Universitas Muhammadiyah Sorong: eJournal Collections
Not a member yet
2015 research outputs found
Sort by
Exploring the Drivers of Green Skincare Purchases: Income, Norms, Trust, Knowledge and Attitude
This research aims to analyze the influence of income, subjective norms, social media, financial literacy, green trust, environmental knowledge, and environmental attitude on green skincare purchase decisions among Generation Z in Indonesia, as well as to examine the mediating role of environmental attitude. This study is quantitative and uses an online survey method, involving 358 Generation Z respondents who use green skincare products. Data analysis was conducted using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results indicate that subjective norms, social media, financial literacy, green trust, environmental knowledge, and environmental attitude have a significant positive influence on green skincare purchase decisions, while income does not. In addition, environmental attitude was found to mediate the relationship between environmental knowledge and purchase decisions. This study demonstrates that sustainable consumption behavior among Generation Z is more strongly influenced by social, psychological, and sustainability value factors than by economic factors.
Integrasi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
This research aims to analyze the integration of information technology in Indonesian language learning at the Inpres 18 Elementary School (SD) in Sorong Regency. With the increasing development of technology, the use of information technology in education has become very important to improve the quality of learning, especially in Indonesian language subjects. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through interviews, observation and documentation involving teachers, students and school principals. The research results show that although information technology has begun to be introduced in learning, its use is still limited to the use of digital tools such as projectors and computers for presenting material. Apart from that, several obstacles faced include limited facilities and infrastructure, lack of training for teachers in using technology, and low levels of technology skills among students. This research suggests the need to increase training for teachers and provide adequate facilities to support the use of information technology in the Indonesian language learning process. It is hoped that with more optimal integration, Indonesian language learning in elementary schools can be more interesting, interactive and effective.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar (SD) Inpres 18 Kabupaten Sorong. Dengan semakin berkembangnya teknologi, pemanfaatan teknologi informasi dalam pendidikan menjadi sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi informasi sudah mulai diperkenalkan dalam pembelajaran, pemanfaatannya masih terbatas pada penggunaan perangkat digital seperti proyektor dan komputer untuk penyajian materi. Selain itu, beberapa kendala yang dihadapi antara lain terbatasnya sarana dan prasarana, kurangnya pelatihan bagi guru dalam menggunakan teknologi, dan rendahnya keterampilan teknologi di kalangan siswa. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan pelatihan bagi guru dan penyediaan fasilitas yang memadai untuk mendukung pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Diharapkan dengan integrasi yang lebih optimal, pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar dapat lebih menarik, interaktif dan efektif
PEMANFAATAN DUOLINGO SEBAGAI INOVASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SD ISLAM 06 KOTA PEKALONGAN
This study investigates the use of Duolingo as a digital innovation to enhance English learning at SD Islam 06 Kota Pekalongan. Using a qualitative descriptive design, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that Duolingo increased students’ motivation, participation, and confidence through interactive gamified activities. It also improved vocabulary mastery and pronunciation while creating a more enjoyable learning environment. The application supports Technology-Enhanced Learning (TEL) and aligns with the Kurikulum Merdeka by fostering creativity, independence, and collaboration. Therefore, Duolingo is considered an effective tool for promoting engaging and meaningful English learning among elementary students.Penelitian ini meneliti penggunaan aplikasi Duolingo sebagai inovasi digital untuk meningkatkan pembelajaran Bahasa Inggris di SD Islam 06 Kota Pekalongan. Dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Duolingo dapat meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kepercayaan diri siswa melalui aktivitas interaktif berbasis permainan (gamified activities). Selain itu, aplikasi ini juga membantu meningkatkan penguasaan kosakata dan pelafalan, sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Duolingo mendukung konsep Technology-Enhanced Learning (TEL) dan sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan kreativitas, kemandirian, dan kolaborasi. Oleh karena itu, Duolingo dianggap sebagai alat yang efektif untuk mendorong pembelajaran Bahasa Inggris yang menarik dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
 
