1,727,488 research outputs found

    Fungal mats in solid-state fermentation

    Full text link
    Since over 2000 years man has cultivated fungi on grains, beans or other (by)products from agriculture or agro-industries, in order to produce tastier and healthier foods. Nowadays, cultivation on solid substrates (solid-state fermentation, SSF) is also used to produce industrial enzymes, drugs and biological plant protection agents. Wider application of SSF is hindered by a lack of knowledge about the design and control of the process. An important problem in SSF is the limited rate of oxygen supply to the fungal mats on the substrate surface. Using the fungus Aspergillus oryzae as an example, the author has discovered that aerial mycelia – which fungi can only form in SSF – help the fungus to overcome this oxygen supply limitation, and thus grow faster and make more enzymes of interest to the food industry. She has also identified other factors related to substrate pre-treatment that have a large impact on product formation. These findings offer opportunities for improved SSF processes

    Pemikiran etika bisnis Dawam Rahardjo

    No full text
    Dalam buku ini, dibahas tentang pemikiran etika bisnis Dawam Rahardjo. Dasar pemahamannya mengenai etika bisnis bertolak dari nilai fundamental ekonomi Islam sebagai sebuah sistem ekonomi berbasis moral. Dalam rumusannya mengenai etika bisnis, pemikiran Dawam Rahardjo sejalan dengan etika bisnis Islam

    Pemikiran M. Dawam Rahardjo tentang Manajemen Islami

    Full text link
    M. Dawam Rahardjo sebagai pakar yang berlatar belakang disiplin ilmu ekonomi dan pakar manajemen menyatakan bahwa dalam rangka mencari konsep manajemen Indonesia, antara lain dengan menggali nilai-nilai budaya tradisional yang ditafsirkan secara baru, dalam hal ini ajaran “moral ekonomi Islam” menjadi sangat relevan. Menurutnya, dari ajaran Islam konsep yang paling relevan bagi persoalan manajemen dan konsep tentang seorang manajer adalah doktrin khalifah sebagaimana dilukiskan dalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 30-33. Sebagai rumusan masalah yaitu bagaimana pemikiran M. Dawam Rahardjo tentang manajemen islami? Bagaimana relevansi pemikiran M. Dawam Rahardjo tentang manajemen dalam konteks Indonesia saat ini? Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research (penelitian kepustakaan). Sebagai data primer yaitu karya-karya M. Dawam Rahardjo di antaranya: Etika Ekonomi dan Manajemen, Yogyakarta: PT Tiara Wacana Yogya, 2006. Adapun sumber data sekunder, yaitu rujukan dalam penelitian ini digunakan beberapa kitab atau buku antara lain: literatur lainnya yang relevan dengan permasalahan yang dikaji seperti: karya-karya M. Dawam Rahardjo dan lain-lain yang ada relevansinya langsung dengan judul tersebut. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan analisis data kualitatif, yaitu data yang tidak bisa diukur atau dinilai dengan angka secara langsung (angka-angka statistik). Hasil pembahasan menunjukkan menurut M. Dawam Rahardjo, dalam rangka mencari konsep manajemen Indonesia, antara lain dengan menggali nilai-nilai budaya tradisional yang ditafsirkan secara baru, dalam hal ini ajaran “moral ekonomi Islam” menjadi sangat relevan. Menurutnya, dari ajaran Islam konsep yang paling relevan bagi persoalan manajemen dan konsep tentang seorang manajer adalah doktrin khalifah sebagaimana dilukiskan dalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 30-33. Menurutnya sumbangan Islam terhadap konsep manajemen yang ada sekarang ini sangat besar. Islam telah menanamkan konsep manajemen sejak zaman Rasulullah SAW. Berdasarkan pemikiran Dawam Rahardjo, dapatlah diambil kesimpulan bahwa sumbangsih Islam terhadap konsep manajemen sangat banyak. Relevansi pemikiran M. Dawam Rahardjo tentang manajemen dengan manajemen di Indonesia saat ini terlihat dari praktik manajemen di Indonesia

