203 research outputs found
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Berita Ekstrakurikuler Jurnalistik SMA
ABSTRAK Ririn Hidayati. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Berita untuk Kegiatan Ekstrakurikuler Jurnalistik SMA. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Saksomo, M.Si Kata kunci: bahan ajar menulis berita, menulis berita, ekstrakurikuler jurnalistik SMA. Kegiatan jurnalistik memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan. Kegiatan jurnalistik perlu diajarkan sejak dini. Kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA mampu menjadi solusi untuk mencetak para jurnalis muda yang berkompeten. Produk jurnalistik memiliki beberapa ragam, salah satunya berita. Namun di lapangan, pemahaman siswa SMA tentang berita masih sangat kurang. Bahan ajar yang tersedia masih sangat terbatas bahkan belum ada. Penelitian dan pengembangan ini memiliki tujuan umum menghasilkan produk bahan ajar menulis berita untuk kegiatan jurnalistik SMA sehingga dapat membantu kesulitan siswa dan meningkatkan kemampuan jurnalistik siswa SMA. Adapun tujuan khusus penelitian dan pengembangan ini, yaitu (1) mengembangkan isi bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, (2) mengembangkan sistematika penyajian bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, (3) mengembangkan penggunaan bahasa bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, (4) mengembangkan tampilan bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, dan (5) mengkaji keefektifan bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan karena bertujuan mengembangkan bahan ajar menulis berita. Prosedur penelitian dan pengembangan yang dipakai dalam penelitian ini adalah adaptasi dari model penelitian dan pengembangan Borg & Gall. Tujuh tahap hasil adaptasi yang digunakan, yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan produk, (3) pengembangan draf produk, (4) uji ahli dan uji praktisi, (5) revisi hasil uji ahli dan uji praktisi, (6) uji lapangan, dan (7) penyempurnaan produk. Uji ahli produk meliputi ahli bahan ajar dan ahli menulis berita. Uji praktisi dilakukan pada pembina ekstrakurikuler jurnalistik SMAN 1 Grati. Uji lapangan dilakukan dua kali untuk menguji keefektifan produk dan dilakukan pada siswa kelas X dan XI anggota ekstrakurikuler jurnalistik SMAN 1 Grati berjumlah 13 siswa. Jenis data yang diperoleh dari penelitian ini berupa data verbal dan data angka. Data verbal dibagi menjadi dua, yaitu data tertulis dan data lisan. Data tertulis berupa catatan, komentar, kritik, maupun saran-saran yang dituliskan oleh subjek coba pada lembar penilaian. Data lisan berupa komentar dari para ahli dan praktisi. Data lisan digunakan untuk mengetahui tanggapan dan memperoleh saran perbaikan produk. Data angka berupa angka-angka yang didapat dari penghitungan nilai angket yang diberikan kepada subjek uji coba. Berdasarkan uji coba produk, diperoleh data berikut. Persentase hasil uji ahli bahan ajar mencapai 85% (kualifikasi sangat layak dengan tindak lanjut implementasi). Persentase hasil uji ahli materi mencapai 75% (kualifikasi layak dengan tindak lanjut implementasi). Persentase hasil uji praktisi mencapai 94% (kualifikasi sangat layak dengan tindak lanjut implementasi). Berdasarkan hasil uji keefektifan produk menggunakan uji t dengan membandingkan nilai pretest dan posttest siswa, dapat diketahui nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang merupakan level significance. Jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, maka terdapat perbedaan dan berpengaruh. Jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka tidak terdapat perbedaan dan tidak berpengaruh. Berdasarkan data hasil uji coba produk tersebut dimaknai bahwa (1) bahan ajar Menulis Berita untuk Jurnalis