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP MINAT BELI PRODUK KOSMETIK WARDAH PADA TOKO UNALALA KOTA SORONG
This study aims to determine, (1) the effect of product quality on buying interest, (2) the effect of customer satisfaction on buying interest, and (3) the effect of product quality and customer satisfaction on buying interest. This research uses descriptive and correlation methods using a quantitative approach. The population of this study is the result of a survey that shopped online at the shopee online store in the Remu Utara village with a total of 135 people. The technique of collecting the sample in this study used the Slovin formula with a sample of 44 people. The technique of collecting data was by distributing questionnaires. The results showed that. (1) Product quality has a positive effect on buying interest in Wardah cosmetic products at the Unalala store, (2) This is evidenced by a significant value of 0.000 > from the level of significance value of 0.05, (3) product quality and customer satisfaction have a simultaneous (together) effect on buying interest in Wardah cosmetic products at the Unalala store. This is evidenced by a significant value of 0.000 < from the level of significance value of 0.05
Dampak Digitalisasi terhadap Efisiensi Pelayanan Publik di Era Revolusi Industri 4.0 di kota sorong
Digitalisasi pelayanan publik menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi layanan di era Revolusi Industri 4.0. Kota Sorong sebagai salah satu kota strategis di Papua Barat mulai menerapkan sistem digital pada berbagai layanan publik, seperti administrasi kependudukan, perizinan usaha, dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap efisiensi pelayanan publik serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasinya Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan aparatur pemerintahan dan masyarakat pengguna layanan, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terkait regulasi dan sistem digital yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah meningkatkan kecepatan layanan, meminimalkan birokrasi, dan meningkatkan transparansi. Namun, terdapat beberapa kendala, antara lain keterbatasan literasi digital masyarakat, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan resistensi aparatur terhadap perubahan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas SDM aparatur, penyediaan infrastruktur teknologi yang merata, serta sosialisasi dan pendampingan intensif kepada masyarakat untuk mendukung keberhasilan digitalisasi pelayanan publik
Bahasa Politik Lokal: Studi Diksi Legislator Kota Sorong Berbasis Kearifan Lokal
Bahasa politik memiliki peran strategis dalam proses komunikasi antara legislator dan masyarakat, khususnya dalam konteks pemerintahan daerah yang memiliki karakter sosial dan budaya yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi bahasa para legislator Kota Sorong yang merefleksikan nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik komunikasi politik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana. Data penelitian berupa tuturan lisan dan teks tertulis legislator yang diperoleh dari dokumentasi sidang DPRD, pernyataan resmi, serta pemberitaan media lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pencatatan, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi diksi politik yang mengandung unsur kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legislator Kota Sorong cenderung menggunakan diksi yang bersifat persuasif, inklusif, dan kontekstual, dengan memanfaatkan istilah, ungkapan, serta simbol budaya lokal Papua sebagai strategi membangun kedekatan dengan masyarakat. Penggunaan diksi berbasis kearifan lokal ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian kebijakan, tetapi juga sebagai bentuk legitimasi politik dan penguatan identitas lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa politik lokal berperan penting dalam membangun komunikasi politik yang efektif, beretika, dan berakar pada nilai-nilai budaya masyarakat setempat
Pemanfaatan Media Konkret Kerang Berhitung untuk meningkatkan kognitif Matematika pada siswa pesisir klademak Kota Sorong: Pemanfaatan Media Konkret Kerang Berhitung untuk meningkatkan kognitif Matematika pada siswa pesisir klademak Kota Sorong