    Studi Pemikiran Etika Bisnis M. Dawam Rahardjo

    No full text
    ABSTRAK Latifah, Umi. Studi Etika Bisnis M. Dawam Rahardjo. Tesis, Program Studi Ekonomi Syariah, Program Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Iza Hanifuddin, Ph.D. Kata kunci: Etika Bisnis, Moral, Etika Bisnis Islam. Berawal dari latar belakang munculnya isu-isu sosial dalam bisnis yang berupa kurangnya kesadaran sosial, moralitas dan kerusakan yang ditimbulkan pada masyarakat berupa masalah-masalah yang berhubungan dengan bisnis, maka penulis mencoba mengupas tentang etika bisnis yang ditawarkan oleh M. Dawam Rahardjo yang dirasa sangat cocok untuk pembahasan dalam penulisan ini. Rumusan masalah dalam penulisan ini yaitu bagaimana pandangan Dawam Rahardjo tentang etika bisnis dan relevansinya dengan etika bisnis Islam serta penerapannya dalam dunia bisnis era digital. Jenis penelitian ini adalah penelitian content analysis yang bersifat library research. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis dan pendekatan filosofis. Data primer dalam penelitian ini adalah karya tulis Dawam Rahardjo berupa buku, artikel maupun jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dawam Rahardjo mendasari pemikiran etika bisnisnya dari nilai-nilai fundamental ekonomi Islam yang kemudian diasimilasikan dengan budaya lokal Indonesia yang terkandung dalam Pancasila. Nilai-nilai yang ditawarkan Dawam berupa tauhid, khila>fah, ta’awun, ta’aruf, musyawarah, ih}sa>n, fastabiq al-khaira>t, keseimbangan, amanah, amar ma’ru>f nahi> munka>r, wa tawa>s}aubi al-haqq, wa tawa>s}aubi al-s}abr dan taqwa. Nilai-nilai tersebut sangat sesuai dengan etika bisnis Islam, karena nilai-nilai ini bersumber dari al-Qur’an dan dipahami dengan teori dan pendekatan ilmu ekonomi. Nilai-nilai normatif ini kemudian diaktualisasikan dalam bentuk etika terapan berupa ekologi, profesionalisme dan amanah manajerial. ABSTRACT Latifah, Umi. Study of Business Ethics M. Dawam Rahardjo. Thesis, Sharia Economics Study Program, Postgraduate Program, State Islamic Institute (IAIN) Ponorogo. Advisor: Iza Hanifuddin, Ph.D. Keywords: Etika Bisnis, Moral, Etika Bisnis Islam. Starting from the background of the emergence of social issues in business in the form of a lack of social awareness, morality and the damage caused to society in the form of problems related to business, the author tries to discuss business ethics offered by M. Dawam Rahardjo which is considered very suitable for the discussion in this writing. The formulation of the problem in this paper is how Dawam Rahardjo views business ethics and its relevance to Islamic business ethics and its application in the digital era business world. This type of research is a content analysis research which is library research. The approach used is a historical approach and a philosophical approach. The primary data in this study were the writings of Dawam Rahardjo in the form of books, articles and journals. The results of this study indicate that Dawam Rahardjo based his business ethics thinking from the fundamental values of Islamic economics which are then assimilated to the local Indonesian culture contained in Pancasila. The values that Dawam offers are tauhid, caliphate, ta’awun, ta’aruf, deliberation, ihsan, fastabiq al-khairat, balance, trust, amar ma'ruf nahi munkar, wa tawasaubi al-haqq, wa tawasaubi al-sabr and taqwa. These values are in accordance with Islamic business ethics, because these values come from the Qur'an and are understood by the theory and approach of economics. These normative values are then actualized in the form of applied ethics in the form of ecology, professionalism and managerial mandates

    Interpretation of CPTu in Sensitive Fine-Grained Soils and Prediction of Residual Excess Pore Pressures in Consolidating Soils

