100 research outputs found
Analisis Tokoh Utama dalam Buku Antologi Cerpen Sihir Perempuan Karya Intan Paramaditha
Karya sastra dipandang sebagai fenomena psikologis yang menampilkan aspek kejiwaan melalui tokoh-tokoh fiksi.Buku antologi cerpen Sihir Perempuan karya Intan Paramaditha ini menunjukkan aspek psikologi para tokoh perempuan yang mengalami penindasan dalam hidupnya.Perempuan dituntut menjadi sempurna sebagai anak, adik, istri, dan ibu.Masyarakat memandang bahwa hakikat perempuan, yaitu manusia yang penyayang, lemah lembut, penurut, dan pemaaf.Masyarakat lupa bahwa perempuan bisa merasakan segala kesakitan, kemarahan, dan kelelahan. Tujuan penulisan skripsi untuk mendeskripsikan penokohan dan kepribadian tokoh utama pada cerpen “Pintu Merah” dan “Mobil Jenazah” dalam buku antologi cerpen Sihir Perempuan Karya Intan Paramaditha menggunakan teori psikologi sastra Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan teori psikologi sastra Sigmund Freud.Hasil penelitian ini ditemukan adanya aspek kepribadian berdasarkan teori psikologi sastra Sigmund Freud.Pada cerpen “Pintu Merah”, yaitu aspek id kebebasan, id pengakuan sosial, id menyelamatkan diri, ego kebebasan, ego menyelamatkan diri, superego kebebasan dan superego menyelamatkan diri.Cerpen “Mobil Jenazah” terdapat aspek id pengakuan sosial, id kebutuhan penghargaan, ego pengakuan sosial, ego kebutuhan penghargaan, superego pengakuan sosial, dan superego kebutuhan penghargaan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS DITINJAU DARI MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMPN 2 TULANG BAWANG TENGAH
ABSTRAK
Pengaruh Model Pembelajaran Search, Solve, Create And Share Terhadap Kemampuan Literasi Sains Ditinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik Kelas
VIII Pada Mata Pelajaran IPA Di SMPN 2 Tulang Bawang Tengah
Oleh
Sulis Setiawati Dwi Rahayu
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi sains yang juga rendahnya minat belajar peserta didik akan mata pelajaran IPA. Hal ini disebabkan salah satunya karena proses pembelajaran dalam kelas masih cenderung teacher center, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang efektif sehingga mengakibatkan kurangnya perkembangan kemampuan literasi sains. Sehingga dibutuhkan inovasi baru dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan literasi sains.
Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment, desain penelitian menggunakan Posttest Only Control Groub Desain. Penelitian dilaksanakan diSMPN 2 Tulang Bawang Tengah, dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling dengan 2 kelas yang terdiri Kelas VIII A kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran SSCS dan kelas VIII B kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Pengambilan data berupa tes, dengan menggunakan instrumen soal untuk mengukur literasi sains dan angket untuk mengukur minat belajar, setelah data tes objektif dikumpulkan pengolahannya dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji daya beda, tingkat kesukaran, dan pengecoh.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil hipotesis F1-2 ditolak, F1-3 ditolak, dan F2-3 diterima. Dengan hasil analisis < yang dapat disimpulkan bahwa pada pedelitian ini 1. Terdapat pengaruh model pembelajaran SSCS terhadap kemampuan literasi sains, 2. Terdapat pengaruh minat belajar tinggi, sedang, rendah terhadap kemampuan literasi sain, 3. Tidak ada pengaruh perlakuan model dan kategori minat belajar terhadap kemampuan literasi sains.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Search, Solve, Create And Share (SSCS),
Literasi Sains, Minat Belajar
PENENTUAN STRATEGI BERSAING BERDASARKAN SIMULASI SISTEM DINAMIS ( Studi Kasus di Industri Kecil Intan Rahmadhani Yogyakarta )
