8 research outputs found

    UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KALIMAT BERHURUF JAWA BERBASIS QUANTUM LEARNING PADA SISWA KELAS XI AK 3 SMK YPE SAWUNGGALIH KUTOARJO

    Get PDF
    UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KALIMAT BERHURUF JAWA BERBASIS QUANTUM LEARNING PADA SISWA KELAS XI AK 3 SMK YPE SAWUNGGALIH KUTOARJO Oleh Bayu Handika Putra NIM 07205241046 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis kalimat berhuruf Jawa berbasis Quantum Learning pada siswa kelas XI AK 3 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Quantum Learning. Hipotesis tindakan yang diajukan adalah penggunaan metode Quantum Learning (QL) dapat meningkatkan keterampilan menulis kalimat berhuruf Jawa siswa kelas XI AK 3 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI AK 3 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Tahun Ajaran 2010/2011 dengan jumlah siswa sebanyak 43 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis kalimat berhuruf Jawa berbasis Quantum Learning. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Rancangan penelitian tindakan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh dari observasi, dokumen, tes, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang di dalamnya mempunyai tiga komponen utama, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Quantum Learning dapat meningkatkan keterampilan menulis kalimat berhuruf Jawa siswa kelas XI AK 3 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Penggunaan model Quantum Learning dengan kerangka rancangan belajar TANDUR (Tanamkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan) menjadikan siswa mudah menghafal aksara Jawa, senang menulis menggunakan aksara Jawa, dan lebih optimal dalam menyerap pembelajaran di kelas. Kriteria Ketuntasan Minimal di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo untuk pelajaran bahasa Jawa adalah 65. Nilai rata-rata kelas sebelum pelaksanaan tindakan sebesar 57, sedangkan nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 70,2, pada siklus II meningkat menjadi 74,1, dan sebesar 80,8 untuk nilai rata-rata kelas pada akhir siklus III. Bukti peningkatan keterampilan menulis kalimat berhuruf Jawa siswa terlihat dari nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus terus meningkat. Keberhasilan proses pembelajaran dapat dilihat dari tujuh aspek pengamatan terhadap siswa yang mengalami peningkatan, yakni peningkatan (1) kedisiplinan siswa, (2) kesiapan siswa menerima pelajaran, (3) keaktifan siswa, (4) kemampuan siswa melakukan diskusi, (5) kemampuan siswa menjawab pertanyaan, (6) keadaan siswa dengan lingkungan belajar, (7) kemampuan siswa mengerjakan tes

    Representasi Perjuangan Tua Iba Sebagai Nelayan Tradisional Sabintung Kutai Kartanegara Dalam Melestarikan Lingkungan Sungai Melalui Dokumenter Potret "Anak Sungai".

    Get PDF
    Film dokumenter potret “Anak Sungai” adalah sebuah karya film dokumenter yang mengangkat fenomena kehidupan nelayan tradisional di Sabintulung Kutai Kartanegara. Profesi sebagai nelayan tradisional merupakan sebuah tradisi yang diperkenalkan oleh para pendahulu mereka karena sejak dulu profesi tersebut menjadi pekerjaan utama bagi masyarakat desa Sabintulung. “Anak Sungai” merupakan sebutan bagi seorang nelayan tradisional di desa Sabintulung dan sekitarnya. Berdasarkan riset yang dilakukan terhadap kehidupan anak sungai di wilayah pesisi sungai desa Sabintulung ditinjau dari segi ekonomi, sosiologi, tradisi, dan hukum, ditemukan berbagai fakta serta informasi menarik yang berhubungan dengan aspek human interest mengenai kehidupan nelayan tradisional. Dokumenter ini akan mengangkat sisi human interest dengan objek nelayan tradisional di Sabintulung yang digambarkan melalui kehidupan pribadi nelayannya. Interaksi serta emosional yang memperlihatkan nelayan tradisional dengan berbagai masalah kehidupannya, terdapat konflik-konflik yang akan diceritakan dalam bentuk film dokumenter potret dengan gaya ekspositori.. Adapun tujuannya adalah membuat sebuah renungan tentang rusaknya lingkungan sungai yang terjadi di Sabintulung akibat dari aktivitas-aktivitas manusia dan diharapkan penonton lebih sadar akan kelestarian lingkungan sungai sangat penting untuk dijaga

    Poligami dalam Hukum Islam: Kajian Atas Dampak Sosial dan Ekonomi terhadap Keharmonisan Rumah Tangga