    Full text link
    Robertson (1986) soil classification on Sensitive Fine Grained Soils using CPTu is of interest since the variation of these soils include those of Consolidating Soils. However, the classification does not include into detail such as the influence of the existence of excess pore pressure prior to penetration testing or what is the contribution of the excess pore pressure to the total penetration resistance. Rahardjo et al (2008) studied this phenomena by extrapolation of the dissipation test data to determine the residual excess pore pressure which play an important role in CPTu testing. Further, Rahardjo et al (2016) continued investigation of the CPTu in Consolidating Soils using Bq, Bq* and Effective Stress Concept (Rahardjo et al. 2017). These findings have been very useful when using CPTu in very soft soils and ultrasoft soils where the undrained shear strength of the soils is very low. This paper is the results of several studies of CPTu testing in marine clays, lacustrine, ultrasoft soils or even peats. The author found that there is significant value of Bq and Bq*, hence are parameters of importance when dealing with soft soils and discussed in more detail. Recent applications are in very soft soils and peats in Sumatera and East Java mud eruption which are are also included

    Perkembangan kota dan permasalahannya/ Rahardjo

    No full text
    72 hal.: bibl.; 21 cm

    Penafsiran Kata Syaythan Menurut Dawam Rahardjo dalam Ensiklopedi Al-QurÔÇÖan

    No full text
    Dawam Rahardjo seorang sarjana sosial yang memiliki perhatian lebih dalam hal penasiran al-QurÔÇÖan, oleh laena itu meskipun dengan keumuman latar belakang pendidikannya ia telah berhasil menciptakan sebuah karya tafsir dengan corak dan warna bebrbeda sesusai dengan khasnya. Menggunakan konsep kunci-kunci dengan menggunakan istilah yang umum di dalam masyarakat, seperti istilah syaythan. Meskipun ia tidak memiliki kemampuan yang mumpuni dalam hal qawaid tafsir serta bahasa Arab dan keilmuan-keilmuan lainnya yang harus dimiliki oleh para mufassir, dengan keteguhan hatinya ia tetap bisa menghasilkan sebuah karya berupa kita tafsir. Tulisan ini akan membahas mengenai M. Dawam Rahardjo dan pemikirannya terhadap tafsir Al-QurÔÇÖan serta karya Ensiklopedi Al-QurÔÇÖan Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep-konsep Kunci terutama terhadap salah satu kata kunci yaitu syaithan. Pembahasannya dimulai dari menguak kisah hidup seorang Dawam Rahardjo, kemudian beranjak pada pembahasan mengenai bukunya. Setelah mengetahui sekilas mengenai buku karya M. Dawam Rahardjo ini, barulah akan dibahas mengenai pemikiran serta pandangan Dawam Rahardjo terhadap penafsiran Al-QurÔÇÖan. Dari sini akan diuraikan pengaplikasian pemikiran Dawam terhadap kata syaithan mengupas tuntas kata syaithan dengan penafsiran ala seorang Dawam Rahardjo. Terakhir, di ujung pembahasan akan diuraikan mengenai analisa penulis mengenai penafsiran kata syaithan oleh Dawam yang telah diuraikan sebelumnya

