1,720,973 research outputs found

    KONTRIBUSI DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KECEPATAN REAKSI KAKI TERHADAP KEMAMPUAN LARI 100 METER PADA MAHASISWA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA FIK UNM

    Get PDF
    ABSTRAK RASNA. 2019. KONTRIBUSI DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KECEPATAN REAKSI KAKI TERHADAP KEMAMPUAN LARI 100 METER PADA MAHASISWA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA FIK UNM, Skripsi, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Apakah ada kontribusi daya ledak tungkai terhadap kemampuan lari 100 meter pada mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga FIK UNM, (2). Apakah ada kontribusi kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan lari 100 meter, (3). Apakah ada kontribusi daya ledak tungkai dan kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan lari 100 meter pada mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga FIK UNM. Populasinya adalah mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga FIK UNM angkatan 2018, jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan tehnik random sampling (secara acak) atau tanpa pandang bulu. Tehnik analisis yang digunakan adalah analisis regresi dan korelasi melalui program aplikasi SPSS versi 22,00 dengan taraf signifikan 0.05 α. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1). Ada kontribusi yang signifikan daya ledak tungkai terhadap kemampuan lari 100 meter pada mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga FIK UNM, sebesar 55.7%. (2). Ada kontribusi yang signifikan kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan lari 100 meter pada mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga FIK UNM, sebesar 51.7%. (3). Ada kontribusi yang signifikan daya ledak tungkai dan kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan lari 100 meter pada mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga FIK UNM, sebesar 64.5%

    Pollen profile RASNA, Rasna, Czech Republic

    No full text
    Method: KOH, acetolysis. Mineral samples pretreated with HF. The EPD (http://www.europeanpollendatabase.net) accepted species name is given in the parameter comment. This dataset was archived on 2010-05-11 from the EPD database

    Application of Load Balancing with the Nth Method on Multiple Gateway Internet Networks

    No full text
    The Performance of a Network Is Necessary by the Office of the Special Jayapura Regent in matters related to networking. One of the technological problems to increase connections in the network is to use three ISPs and become microtik as a balanced load. Each ISP uses load sharing that can be divided evenly in each section. Wireless networks that are connected to distributed systems make load balancing techniques that can be received from a system. Load balancing can be applied to HTTP servers, proxies, databases, and gateways.     This research implements a proxy with load balancing method on an internet network that has three gateway lines through a router. Expected to be expected to be expected to be expected to load three ISP. The results of the research on the application of load balancing with the method on several internet gateways in the Jayapura District Regent Office is an inconsistency in bandwidth for each client before the implementation of the Nth method and using the Nth method with ten active clients can used when bandwidth on some clients is not much different and more evenly distributed than without load load balancing Nth

    Penerjemahan Teks-Teks Keislaman (Jenis dan Strateginya)

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan penerjemahan, interpretasi dan penyaduran dalam teks keislaman, menguraikan jenis dan strategi penerjemahan teks keislaman, serta memaparkan proses dan ukuran keberhasilan penerjemahan teks keislaman dengan beberapa contoh penerjemahan buku-buku keislaman. Untuk mencapai tujuan tersebut data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dari sumber data primer dan dianalisis secara logis berdasarkan penalaran logika induktif. Hasil penilitian menunjukkan bahwa penerjemahan berbeda dengan interpretasi dan penyaduran walaupun ada keterkaitan makna, ada dua jenis terjemahan teks keislaman yaitu terjemahan yang berpihak kepada teks bahasa sumber dan jenis terjemahan yang berpihak kepada teks bahasa sasaran, sedangkan strategi yang ditempuh secara garis besar, yaitu strategi struktural dan strategi semantic. Sedangkan keberhasilan dalam menerjemahkan dapat diukur dengan menggunakan dua kriteria, yaitu: Faithfulness (keterpercayaan) atau juga disebut fidelity (kesetiaan) dan Transparency. Tulisan ini tentunya dapat berkontribusi dalam memudahkan penerjemahan teks-teks keislaman terlebih khusus buku-buku keislaman kontemporer.Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan penerjemahan, interpretasi dan penyaduran dalam teks keislaman, menguraikan jenis dan strategi penerjemahan teks keislaman, serta memaparkan proses dan ukuran keberhasilan penerjemahan teks keislaman dengan beberapa contoh penerjemahan buku-buku keislaman. Untuk mencapai tujuan tersebut data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dari sumber data primer dan dianalisis secara logis berdasarkan penalaran logika induktif. Hasil penilitian menunjukkan bahwa penerjemahan berbeda dengan interpretasi dan penyaduran walaupun ada keterkaitan makna, ada dua jenis terjemahan teks keislaman yaitu terjemahan yang berpihak kepada teks bahasa sumber dan jenis terjemahan yang berpihak kepada teks bahasa sasaran, sedangkan strategi yang ditempuh secara garis besar, yaitu strategi struktural dan strategi semantic. Sedangkan keberhasilan dalam menerjemahkan dapat diukur dengan menggunakan dua kriteria, yaitu: Faithfulness (keterpercayaan) atau juga disebut fidelity (kesetiaan) dan Transparency. Tulisan ini tentunya dapat berkontribusi dalam memudahkan penerjemahan teks-teks keislaman terlebih khusus buku-buku keislaman kontemporer

