1,721,178 research outputs found
Upaya Regulasi Diri Dalam Mengatasi Burnout Pada Guru SLB-B Negeri Pembina Palembang
Beban kerja yang berat tersebut dan keseharian yang menonton serta ketidakmampuan mendayagunakan perilaku koping membuat guru banyak dihinggapi burnout dalam berkerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi burnout adalah regulasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran burnout pada guru dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi burnout dan untuk mengatasi burnout pada guru slb-b negeri pembina palembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian kulaitatif deskriptif. Dalam penelituan ini subjek penelitian adalah 3 guru SLB-B negeri pembina palembanh
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN POTENSI DIRI TERHADAP MINAT SISWA MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI PADA SMKN DI JAKARTA TIMUR
Rizki Amelia Rinjani 1709620092. Pengaruh Motivasi Belajar Dan Potensi
Diri Terhadap Minat Siswa Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi
Pada SMKN Di Jakarta Timur. Skripsi Jakarta: Faklutas Ekonomi,
Universitas Negeri Jakarta 2024.
Minat siswa SMK untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masih relatif
rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan
potensi diri terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa
kelas XII di SMKN 51 Jakarta, SMKN 10 Jakarta, dan SMKN 48 Jakarta. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian
diambil menggunakan teknik proportional random sampling dengan rumus Slovin,
menghasilkan 105 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner
menggunakan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisiss
statistik deskriptif, uji normalitas, uji reliabilitas, uji multikolinearitas, uji
heteroskedastisitas, uji analisis regresi berganda, uji f, uji t, dan uji koefisien
determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: motivasi belajar berpengaruh
positif dan signifikan terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
yang menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar maka semakin kuat pula
dorongan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Potensi diri
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melanjutkan pendidikan ke
perguruan tinggi, semakin berkembangnya potensi diri siswa maka semakin tinggi
pula minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Serta motivasi
belajar dan potensi diri bersama-sama berpengaruh positif terhadap minat
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, hal ini menunjukkan bahwa semakin
tinggi motivasi belajar dan potensi diri maka semakin besar kemungkinan siswa
untuk memiliki minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kata kunci: Motivasi Belajar, Potensi Diri, Minat, Perguruan Tingg
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA SISWA SMPN 23 PEKANBARU
Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Penyesuaian Sosial
pada Siswa SMP 23 Pekanbaru
Oleh
Rizki Amelia Putri
[email protected]
Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Abstrak
Penyesuaian sosial merupakan kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri
dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu faktornya dipengaruhi oleh kecerdasan
emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosi
dengan penyesuaian sosial pada siswa SMP. Pengambilan sampel menggunakan
teknik proportional random sampling dengan subjek penelitan sebanyak 300
orang. Metode pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosi dan
penyesuaian sosial. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan antara
kecerdasan emosi dengan penyesuaian sosial pada siswa SMP. Berdasarkan
analisa data menggunakan product moment ditemukan koefisien korelasi sebesar
0,211 dengan taraf signifikan 0,045 (p , 0,05). Hasil dari penelitian ini
membuktikan bahwa hipotesis diterima, yaitu ada korelasi yang signifikan antara
kecerdasan emosi dan penyesuaian sosial pada siswa SMP. Pengelolaan
kecerdasan emosi yag baik akan mempengaruhi cara penyesuaian sosial siswa.
Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi tingkat
kecerdasan emosi seseorang maka semakin baik penyesuaian sosialnya dengan
orang lain.
Kata kunci : Kecerdasan Emosi, Penyesuaian Sosial, Siswa SM
Analisis Kesesuaian Fatwa DSN MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 Pada Produk Pembiayaan KUR Mikro Di BSI KCP Arjawinangun
RIZKI AMELIA. NIM. 1908203219. Analisis Kesesuaian Fatwa DSN
MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 Pada Produk Pembiayaan KUR Mikro Di BSI
KCP Arjawinangun, 2023.