    EKONOMI ISLAM SEBAGAI HUKUM MORAL-SOSIAL MENURUT MUHAMMAD DAWAM RAHARDJO

    Full text link
    ABSTRACT   Islamic Economics As Moral-Social Law According to Muhammad Dawam Rahardjo is a study of Muslim economists who criticize the concept of capitalist economy. Dawam Rahardjo considers that the capitalist economy has developed a crime of Identical Economics with Actors who have the capacity of funds and social status above the average society. The concept of Islamic Economics According to Muhammad Dawam Rahardjo is based on: (1) Islamic economics is an economic science based on the values ​​of Islamic teachings, (2) Islamic economics is a system concerning the regulation of economic activity in a society or State based on the way or Islamic method (fiqh muamalah). The values ​​of Islamic teachings and the Islamic method (fiqh muamalah) constitute a unity of social moral law that constructs the Islamic economy, and (3) the intention of the interpretation of the pragmatic nature as practiced by the State of Islam. Furthermore, the Application of Moral-Social Law on Muslims\u27 activities according to Dawam Rahardjo is done both from institutional transactions in accordance with Islamic values. Such as Save Loans with No Interest, trust in transactions Buy and Sell with Online, sell Halal Products. Keywords: M. Dawam Rahardjo, Shariah Economic Law, Moral-Social Law   ABSTRAK Ekonomi Islam Sebagai Hukum Moral-Sosial Menurut Muhammad Dawam Rahardjo merupakan kajian tokoh ekonom Muslim yang mengkritisi Konsep ekonomi kapitalis. Dawam Rahardjo menilai bahwa ekonomi kapitalis  tersebut telah menumbuhkembangkan kejahatan Ekonomi yang Identik dengan Pelaku yang memiliki kapasitas dana dan status sosial diatas masyarakat rata-rata. Konsep Ekonomi Islam Menurut Muhammad Dawam Rahardjo didasarkan pada: (1) ekonomi Islam adalah ilmu ekonomi yang berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam, (2) ekonomi Islam adalah sistem menyangkut pengaturan kegiatan ekonomi dalam suatu masyarakat atau Negara berdasar cara atau metode islami (fiqh muamalah). Nilai-nilai ajaran Islam dan metode islami (fiqh muamalah) yang menjadi satu kesatuan hukum moral sosial inilah yang membangun ekonomi Islam itu, dan (3) maksud dari penafsiran tersebut adalah sebagai perekonomian umat Islam, penafsiran ini muncul dari sifat pragmatis sebagaimana dilakukan oleh Negara Islam. Selanjutnya, Penerapan Hukum Moral-Sosial dalam aktivitas perekonomian umat Islam Menurut Dawam Rahardjo dilakukan baik dari transaksi kelembagaan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Seperti Simpan Pinjam dengan Tanpa Bunga, amanah dalam bertransaksi Jual Beli dengan Online, melakukan jual Beli Produk Halal. Kata Kunci: M Dawam Rahardjo, Hukum Ekonomi Syari’ah, Hukum Moral-Sosia

    MASYARAKAT MADANI MENURUT DAWAM RAHARDJO

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memaparkan dan menganalisa konsep pemikiran Dawam Raharjo terhadap konsepsi pembentukan masyarakat madani dan relevansinya dengan kondisi obyektif di Indonesia saat ini. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research) yaitu menjadikan,bahan pustaka sebagai sumber data sehingga sering disebut penelitian dokumenter (documentary research). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyelami karya-karya sesuai objek penelitian yang ditulis Dawam Raharjo dan dilengkapi juga oleh karya-karya penulis lain. Data-data yang terkumpul kemudian akan coba dianalisis dengan menggunakan metode interpretasi, indiksi-deduksi, dan historis faktual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Pemikiran Dawam Rahardjo tentang konsepsi pembentukan masyarakat madani ini pada prinsipnya secara historis ada dua hal penting yang perlu diperhatikan dalam membahas pembentukan masyarakat madani, yakni (a) Demokratisasi politik dan liberalisasi ekonomi, (b) Peranan agama dalam masyarakat madani. (2) Untuk menanggapi kondisi obyektif Indonesia yang ada saat ini maka agar tidak kembali ke periode gelap otoriterinisme, maka sangat relevan jika dalam proses pembentukan masyarakat madani yang ada di Indonesia ini pemikiran Dawam Rahardjo tentang konsepsi pembentukan masyarakat madani dapat dijadikan sebuah pijakan utama. Dalam konsepsinya Dawam Rahardjo secara prinsipil mengunakan perspektif konsep Negara integralistik yang diajukan oleh Prof. Supomo. Dalam perspektif konsep Negara integralistik ini, Dawam Rahardjo menjelaskan bahwa dalam Indonesia Baru tidak perlu digagasnya lagi pemisahan Negara dan masyarakat Indonesia dan bagi Indonesia yang integralistik meski tidak mengacu pada gagasan Hegel tentang pengintegrasian masyarakat madani pada Negara, namun prinsip sating tunjang di antara kedua faktor ini (Negara dan masyarakat Indonesia) perlu diajukan sebagai modus kompromi dari berbagai unsur yang bertentangan

    Data for: Application of Invers Distance Weighted and Ordinary Kriging interpolations in the groundwater table mapping

    No full text
    Inverse distance weighting and ordinary kriging method
    corecore