SMA/Sederajat memiliki kualifikasi sangat layak dan dapat dilakukan tindak lanjut implementasi pada siswa, dan (2) bahan ajar tersebut efektif digunakan dalam kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA karena dapat meningkatkan kompetensi jurnalistik siswa. Saran yang diberikan pengembang untuk peneliti dan pengembang lain, yaitu (1) diajurkan untuk mengembangkan bahan ajar menulis berita dengan karakteristik yang berbeda, lebih unik, dan spesifik dalam bentuk bahan ajar, inspirasi bahan ajar, segmentasi pengguna bahan ajar, dan tingkat kerincian serta keragaman latihan, (2) memperhatikan kedalaman materi dan pemilihan contoh-contoh berita yang lebih beragam, (3) memperhatikan tata letak tulisan, dan (4) memperhatikan masa uji coba lapangan sehingga latihan dalam bahan ajar dapat dilaksanakan dengan tuntas
Peningkatan kemampuan siswa dalam menulis cerita melalui gambar berseri kelas II SDN Asemrajah I Jrengik Sampang tahun 2010/2011
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS BERITA EKTRAKURIKULER JURNALISTIK SMA
ABSTRAK RINGKASANRirin Hidayati. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Berita untuk Kegiatan Ekstrakurikuler Jurnalistik SMA. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Saksomo, M.SiKata kunci: bahan ajar menulis berita, menulis berita, ekstrakurikuler jurnalistik SMA.Kegiatan jurnalistik memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan. Kegiatan jurnalistik perlu diajarkan sejak dini. Kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA mampu menjadi solusi untuk mencetak para jurnalis muda yang berkompeten. Produk jurnalistik memiliki beberapa ragam, salah satunya berita. Namun di lapangan, pemahaman siswa SMA tentang berita masih sangat kurang. Bahan ajar yang tersedia masih sangat terbatas bahkan belum ada.Penelitian dan pengembangan ini memiliki tujuan umum menghasilkan produk bahan ajar menulis berita untuk kegiatan jurnalistik SMA sehingga dapat membantu kesulitan siswa dan meningkatkan kemampuan jurnalistik siswa SMA. Adapun tujuan khusus penelitian dan pengembangan ini, yaitu (1) mengembangkan isi bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, (2) mengembangkan sistematika penyajian bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, (3) mengembangkan penggunaan bahasa bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, (4) mengembangkan tampilan bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA, dan (5) mengkaji keefektifan bahan ajar menulis berita untuk kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan karena bertujuan mengembangkan bahan ajar menulis berita. Prosedur penelitian dan pengembangan yang dipakai dalam penelitian ini adalah adaptasi dari model penelitian dan pengembangan Borg & Gall. Tujuh tahap hasil adaptasi yang digunakan, yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan produk, (3) pengembangan draf produk, (4) uji ahli dan uji praktisi, (5) revisi hasil uji ahli dan uji praktisi, (6) uji lapangan, dan (7) penyempurnaan produk. Uji ahli produk meliputi ahli bahan ajar dan ahli menulis berita. Uji praktisi dilakukan pada pembina ekstrakurikuler jurnalistik SMAN 1 Grati. Uji lapangan dilakukan dua kali untuk menguji keefektifan produk dan dilakukan pada siswa kelas X dan XI anggota ekstrakurikuler jurnalistik SMAN 1 Grati berjumlah 13 siswa. Jenis data yang diperoleh dari penelitian ini berupa data verbal dan data angka. Data verbal dibagi menjadi dua, yaitu data tertulis dan data lisan. Data tertulis berupa catatan, komentar, kritik, maupun saran-saran yang dituliskan oleh subjek coba pada lembar penilaian. Data lisan berupa komentar dari para ahli dan praktisi. Data lisan digunakan untuk mengetahui tanggapan dan memperoleh saran perbaikan produk. Data angka berupa angka-angka yang