88 research outputs found

    Designing 21st Century Standard Ware: The Cultural Heritage of Leach and the Potential Applications of Digital Technologies

    Get PDF
    This practice-based research investigates the potential applications of digital manufacturing technologies in the design and production of hand-made tableware at the Leach Pottery. The methodology for the research establishes an approach grounded in my previous experience as a maker that is informed by an open, experimental, emergent, and responsive framework based on Naturalistic Inquiry. A critical contextual review describes the cultural heritage of Leach which, for the purposes of the research, is developed through the Leach Pottery as a significant site, the historical production of the iconic Leach Standard Ware and the contemporary production of Leach Tableware. This is followed by an examination of Potter’s Tools in the Leach production environment, and a review of makers’ digital ceramic practice. The contextual review is followed by an explication of ‘standards’ presented through visual lineages of Standard Ware and Leach Tableware to define ‘standard’ at a design (macro) level, followed by an examination of how ‘standard’ operates at a making (micro level) level. This chapter presents new knowledge in relation to defining the visual field of Leach Pottery tableware production and its standards of design. A chapter focussed on practice presents the outcomes and analysis of my engagement with digital manufacturing technologies which resulted in the development of new tools to support Leach Tableware production and the interrogation of Leach forms, in different mediums, which led to the creation of Digital-Analogue Leach forms. The practice culminated in the design and development of new 21st century Standard Ware: a range of 9 forms, called Echo of Leach, that were developed by myself using digital and analogue methods: the designs were realised by myself, the Leach Studio, and a further four makers. The outcomes of the research were presented in a three month exhibition at the Leach Pottery in 2013. The conclusions of the research draw on the key points raised in the analysis of the practice and relate these to the approaches to making pottery that are highlighted in the cultural heritage of Leach in the contextual review. These are also discussed in relation to ways in which these findings could be taken forward into development of knowledge about Standard Ware, especially in a broader studio pottery context

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI AKUN GAME ONLINE DENGAN SISTEM REKENING BERSAMA ( Studi Kasus di Forum Jual Beli All Games di Telegram )

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul "Tinjauan hukum islam terhadap Praktik Jual Beli Akun Game Online dengan Sistem Rekber (Studi Kasus Grup Jual beli All Games Via Telegram)" yang ditulis oleh Rahajeng Purwaning Tyas, NIM 12101173040, dengan dosen pembimbing Nina Indah Febriana, M.Sy. Kata Kunci: Jual Beli, Rekber, Hukum Islam Jual beli online (e-commerce) saat ini merupakan solusi berbelanja yang menawarkan berbagai keuntungan dan kemudahan bagi para pengguna internet. Salah satunya yaitu jual beli online akun game yang cukup diminati dikalangan para gamers. Seiring berjalannya waktu, jual beli akun game online semakin meningkat sehingga memunculkan berbagai macam grup jual beli di berbagai platform. Salah satunya grup jual beli akun all games di telegram. Transaksi jual beli di grup jual beli all games menggunakan sistem rekening bersama. Rekening bersama dipercaya dapat membantu dan mengurangi penipuan dalam transaksi jual beli akun game secara online. Namun sistem rekening bersama belum di jelaskan dalam undang-undang. Padahal sistem rekening bersama sangat bermanfaat, maka dari itu di buatlah sebuah penelitian terkait tinjauan hukum islam mengenai sistem rekening bersama dalam transaksi jual beli. Penelitian ini berfokus pada dua hal yakni: pertama, terkait bagaimana mekanisme transaksi jual beli akun game online dengan sistem rekber di forum jual beli All Games Melalui Telegram?. Kedua, terkait Bagaimanakah pandangan hukum islam tentang transaksi jual beli akun game online dengan menggunakan sistem rekening bersama? Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari penjual, pembeli, dan admin rekening bersama di grup jual beli akun all games. Data diambil dengan menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya keabsahan data dilakukan dengan melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini meunjukkan bahwa berdasarkan mekanismenya, transaksi Jual Beli Game Online dengan Sistem Rekening Bersama di grup jual beli akun all games di telegram dilakukan dengan cara pembeli dan penjual sepakat menggunakan rekening bersama. Kemudian penjual mengirim email dan password ke pembeli dan pembeli transfer dana ke rekening bersama, kemudian pihak pembeli mengkonfirmasi bahwa barang telah di terima dan pihak rekening bersama mengkonfirmasi bahwa dana telah diterima. Pembeli konfirmasi ke pihak rekening bersama bahwa pesanan yang di terima telah sesuai dan disetujui,kemudian pihak rekening bersama transfer dana ke penjual dan pihak rekber menerima biaya administrasi sebagai upah dari pekerjaannya. Ttransaksi jual beli akun game online dengan sistem rekening bersama yang terjadi di dalam grup jual beli akun all games di perbolehkan di dalam islam. Transaksi jual beli akun game online melibatkan pihak ketiga sebagai rekber yang di beri kuasa menjalankan transaksi dalam penjualan/pembelian akun. Hal ini telah sesuai dengan akad wakalah bil ujrah

