92 research outputs found
PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN DALAM PENGGUNAAN HERMENEUTIKA DALAM TAFSIR AL-QUR’AN
Hermeneutika dalam arti sederhana adalah teori penafsiran teks yang digunakan untuk Bibel sehingga metode lnterpretasi telrhadap telks Alquran hilngga kilnil masilh dilperdebatkan. Hermeneutika sebagai metode interpretasi, ada menolak selcara telgas dan ada pula yang menerima yang menimbulkan pro dan kontra dildalamnya. Tujuan dari pembahasan ini adalah agar para akademisi lebih memahami bagaimana hermeneutika dan pemikiran-pemikiran Fazlurrahman dalam mengaplikasikan hermeneutika dalam penafsiran Alquran. Metode yang digunakan dalam dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini juga menggunakan metode library research atau studi kepustakaan dengan pendekatan analisis data. Salah satu tokoh pertama yang melndukung hermenelutika adalah Fazlur Rahman, menurutnya sangat penting mengaplikasikan hermenelutika dalam studi Alquran. Khususnya dalam penafsiran untuk menangkap makna dan pesan moral secara komprehensif sehingga tercipta keterkaitan antara konteks ayat satu dengan konteks ayat yang lain. Fazlur Rahman menganggap metodologi yang berkembang selama ini dalam wilayah kajian Islam terasa keliling dan belum selmpurna. Dalam rangka memahami Alquran, ila menawarkan metodologis hermenelutika double movement (gerak ganda penafsiran) dalam rangka untuk melahirkan objektivitas dalam interpretasi yaitu dari permasalahan sekarang kepada saat Alquran diturunkan.
 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENGUASAAN GERAK PEMBELAJARAN PENCAK SILAT
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap penguasaan gerak pencak silat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Desain yang digunakan adalah True Experimental Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA SMAN 10 Bandung yang berjumlah 298 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan teknik pengambilan random sampling. Instrumen yang digunakan adalah format penilaian jurus tunggal IPSI. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis uji-t dengan kesamaan dua rata-rata satu pihak. Hasil penelitian menunjukkan t hitung 4,141 > t tabel 2,09, maka Ho ditolak. kesimpulannya bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap penguasaan gerak pencak silat pada siswa kelas X MIA di SMAN 10 Bandung. Rekomendasi dari penelitian ini bahwa model pembelajaran problem based learning dapat dijadikan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pembelajaran penjas agar siswa dapat dengan cepat menguasai materi pencak silat.;---The purpose of this research to determine the effect of learning model Problem Based Learning to mastery of Pencak Silat movement. The method used was experimental. The design used is True Experimental Posttest Control Group Design. The population in this research were students of class X SMAN 10 Bandung MIA totaling 298 people. The sample in this study of 20 people with decision-random sampling technique. The instrument used was a Jurus Tunggal IPSI assessment format. The statistical analysis used is the analysis of the t-test with an average similarity of the two parties. The results showed t count 4.141> t table 2.09, then Ho is rejected. the conclusion that the use of learning model Problem Based Learning affect the movement of Pencak Silat mastery in class X MIA at SMAN 10 Bandung. Recommendations from this study that the learning model of problem based learning can be used as one of the efforts to improve the physical education learning so that students can quickly master the martial arts
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SELF-EFFICACY DENGAN PENGUASAAN TEKNIK ROLL KAYAK SLALOM
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan penguasaan teknik roll kayak slalom, hubungan self-efficacy dengan penguasaan teknik roll kayak slalom, serta secara bersamaan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan self-efficacy dengan penguasaan teknik roll kayak slalom. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain korelasi dengan jumlah populasi sebanyak 40 orang atlet cabang canoeing yang sedang melakukan pemusatan latihan daerah untuk menghadapi PON XX Papua, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria atlet dalam pelatihan nomor perlombaan slalom, dengan jumlah sampel 12 orang atlet, yang terdiri dari 6 laki-laki dan 6 perempuan. Instrumen yang digunakan adalah angket kecerdassan emosional, angeket self-efficacy dan instrument teknik eskimoroll. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan kecerdasan emosional dengan penguasaan teknik roll kayak slalom, terdapat hubungan self-efficacy dengan penguasaan teknik roll kayak slalom, secara bersamaan terdapat hubungan kecerdasan emosional dan ¬self-efiicacy dengan penguasaan teknik roll kayak slalom.;--The aim of this research is to know the relationship between emotional intelligence, self efficacy and emotional intelligence with self efficacy simultaneously towards the technique mastering of roll kayak slalom The research method used is quantitative descriptive method. The research design used in this study was a correlation design with a population of 40 canoeing athletes who were conducting regional training to deal with PON XX Papua, the sampling technique used purposive sampling with the criterion of athletes in training the slalom race number with a sample of 12 athletes , which consists of 6 men and 6 women. The instruments used were emotional intelligence questionnaires, self-efficacy models and eskimoroll technique instruments. The conclusion of this study states that there is a relationship between emotional intelligence and mastery of roll techniques kayak slalom, there is a relationship between self-efficacy with mastery of roll techniques kayak slalom, simultaneously there is a relationship between emotional intelligence and self-efficacy with mastery of roll technique kayak slalom
PENGARUH ANGKA HARAPAN HIDUP, RATA-RATA LAMA SEKOLAH DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI SULAWESI TAHUN 2016-2020 (DALAM PERSPEKTIF GENDER)
THE USE OF CARTOON STORY MAKER SOFTWARE IN TEACHING WRITING DESCRIPTIVE TEXT
The study was aimed to investigate the implementation of Cartoon Story Maker Software in the classroom. To gain the data, the author employed a qualitative case study and the data were obtained through the observation, interview and questionnaire. The author concluded that, the teacher used Cartoon Story Maker Software well in the classroom. The teacher had a strong perceptions on using Cartoon Story Maker Software that the teacher could make a good situation to motivate the students in teaching writing descriptive text. The teacher also confirmed that the students enjoyed it and it was found that almost all students (75%) preferred to learn to write descriptive text using Cartoon Story Maker Software and 25% was the rest who did not. Finally, the author provides suggestions for English teacher who teach English and students who learn English that Cartoon Story Maker Software gives the contribution to the learning process, so that the interaction in the teaching and learning process runs smoothly. Keywords: cartoon story maker software, descriptive text, writing
PENGARUH LATIHAN KOORDINASI MATA DAN KAKI TERHADAP AKURASI PASSING SEPAK BOLA SSB GUMARANG KU-15
This study aims to determine the effect of eye–foot coordination training on passing accuracy among SSB Gumarang U-15 soccer players. Passing is a fundamental technique in soccer; therefore, improving its accuracy is essential. The research employed an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 20 athletes from SSB Gumarang U-15, selected using total sampling. The research instrument was a passing accuracy test with a validity of 0.963 and reliability of 0.900. The results showed that the average pretest score was 5.95, with the lowest score of 3 and the highest of 9, while the posttest average increased to 11.85, with the lowest score of 8 and the highest of 15. The Paired Sample T-Test revealed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between pretest and posttest results. Thus, eye–foot coordination training has a positive effect on improving passing accuracy in SSB Gumarang U-15 athletes. These findings recommend that coaches integrate eye–foot coordination training into youth development programs, as it is proven effective in enhancing mastery of soccer’s basic techniques
Development of Learning Applications e Mole B in Badminton Games
The absence of technology based learning media in badminton activities has motivated researchers to develop new technology based learning media, so that they are easy to use and practice anywhere. The purpose of this study was to develop an electronic based badminton learning application called e Mole B. The method used in this research is research and development or R&D. Product trials were carried out at SMPN 4 Ciawigebang. With a small sample size of 10 extracurricular student respondents and a large scale test of 35 grade 7 student respondents at SMPN 4 Ciawigebang. The results of this research are based on a small scale test of 85% in the feasible category and a large scale test of 87.50% in the feasible categor