didapat dari penghitungan nilai angket yang diberikan kepada subjek uji coba.Berdasarkan uji coba produk, diperoleh data berikut. Persentase hasil uji ahli bahan ajar mencapai 85% (kualifikasi sangat layak dengan tindak lanjut implementasi). Persentase hasil uji ahli materi mencapai 75% (kualifikasi layak dengan tindak lanjut implementasi). Persentase hasil uji praktisi mencapai 94% (kualifikasi sangat layak dengan tindak lanjut implementasi). Berdasarkan hasil uji keefektifan produk menggunakan uji t dengan membandingkan nilai pretest dan posttest siswa, dapat diketahui nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang merupakan level significance. Jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, maka terdapat perbedaan dan berpengaruh. Jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka tidak terdapat perbedaan dan tidak berpengaruh. Berdasarkan data hasil uji coba produk tersebut dimaknai bahwa (1) bahan ajar Menulis Berita untuk Jurnalis SMA/Sederajat memiliki kualifikasi sangat layak dan dapat dilakukan tindak lanjut implementasi pada siswa, dan (2) bahan ajar tersebut efektif digunakan dalam kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik SMA karena dapat meningkatkan kompetensi jurnalistik siswa. Saran yang diberikan pengembang untuk peneliti dan pengembang lain, yaitu (1) diajurkan untuk mengembangkan bahan ajar menulis berita dengan karakteristik yang berbeda, lebih unik, dan spesifik dalam bentuk bahan ajar, inspirasi bahan ajar, segmentasi pengguna bahan ajar, dan tingkat kerincian serta keragaman latihan, (2) memperhatikan kedalaman materi dan pemilihan contoh-contoh berita yang lebih beragam, (3) memperhatikan tata letak tulisan, dan (4) memperhatikan masa uji coba lapangan sehingga latihan dalam bahan ajar dapat dilaksanakan dengan tuntas
LAPORAN PRAKTIK LAPANGAN TERBIMBING SD NEGERI TEGALPANGGUNG YOGYAKARTA A033
Praktik Lapangan Terbimbing (PLT) yang dilaksanakan di SD Negeri
Tegalpanggung berlangsung mulai tanggal 15 September – 15 November 2017.
Tujuan dari kegiatan PLT adalah untuk memberikan pengalaman belajar bagi
mahasiswa, terutama dalam hal pengalaman mengajar, memperluas wawasan,
pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya,
peningkatan keterampilan, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan dalam
memecahkan masalah. Secara umum, pelaksanaan kegiatan PLT berjalan baik sesuai
dengan yang direncanakan. Bentuk pelaksanaan kegiatan PLT terdiri atas program
mengajar dan non mengajar. Program mengajar terdiri dari praktik mengajar
terbimbing, praktik mengajar mandiri, dan ujian praktik mengajar. Selain itu ada
program non mengajar diantaranya penerjunan, pembuatan mou untuk sekolah,
observasi kelas, penyusunan matrik program, upacara bendera, senam rutin,
persiapan pembelajaran bersama dengan guru kelas, peringatan hut kota jogja,
persiapan, lomba poster, lomba geguritan, lomba aksara jawa, lomba mading kelas,
pembuatan mading sekolah, posterisasi, penghiasan dinding sekolah, kerja bakti,
tamanisasi, penataan buku perpustakaan, pendampingan outdoor study, pencatatan
data surat masuk, pendampingan pesta siaga, pembuatan pola lantai senam,
pembuatan cocard kemah, pelengkapan administrasi kelas, pendampingan dokter
kecil, pembuatan banner, pendampingan lomba mtq, pendampingan lomba olahraga,
penarikan, pembuatan laporan
Dari pelaksanaan kegiatan PLT di SD Negeri Tegalpanggung maka dapat
disimpulkan bahwa kegiatan PLT dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa
dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan
kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu, pengetahuan, dan keterampilan yang
telah dipelajari kedalam proses pembelajaran di sekolah, serta dapat meningkatkan
hubungan kemitraan yang baik antara UNY dengan sekolah yang terkait