    Analisa Desain Formulir Informed Consent Terkait Akreditasi Standar HPK 6 di Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati Tahun 2017

    No full text
    Program Studi D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswantoro Semarang 2017 ABSTRAK Evy Purwaning Tyas ANALISA DESAIN FORMULIR INFORMED CONSENT TERKAIT AKREDITASI STANDAR HPK 6 DI RUMAH SAKIT MITRA BANGSA PATI TAHUN 2017 Formulir Informed Consent merupakan salah satu formulir yang diabadikan, sehingga diperlukan rancangan yang memudahkan petugas untuk mengisi formulir secara lengkap. Sejalan diadakannya akreditasi versi 2012 di Rumah Sakit Mitra Bangsa, khususnya pada standar Hak Pasien dan Keluarga 6 (HPK 6), tim komite akreditasi rumah sakit melakukan telusur terhadap Formulir Informed Consent dan ditemukan formulir yang tidak lengkap. Ketidaklengkapan antara lain tidak ada tanda tangan dan nama saksi dan kolom pelaksanaan pemberian informasi tidak diisi dengan tanda ?. Tujuan penelitian antara lain : menganalisa desain Formulir Informed Consent berdasarkan aspek fisik, anatomik, dan isi, mengidentifikasi kendala pengisian Formulir Informed Consent, menganalisa desain Formulir Informed Consent berdasarkan pelaksanaan akreditasi standar HPK 6 dan merancang ulang desain Formulir Informed Consent. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu semua perawat yang ada di ruang operasi Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati sejumlah 8 orang. Sedangkan objek penelitian adalah Formulir Informed Consent. Instrumen penelitian adalah pedoman observasi dan angket. Jenis data yang digunakan adalah data primer dari hasil observasi langsung Formulir Informed Consent dan data sekunder dari buku referensi. Hasil penelitian menyatakan analisa formulir dari aspek fisik bahan kertas terlalu tipis. Dari aspek anatomik margin terlalu sempit, tidak ada nomor edisi, dan tidak ada tempat dan tanggal pada tanda tangan. Kendala pengisian adalah tidak ada perintah cara pengisian dan ketidaklengkapan pengisian tanda tangan karena jarak kolom terlalu berdesakan. Analisa desain Formulir Informed Consent berdasarkan pelaksanaan akreditasi standar HPK 6 lebih mengacu pada isi jenis informasi yang terlalu banyak sehingga membutuhkan waktu lama meyampaikan semua informasi kepada pasien. Saran yang diberikan dari aspek fisik sebaiknya bahan kertas diganti menjadi 80 gram. Dari aspek anatomik dilakukan perbaikan margin, mencantumkan nomor edisi, dan penambahan tempat dan tanggal pada tanda tangan. Pada bagian kendala pengisian sebaiknya diberi perintah pengisian dengan memberi tanda ? di kolom jenis informasi yang disampaikan dan memperlebar jarak kolom tanda tangan. Sedangkan analisa desain Formulir Informed Consent dilakukan pengurangan jenis informasi berdasarkan standar akreditasi HPK 6. Serta merancang ulang formulir sesuai dengan uraian desain di atas. Kata Kunci : Desain Formulir, Informed Consent, Standar Akreditasi HPK 6 Kepustakaan : 20 judul (2004 -2014