Matematika merupakan mata pelajaran fundamteal yang memiliki peran penting dalam pendidikan dasar. Akan tetapi, dalam praktiknya masih banyak siswa Sekolah Dasar (SD) yang mengalami kendala dalam memahami konsep matematika, khususnya pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan Permasalahan pendidikan diwilayah pesisir seringkali berkutat pada rendahnya motivasi belajar matematika akibat metode pengajaran yang monoton dan minimnya alat peraga, meskipun potensi lingkungan sekitar sangat melimpah. Peneliti menginisiasi program penggunaan media konkret kerang berhitung sebagai media manipulative untuk membantu konsep dasar matematika(penjumlahan, penguranan, dan pola) bagi siswa di pesisir klademak kota sorong. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan indentifikais masalah, pembuatan media kerang berhitung, pelaksanaan pembelajaran, dan Evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan kerang berhitung meningkatkan keterlibatan aktif siswa, mempermudah pemahamana konsep abstrak menjadi konkrit, serta meningkatkan hasil belajar kognitif secara signifikan melalui pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual
Enhancing English Vocabulary Learning for Students with Autism Spectrum Disorder through the Learn English for Kids Application
Autism Spectrum Disorder (ASD) is a developmental condition that affects communication, social interaction, and behavior, often making language learning more challenging. As a result, language teaching programs for students with autism must be designed differently from those created for typically developing learners. Most autistic learners are visual thinkers who acquire knowledge more effectively through images and visual aids. To support this need, an application called Learn English for Kids was developed to help children with autism learn English vocabulary. This study examines the use of the Learn English for Kids application as a tool for teaching English vocabulary to students with ASD. A qualitative descriptive method was employed at SLB Yamet School Cendana Lampung, involving five male students diagnosed with autism. The findings indicate that integrating visual and auditory features within the application creates a stimulating and supportive learning environment that aligns with the learning characteristics of children with autism. The use of reinforcement enhances engagement and comprehension, although challenges such as limited attention span and mood fluctuations persist. Combining digital media with behavioral strategies offers an effective framework for inclusive language instruction
Analisis Performa Dinamik Struktur Portal Rangka Baja Terhadap Gempa Menggunakan Metode Response Spectrum Dan Time History
Kota Sorong memiliki risiko gempa tinggi karena berada di jalur tektonik aktif, namun penerapan struktur rangka baja masih rendah. Mengingat kekuatan dan fleksibilitasnya, struktur baja berpotensi menjadi solusi bangunan tahan gempa, khususnya untuk fasilitas vital seperti rumah sakit. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja struktur portal rangka baja lima lantai terhadap beban gempa menggunakan tiga skenario analisis: (1) gabungan Response Spectrum dan Time History dengan spectrum matching, (2) Response Spectrum, dan (3) Time History. Pemodelan dilakukan di Software ETABS dengan beban gempa dari data lokal dan gempa Chi-Chi Taiwan yang telah disesuaikan. Hasil menunjukkan metode gabungan menghasilkan base shear lebih rendah dibandingkan metode terpisah, semua metode memenuhi partisipasi massa ≥90%, dan story drift terbesar terjadi pada Time History arah X (264,82 mm), melebihi batas izin 40 mm. Bracing menjadi elemen paling kritis dengan stress ratio >6 (Response Spectrum) dan >11 (Time History), sedangkan kolom dan balok umumnya aman. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan metode analisis gempa yang tepat untuk efisiensi dan keamanan bangunan vital di wilayah rawan gempa
Analisis Kuat Tekan Beton Pasir Pantai Menggunakan Bahan Tambah Superplasticizer
Distrik Maladumes merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Sorong yang memiliki potensi sumber daya alam berupa pasir pantai dengan butiran halus dan gradasi relatif seragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan superplasticizer jenis Polycarboxylate Ether (PCE) terhadap sifat workability dan kuat tekan beton berbasis pasir pantai. Latar belakang penelitian didasari oleh menurunnya ketersediaan pasir sungai akibat eksploitasi berlebihan, sehingga diperlukan alternatif agregat halus, salah satunya pasir pantai dari Distrik Maladumes. Namun, karakteristik fisik dan kimia pasir pantai yang memiliki kadar garam tinggi berpotensi menurunkan mutu beton, sehingga digunakan bahan tambah superplasticizer untuk meningkatkan performa campuran. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental di laboratorium dengan variasi dosis superplasticizer 0,5%, 1%, dan 1,5% dari berat semen. Benda uji berbentuk kubus 15×15×15 cm diuji nilai slump dan kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari, mengacu pada SNI 03-1974-2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan superplasticizer berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nilai slump dan kuat tekan beton. Dosis optimal terdapat pada penggunaan 1% superplasticizer, dengan kuat tekan rata-rata 276 Kg/cm2 (7 hari), 321 Kg/cm2 (14 hari), dan 355 Kg/cm2 (28 hari), lebih tinggi dibandingkan variasi 0,5% dan 1,5%