Pengaruh pengetahuan akuntansi dan kepribadian wirausaha terhadap penggunaan akuntansi dalam pengambilan keputusan investasi dengan ketidakpastian lingkungan sebagai variabel moderating
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pengetahuan akuntansi dan kepribadian wirausaha terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan investasi secara simultan dan parsial
Penggunaan Jenis Kayu Perumahan Bantuan Tsunami di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Nanggroe Aceh Darussalam
The issue of construction material becomes the most interesting case for
reconstruction and rehabilitaion process in Aceh, especially for kinds of building
material and it’s supplying. The need of wood as the raw material for the
reconstruction was supplied from the raw material suppliers who have many
species of wood. The research of questionnaire methods hold in the Meuraxa,
Banda Aceh city NAD, and identification of the wood is observed in Laboratory
Biology of Faculty of Science and Mathematics USU. Based on the wood
identification known that species of wood used was durian (Durio zibethinus),
damar (Agathis plilippinensis) and benuang (Octomeles sumatrana). The result of
research showed that the level of understanding of the society towards raw
material is worse than the contractor, it is based on the result of the questionnaire
and interview about the understanding species of wood which is good for
construction material.60 HalamanSkripsi Sarjan
THE CLASH OF CULTURE POTRAYED IN THE MAIN CHARACTERS OF THE JOY LUCK CLUB NOVEL
Kata Kunci: Keterkejutan budaya, Tradisi orang China, Nilai-Nilai
orang Amerika
INTISARI
Amerika dikenal sebagai negara multikultural. Hal ini mengacu
pada etnis yang berbeda di seluruh dunia. Etnis Cina adalah salah satu dari
mereka. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan
benturan budaya cina dan Amerika.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Sistem ini menggunakan dua data yang disebut data primer dan data
sekunder. Data primer diambil dari Novel Joy Luck Club. Sementara itu,
data sekunder diambil dari buku, artikel, jurnal dan data online dari
internet. Ada tiga langkah kolaboratif dalam melakukan penelitian ini
yaitu Mengumpulkan, mengorganisir, dan menganalisis data.
Studi ini memperoleh beberapa hasil bahwa Pemahaman lintas
budaya sangat diperlukan untuk memecahkan masalah benturan budaya.
Dengan menjaga tradisi Cina bersama dengan menerima Nilai Amerika
yang baik dapat memberikan pencahayaan untuk kehidupan yang baik di
antara masyarakat modern Amerika. Singkatnya, komunikasi adalah cara
yang baik untuk memecahkan masalah benturan budaya
PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SD NEGERI TRUCUK
Penelitian ini berfokus pada Pendidikan Karakter Disiplin pada Kegiatan Ekstrakurikuler kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Trucuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter disiplin pada kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Trucuk.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, koordinator ekstrakurikuler, guru ekstrakurikuler, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan pramuka terdapat perencanaan berupa peraturan, jadwal kegiatan, dan program peserta didik. Pelaksanaan pendidikan karakter disiplin dilakukan dengan pemberian contoh, guru memberikan batasan waktu dalam mengerjakan tugas, guru memberikan tanda untuk setiap kegiatan, dan guru memberikan teguran bagi siswa yang melanggar peraturan. Evaluasi berupa pemberian motivasi dan nasehat. Dalam kegiatan ekstrakurikuler karawitan terdapat perencanaan berupa peraturan, jadwal kegiatan dan program peserta didik. Pelaksanaan pendidikan karakter disiplin dilakukan dengan guru memberikan teladan, arahan dan pengkondisian, guru