    A Diagnostic Test on Grammatical Structures for English Teachers

    Get PDF
    Grammar is a significant part of English proficiency. English proficiency also covers communicative linguistic aspects that require the speakers to comprehend and use the linguistic aspects of language, as well as their functions and rules (Common European Framework of Reference for languages, 1971). Considering the importance of grammar accuracy in English proficiency, teachers need to master the language forms, the functions and the contexts of use before they can share their knowledge to their students. In order to measure teachers‘ proficiency on grammatical structures, this research is conducted to design a diagnostic test. A needs analysis questionnaire was distributed to 24 English teachers to identify the grammatical structures that they need to review and the urgency. The result of the questionnaire was used to determine the number of test items for each structure. The results of the diagnostic test were used to design a review program to help teachers review and improve their competence on grammatical structures based on their needs

    Pengembangan Latihan Teknik Serangan Bawah Menggunakan Maedia VCD

    No full text
    ABSTRAK   Purwaningtyas. 2014. Pengembangan  Latihan Teknik Serangan Bawah Mengunakan Media VCD. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (2) Kurniati Rahayuni, S.Psi, M.Psi   Kata Kunci:Pengembangan, Latihan, Teknik serangan bawah, Pencak silat. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti terhadap peserta ekstrakurikuler di SMP Negeri 10 Kota Malang, diperoleh data bahwa peserta ekstrakurikuler pencak hanya 20% siswa yang melakukan gerakan serangan bawah dengan benar; latihan serangan bawah dilakukan dengan contoh gerakan oleh pelatih secara global (keseluruhan), selanjutnya siswa ditugasi untuk menirukan; siswa belum pernah berlatih menggunakan media VCD; siswa dan pelatih setuju jika dikembangkan letihan teknik serangan bawah menggunakan VCD. Berdasarkan hasil kuesioner diperoleh data: 1) 90% siswa menyenangi ekstrakurikuler pencak silat;  2) 86,6% siswa yang menyenangi teknik jatuhan; 3) 66,6% siswa belum pernah mendapatkan serangan bawah secara sistematis; 4) 86,6% siswa sulit melakukan teknik serangan bawah; 5) 86,6% variasi latihan teknik jatuhan serangan sangat penting; 7) 96,6% belum pernah melakukan latihan teknik serangan bawah menggunakan media VCD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan latihan teknik serangan bawah menggunakan media VCD, yang ditampilkan secara sistematis, dengan gerakan diperlambat menarik dan tidak menjenuhkan dalam latihan teknik serangan bawah. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metodologi penelitian dan pengembangan dari Borg & Gall yang seharusnya teridi dari 10 langkah, akan tetapi karena langkah tersebut menurut Ardhana bukan merupakan langkah yang kaku dan uji coba penelitian ini hanya dilakukan di satu sekolah dengan subyek berjumlah 30 orang, maka dalam penelitian ini hanya digunakan 7 langkah, yang terdiri dari: 1) Pengumpulan informasi dalam melakukan penelitian awal atau analisis kebutuhan dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 siswa ekstrakurikuler pencak silat di SMP Negeri 10 Kota Malang, (2) Perencanaan pengembangan produk dan Pengembangan rancangan produk, (3) Evaluasi Ahli yang terdiri dari 1 ahli media dan 2 ahli pencak silat, (4) Persiapan uji coba kelompok kecil, menggunakan 10 subjek, (5) Revisi produk pertama berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil, (6) Uji coba lapangan (kelompok besar) menggunakan 30 subjek, (7) Revisi produk sesuai hasil uji coba kelompok besar. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner. Berdasarkan tinjauan 1 (satu) ahli media menyatakan bahwa secara keseluruhan bagus, beberapa hal yang bisa dioptimalkan lagi berkaitan dengan audio,visual. Ahli silat menyatakan bawah hasil pengembangan variasi latihan teknik jatuhan serangan bawah ini sudah bagus layak digunakan, pemanfaatannya agar dapat digunakan oleh segala umur (semua peserta ekstrakurikuler). Tinjauan ahli pencak silat 2 menyatakan keseluruhan sudah bagus dan layak digunakan. Dari seluruh hasil tinjauan para ahli tersebut, maka dinyatakan bahwa produk yang dikembangkan sudah baik dan dapat digunakan untuk uji produk. Hasil uji coba (kelompok kecil) telah memenuhi kriteria yaitu 81,5% yang tergolong dalam kriteria kualitas produk sangat valid. Dari hasil uji lapangan (kelompok besar) 83,44%. Berdasarkan data yang diperoleh, maka tidak perlu dilakukan revisi pada produk yang telah dikembangkan karena sudah memenuhi kategori valid dengan persentase yaitu antara 75,01%-100,00%, maka dapat digunakan sebagai latihan teknik serangan bawah mengggunakan media VCD.