Bank syariah Indonesia mendapatkan amanat dari pemerintah sebagai
salah satu lembaga keuangan syariah penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR)
tahun 2021. Program KUR merupakan program prioritas dalam mendukung
kebijakan pemberian kredit/pembiayaan kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah. Secara khusus masalah penyaluran yang ada di bank bukan hanya
terjadi pada para pelakunya saja melainkan juga di penerapan akad-akad,
padahal di bank syariah sendiri sudah punya aturan terkait dengan penyaluran
pembiayaan akad murabahah. Setiap laporan dan akuntansi keuangan suatu
lembaga, ada standar yang harus dipenuhi sesuai dengan peraturan dan
kesepakatan yang berlaku. Salah satu standar yang berkaitan dengan syariah
adalah Fatwa Dewa Syariah Nasional (Fatwa DSN). Pembiayaan Murabahah bil
Wakalah dalam Bank Syariah diimplementasikan dalam berbagai rupa sehingga
disayangkan pada aplikasinya jika terlihat sama dengan kredit di bank
konvensional.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertanyaan
yan menjadi rumusan masalah “Bagaimana pelaksanaan pembiayaan KUR
Mikro dengan akad Murabahah bil Wakalah terkait fatwa DSN MUI”. Penelitian
ini menggunkan metode penelitian lapangan (Field Research) dengan
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan
melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan
metode kualitatif komparatif, kemudian data dianalisis menggunakan model Miles
and Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan KUR
Mikro di BSI KCP Arjawinangun terdiri dari enam tahap yaitu tahap pengajuan
permohonan pembiayaan, tahap penilaian pembiayaan, tahap komite, tahap akad
pembiayaan dan pencairan, tahap angsuran, dan tahap pemeliharaan
pembiayaan. Pelasanaan akad Murabahah bil Wakalah pada pembiayaan KUR
Mikro di BSI KCP Arjawinangun dilakukan secara terpisah, yaitu mendahulukan
akad Wakalah kemudian akad Murabahah. Hasil penelitian juga menunjukkan
bahwa Penerapan Akad Murabahah bil Wakalah Pada Produk Pembiayaan KUR
Mikro di BSI KCP Arjawinangun dalam pengimplementasianya sudah sesuai
dengan fatwa DSN MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah.
Kata kunci: Fatwa, Murabahah bil Wakalah, dan KUR Mikro.
II
Uji daya simpan benih padi varietas Ciherang, Cigeulis, dan Cilamaya muncul pada du a jenis kemasan yang berbeda [Skripsi] / Rizki Amelia Febrina
Bibliografi : 77-7876 hlm. : ill. ; 28 cm. . -- Lamp. (75 lembar
Measuring local community involvement factors for halal tourism in Lombok: a conceptual paper / Rizki Amelia Septiani and Arni Abdul Gani
The development of halal tourism has gained significant attention in recent years, particularly in Muslimmajority countries like Indonesia. Lombok, known for its natural beauty and cultural heritage, has the potential to become a prominent halal tourism destination. Despite this, the reality of the success of halal tourism relies heavily on the active involvement of the local community. Therefore, understanding the factors that influence community participation in halal tourism is crucial for its sustainable development. This study aims to determine the relationship between operational factors and personal factors of the local community and their involvement in halal tourism in Lombok. The literature review highlights on operational factors (product, process, interest-oriented, participant responsibility, and situation specific) and personal factors (family, income, interest, confidence, and opportunity) that the factors influence of community involvement in halal tourism in Lombok. This study will employ a quantitative research approach, utilizing an online survey to collect data from Lombok's residents and the data will be analyzed using SPSS software
SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUSKAN PERKARA TINDAK PIDANA KASUS PERNIAGAAN SATWA LIAR (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 61/PID.B/LH/221/PN MLG)
ABSTRACT
Name : Alifiah Rizki Amelia
NIM : 201710110311058
Title : Judge's Considerations in Deciding Criminal Cases in Wildlife Trafficking Cases (Case Study Decision Number 61/Pid.B/LH/221/PN Mlg)
Advisors :
The law on protecting animal biodiversity needs to be enforced because currently animal conservation is increasingly low, the cause of which is the emergence of wild animals. The problem formulation in this research is how judges consider termination in cases of crimes against wildlife. The aim of this research is to find out, understand and examine the Judge's Considerations in Deciding Criminal Law in Wildlife Trafficking Crime Cases (Case Study Decision Number 61/Pid.B/LH/221/PN Mlg)." The type of legal research is normative juridical. The main legal material used is Decision Number 61/Pid.B/LH/221/PN Mlg with other legislation. The results of the research show that the judge's considerations in deciding criminal cases in wildlife trafficking cases in Decision Number 61/Pid.B/LH/221/PN Mlg use 2 types of considerations, namely the judge's considerations, juridical and non-juridical. Several juridical considerations are based on the form of the defendant's violation of statutory regulations, including Article 21 Paragraph (2) letter a Jo Article 40 Paragraph (2) Law No. 5 of 1990 concerning Conservation of Biological Resources and Their