memberikan aba-aba sehingga siswa memainkan gamelan sesuai dengan aba-aba, guru menegur siswa dan memberikan contoh memainkan gamelan dengan benar. Bentuk evaluasi berupa pengulangan materi, pemberian nasehat, dan mengikuti perlombaan. Dalam kegiatan drumband terdapat perencanaan berupa pendataan siwa, peraturan, program peserta didik, dan jadwal kegiatan. Pelaksanaan pendidikan karakter disiplin dalam kegiatan drumband ditunjukkan dengan guru memberikan contoh datang tepat waktu, guru membuat peraturan sehingga siswa bersikap dan berperilaku sesuai aturan serta guru memberikan hukuman kepada siswa yang melanggar peraturan. Bentuk evaluasi kegiatan drumband adalah pemberian nasehat, pengulangan materi dan mengikuti perlombaan
Kata Kunci : Pendidikan Karakter Disiplin, Kegiatan Ekstrakurikule
KEEFEKTIFAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI KARANGROTO 02
Kata Kunci: Keefektifan, Student Teams Achievement Division dan Group Investigation, Hasil Belajar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Group investigation dengan pembelajaran model pembelajaran konvensional pada kelas IV Semester 2 SD Negeri karangroto 02 kecamatan Genuk tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik dalam penelitian ini teknik tes untuk mendapatkan data hasil belajar kognitif siswa pada pokok bahasan penjumlahan pecahan dan teknik observasi untuk mengetahui hasil belajar afektif berupa kerja keras siswa selama mengikuti pembelajaran. Dari perhitungan hasil belajar kognitif siswa diperoleh thitung = 3,599, untuk selanjutnya thitung yang sudah didapat dikonsultasikan dengan ttabel, 5% dan dk= n1 + n2 - 2 = 52 maka harga ttabel = 1,674.Karena hipotesis jika thitung ≤ ttabel yaitu 3,599 ≤ 1,674 maka Ho ditolak jadi hasil belajar kognitif siswa dengan model Student Teams Achievement Division (STAD) dan Group Investigation lebih baik dari hasil belajar kognitif siswa dengan model pembelajaran konvensional pada materi Penjumlahan Pecahan. Kemudian dilanjutkan uji t sehingga diperoleh hasil belajar afektif berupa kerja keras siswa dengan model Student Teams Achievement Division (STAD) dan Group Investigation lebih baik dari model pembelajaran konvensional kelas IV SD Negeri Karangroto 02 tahun ajaran 2015/2016
Teori distribusi wishart dan rasio diterminan matriknya
ABSTRAK
Salah satu permasalahan statistik adalah menentukan distribusi probabilitas dari distribusi yang diketahui. Di si ni dibicarakan stati sti k multivariate dengan rasi o determinan matriks Wishart yang dapat dipakai sebagai statistik uji. Statistik ini banyak digunakan dal am uji rasio likelihood. Tulisan ini membahas penggunaan sifat-sifat distribusi Wishart untuk menurunkan distibusi lain yang terkait. Salah saturiya adalah distribusi Beta, balk sentral maupun non sentr al dengan parameternya
tergantung pada dimensi matriksnya.
determinan matriks Wishart. Rasio determinan matriks Wishart biasa dipakai dalam uji hipotesa sebagai statistik uji pada uji rasio likelihood. Dal am kedudukannya sebagai statistik uji inilah, diharapkan bisa ditemukan
distribusi-distribusi lain yang terkait dengan teknik-teknik penurunan ber dasar k an sifat-sifat -dasar distribusi Wishart.
Materi dasar dan penunjang diberikan dalam bab II. Yang antara lain berisi tentang vektor dan matriks, distribusi normal multivariate, yang merupakan bentuk dasar dari distribusi Wishart serta grip .dan invarian.
Selanjutnya kesimpulan dari pembahasan tugas akhir ini ada dalam bab tersendiri di akhir tugas akhir ini yai tu dalam bab IV , sehi ngga memudahkan pemahamannya.
Begitulah sedikit gambaran tentang pembahasan teori di-strIbust-Wkshart-dan-rasko-determlnan-matri-ksnyamoga----- memberi manfaat bagi para pembaca dan berguna untuk perkembangan ilmu statistik pada khususnya
- …