Industri kecil Intan Rahmadhani merupakan salah satu industri makanan yang menjual produk berupa kripik tempe dan beberapa produk kripik lainnya yang berbahan baku dari sayuran dan biji-bijian. Permasalahan yang dihadapi industri Intan Rahmadhani saat ini adalah persaingan industri yang tinggi dan penjualan produk yang terus menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi bersaing yang dapat digunakan dalam menghadapi persaingan maupun memperbaiki kondisi yang sedang dialami industri Intan Rahmadhani. Penelitian ini diawali dengan menganalisis strategi yang sesuai dengan kondisi internal maupun eksternal industri Intan Rahmadani. Hasil dari analisis diperoleh tiga strategi yaitu inovasi produk, promosi dengan diskon, dan penjualan online. Strategi yang diperoleh dimodelkan berdasarkan simulasi sistem dinamis dengan software powersim. Pada pemodelan strategi dilakukan penyusunan causal loop diagram dan stock flow diagram untuk melihat hubungan timbal balik antar valiabel. Hasil dari simulasi dilakukan uji validasi menggunakan uji rata-rata (mean comparison). Pada penelitian ini pembangkitan skenario didasarkan pada hasil dari analsis strategi.Berdasarkan pengujian tingkat error, rekomendasi strategi yang tepat untuk industri Intan Rahmadhani adalah strategi pertama yaitu inovasi produk. Inovasi produk yang dilakukan adalah menambah varian rasa produk coklat dan BBQ dengan harga jual yang sama yaitu sebesar Rp 7.500,
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGURANGI KECEMASAN SISWA MENGHADAPI UJIAN TENGAH SEMESTER DI MTS ROUDHATUL HUDA DWI KARYA MUSTIKA KABUPATEN MESUJI
ABSTRAK
Kecemasan siswa menghadapi ujian tengah semester adalah
perasaan khawatir, gelisah, atau stres yang dialami oleh siswa
menjelang atau saat menghadapi ujian. Kecemasan ini dapat dipicu
oleh berbagai faktor, seperti tekanan untuk meraih hasil yang baik,
kurangnya persiapan, ketidakpastian tentang materi ujian, perasaan
tidak percaya diri, atau pengalaman negatif sebelumnya dalam
menghadapi ujian. Hal tersebut, dapat mempengaruhi kemampuan
mereka dalam mengerjakan ujian dengan baik. Tujuan penelitian ini
yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan konseling
kelompok dalam mengurangi kecemasan siswa dalam menghadapi
ujian tengah semester di MTS Roudhatul Huda Dwi Karya Mustika.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif,
dengan jenis penelitian lapangan (field research). Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan
dokumentasi, sumber dari penelitian ini yaitu 22 siswa/siswi kelas IX
dan 1 guru bimbingan dan konseling serta 1 guru mata pelajaran, jadi
jumlah keseluruhan data peneliti berjumlah 24 orang. Sedangkan untuk
menganalisis data digunakan metode analisis data yang bersifat
kualitatif dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Temuan hasil penelitian, maka proses pelaksanaan layanan
konseling kelompok dalam mengurangi kecemasan siswa menghadapi
ujian tengah semester di MTs Roudhatul Huda Dwi Karya Mustika
Kabupaten Mesuji yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling
dilakukan menggunakan 5 tahapan : Tahap pra-konseling bertujuan
agar anggota kelompok bahu membahu mewujudkan tujuan bersama.
Tahap permulaan merupakan tahapan untuk menguraikan langkah
yang dijalani, pada tahap ini adalah tahap perkenalan dan
pengungkapan tujuan yang ingin dicapai. Tahap transisi (peralihan)
bertujuan agar konseli mampu membuka permasalahan masing-masing
sehingga masalah dapat dirumuskan Bersama dan diketahui
penyebabnya. Tahap kerja (kegiatan) bertujuan untuk menentukan
langkah selanjutnya atau rencana tindakan dari permasalahan. Tahap
iii
akhir bertujuan untuk melatih siswa melakukan perubahan kearah yang
lebih baik. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa melalui layanan
konseling kelompok dalam mengurangi kecemasan siswa menghadapi
ujian tengah semester menunjukkan hasil yaitu masih ada atau belum
dapat meminimalisir kecemasan yang dialami siswa.
