69 research outputs found

    Negative Politeness Strategies Found in Johnny Depp Defamation Trial

    No full text
    How to cite this Permana Dwi Putra, Kadek Satya (2023). Negative Politeness Strategies Found in Johnny Depp Defamation Trial. figshare. Thesis. https://doi.org/10.6084/m9.figshare.23734464 ABSTRACT Politeness is one of the fundamental aspects of human communication. In any form of human interaction, the politeness strategy could be applied to communicate better and more comfortably, as it is one of the norms applied in society. This study aims (i) to identify the types of negative politeness strategies attested in Johnny Depp’s defamation trial. And (ii) to explain the factors influencing the choice of negative politeness strategies.The primary data source of the study was derived from dialogues that occurred in three selected clips of Johnny Depp’s defamation trial, which took over 25 days to finish. Data collection was done by employing documentation that involved several techniques. Then, the collected data was analysed descriptively with the qualitative method based on the theory by Brown & Levinson (1987). The study revealed that nine types out of ten negative politeness strategies occurred. These strategies are (i) be conventionally indirect, (ii) question and hedge, (iii) be pessimistic, (iv) minimise the imposition, (v) give deference, (vi) apologise, (vii) impersonalise speaker and hearer, (viii) nominalise, and (ix) go on-record as incurring debt, or as not indebting hearer. The only strategy that was not attested in the sample is stating the FTA as a general rule. Moreover, the two factors of negative politeness strategy, namely the payoffs and the circumstances, were found influencing the choice of strategies employed by the participants.  First Supervisor: Gede Priamahadi Wijaya Rajeg, S.S., M. Hum., Ph. D. Second Supervisor: Prof. Dr. I Made Netra, S.S., M.Hum.</p

    PENGARUH KEPEMPIMPINAN, KEBUTUHAN PENGHARGAAN DAN JAM KERJA, DAN HUBUNGAN ANTAR REKAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. LIEBRA PERMANA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kepempimpinan, kebutuhan penghargaan dan jam kerja, serta hubungan antar rekan kerja terhadap kepuasan kerja. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form kepada 52 responden karyawan PT. Liebra Permana. Kuesioner yang digunakan memiliki 25 item pernyataan menggunakan skala likert 5 poin. Pengolahan data menggunakan model penelitian analisis regresi linear berganda dengan menggunakan alat analisis software SPSS 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kepempimpinan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. 2) Kebutuhan penghargaan dan jam kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. 3) Hubungan antar rekan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja

    Uji Diagnostik Bronkoskopi Serat Optik dan CT Scan Torak Dalam Penegakan Diagnosis Kanker Paru di RSU dr. Saiful Anwar Malang”.

    No full text
    vi ABSTRAK Permana, Deden. 2018. Uji Diagnostik Bronkoskopi Serat Optik dan CT Scan Torak Dalam Penegakan Diagnosis Kanker Paru di RSU dr. Saiful Anwar Malang. Tugas Akhir, Program Pendidikan Dokter Spesialis I Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Pembimbing: (1) dr. Ngakan Putu Parsama Putra, SpP(K), (2) dr. Suryanti Dwi Pratiwi, SpP(K). Latar belakang: Kanker paru adalah semua penyakit keganasan di paru, mencakup keganasan yang berasal dari paru maupun keganasan dari luar paru (metastasis di paru). Penyebab pasti kanker paru hingga saat ini masih belum pasti namun beberapa faktor mempengaruhi yaitu merokok, polusi udara, karsinogen di lingkungan kerja, predisposisi genetik, dan diet. Gambaran curiga kanker paru dari foto torak harus dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang lebih lanjut seperti bronkoskopi serat optik dan CT scan torak. Bronkoskopi serat optik merupakan pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosis adanya tumor di dalam percabangan trakeobronkial, juga bisa dilakukan biopsi pada tumor yang ditemukan untuk diperiksa histopatologi. CT scan torak bisa memberikan gambaran tumor paru yang lebih akurat baik untuk lesi sentral maupun perifer sekaligus untuk penderajatan kanker paru. Metode: Penelitian ini dilakukan di RSU dr. Saiful Anwar Malang mulai November 2017 hingga April 2018. Penelitian ini secara retrospektif melibatkan 85 pasien yang sudah dilakukan bronkoskopi serat optik, CT scan torak, dan histopatologi. Hasil: Secara keseluruhan, bronkoskopi serat optik memiliki nilai sensitivitas 75%, spesifisitas 40%, nilai prediksi positif 90%, nilai prediksi negatif 17%, akurasi 71%. CT scan torak memiliki nilai sensitifitas 93%, spesifisitas 30%, nilai prediksi positif 91%, nilai prediksi negatif 38%, akurasi 86%. Kesimpulan: Bronkoskopi memiliki nilai diagnostik yang cukup tinggi dalam mendiagnosis kanker paru, namun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan CT scan torak, dengan pemeriksaan histopatologi sebagai gold standard