    Perlakuan Akuntansi Yang Tepat Atas Pendapatan Pada Proyek Jangka Panjang Guna Penyajian Laporan Keuangan Yang Layak pada Badan Usaha Konstruksi PT. WK Di Surabaya

    Get PDF
    Era perdagangan bebas telah mulai terbentuk, pada saatnya lalu lintas barang, jasa, modal, teknologi, informasi dan tenaga kerja dapat berpindah dari negara satu ke negara lain tanpa hambatan. Kerangka WTO, berdampak positif bagi dunia jasa konstruksi Indonesia. Meningkatkan efisiensi sektor jasa konstruksi agar Indonesia mampu bersaing baik di pasar dalam negeri maupun pasar internasional. Pengembangan sektor jasa perlu mendapatkan perhatian lebih besar mengingat kontribusi sektor jasa sangat dominan pada defisit transaksi berjalan. Laporan keuangan badan usaha merupakan informasi keuangan yang menentukan penilaian kinerja badan usaha dan bertujuan memberikan masukan bagi para pengambil putusan mengenai potensi pihak manajemen badan usaha. Selain itu laporan keuangan diharapkan mendukung planning, organizing, controlling, di dalam masalah teknis guna evaluasi kerja. Penelitian yang dilakukan pada badan usaha konstruksi PT. WK diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran kepada pihak manajemen badan usaha tentang bagaimana penerapan atas peng akuan pendapatan pada setiap tahap pekerjaan yang dilaksanakan, agar badan usaha terhindar dari kerugian yang diakibatkan oleh salah perhitungan sehingga badan usaha dapat beroperasi dengan baik untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam melakukan pengumpulan dan pengolahan data, prosedur yang digunakan adalah sebagai berikut : pertama, dilakukan survey pendahuluan, dengan cara mendatangi badan usaha yang merupakan obyek penelitian dengan tujuan untuk memperoleh gambaran umum mengenai keadaan dhn kegiatan badan usaha dalam rangka mengetahui permasalahh yang ada kaitannya dengan pengakuan pendapatan. Kedua, dilakukan studi pustaka, dengan tujuan untuk memperoleh landasan teoritis yang berhubungan dengan permasalahan. Ketiga, dilakukan pengumpulan data baik kuantitatif maupun kualitatif yaitu melalui wawancara, dan teknik dokumentasi. Keempat, dilakukan analisis..

    Persepsi Rumah Tangga Menengah Keatas Terhadap Keberadaan Pedagang Sayur Keliling

    Get PDF
    Pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia di perkirakan meningkat antara 10-15% per tahun. Keberadaan ritel modern adalah salah satu alternatif bagi konsumen untuk tempat berbelanja akan tetapi ritel modern juga memiliki dampak bagi petani dan ritel tradisional. Pendapat yang mengatakan bahwa ritel modern sebagai penyebab utama berkurangnya ritel tradisional ternyata tidak seluruhnya benar. Salah satu ritel tradisional yang masih banyak ditemui adalah pedagang sayur keliling. Hal ini dibuktikan dengan masih tetap eksisnya pedagang sayur keliling di perumahan masyarakat rumah tangga keatas di Malang. Perumahan Tirtasani Royal Resort adalah salah satu perumahan masyarakat menengah keatas dengan populasi 252 rumah. Ibu rumah tangga di Tirtasani Royal Resort lebih memilih membeli sayur di pedagang sayur keliling sebanyak 38 orang atau 76% dari jumlah responden sebanyak 50 responden. Kecenderungan rumah tangga dengan pendapatan tinggi akan memilih supermarket berbanding terbalik sehingga peneliti tertarik dalam melihat fenomena tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis niat ibu rumah tangga menengah keatas membeli sayur di pedagang sayur keliling. (2) Menganalisis sikap ibu rumah tangga menengah keatas membeli sayur di pedagang sayur keliling. (3) Menganalisis norma subjektif ibu rumah tangga menengah keatas membeli sayur di pedagang sayur keliling. (4) Menganalisis kontrol perilaku ibu rumah tangga menengah keatas membeli sayur di pedagang sayur keliling. (5) Menganalisis pengaruh sikap (attitude towards behavior), norma subjektif (subjective norms), dan kontrol perilaku (perceived behavior control) terhadap niat rumah tangga menengah keatas membeli sayur di pedagang sayur keliling. . Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan dilaksanakan bulan Agustus-Oktober 2017. Teknik penentuan sampel penelitian ini menggunakan Judgement Sampling dengan sampel 50 ibu rumah tangga perumahan Tirtasani Royal Resort. Teknik analisis data yang digunakan statistik deskriptif, uji keabsahan dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai R Square 0,273 atau (27,3%) hal ini menunjukkan bahwa kontribusi variabel independen sikap, norma subjektif dan kontrol perilaku terhadap niat rumah tangga menengah keatas sebesar 22,6% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Uji F dalam penelitian ini memiliki nilai F hitung > F tabel (5,772 > 2,807) maka Ho ditolak, artinya bahwa sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku berpengaruh terhadap niat rumah tangga menengah keatas. Uji t, variabel sikap memiliki nilai t hitung 2,167 > t tabel 2,013 maka Ho ditolak, artinya bahwa sikap berpengaruh terhadap niat rumah tangga menengah keatas. Variabel norma subjektif nilai t hitung 0,682 < t tabel 2,013 maka Ho diterima artinya norma subjektif tidak berpengaruh terhadap niat rumah tangga menengah keatas. Variabel kontrol perilaku nilai t hitung 2,959 > t tabel 2,013 maka Ho ditolak, artinya bahwa kontrol perilaku berpengaruh terhadap niat rumah tangga menengah keatas

    Nilai Pendidikan Karakter dalam Ragam Gerak Tari Srimpi Pandelori di Kawedana Hageng Punakawan Kridha Mardhawa Kraton Yogyakarta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna ragam gerak yang terdapat dalam tari Srimpi Pandelori dan untuk mengetahui nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tari Srimpi Pandelori. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan naratif. Penelitian ini mengambil latar di Kawedanan Hageng Punakawan Kridha Mardhawa Kraton Yogyakarta. Informan penelitian adalah beberapa pengajar tari Srimpi Pandelori di Kawedanan Hageng Punakawan Kridha Mardhawa, sedangkan objek penelitiannya adalah ragam gerak tari Srimpi Pandelori. Sumber data penelitian ini diperoleh dari sumber data primer hasil observasi ragam gerak melalui latihan tari Srimpi Pandelori di Bangsal Kasatriyan dan pentas tari Srimpi Pandelori di Bangsal Srimanganti, serta sumber data sekunder yang diperoleh melalui pengumpulan data dokumentasi yang berupa foto dan video tari Srimpi Pandelori, serta buku tentang tari Srimpi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Srimpi Pandelori mengandung makna dan nilai pendidikan karakter yang tercermin dalam beberapa ragam gerak diantaranya yaitu ragam gerak sembahan yang terdapat pada awal dan akhir tarian, tasikan kengser, ulap-ulap, sudukan, ecen, aben sikut, dan nglayang. Makna ragam gerak tersebut terdiri dari makna: 1) tentang kesyukuran terhadap Tuhan yang Maha Esa, 2) tentang menghargai diri sendiri, 3) kehati-hatian diri atau sikap waspada, dan 4) tentang kebaikan dan keburukan.Tari Srimpi Pandelori juga mengandung nilai pendidikan , nilai pendidikan yang terkandung dalam tari Srimpi Pandelori adalah 1) nilai pendidikan religi, 2) nilai pendidikan sopan santun, 3) nilai pendidikan tanggung jawab, 4) nilai pendidikan etika, dan 5) nilai pendidikan kepribadian
    corecore