Lutfi Sahal, SHI., M.HI.
Latar belakang penelitian ini beranjak dari banyaknya para pengusaha tambak ikan yang ada di Kecamatan Tabunganen Kabupaten Barito Kuala. Di mana adanya pengusaha tambak ikan yang mempunyai lebih dari satu tambak serta ada yang hanya sebagai pengelola tambak milik orang lain. Dalam mengelola usaha tambak ikan, di lihat dari segi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan serta faktor-faktor apa saja apa yang mempengaruhi usaha yang dijalankan para pemilik tambak dalam mengelola usaha tambak tarsebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pengelolaan tambak ikan di Kecamatan TabunganenKabupaten Barito Kuala, dan faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam usaha tambak ikan di Kecamatan Tabunganen Kabupaten Barito Kuala berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) bersifat diskrptif, yang berlokasi di Kecamatan Tabunganen Kabupaten Barito Kuala. Subjek penelitian ini adalah pemilik dan karyawannya. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah pengelolaan usaha tambak ikan di Kecamatan Tabunganen Kabupaten Barito Kuala, yaitu dilihat dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data secara editing dan diskriftif. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif, dengan tahapan data yang ada diolah kemudian dilakukan penelaahan konsep hasil penelitian dan pembahasan terhadap data yang telah diuraikan dengan berpedoman pada manajemen syariah sehingga diperoleh kesimpulan.
Dari hasil penelitian ini, maka memberikan penjelasan mengenai pengelolaan usaha tambak ikan yang dilakukan oleh delapan orang pemilik usaha tambak ikan dilihat dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,dan pengawasan. Usaha yang dijalankan oleh pemilik tambak ikan ada yang mengalami kemajuan, dan ada yang kurang maju. Kendala yang dihadapi pengusaha tambak ikan ini dalam pengelolaan usahanya, seperti kendala eksternal dan internal yaitu kendala yang berasal dari dalam dan luar diri pengusaha tambak itu sendiri.
Dalam pengelolaan usaha tambak ikan yang dilakukan delapan pengusaha tersebut berbeda-beda. Di mana ada yang mengalami kemajuan, dan kurang maju. Dari hasil penelitian kemudian dianalisis berdasarkan manajemen syariah. Mereka juga memiliki kendala dalam pengelolaan usahanya, yaitu kendala eksternal dan internal dari pengusaha tambak itu sendiri
- …