    PENGGUNAAN MEDIA GAME FLASH SUSUN HURUF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ANAK TUNARUNGU KELAS D3 di SLB DARMA PUTRA KALIPUCANG : Penelitian Single Subject Reasearch Kemampuan Menulis Nama Benda Sesuai Gambar Pada Anak Tunarungu

    No full text
    Penelitianinidilatarbelakangi oleh seringnya ditemui kesalahan anak tunarungu dalam susunan huruf yang dituliskannya, sehingga maksud dari kata yang dituliskannya tersebut tidak dapat dipahami oleh orang lain, yang pada akhirnya mengakibatkan proses komunikasi anak tunarungu akan terhambat.Oleh karena itu, penulis mencoba menggunakan media game flash susun huruf sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia untuk membantu anak tunarungu mempermudah dalam mengingat susunan huruf dalam kata yang akan dituliskannya.Berdasarkanpermasalahantersebut, makarumusanmasalahyang diajukanadalah: “Apakahpenggunaan media game flash susun huruf dapat meningkatkan kemampuan menulis pada anak tunarungu di SLB Darma Putra Kalipucang Ciamis ?”. Untukmenjawabpermasalahantersebut, dilakukanpenelitiandengansubjek penelitian adalah siswa tunarungu kelas 3 SDLB yang berjumlah dua orang. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan Subjek Tunggal menggunakan desain A-B-A. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis. Data yang diperoleh dianalisis melalui statistik deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk grafik.Berdasarkanhasilpenelitian, diketahui bahwa penggunaan media game flash susun huruf dapat meningkatkan kemampuan menulis anak tunarungu. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya persentase hasil tes baik pada intervensi maupun baseline 2 pada kedua subjek. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaaan media game flash susun huruf ini dapat meningkatkan kemampuan menulis anak tunarungu.Pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media game flash susun huruf membuat siswa lebih mudah mengingat dan memahami susunan huruf, karena media ini lebih ditekankan pada keteraturan susunan huruf dalam suatu kata, sehingga kesalahan dalam penempatan huruf dan kerancuan kata yang sering dibuat anak tunarungu tidak terjadi

    STUDI KESIAPAN SARANA DAN PRASARANA UNTUK PELAKSANAAN TEACHING FACTORY PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 3 KUNINGAN

    No full text
    Teaching factory adalah model pembelajaran berbasis produksi/jasa di SMK yang berlandaskan pada standar dan cara kerja industri serta dilaksanakan dalam suasana industri. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kesiapan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan teaching factory program keahlian Teknik Otomotif SMK Negeri 3 Kuningan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sarana teaching factory masih terdapat peralatan yang belum lengkap seperti special service tools, sehingga program keahlian Teknik Otomotif harus melengkapi sarana yang belum lengkap. Prasarana teaching factory masih terdapat prasarana yang belum layak seperti penerangan, pembuangan limbah cair, dan tanda larangan merokok, sehingga program keahlian Teknik Otomotif harus melengkapi prasarana yang belum lengkap

    PENGEMBANGAN TRAINER KIT STAMPING STATION BERBASIS ZELIO SR3B261BD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INSTALASI MOTOR LISTRIK DI SMK NEGERI 1 PUNDONG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan trainer kit stamping station berbasis Zelio SR3B261BD sebagai media pembelajaran Instalasi Motor Listrik Di SMK Negeri 1 Pundong, (2) mengetahui unjuk kerja trainer kit stamping station berbasis Zelio SR3B261BD, dan (3) mengetahui tingkat kelayakan trainer kit stamping station berbasis Zelio SR3B261BD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE adaptasi menurut Lee & Owens. Subjek penelitian ini adalah siswa kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK Negeri 1 Pundong. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket dengan skala likert dengan 4 pilihan jawaban. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) media pembelajaran trainer kit stamping station berbasis Zelio SR3B261BD, dengan spesifikasi utama modul Zelio SR3B261BD sebagai kontroler, sensor warna TCS230, sensor proximity, motor dc dan motor door lock, serta dihasilkan manual operation, handout, dan jobsheet, (2) unjuk kerja trainer kit tergolong sangat baik yang ditunjukkan sistem dapat berjalan melakukan proses stampel kode warna merah saat sensor warna mendeteksi benda berwarna merah dan melakukan proses stampel kode warna hijau saat sensor warna mendeteksi benda berwarna hijau dengan waktu yang dibutuhkan untuk satu kali proses rata-rata 8,3 detik, (3) tingkat kelayakan media pembelajaran trainer kit stamping station berbasis Zelio SR3B261BD dari segi media termasuk dalam kategori sangat layak dengan diperoleh nilai rata-rata uji kelayakan oleh ahli media sebesar 86,5 dengan persentase 94,02%, sedangkan dari segi materi masuk dalam kategori layak dengan diperoleh nilai rata-rata uji kelayakan oleh ahli materi sebesar 74 dengan persentase 84,09%. Dan dari segi pengguna masuk dalam kategori layak dengan diperoleh nilai rata-rata uji pengguna sebesar 69,8 dengan persentase 83,1%

    PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MODIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (Studi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Mojokerto)

    No full text
    Abstrak Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan salah satu cara untuk mengarahkan siswa dalam aktivitas jasmani termasuk keterampilan olahraga, salah satunya adalah pembelajaran atletik khususnya lompat jauh. Karena itu pendidik atau tenaga pendidikan diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang diharapkan.diSMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Mojokerto dalam penyampaian materi pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, materi yang diberikan kepada siswa disampaikan masih menekankan pada aspek teknik saja. Hal ini akan berdampak kepada siswa yang menjadi kurang antusias mengikuti pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Modifikasi dianggap sebagai salah satu hal yang dapat membantu guru selama proses kegiatan belajar mengajar dengan keterbatasan yang dimiliki oleh sekolah. Salah satu alat bantu pembelajaran atau media pembelajaran modifikasi yang dapat digunakan untuk pembelajaaran atletik nomor lompat jauh adalah menggunakan media pembelajaran modifikasi berupa kardus untuk sebagai stimulus pada&nbsp; peserta didik untuk melakukan lompatan. dan diharapkan hasil belajar dapat meningkat.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh media pembelajaran modifikasi terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok siswa kelas VII SMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Mojokerto 2) mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran modifikasi terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok siswa kelas VII SMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan merupakan penelitian populasi yang berjumlah 32 siswa.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan media pembelajaran modifikasi terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Gondang Kabupaten Mojokerto yang dibuktikan dari hasil thitung 32,31&gt; nilai ttabel 2,042 dengan taraf signifikan 0,05. Besarnya pengaruh adalah 32,31%. Kata Kunci: media pembelajaran modifikasi (Treatment) ,&nbsp; hasil belajar, lompat jauh gaya jongkok Abstract Physical education, sport and health is one way to engage students in physical activities including sport skills, one of them is athletics learning especially long jump. So the teachers are expected to create some learning atmospheres that are expected. At Gondang Junior High School 1 Mojokerto in teach physical education, sport and health, the materials which are given to the students just focused on the technical aspect only. This way will affect in students&rsquo; enthusiastic to join in physical education, sport and health lesson. Modifications are considered as one of thing that can help the teachers during the process of teaching and learning with the limitation that is haven by the school. One of the tools that can help the learning or modification learning media that can be used to learning the athletic especially long jump is use modification learning media that is hardboard as the stimulus of the students to do jumping. And it is expected can increase the long jump score. The purposes of this study were 1) determined the influence of treatment modification learning media to the long jump squat style score of seventh grade of Junior High school Gondang 1 mojokerto students 2) determined how much the influences of treatment modification learning media to the long jump squat style score of seventh grade of Junior High school Gondang 1 mojokerto students. This study used quasi-experimental study and used descriptive quantitative approach with 32 students. From the result of this study could conclude that there was a significant affect of treatment modification learning media to the long jump tuck style score of seventh grade of Junior High school Gondang 1 mojokerto students that was evidenced from the result of 32.31 t count&gt; t table value of 2.042 with a significance level of 0.05. The magnitude ofthe effectwas32.31%. Keywords: treatment modification learning media, score, long jump tuck styl