Kata Kunci : Layanan Konseling Kelompok, Kecemasan Sisw
ANALISIS BIAYA TRANSPORTASI DITINJAU DARI KEBUTUHAN BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) (Studi Kasus Pada Ruas Jalan Raden Intan, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Pangeran Diponegoro)
Kota Bandar Lampung merupakan suatu pusat kegiatan yang berfungsi sebagai pelayanan jasa,produksi, distribusi barang serta menjadi pintu masuk atau simpul transportasi bagi wilayah sekitarnya. Dengan adanya pergerakan tersebut, maka diperlukan sistem transportasi yang memadai. Hal ini menyebabkan bertambahnya moda transportasi dan memberikan efek negatif yaitu adanya kemacetan lalu lintas. Kemacetan ini menimbulkan banyak kerugian diantaranya dari aspek waktu, finansial serta aspek kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kerugian yang dialami oleh masyarakat saat terjadi kemacetan di Jalan Raden Intan, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Pangeran Diponegoro dengan data yang dibutuhkan adalah data sekunder meliputi penjualan SPBU selama 1 minggu dan data primer meliputi waktu tempuh, waktu tundaan, kecepatan rata-rata, waktu tempuh per 1 liter bensin dan volume kendaraan dengan kendaraan yang ditinjau adalah mobil pribadi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa jenis BBM yang tertinggi adalah premium dengan nilai kerugian sebesar Rp. 1.842.346.532,- untuk Jalan Raden Intan, Rp. 468.853.424,- untuk Jalan Jenderal Sudirman arah Tanjung Karang – Pahoman dan Rp. 563.521.400,- untuk arah Pahoman – Tanjung Karang, Rp. 591.757.412,- untuk Jalan Pangeran Diponegoro arah Tanjung Karang – Teluk Betung dan Rp. 668.644.080,- untuk arah Teluk Betung – Tanjung Karang selama 1 tahun. Kata kunci : Kerugian, Tundaan, Jenis Bahan Bakar Minya
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN JAMBU BIJI DAN ARANG AKTIF PADA RANSUM PUYUH PETELUR (Coturnix coturnix japonica) TERHADAP PRODUKTIFITAS MASA PUNCAK PRODUKSI
This study aims to determine the effect of adding guava leaf flour and activated charcoal to laying quail rations on productivity during peak production. The method used was experimental with a factorial complete randomized design, consisting of 4 treatments and repeated 6 times, treatment variations of two factors guava leaf flour (JB) and activated charcoal (AA) namely, P0 (100% control feed), P1 ( P0 + 0.5% JB + 0.5% AA), P2 (P0 + 0.5% JB + 1.0% AA), P3 (P0 +1.0% JB + 0.5% AA). The material used was 240 laying quails aged 90 days. Variables observed included feed consumption, egg production and FCR. The results of this study showed that the addition of guava leaf flour and activated charcoal to laying quail rations during peak production had no significant effect (P<0.05) on feed consumption with the lowest number at P0, namely 25.01 gram/head/day, egg production the highest was at P1 which was 92.36% and the lowest FCR was at P1 which was 2.47. The conclusion of the addition of guava leaf meal and activated charcoal to laying quail rations on peak production productivity had no significant effect on feed consumption, egg production and FCR
PENGELOLAAN PASIEN ISOLASI SOSIAL DENGAN CINEMA THERAPY
Latar Belakang : Isolasi sosial merupakan keadaan dimana seseorang mengalami penurunan dalam berinteraksi sosial dengan sekitarnya. Di RSJD Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018-2019 adalah sebanyak 2557 orang diantaranya terdapat penderita isolasi sosial sebanyak 560 orang. Oleh karena itu pengembangan teknik telah banyak dilakukan yang bertujuan untuk melatih pasien isolasi sosial agar tetap bisa untuk berinteraksi sosial di masyarakat dan dapat meningkatkan rasa percaya dirinya.Tujuan : Menggambarkan pengelolaan pasien isolasi soial dengan cinema therapy.Metoda : Penelitian ini penlis menggunakan studi kasus dengan metode deskriptif yang memaparkan pengelolaan tindakan keperawatan pada pasien.Hasil : Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu diperoleh adanya peningkatan tingkah laku klien dalam berinteraksi dengan orang disekitarnya.Kesimpulan : Secara keseluruhan klien isolasi sosial mengalami peningkatan dalam berinteraksi dengan orang lain, klien mampu memulai pembicaraan terlebih dahulu
ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG AKAD PADA APLIKASI BERBAYAR (Studi Pada Aplikasi Mobile Premier League)
ABSTRAK
Perkembangan zaman saat ini secara tidak langsung mempengaruhi
berbagai macam aspek dalam kehidupan manusia, termasuk dalam hal
penggunaan teknologi.Fenomena perkembangan teknologi seperti
sekarang inilah yang dimanfaatkan oleh berbagai kalangan untuk
menyalurkan hobi mereka, termasuk dalam hal bermain game. Karena
game yang dihadirkan sekarang bisa mendulang penghasilan, maka
dari itu banyak dari para pembuat aplikasi game menciptakan fitur
berbayar pada sebuah aplikasi game tersebut, salah satunya pada
aplikasi game MPL(Mobile Priemere League). Pada aplikasi MPL,
setiap pengguna(user) bila ingin memainkan aplikasi game tersebut,
diharuskan untuk melakukan Top-Up sejumlah uang yang nantinya
akan ditukar menjadi diamond yang akan digunakan untuk bermain
pada aplikasi tersebut. Begitupun sebaliknya, jika dapat memenangkan
sebuah game pada aplikasi MPL, pemain akan mendapatkan tambahan
diamond yang mana nantinya bisa ditukarkan kembali menjadi uang.