Prosedur Deposito Berjangka di PD. BPR. Bank Daerah Lamongan
This research was conducted at PD. BPR. Bank Daerah Lamongan which is the object of research, is one of the bank's products. The product is a time deposit. The purpose of this research is to know and recognize the procedure for time deposits at PD. BPR. Bank Daerah Lamongan. The research method used is qualitative and descriptive research with data collection techniques, namely interviews, documentation, literature study and observation. Based on the research conducted, it is known that the benefits of time deposits have higher interest than other bank products. Then time deposits have terms and conditions for opening time deposits. If the terms and conditions have been met, the next step is the procedure for time deposits. In addition, the calculation of time deposit interest is calculated based on the agreed time period. Then disbursement of time deposits can be made in cash or non-cash. If the deposit customer does not wish to withdraw time deposits, the extension can be automatically extended
Pandemi Covid-19: Dampaknya Terhadap Mental dan Kebugaran Jasmani Atlet Dayung
Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kasus COVID-19 yang mengakibatkan dibatasinya aktivitas di luar rumah sehingga terganggunya rutinitas yang biasa dilakukan atlet sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui dampak pandemi COVID-19 terhadap mental dan kebugaran jasmani atlet dayung. Metode yang digunakan adalah metode survey research dengan jumlah populasi sebanyak 32 orang atlet dayung Kabupaten Kuningan. Pengambilan sampel mengguakan teknik purposive sampling dengan kriteria atlet yang mengikuti PORPROV JAWA BARAT 2022 sebanyak 10 orang. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah mental health inventory (MHI) untuk mengukur mental, Cooper Test untuk mengukur kebugaran jasmani, impact of Event Scale-Revised (IES-R) untuk mengukur dampak COVID-19. . Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan data regresi anova dengan nilai signifikansi 0,01 < α = 0,05 sehingga Hipotesis dapat diterima. Dimana hasilnya menyatakan bahwat terdapat dampak pandemi COVID-19 terhadap kebugaran jasmani atlet dayung, selanjutnya uji data regresi anova telah dilakukan dengan nilai signifikansi sebesar 0,04 < α = 0,05 sehingga H1 dapat diterima. Dimana hasilnya menyatakan bahwat terdapat dampak pandemi COVID-19 terhadap mental atlet dayun
Implementasi Kebijakan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kota Tangerang Selatan
Eskalasi suhu politik selalu terjadi ketika menjelang Pemilihan Umum (Pemilu), baik di level pusat maupun daerah (Pemilihan Umum Kepala Daerah). Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) ialah aktor yang berada dalam posisi yang sangat dilematis oleh politisasi kepentingan politik praktis. Di sisi lain, ASN juga harus tetap bersikap netral untuk menjaga profesionalitasnya dalam menjalankan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publiknya. Hal itu diatur dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2020 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dan SKB 4 Menteri tentang Pedoman Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui dan menganalisis Implementasi Kebijakan Netralitas Pegawai ASN dalam Pilkada di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan model George Edwards III dengan 4 (empat) indikator diantaranya: komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode penelitian menggunakan studi kasus, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum implementasi kebijakan pengawasan netralitas pegawai ASN dalam pemilihan Kepala Daerah di Kota Tangerang Selatan sudah relatif baik, namun masih terdapat beberapa hambatan seperti: masih rendahnya persentase kegiatan sosialisasi pada aspek netralitas ASN di Kota Tangerang Selatan, belum adanya mekanisme reward and punishment diantara implementor kebijakan, kurangnya personil Koordinator Wilayah. Saran dari penelitian ini adalah peningkatan persentase kegiatan sosialisasi, terutama oleh Bawaslu Kota Tangerang Selatan hingga persentase minimalnya mencapai 45%, diadakannya mekanisme reward and punishment diantara implmentor kebijakan untuk meningkatkan motivasi diantara implementor kebijakan untuk terus mendorong dan meningkatkan kesadaran netralitas ASN di Kota Tangerang Selatan, dan menambah kuantitas Koordinator Wilayah hingga terdistribusi secara merata
- …