    PENGENALAN MOTIF BATIK SOLO DENGAN FILTER 2D GABOR WAVELET DAN JARINGAN SARAF TIRUAN KOHONEN

    No full text
    ABSTRAK Batik merupakan suatu warisan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Selain memiliki berbagai macam motif dan warna yang berbeda-beda, setiap motif batik juga memiliki makna dan penggunaannya masing-masing. Karena keunikan dan nilai filosofi yang tinggi pada setiap motif itulah mendorong penulis untuk membuat simulasi sistem yang dapat mendeteksi jenis motif batik dan fungsi kegunaannya di kehidupan sehari-hari. Pada simulasi sistem ini menggunakan Matlab R2009A. Proses yang dilakukan adalah dengan mengakuisisi citra motif batik dengan kamera digital, kemudian dilakukan preprocessing. Hasil dari citra yang telah di preprocessing kemudian di ekstrasi ciri dengan menggunakan metode filter 2D Gabor Wavelet karena frekuensi dan orientasi representasi dari filter 2D Gabor Wavelet mirip dengan sistem visual manusia sehingga cocok untuk representasi pola, lalu diklasifikasikan hasil ekstraksi ciri citra motif batik tersebut menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Kohonen untuk mengetahui tingkat akurasi sistem dalam mendeteksi citra motif batik. Hasil pengujian diperoleh tingkat akurasi sebesar 90,86% . Akurasi terbaik diperoleh dari 210 citra uji dengan orientasi kombinasi 300, 600, 900, 1200, dan 1500, 8 power pertama. Epoch sama dengan 300 dan Learning Rate sama dengan 0,1. Waktu komputasi rata-rata dalam pengenalan motif batik adalah 14,90 detik. Kata Kunci : Ekstraksi ciri, Filter 2D Gabor Wavelet, Jaringan Syaraf Tiruan Kohene

    PENGARUH WORK-LIFE BALANCE, AFFECTIVE COMMITMENT DAN WORK ENGAGEMENT TERHADAP JOB SATISFACTION PADA TELEWORKER

    No full text
    Kebijakan telework oleh perusahaan kepada karyawan menciptakan sebuah paradigma baru dalam pengelolaan sumber daya manusia. Meningkatnya karyawan yang bekerja secara telework di era milenial ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi yang memberikan fasilitas untuk tetap terhubung dengan rekan kerja, atasan, pekerjaan, bahkan terhubung dengan kantor meskipun karyawan tidak berada di kantor. Teleworking memberikan keleluasaan bagi karyawan dalam mengelola waktu, lokasi, dan komunikasi secara mandiri. Ada banyak komponen-komponen yang mempengaruhi kepuasan kerja seorang teleworker, diantaranya adalah: work-life balance, affective commitment dan work engagement. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan kerja karyawan yang bekerja secara telework. Analisis ini menggunakan work-life balance, affective commitment, dan work engagement sebagai variabel independen dan job satisfaction sebagai variabel dependen. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dengan responden sebanyak 409 orang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa work-life balance & work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction pada teleworker. Namun affective commitment tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap job satisfaction pada teleworker

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVETIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMK PGRI 2 CIMAHI

    No full text
    Penelitian ini dilakukan di SMK PGRI 2 Cimahi, dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan hasil belajar siswa yang tidak menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada mata pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur di SMK PGRI 2 Cimahi, dengan sampel penelitian yaitu kelas XI Akuntansi 2 sebagai kelas eksperimen dan XI Akuntansi 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan Post test Only Control Group Design. Pengujian data menggunakan uji normalitas, uji homegenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Group Investigation secara umum berlangsung efektif. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan Uji-t menunjukan bahwa nilai t_{hitung} adalah sebesar 2,8703 dan nilai t_{tabel} dengan \alpha=0,05 adalah 1,9977. Karena t_{hitung}\ > \ t_{tabel} , maka hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang tidak menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Dengan adanya perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, Hasil Belajar ------ This research was conducted at SMK PGRI 2 Cimahi, with the aim to find out whether there is a difference in student learning outcomes that apply the cooperative learning model Group Investigation Type and the learning outcomes of students who do not apply cooperative learning model Group Investigation in Practice Accounting Service, Trade and Manufacturing Companies subjects in SMK PGRI 2 Cimahi, with a sample of research is class X1 Accounting 2 as Experiment Class and X1 Accounting 3 as the Controling Class. The technique of sampling done by using purposive sampling. The research design used is a quantitative research method using Quasi, experiments with Posttest Only Control Group Design. Test data using the test of normality, homegenitas and test the hypothesis by using Test-t. Results of the study showed that application of the model Group Investigation in General take place effectively. The results of hypothesis testing using t-Test showed that the value of tstatistic is 2.8703 and ttabel with α = 0.05 is 1.9977. Because tstatistic > ttabel, then the results of the learning of students who are applying cooperative learning model Group Investigation Type is higher than the results of a study of students who do not apply the cooperative learning model Group Investigation Type. With the difference that it can be concluded that the application of the model of learning effect on learning outcomes Group Investigation students on Practice Accounting Service, Trade and Manufacturing Companies. Key Words: Cooperative Learning Model Group Investigation Type, Student’s Learning Outcome
    corecore