Ecosystems, Government Regulation Number 7 of 1999 concerning Preservation of plant and animal species with the final attachment is contained in the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia No. 106 of 2018, Article 193 paragraph (1) KUHAP, Article 22 paragraph (4) KUHAP, Article 8 paragraph (2) Law no. 48 of 2009 concerning Judicial Power, and Article 222 paragraph (1) of the Criminal Procedure Code. Meanwhile, non-juridical considerations take into account the elements violated by the perpetrator from witness statements regarding the perpetrator's condition, especially the perpetrator's social background. This is one point of view that the sentence imposed by the panel of judges has not been proportional in terms of proportionality between the length of imprisonment as a substitute for a fine and the proportionality of the sentence with evidence from witnesses and experts and the judge's considerations regarding biodiversity loss and potential biodiversity loss. arising from criminal acts of animals that must be protected
Terrorism and Islamophobia: media representation on Islam and Middle East / Rizki Amelia Fitriyani, Sabilul Maarifah Karmidi and Putri Estiani
Men with beard, veiled women, turban and Middle Eastern look tend to lead people thinking about Islam and terrorism. This is a phenomenon reflects the existing stereotype led by the media. Physical appearance impresses people at first sight and gives impact on social interaction. Especially after the tragedy on September 11, 2001 in United States, international media which central is US, keeps associating terrorism to Islam. Not only in American media, but also media in other countries then reflects the news angle in similar perspective as well. Though, in the reality, terrorism is not solely related to Islam but also highly possible to be conducted by others. Based on the agenda setting theory and concept of dramaturgy, this research tries to analyze the role of the media in shaping the audience perception to Islam and Middle East that has been generalized thus leading to the stereotype between these two terms and terrorism
Bimbingan Islam dalam meningkatkan kesehatan mental bagi warga binaan pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan terbuka kelas II b Kendal
Rizki Amelia Safitri (1501016098), Jurusan Bimbingan dan
Penyuluhan Islam (BPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi 2019.
Penelitian ini berjudul "Bimbingan Islam dalam Meningkatkan Kesehatan
Mental bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan
Terbuka Kelas II B Kendal.
Salah satu pelaksanaan bimbingan Islam di Lapas Terbuka ini
untuk bekal bagi warga binaan pemasyarakatan dalam meningkatkan
keimanan dan membina mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk :
1) mengetahui pelaksanaan bimbingan Islam bagi warga binaan
pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas II B Kendal.
2) Untuk menjelaskan bimbingan Islam dalam meningkatkan kesehatan
mental bagi warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan
Terbuka Kelas II B Kendal.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek
penelitian yakni warga binaan pemasyarakatan di Lapas Terbuka Kelas II
B Kendal. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini
menggunakan triangulasi sumber. Metode analisis data menggunakan
model Miles dan Huberman, melalui tiga tahap dalam analisis data
kualitatif yaitu : 1) Data Reduction (Reduksi Data), 2) Data Display
(Penyajian Data), 3) Conclusion (Kesimpulan).
Hasil penelitian menunjukkan (1) pelaksanaan bimbingan Islam
yang diterapkan di lembaga pemasyarakatan ini berjalan dengan baik.
Pelaksanaan bimbingan yang dilakukan pembimbing kepada warga
binaan pemasyarakatan adalah pertama mengenai shalat berjamaah yang
dilakukan pada waktu subuh pukul 04.00-05.00. Para pembimbing
membiasakan mereka untuk selalu melakukan shalat berjamaah seperti
shalat subuh, dzuhur, asar maghrib dan isya. Hal ini dapat membiasakan
warga binaan pemasyarakatan untuk selalu disiplin dalam hal shalat.
Pelaksanaan bimbingan Islam ini juga diisi oleh petugas atau penyuluh
agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Kendal dan selalu
didampingi oleh beberapa pembimbing atau petugas Lapas bidang
Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja yang sudah terjadwal, yakni
setiap satu minggu sekali pada hari rabu. (2) Bimbingan Islam dalam
xi
meningkatkan kesehatan mental di Lapas Terbuka Kelas II B Kendal
mengalami adanya perubahan, seperti yang diharapkan yakni perubahan
dari meningkatnya keimanan dan ketakwaan serta penyesuaian diri
dengan lingkungan sehingga terbentuk mental yang sehat. Kesehatan
mental warga binaan pemasyarakatan sebelum mengikuti program
bimbingan Islam di Lapas Terbuka yakni masih belum stabil dalam hal
emosi dan tidak adanya tujuan hidup, egois, tidak memperdulikan orang
lain dan tidak percaya diri untuk berinteraksi dengan orang lain.
Sedangkan setelah berjalan dan mengikuti pelaksanaan bimbingan Islam
di Lapas Terbuka Kelas II B Kendal banyak sekali adanya perubahan,
lebih fokus dalam beribadah, mudah beradaptasi dan wawasan seputar
pengetahuan agama nya lebih mendalam sehingga lebih siap ketika akan
keluar dari Lapas Terbuka atau kembali ke masyarakat karena memiliki
bekal yang cukup
- …