    No full text
    Polygamy is an interesting issue to discuss in the study of Islamic Family Law. This is because the discussion of polygamy has its own polemics. From the phenomenon of polygamy practices that are currently occurring, the author wants to explore and explore the Impact of Polygamy on Social and Economics in Household Harmony. Exploring the impact of polygamy does not mean disagreeing with the practice of polygamy. However, to find out the impact of the practice of polygamy itself. As this is the purpose of this study. The importance of studying this is to find out the impact of polygamy practices that occur in society comprehensively, both from social and economic impacts. In this study, the author uses the type of research (library research) Literature or literature review. In this study, the results of the study were found on the Impact of Polygamy Practices on Social and Economics in Household Harmony, including the strained relationship between the father and the first wife and children due to the presence of a new person in the household, which will then affect the stability of the peace of mind of the first wife and children due to disappointment with a father because of polygamy even though they know that polygamy is allowed. And automatically the economic income of a father is also divided, as well as the affection of a father because the income from shopping and affection must be divided among all families

    REDESAIN STRUKTUR GEDUNG HOTEL GOLDEN TULIP MATARAM DENGAN MENGGUNAKAN PORTAL BAJA DAN INVERTED-V BRACED

    Get PDF
    Gempa bumi merupakan pergeseran tiba-tiba dari lapisan tanah di bawah permukaaan bumi. Ketika pergeseran terjadi timbul getaran yang disebut gelombang seismik. Sebagai negara kepulauan yang terletak pada daerah pertemuan empat lempeng tektonik menyebabkan Indonesia mendapat ancaman gempa bumi yang cukup tinggi. Sampai saat ini manusia belum bisa memprediksi kapan terjadinya dan seberapa kuat gempa tersebut, Oleh karena itu perencana struktur dituntut untuk mendisain struktur yang mampu menahan gaya lateral yang ditimbulkan akibat gempa, salah satunya dengan menambahan pengaku lateral (bracing) pada elemen strukur portal. Salah satu jenis sistem rangka baja yang digunakan dalam perencanaan ulang struktur gedung hotel golden tulip mataram adalah Sistem Rangka Bresing Konsentris (concentrically braced frames). Namun demikian, Sistem ini memiliki kekakuan yang besar pada sistem CBF yang mengakibatkan deformasi yang terjadi pada struktur lebih terbatas sehingga daktalitas struktur CBF lebih rendah jika dibandingkan dengan sistem struktur baja lainnya. Perencanaan struktur di sesuaikan dengan peratuaran-peraturan yang ada, seperti SNI 1726-2019, SNI 1729-2020 dan bebarapa peraturan SNI lainnya. Dalam perencanaan dan analisa struktur kali ini menggunakan metode LRFD dengan bantuan program aplikasi SAP2000v14. Hasil dari perencanaan ulang struktur gedung hotel golden tulip, didapatkan struktur utama kolom menggunakan profil baja KC 800x300x14x26, untuk balok melintang menggunakan profil baja WF 500x300x11x18 sedangkan untuk balok memanjang menggunakan profil baja WF 600x300x14x23 untuk bresing menggunakan profil WF 300x300x11x17. Sambungan yang digunakan ada dua penyambung yakni baut dengan mutu A325 dengan diamater 7/8 in (22.225 mm) dan sambungan las fillet menggunakan elektroda 7014 dengan ketebal las 8 mm dan 10 mm. Base plate menggunakan ukuran 1000mm x 1000mm dengan ketebalan 60 mm dan jumlah angkur 3 di masing-masing sisinya dengan diameter angkur 7/8 in

    PELAKSANAAN KEAKSARAAN FUNGSIONAL TINGKAT DASAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN WARGA BELAJAR DI DESA SIDOWAREG KECAMATAN NGORO BINAAN UPTD SKB GUDO KABUPATEN JOMBANG

    Get PDF
    Pelaksanaan Keaksaraan Fungsional Tingkat Dasar Sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Warga Belajar di Desa Sidowareg Kecamatan Ngoro Binaan UPTD SKB Gudo Kabupaten Jombang yang dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan keaksaraan fungsional, serta mengetahui hasil dari program keaksaraan fungsional di desa Sidowareg, serta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dan  faktor-faktor penghambat dalam proses keaksaraan fungsional sebagai upaya kemandirian warga belajar di desa Sidowareg. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pamong, tutor dan dua puluh warga belajar KF. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dan dideskripsikan , serta diuji dengan 4 standar utama untuk menjamin kepercayaan dan kebenaran hasil penelitian diantaranya: kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa keaksaraan fungsional sudah cukup berjalan baik dan lancar dan dari hasil penelitian program KF ini warga belajar mampu menumbuhkan kemandirian kepada warga belajar mengenai bagaimana cara membaca, beritung dan menulis serta berwirausaha. Faktor pendukung dalam program keaksaraan fungsional sebagai upaya kemandirian warga belajar ini adalah adanya keperdulian dari pemerintah yang baik, sarana dan prasarana yang cukup lengkap, dan adanya partisipasi yang baik dari warga belajar dan masyarakat. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kesibukan dari warga belajar dan kendala tekhnis seperti di saat musim tanam dan musim penghujan warga belajar kurang antusias serta tidak adanya kacamata bagi warga belajar sehingga menghambat proses pembelajaran.   Kata Kunci : keaksaraan fungsional, kemandirian ABSTRACT This implementation of the base level functional literacy as the effort in increasing independency learner society in Sidowareg Ngoro guidance by UPTD SKB Gudo Jombang that was done to know the implementation and the result of functional literacy education, to know the independency of learner society that occur after the functional literacy , as well as to know the factors which supports and against in the process of functional literacy as the independency effort of learners in Sidowareg village. The approach used in this research is qualitative descriptive approach. The subject of this research is the guardian, tutor, and twenty learners of KF. The methods of data collection are interview, observation, and also documentation. Then, the data was analyzed and described, as well as tested by four main standards to guarantee the confidence and truth of research’s result such as: credibility, dependability, confirmability, and transferability. The research’s result is functional literacy run smoothly and cultivate the independency to learners society about how to red, count, and write also entrepreneurship. After the implementation of functional literacy to 20 people samples the partial of the learners success to create new labor/ independent entrepreneur. The supporting factors in this program is the awareness of the government in the aspect infrastructure which is enough and complete and the good participation from the learners and society. On the other hand, the obstacle factor is the bustling of the learners also the location of learning process less strategic.   Keyword : Functional literacy, independency&nbsp

    Analisis Pengaruh Post Weld Heat Treatment Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Pada Pengelasan Ulang Baja Karbon A36 Pada Pondasi Mesin Kapal

    Get PDF
    Proses pengelasan ulang dapat terjadi pada material yang mengalami pekerjaan replating akibat kesalahan dalam pekerjaan di lapangan. Dalam praktek lapangan, proses replating merupakan proses kadanglah dilakukan dalam perawatan kapal. Post Weld Heat Treatment (PWHT) merupakan metode perlakuan panas yang dilakukan dalam pengelasan. Tujuan utama dari perlakuan panas adalah untuk merubah atau mengembalikan sifat mekanis dari sebuah logam. Tujuan dari Tugas Akhir ini untuk mengetahui pengaruh Post Weld Heat Treatment pada pengelasan ulang. Dalam Tugas Akhir ini dilakukan pengelasan ulang sebanyak 3 kali dengan perlakuan Post Weld Heat Treatment (PWHT). Suhu PWHT sebesar 595OC. Proses pengelasan yang digunakan untuk pengelasan baja karbon ASTM A36 adalah shielded metal arc welding (SMAW) dengan ketebalan 16 mm. Kemudian dilakukan pengujian yang mencakup: uji tarik, uji kekerasan, dan uji struktur mikro. Dari hasil pengujian dapat diketahui nilai kuat tarik tertinggi sebesar 466.08 N/mm2 pada 1 kali pengelasan (no repair) dan nilai kuat tarik terendah sebesar 458.35 N/mm2 pada 4 kali pengelasan (3 x repair). Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada daerah weld metal dengan spesimen 1 kali pengelasan (no repair) sebesar 197.7 HV dan nilai kekerasan terendah terdapat pada daerah base metal dengan spesimen 4 kali pengelasan (3 x repair) sebesar 170.4 HV. Hasil pengujian impact diketahui bahwa nilai energy absorb semakin besar. Dari hasil uji struktur mikro dapat diamati bahwa butiran pearlite dan ferrite terbentuk semakin kecil dan rapat karena ada pengaruh panas yang diberikan saat pengelasan ulang dan proses PWHT (Post Weld Heat Treatment), ¬¬¬dimana semakin kecil butir akan semakin besar angka dari kekerasan sebuah material. =========================================================================================== Re-welding process occur against material which was on replating due to failure work process on field, replating processes are usually done in ship maintenance. Post Weld Heat Treatment (PWHT) is heat treatment method in welding process. Main objective from this heat treatment are to change or restore mechanical properties. The purpose of these final project is to understand Post Weld Heat Treatment effect on re-welding. On this project, three times welding process were conducted with Post Weld Heat Treatment (PWHT) of 595OC of PWHT. Shielded Metal Arc Welding (SMAW) was used for welding process against carbon steel ASTM A36 of 16 mm thickness. Then, material testing such as: tensile strength, hardness, impact and micro structure have been done. A given result was a nominal value of maximum tensile strength is 466.08 N/mm2 in one welding process (no repair) and the minimum tensile strength is 458.35 N/mm2 in four time welding process (three times repair). The highest hardness value was found on weld metal specimen with one welding process (no repair) of 197.7 HV and the lowest value of hardness was found on base metal area with 4 times welding process (3 times repair) is 170.4 HV. Test result from material impact give a conclusion that absorb energy is getting higher. From microstrctur test, it can be observed that a pearlite and ferrite particle formed a smaller and tight because of hot effect due to either re-welding process or Post Weld Heat Treatment (PWHT), where as if a particle getting smaller then a value of material hardness will get higher

    Implementation of Digital-Based Inheritance Distribution in Islamic Law: A Maqaṣid al-Syari'ah Perspective

    Get PDF
    The study seeks to evaluate the feasibility of implementing a digital inheritance distribution system while maintaining the essential principles of fiqh al-mawārīts and the overarching aims of maqāṣid al-syarī‘ah. Using a qualitative–descriptive approach grounded in library research, the analysis draws upon classical and contemporary Islamic legal sources, the Compilation of Islamic Law (KHI), and the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE). The findings demonstrate that digital tools can significantly improve the efficiency, precision, and transparency of determining the rightful shares of heirs. Sharia-oriented algorithms not only ensure accuracy in calculations but also reinforce procedural integrity and legal accountability. Viewed through the lens of maqāṣid al-syarī‘ah, digitalization supports the preservation of wealth (ḥifẓ al-māl) and the protection of intellect (ḥifẓ al-‘aql) by minimizing human error and reducing opportunities for data manipulation. The study further reveals that the UU ITE’s acknowledgment of digital documents as legitimate evidence provides a firm legal basis for their implementation within religious judicial institutions. On the social front, the adoption of digital systems enhances public confidence in the fairness of Islamic legal processes and reduces the likelihood of family disputes. Ultimately, this research makes meaningful contributions to the development of Islamic legal technology and highlights potential future integrations, such as AI and blockchain, to support advanced inheritance management

    Perencanaan dan Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia

    No full text
    Perencanaan dan evaluasi kinerja adalah dua konsep penting dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) yang saling terkait dan saling mendukung dalam mencapai tujuan organisasi. Perencanaan kinerja adalah proses merancang strategi dan langkah-langkah untuk mencapai tujuan organisasi dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada. Evaluasi kinerja adalah proses menilai pencapaian individu atau tim terhadap sasaran kinerja yang telah ditetapkan. Tujuan utama dari evaluasi kinerja adalah untuk memberikan umpan balik kepada karyawan tentang kinerja mereka, mengidentifikasi kekuatan dan area pengembangan, serta membuat keputusan terkait pengembangan karier, kompensasi, dan promosi. Buku ini merupakan panduan komprehensif tentang perencanaan dan evaluasi kinerja sumber daya manusia (SDM) dalam konteks manajemen strategik. Dengan memperhatikan berbagai aspek penting dalam manajemen SDM, buku ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana organisasi dapat merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi kinerja SDM mereka. Bab per bab, buku ini menyajikan topik-topik yang relevan dalam manajemen SDM, mulai dari analisis jabatan hingga pengukuran keefektifan dan efisiensi. Buku ini dihadirkan sebagai bahan referensi bagi praktisi, akademis, mahasiswa ataupun siapa saja yang ingin mendalami lebih jauh tentang Perencanaan dan evaluasi kinerja SDM. Bab yang dibahas dalam buku ini meliputi: Bab 1 Analisis Jabatan Bab 2 Menentukan Dan Menghitung Permintaan Sumber Daya Manusia Bab 3 Memastikan Pasokan Sumber Daya Manusia Bab 4 Variabel Lingkungan Yang Mempengaruhi Msdm Bab 5 Peran, Tantangan Dan Tren Terkini Msdm Dan Manajemen Strategik Bab 6 Talenta Manajemen Bab 7 Proses Manajemen Suksesi Bagi Karyawan Bab 8 Menentukan Pengurangan Staffing Dalam Konteks Strategis Bab 9 Proses Peramalan Sumber Daya Manusia Bab 10 Konsep Pengukuran Keefektifan Dan Efisiensi Bab 11 Standar Kinerja Bab 12 Kompetensi Kinerja Bab 13 Inovasi Dan Strategi Organisasi : Menciptakan Keunggulan Kompetitif Di Era Digital Bab 14 Penelitian Evaluasi Kinerja Bab 15 Kapabilitas Kinerja Bab 16 Motivasi Kinerja Bab 17 Proses Manajemen Kinerja : Aplikasi Proses Kinerja Bab 18 Kecerdasan Emosi Kerja Bab 19 Instrumen Evaluasi Kinerja Bab 20 Proses Evaluasi Kinerj
    corecore