Masalahnya adalah ketika akan masuk dalam pertandingan
pengguna harus bertaruh dengan diamond yang dimiliki. Jika kalah
maka diamond yang dimiliki akan hilang, namun, jika menang bisa
mendapatkan diamond berlipat ganda. Diamond yang dipertaruhkan
dalam permainan tersebut bisa ditarik menjadi uang ke saldo gopay.
Berdasarkan paparan masalah yang telah diuraikan diatas, penulis
tertarik untuk membahas permasalahan tersebut dengan pemaparan
rumusan masalah sebagai berikut, bagaimana penggunaan aplikasi
berbayar MPL? Dan agaimana pandangan Hukum Ekonomi Syariah
tentang akad penggunaan aplikasi MPL? Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui penggunaan aplikasi berbayar MPL dan
untuk mengetahui pandangan Hukum Ekonomi Islam tentang akad
penggunaan aplikasi berbayar MPL.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif dengan kerangka berfikir deskriptif analisis, alasannya
adalah untuk dapat menjawab permasalahan yang telah dipaparkan di
atas dan sangat membutuhkan analisa yang sangat mendalam untuk
memperoleh jawaban dari apa yang telah dirumuskan dalam penelitian
ini.
iii
Hasil yang didapatkan penulis dari penelitian ini adalah Aplikasi
berbayar MPL hanya dapat diakses melalui website id.mpl.live dan
tidak dapat dimainkan apabila user belum melakukan kegiatan top up.
Menurut Hukum ekonomi syariah, aplikasi MPL ini mengandung
unsur judi dikarnakan adanya aliran uang yang dipertaruhkan didalam
aplikasi tersebut, dan pesertanya dihadapkan pada dua pilihan yaitu
untung dan rugi serta bertaruh atas berlian yang dimiliki yang mana
satu berlian dihargai dengan uang sebesar Rp. , berarti sama saja
bermain dan bertaruh menggunakan uang. Sedangkan Allah SWT
melarang keras perjudian
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENAMBAHAN POTONGAN HARGA DALAM JUAL BELI PULSA ELEKTRIK DARI DISTRIBUTOR KE AGEN (Studi Kasus Tika Cellular Tanjung Bintang Lampung Selatan)
During and After Study Abroad Period: Perception and Attitudes on English Development and Maintenance
<em>This study examines the development and maintenance of English skills from the perspective of higher education alumni during and after studying abroad. The researcher consider attitudes, more specifically how, what, and to what extent attitudes could encourage development and maintenance in the context of study abroad from the 120 respondents’ perspective. This study deploys quantitative data collection in form of a survey with both multiple choice items and open-ended questions. The numeric items were analyzed with tabulation and the open-ended questions responses were analyzed with the stages of Thematic Analysis. Foremost, the findings reveal that the respondents perceive oral production and fluency as the major skills that improved during the study abroad period, followed by an increase in vocabulary knowledge and listening skills. Most respondents regarded the improvement as an influence of high exposure to spoken English. Secondly, the majority of respondents conceive that their English keeps improving after the study abroad period. The most frequent reasons for using English are social life and entertainment purposes, which are mostly individual preferences, followed by academic purposes such as joining a course or working on journal articles. Work purpose, surprisingly, is not the main reason of using English after study abroad period. The conclusion is that study abroad benefits the respondents in developing their English and that attitude on affective domain (how we perceive a language) and conative (behaviour toward a language) help to maintain the cognitive domain (knowledge on a language) and its maintenance.</em></jats:p
- …