    Eksistensi Perempuan Dalam Transformasi Sosial ( Studi di PT. Multi Usaha Raya Kabupaten Sorong )

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan : a) Untuk mengetahui eksistensi perempuan dalam transformasi sosial di   PT. Multi Usaha Raya kabupaten Sorong. b) Untuk  mengetahui yang melatar belakangi perempuan bekerja di  PT. Multi Usaha Raya kabupaten Sorong. Metode   yang  akan  digunakan  adalah  metode  penelitian  kualitatif  deskriptif  yaitu  metode  penelitian  yang  memerlukan data berupa  kata-kata  atau  kalimat  secara  lisan  ataupun  tulisan  serta data  perilaku  yang  dapat  diamati. Jenis  penelitian  yang  digunakan penelitian  terapan  dan  penelitian  dasar  atau  murni. populasi  dalam penelitian ini  seluruh karyawan perempuan pada  PT. Multi Usaha Raya di kabupaten Sorong. sedangkan teknik  penarikan  sampel  dengan  mengunakan  metode  random  sampling yaitu  sebagian karyawan perempuan pada PT. Multi Usaha Raya yang di anggap mewakili populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. analisa  data  yang  digunakan  adalah  analisis  deskriptif  kualitatif  secara  analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh karyawan perempuan di perusahaan PT. Multi Usaha Raya merupakan ibu rumah tangga. Meski harus bekerja perannya sebagai istri dan ibu dalam keluarga tidak mereka abaikan, dari dini hari mereka sudah harus bangun untuk menyiapkan seluruh keperluan suaminya sebelum berangkat bekerja dan anaknya sebelum berangkat sekolah seperti menyiapkan pakaian seragam dan sarapan untuk anak dan suaminya, setelah itu membersihkan rumah lalu mulai untuk berangkat kerja pagi harinya hingga petang demi keluarga mereka

    Pemerolehan Bahasa Asing Sebagai Bahasa Kedua (Kajian Pemerolehan Bahasa Arab)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mejelaskan maksud dari pemerolehan bahasa kedua, mengungkap perbedaan proses pemerolehan bahasa pertama dan kedua, menerangkan tahapan pemerolehan bahasa kedua, dan teori  pemerolehan bahasa kedua. Tujuan ini dibuktikan melalui analisis data yang bersifat deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dari sumber data primer dan dianalisis secara logis berdasarkan penalaran logika induktif. Hasil penelitian menunjukkan Pakar bahasa berbeda pandangan dalam membedakan antara bahasa kedua (second language) dan bahasa asing (foreign language). Ada yang membedakan antara keduanya dan ada yang berpendapat bahwa kedua istilah tersebut tidak memiliki perbedaan. Perbedaan proses pemerolehan bahasa pertama dan kedua dapat dilihat dari karakteristik masing-masing baik secara natural maupun secara terstruktur dan terorganisir. Tahapan pemerolehan bahasa kedua melalui lima tahapan diantaranya:  preproduksi, produksi awal, bicara awal, fasih menengah, dan mahir. Teori pemerolehan bahasa kedua terdiri dari Teori Behaviorisme, Teori Innatenes/ Nativisme, Teori Akulturasi, Teori Akomodasi, Teori Wacana (Discourse), Teori Monitor, Teori Kompetensi Variabel, Teori Hipotesis Universal, Teori Neurofungsional, Teori Interbahasa (Interlanguage). Tentunya tulisan ini dapat berkontribusi dalam memudahkan pemerolehan bahasa asing terutama bahasa Arab di lembaga pendidikan

    Age determination of sediment core RASNA, Rasna, Czech Republic

    No full text
    This dataset was archived on 2010-05-11 from the EPD database (http://www.europeanpollendatabase.net)

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore